Connect with us

Tak Berkategori

Pilkada Serentak, Dandim 0412 Lampura Berkomitmen Netral

Avatar

Published

on

Lampung Utara (Kabar Indonesia) – Komandan Kodim 0412 Lampung Utara berkometmen diposisi netral dalam perhelatan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Lampung serta bupati dan wakil bupati Lampung Utara (Lampura).

Pernyataan itu ditegaskan Komandan Kodim 0412 Lampung Utara Letkol Inf R.D Bahtiar Kurniawan, S.IP usai melaksanakan penurunan alat peraga kampanye paslon bersama Polres serta instansi terkait, Minggu (24/6/2018).

Penegasan itu juga sesuai dengan instruksi pimpinan TNI AD sebagaimana disampaikan Kadispenad Brigen TNI Alfret Denny D. Tuejeh dalam pernyataan resminya di Mabesad, di Jakarta, Jum’at (22/6/2018) lalu.

Dimana bahwa dalam perhelatan Pilkada Serentak 2108 maupun tahapan Pemilihan Legistlatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, TNI AD senantiasa menjaga dan memegang teguh Netralitas TNI.

“Hal ini tidak terlepas dari komitmen TNI AD yang sering disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat,” ujar Letkol Inf R.D Bahtiar Kurniawan.

Seperti disampaikan Kadispenad, kata Dandim, bahwa bagi TNI AD, netralitas TNI merupakan jiwa, nafas dan sikap setiap prajurit.

“Tidak hanya terkait dengan pesta Demokrasi, namun juga dalam kehidupan kesehariannya, baik didalam kedinasan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Ini sudah final, tidak bisa ditawar-tawar, bahkan diragukan maupun dipertanyakan lagi,” jelas Dandim 0412/LU, menirukan pernyataan Kadispenad Brigen TNI Alfret Denny D. Tuejeh.

Dia menambahkan, menyikapi situasi politik yang demikian dinamis menjelang hari pencoblosan (27/6/2018), Kadispenad mengajak agar seluruh komponen bangsa untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dengan baik.

“Menjelang hari pemilihan yang sudah tinggal hitungan jari, TNI AD mendorong agar seluruh rakyat Indonesia untuk terlibat secara aktif dan positif guna mendukung terlaksananya pemilihan kepala daerah serentak di 171 wilayah secara langsung, umum, jujur, adil serta damai,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, terkait keikutsertaan para purnawirawan dalam Pilkada, Kadispenad juga menyatakan bahwa sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945 dan UU TNI No 34 tahun 2004, TNI AD tidak akan pernah terlibat, melibatkan diri atau dilibatkan dalam politik praktis.

“Tugas TNI hanya mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Adapun tugas dan peran dalam pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi, sifatnya hanya tugas bantuan kepada Polri. TNI AD tidak mempunyai niat sedikitpun untuk mempengaruhi proses maupun hasilnya. Kita (TNI AD) senantiasa menempatkan diri diatas kepentingan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia,” terang Dandim, menyampaikan sambutan Kadispenad yang diketahui lulusan Akademi Militer angkatan 1988 tersebut.

Selanjutnya, dirinya mengingatkan kembali, sebagaimana yang telah disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat, meski dibeberapa daerah terdapat para purnawirawan TNI yang mencalonkan diri, bagi Angkatan Darat itu merupakan hak politik mereka sebagai masyarakat sipil dan tidak ada hubungannya dengan Angkatan Darat lagi.

Selain itu netralitas TNI dengan adanya Perintah Presiden, Panglima TNI dan Kasad, serta penekanan pada setiap pengarahan kepada prajurit, baik dalam kunjungan kerja bahkan safari ramadan, yang juga memerintahkan prajurit agar netral, maka seharusnya tidak ada lagi yang meragukan Komitmen TNI AD terkait masalah Netralitas.

Kalaupun ada yang terindikasi tidak netral, itu mungkin saja terjadi kepada oknum tertentu. TNI AD sangat berterima kasih menerima masukan dan kritikan, kalau memang ada prajurit yang tidak netral. Hal ini menunjukan kecintaan terhadap TNI AD dalam mengawal Proses demokrasi di Indonesia.

Namun pada sisi lain, kita berharap ada masukan yang pasti dan jelas, siapa prajurit yang tidak netral, dari satuan mana asalnya. Sehingga bukan hanya asal bicara tapi tidak menunjukan bukti yang benar. Kalau ada laporkan secara resmi dan benar, pasti akan kita tindak secara tegas dan bahkan terbuka. Proses hukum terhadap prajurit yang tidak netral juga merupakan bagian dari proses demokrasi yang baik di Indonesia.

“Kemudian, bagi TNI AD, perilaku ini (ketidaknetralan) tidak hanya menciderai kepercayaan masyarakat namun juga melanggar perintah atasan yang sudah sering disampaikan bahkan sumpah dan janjinya sebagai prajurit serta amanah undang-undang. Ini bukan hanya sekedar retorika belaka, kita akan lihat bersama, apakah TNI AD menindaklanjutinya atau tidak, dan publik pun bisa menilai komitmen dan integritas ini,” paparnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kadispenad menyatakan dengan tegas, atas nama TNI AD, Kadispenad juga berharap agar seluruh komponen bangsa untuk menghentikan sorotan atau polemik netralitas TNI.

“Percayalah, sebagai prajurit Sapta Marga, kita tidak pernah berkeinginan untuk menggores bahkan melukai hati rakyatnya hanya demi kepentingan perorangan ataupun kelompok tertentu. Begitu juga dengan seluruh TNI yang ada di Kodim 0412 Lampunh Utara, karena kami berkometmen menjaga netralitas kami sebagai anggota TNI,” pungkas Dandim.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Tak Berkategori

Provinsi Lampung Dipercaya Pemerintah Pusat Gandeng Investor Taiwan Bangun Pabrik Gula

Avatar

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Provinsi Lampung dipercaya pemerintah pusat untuk menggandeng investor Taiwan membangun industri gula. Tim survey dari Taiwan akan mengunjungi Lampung, Selasa (15/1/2019).

“Kami melakukan persiapan kedatangan investor Taiwan yang akan melakukan survey di Lampung. Diharapkan mereka nantinya bisa berinvestasi di sektor perkebunan tebu dalam membangun industri gula,” ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat saat memimpin rapat di Ruang Kerja Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (10/1/2019).

Tim dari Taiwan adalah Council of Agriculture Executive Yuan, Taiwan atau Badan Pemerintah Republik Tiongkok yang melakukan pengawasan salah satunya bidang pertanian. Tim ini akan didampingi dua orang dari Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Setjen Kementan).

Setjen Kementan mempercayakan Lampung karena Lampung dinilai merupakan penghasil komoditas tebu terbesar nomor dua di Indonesia. Dengan memproduksi tebu sebanyak 768 ribu ton/tahun, Provinsi Lampung mampu memberikan kontribusi sebesar 29,81 persen terhadap produksi tebu nasional.

“Ini juga nanti akan dikawal oleh pihak Setjen Kementan. Kita diskusikan untuk bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan dan tentang area wilayah mana yang cocok untuk ditawarkan kepada investor,” kata Taufik.

Taufik menuturkan Kabupaten Way Kanan menjadi salah satu alternatif untuk lahan investasi. Pertimbangannya, di Kabupaten Way Kanan akan ada pembangunan Dry Port, di mana hasil-hasil industri yang ada di Wilayah Kabupaten Way Kanan dan sekitarnya akan diangkut menggunakan Kereta Api langsung menuju Pelabuhan Panjang.

Tetapi untuk lokasi persisnya, Taufik mengatakan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
“Peluang yang paling memungkinkan ada di kawasan Kabupaten Way Kanan, nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan,” ujarnya. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Tak Berkategori

Kodim 0501/JP BS Tunjau Lokasi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran

Avatar

Published

on

JAKARTA : Kodim 0501/JP BS melaksanakan peninjauan kepada para korban kebakaran yang terjadi pada hari Selasa (25/12/18) yang lalu di RT.06/06 Kelurahah Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat yang mengakibatkan sebanyak 33 Kepala Keluarga atau sekitar 204 jiwa kehilangan tempat tinggal, Jakarta, Rabu (02/01/2019).

Hadir dalam peninjauan kepada warga korban kebakaran hari ini diantaranya Danramil 07/Kemayoran (KMY) Mayor Arh Didik Wahyudi mewakili Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana, Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif, Ketua RW.06 Supriyadi dan Ketua RT.06 Sudarmaji.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 07/KMY Mayor Arh Didik Wahyudi menyampaikan permohonan maafnya dikarenakan Dandim tidak dapat hadir langsung menyerahkan bantuan karena ada tugas yang tidak dapat ditinggalkan dan memerintahkan dirinya untuk mewakili.

Dalam pelaksanaan peninjauan, Danramil 07/Kemayoran di sambut antusias dan penuh kebahagiaan oleh warga yang terkena musibah kebakaran.

Tidak saja melakukan peninjauan namun Kodim 0501/JP BS pun juga memberikan bantuan. Adapun bantuan yang diberikan berupa antara lain Kasur gulung, Sajadah, Sarung, perlengkapan alat mandi dan makanan instan lainnya.

“Bantuan dari Komandan Kodim 0501/JP BS hari ini semoga dapat bermanfaat bagi para korban kebakaran,” ucapnya.

Danramil juga mengingatkan kepada warga RT.06/RW.06 agar dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan alat-alat listrik karena dapat terjadi kebakaran tidak hanya merugikan diri sendiri dan dapat berdampak kepada warga lainnya.

Sementara itu Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0501/JP BS atas bantuannya terhadap warga RT.06/06 Kelurahan Kebon Kosong.

Di penghujung kegiatan Lurah Kebon Kosong juga kembali menghimbau warga agar lebih waspada terhadapbdalam penggunaan listrik.

Reporter : Ivan
Editor : Red

Continue Reading

Tak Berkategori

Empat Menteri Kabinet Kerja Kunjungi Korban Tsunami di Lampung Selatan

Avatar

Published

on

KALIANDA : Empat Menteri Kabinet Kerja mengunjungi korban terdampak tsunami di Lampung Selatan, Selasa (25/12/2018). Pemerintah pusat memberikan santunan kepada korbang meninggal masing-masing Rp15 juta.

Keempat Menteri itu yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek.

Kunjungan ini didampingi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri. Kedatangan rombongan disambut di Stadion Radin Inten, Kalianda, Lampung Selatan.

Diiringi mendung dan gerimis kunjungan yang juga didampingi Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel Kav Erwin Djatniko, dan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, mendatangi posko bantuan. Kemudian, rumah warga yang roboh di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa.

Rumah tersebut juga bersebelahan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ikut rata dengan tanah karena berada tepat di sebelah pinggir bibir pantai. Hingga Senin (24/12/2018), korban meninggal tercatat sebanyak 108. Peninjauan juga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Bob Bazar Kalianda. Sebanyak 328 pasien dirawat dan sedikitnya 14 masuk UGD.

“Saat ini masih dalam kondisi tanggap darurat, yang penting bagaimana penanganan korban terlebih dahulu. Saat ini juga sedang dilakukan validasi terkait ahli waris yang nantinya akan mendapatkan santunan dari Presiden Joko Widodo,” ujar Puan.

Puan menyampaikan penanganan korban tetap dilakukan. “Seperti penanganan pengungsi, layanan kesehatan, dan melakukan pecatatan atau pendataan terkait sarana dan prasarana atau infrastruktur terkait kerugian rumah. Di antaranya rumah yang rusak sedangdan rusak berat sedang dicatat. Jadi, tolong koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah tetap dilakukan terus menerus,” kata Puan.

Puan menuturkan, bantuan untuk Lampung Selatan, secara terkoordinasi masuk di seluruh wilayah yang terkena bencana. “Seperti untuk warga di Pulau Sebesi, mulai dilakukan peninjauan ke sana secara terkoordinasi. Memang beberapa hari setelah bencana tidak semua tempat bisa langsung dijangkau. Tetapi secara perlahan dan bertahap kita lakukan penanganan. Saya mendapatkan laporan bantuan masuk ke semua wilayah,” ujar Puan.

Pada bagian lain, Menteri Nila Djuwita Anfasa Moeloek mengatakan penyediaan obat cukup. “Kalau kurang, Dinas Kesehatan selalu menyiapkan buffer stock (persediaan). Jadi, tidak perlu khawatir obat cukup, kita punya buffer stock di sini, yang terpenting bagaimana masyarakat lebih sehat,” kata Nila.

Dia meminta Dinas Kesehatan memperhatikan kebersihan lingkungan agar warga tetap sehat. “Bagaimana prilaku budaya hidup sehat atau sanitasi. Tidak peduli terhadap itu juga bisa menyebabkan diare. Kita bisa lihat, masak bersama pun juga bisa risiko terkena diare. Saya usul di sini ada dapur umum berkelompok,” ujar Menteri Kesehatan.

Nila menyampaikan terhadap psikologis anak, di posko bantuan tersebut ada edukasi atau bimbingan untuk menghilangkan sejenak trauma yang dialami anak-anak.

“Mungkin ada trauma pada setiap anak dan coba kita mengajak mereka untuk melupakan dengan seperti story teller kepada anak, bermain, dan sebagainya,” kata dia.

Kunjungan ini, menurut Gubernur Ridho Ficardo untuk koordinasi bersama Kementerian PUPR dalam merekonstruksi pemukiman warga yang rumahnya hancur akibat tsunami. “Begitu banyak warga masyarakat terkena musibah yang rumahnya rata dengan tanah.

Ini yang sesegera mungkin direhabilitasi dan direkonstruksi. Tidak mungkin menampung di rumah sakit sedemikian lama dan penampungan yang disediakan pemda, itu pun tidak bisa terlalu lama,” ujar Gubernur.

Ridho mengatakan bersama juga Plt. Bupati Lampung Selatan menyiapkan pemukiman sesegera mungkin dan digambarkan ada beberapa alternatif lahan. “Kita cari yang terbaik yang aman tetapi juga yang tidak jauh dari mata pencaharian mereka, karena sebagian mereka adalah nelayan. Tetapi kita cari lokasi yang aman dan mudah mengakses ke laut tetapi agak di atas. Jadi, tidak terkena bencana yang seperti kemarin terjadi,” kata Ridho.

Terkait waktu pelayanan tanggap darurat, Ridho mengatakan pelayanan terus dilakukan. “Situasi pelayanan tanggap darurat karena banyak rumah yang rata dengan tanah. Tentu pelayanan tanggap darurat dalam kerangka pelayanan pengungsi sampai dengan dibutuhkan. Rakyat Lampung, Pemerintah Daerah melayani rakyat bukan bicara sampai kapan. Jadi, seterusnya sampai dengan rumah sebagian mereka terbangun, itu masih harus dilayani,” ujar Gubernur.

Bagi warga korban di Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi, Ridho menyebutkan pihak terkait bisa menembus lokasi tersebut dari kemarin.

“Ada Dinas Kelautan dan Perikanan dan lainnya, sudah masuk ke sana bersama dengan tim kesehatan untuk membawa bantuan. Kita terhubung terus, komunikasi dengan Pulau Sebuku dan Sebesi terbilang tidak pernah terputus,” ujar Ridho. (Humaa Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: