Connect with us

Advetorial

Sekwan DPRD Lamteng : Sekertariat Punya Peran Penting Terkait Kinerja Dewan

Published

on

Lampung Tengah : Fungsi Sekretariat DPRD mempunyai posisi penting dalam menunjang kinerja wakil rakyat, mulai dari perencanaan, proses administrasi, pengaturan, persiapan, sampai dengan pelaksanaan seluruh agenda kegiatan anggota DPRD.

Termasuk, terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tidak terlepas dari fungsi Sekretariat DPRD. Dalam proses pembuatan draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Sekretariat DPRD sebagai fasilitator hingga pada penganggaran dan penyusunan naskah.

Hal itu dikemukakan Sekretaris DPRD Lampung Tengah Drs.Syamsi Roli,M.M, Sekretariat DPRD mendukung tugas Legislatif dalam mencapai keberhasilan serta capaian kinerja DPRD, untuk kepentingan masyarakat dan memajukan Daerah.

Sekretariat DPRD sebagai bagian dari sistem pendukung kinerja DPRD UKabupaten/Kota sesuai dengan Pasal 420 Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan tugas DPRD Lampung Tengah, dibentuk Sekretariat DPRD, susunan organisasi dan tata kerjanya ditetapkan dengan Peraturan Daerah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

“Sekretariat DPRD Lampung Tengah dipimpin Sekretaris DPRD yang diangkat dan diberhentikan dengan keputusan Bupati atas persetujuan Pimpinan DPRD. Sekretaris DPRD dan pegawai Sekretariat DPRD Lampung Tengah berasal dari pegawai negeri sipil.” Terang Syamsi.

Sesuai peraturan perundang-undangan, Sekretariat Dewan sebagai pendukung, fasilitator berbagai kebutuhan DPRD, baik dalam teknis penyusunan Perda, maupun dalam berbagai hal yang harus dikomunikasikan diantara dua institusi penyelenggara Pemerintahan di Daerah (DPRD dan Pemda) yang berpartner dalam membangun Daerah.

Mantan Kabag Humas Pemkab Lampung Tengah ini menambahkan, Sekwan memiliki tugas melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi seluruh penyelenggaraan tugas, menyusun rencana, mengolah, menelaah dan menyiapkan koordinasi perumusan kebijakan pimpinan DPRD.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah sebagai payung hukum Sekretariat DPRD kabupaten/kota menyebutkan, Sekretariat DPRD adalah sebagai Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), yaitu unsur pembantu Kepala Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Selain itu, lanjut Syamsi Roli, sesuai dengan Pasal 11 menyebutkan, Sekretariat DPRD merupakan unsur pelayanan terhadap DPRD.

Sekretariat DPRD mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan, administrasi keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Kemudian, UU Nomor 17 tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, memasukkan Sekretariat DPRD menjadi bagian dari sistem pendukung atau subsistem dalam keutuhan sistem kinerja organisasi DPRD.

“Artinya, kinerja sekretariat dewan terintegrasi dengan wakil rakyat,” imbuhnya.

Sekretariat DPRD harus dapat melaksanakan tugas-tugas sebagaimana yang telah diamanahkan UU Nomor 32 tahun 2004, UU Nomor 27 tahun 2009 yang dijabarkan lebih konkrit ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2012.

“Mampu mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki dalam rangka menunjang fungsi DPRD di bidang legislasi, anggaran dan pengawasan secara efektif, effisien dan ekonomis dan transparan dalam proses penyelenggaraan administrasi serta pengelolaan keuangan DPRD dengan mempertanggung jawabkan semua pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan keuangan serta pengelolaan barang” Tegas Syamsi.

Menurut Syamsi, sejauh ini beberapa kalangan dinilai tidak terlalu memahami keberadaan dan fungsi Sekretariat DPRD. Padahal Sekretariat DPRD memiliki tugas berat dalam memberikan pelayanan untuk menunjang tugas dan fungsi DPRD.

“Memberikan fasilitasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, meliputi, kegiatan tata usaha (umum), rapat dan risalah, hukum dan perundang-undangan serta kegiatan humas dan publikasi,” Pungkas Syamsi Roli. ( ADV ).

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Advetorial

Bupati Loekman Resmikan Penggilingan Padi

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah : Bupati Loekman resmikan penggilingan padi dan produksi Padi Sehat Gasera binaan PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bersama Lembaga Amil Zakat (Laznas) BSM Umat

Bupati Lampung Tengah menjelaskan adanya program ini tentunya sangat menguntungkan Pemerintah daerah dan para Petani di Kampung Rejo Asri Seputih Raman sehingga dengan adanya padi Sehat ini akan meningkat kan kesejahteraan masyarakat Kampung Rejo Asri ujarnya. (18/2/2019).

Adanya produk padi sehat tanpa bahan Kimia,bisa menjadi contoh para petani lainya agar bisa melakukan nya,dengan adanya padi tanpa Bahan kimia,ini lebih baik untuk kesehatan.

“Loekman juga pinta dedak hasil penggilingan Beras Sehat jangan di jual tempat Lain,kita akan ambil untuk pembuatan pakan ikan,nanti kordinasi dengan dinas Perikanan dan Peternakan kita punya program pembuatan pakan ikan ,dengan memakai dedak dari Padi Sehat pasti akan baik untuk budidaya ikan. Bebernya.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasah menjelaskan dengan peluncuran Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Desa Rejo Asri, desa BSM merupakan program yang dilakukan dalam upaya penguatan ekonomi, sosial dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal.

“Desa Berdaya Sejahtera Mandiri juga merupakan salah satu kontribusi Mandiri Syariah sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” jelas Putu.

Mandiri Syariah senantiasa berusaha menyelaraskan antara kepentingan ekonomi (profit), sosial, dan lingkungan hidup (planet) sehingga mampu mendorong terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Semoga keberadaan Desa Berdaya Sejahtera Mandiri ini memberi manfaat bagi petani, dan apa yang kami lakukan menjadi berkah bagi negeri,” tambah Putu.

Program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri pada tahun ini menyasar sektor pertanian dengan memberdayakan kelompok-kelompok tani melalui pengembangan klaster usaha agribisnis (hulu-hilir).

Ada 100 orang petani sebagai pemetik manfaat (mustahik) di Desa Rejo Asri ini dengan luas lahan 25 Ha dari total luas lahan pertanian di lokasi program seluas 670 Ha.

Adapun total biaya yang dikeluarkan untuk program ini sekitar Rp3,7 miliar dengan jangka waktu selama dua tahun.

Penguatan usaha pertanian yang akan dilakukan, yaitu mengembangkan pola pertanian ramah lingkungan (pertanian sehat) sebagai upaya menjaga sistem pertanian yang berkelanjutan.

Secara umum konsep pertanian sehat saat ini terus didorong pengembangannya di seluruh dunia yang dilakukan melalui pendekatan “Good Agricultural Practices” (GAP).

Secara mendasar konsep pertanian sehat merupakan sebuah proses dalam budidaya tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, efisien (mudah-murah) namun tetap dapat menjaga produktivitas serta kualitas hasil pertanian.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Tengah, Edi Daryanto menyambut baik program Desa BSM yang diluncurkan Mandiri Syariah, karena bisa mendorong peningkatan kesejahteraan petani untuk menghasilkan pangan sehat.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah yang mempunyai areal tanam padi cukup luas mencapai 82.000 ha, dan yang terbesar berada di Kecamatan Seputih Raman seluas 7.025 ha.

Pihaknya terus mendorong petani untuk melaksanakan budidaya padi sehat, yang telah dilakukan di beberapa titik di Lampung Tengah, salah satunya di Desa Rejo Asri.

“Kami harapkan apa yang telak dilakukan oleh Gapoktan Subur Asri bersama Syariah Mandiri bisa dicontoh oleh petani atau kelompok petani lainnya untuk mengembangkan pertanian sehat.ujarnya (ADV).

Continue Reading

Advetorial

Bupati Lampung Tengah Tinjau Korban Banjir

Redaksi LT

Published

on

Bupati Lampung Tengah : Bupati Loekman Djoyosoemarto meninjau korban banjir di Kampung Negara Aji Tua dan Selagai Lingga, Minggu (17/2/2019).

Bupati Lampung Tengah Tinjau Korban Banjir .

Loekman berjanji akan terus memonitor banjir di Kecamatan Anak Tuha, Padang Ratu, dan Selagai Lingga.

“Meski dari peninjauan hari ini sudah sedikit surut dan tidak mengkhawatirkan. Besok saya tetap akan rapat dengan seluruh OPD membahas musibah ini. Saya juga khawatir di daerah hulu ada air kiriman. Meski disini tidak hujan tetapi di atas hujan jelas banjir,” jelasnya.

Menurutnya, di Lampung Tengah Kecamatan Pubian menjadi daerah rawan banjir. Musibah kali ini telah merusak tiga jembatan dan rumah warga terendam banjir sampai pada ketinggian 2 meter.

“Selain itu, pemerintah daerah masih menunggu hasil data dari pihak kecamatan, serta upaya untuk tanggul yang jebol dan jembatan yang putus segera mungkin diperbaiki. Setelah dari Anak Aji Tua, saya juga akan meninjau ke pubian, Padang Ratu.

Untuk korban banjir dari Dinas Sosial melalui bupati memberikan bantuan secara simbolis dan bantuan tahap pertama karna bantuan untuk tahap kedua akan dikirim segera mungkin mengingat kejadian ini merupakan musibah,”Bebernya.

Kita sudah perintahkan camat dan opd untuk stanbay 24 Jam, khusus daerah daerah yang Rawan Banjir,agar saling Kordinasi , sehingga bila ada daerah Kecamatan yang terkena banjir susulan kita bisa Langsung Tangani, minimal bantuan sementara dan persiapan Pengungsi akan kita Siapkan ujarnya. (ADV).

Continue Reading

Advetorial

Bupati Loekman Hibahkan Mobil Kepada Polres Lamteng

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah : Pemkab Lampung Tengah melalui Bupati Loekman dan sekda menghibahkan Satu unit mobil ke Polres Lampung Tengah Rabu (13/2/2019).

Penyerahan langsung dari Bupati Loekman di Terima Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma di polres Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Loakman Djoyosoemitro Hibahkan 1 Unit Mobil Kepada Polres Lampung Tengah.

“Loekman menjelaskan, bantuan mobil itu sebagai bentuk partisipasi Pemkab Lamteng dalam mendukung pengamanan wilayah di kabupaten Lampung Tengah
Mudah-mudahan kendaraan ini dapat membantu sarana dan prasana operasional kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat Kita”.

Ini adalah bentuk sinergi kita dengan polres,satu sisi polres sebagai Keamanan dan kita pemerintah daerah yang membantu segala kegiatan .

Bupati Lampung Tengah Loakman Djoyosoemitro Tandatangani Hibah 1 Unit Mobil Kepada Polres Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemkab Lampung Tengah, kepada pihaknya. Kita akan terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, demi Kenyamanan Masyarakat Lampung tengah bebernya.

Kita juga akan selalu bersinergi dengan Pemkab dalam melaksanakan program pemerintah daerah.(ADV) Candra

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: