Connect with us

Tulang Bawang

Curhat Ke Jokowi, Winatri Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih Soal Jalan di Tulangbawang

Avatar

Published

on

Tulangbawang : Bupati Tulangbawang Winarti secara resmi mendapatkan undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Undangna tersebut dalam rangka silahturahmi dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masalah yang dihadapi pemkab Tulangbawang saat ini.

Dihadapan Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), bupati gotong royong itu menyampaikan sejumlah masalah kondisi jalan negara, antara lain jalan Simpang Penawar – Rawajitu, dan juga mengusulkan Pangkalan Udara Lanud Pangeran M Bunyamin dapat segera menjadi Bandara komersil agar investor dapat mudah masuk, sehingga pertumbahan ekonomi Tulangbawang ataupun enam kabupaten terdekat lainnya kian sejalan dengan pusat.

“Ya kalo Daerah maju, tentu kesejahteraan rakyat meningkat, itu inti hal yang saya sampaikan kepada Pak Jokowi, dan Alhamdulillah mengenai jalan tahun ini akan langsung direalisasikan,” ungkap Winarti usai menghadap presiden.

Selain itu, Bupati Winarti juga meminta ke presiden agar pusat dapat lebih lagi memberikan perhatian kepada Kabupaten Tulangbawang, hal ini supaya dalam bergerak melayani warga dapat terus berjalan berikut dengan merealisasikan program-program.

“Potensi ekonomi masyarakat Rawajitu dalam hal ini masyarakat petambak sangat besar, tetapi terkendala fasilitas jalan sehingga masyarakat seakan merasa dianaktirikan oleh Pemerintah,” tambahnya.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Program Bedah Rumah di Tulangbawang Kembali Bangun 400 Rumah

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang : Sebanyak 400 unit pembangunan bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang, yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu, ditargetkan 100 persen selesai diakhir bulan Juli ini, Jum’at (19/07/2019).

Adapun sebanyak 300 unit, merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, yakni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp.5,25 milliar, dengan satuan sebesar Rp.17,5 Juta.

Sementara 100 unit, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulangbawang yang dikucurkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), sebesar Rp.1,5 milliar, dengan satuan sebesar Rp.15 Juta.

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, menjelaskan, bahwa BSPS dan bedah rumah, merupakan program unggulan Pemerintahan WIN-HEN guna membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat memiliki rumah yang layak huni.

Diharapkan dengan adanya program bedah rumah, masyarakat yang rumahnya masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat benar-benar menerima manfaatnya, sehingga salah satu dari 25 program unggulan pro-rakyat ini tepat sasaran.

Untuk mewujudkan hal tersebut, orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, sejak awal telah menegaskan instruksi kepada
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tulangbawang, untuk memantau proses tahap pembangunan hingga selesai, sehingga program Pemerintah dalam membantu masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Tahapan dan proses pelaksaan program bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang saya minta terus dipantau perkembangannya, hal ini agar program kerakyatan ini dapat benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh penerima bantuan, bila Pemerintahan dulu banyak membangun gedung, karena memang gedung kantor belum ada, bila dulu membangun jalan karena memang jalan belum terlalu bagus, Pemerintahan saya harus bisa memanfaatkan yang ada dan memaksimalkan kebutuhan dasar masyarakat,” tutur Bupati Winarti.

Secara intens, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, juga terus menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tulangbawang, Ir. Meilan Aziz MM beserta jajarannya, agar melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan bedah rumah bersama Fasilitator (KORFAS), Tim Fasilitator Lapangan (TFL).

“Alhamdulillah, banyak yang mengkritik hampir dua tahun Pemerintahan belum berbuat apa-apa, tetapi sejauh ini masyarakat bahagia dengan program bedah rumah, karena yang merasakan adalah rakyat, bukan segelintir masyarakat yang memang telah hidup layak, kontrol terus perkembangan kegiatan bedah rumah ini, pastikan bebas dari pungutan liar (pungli) terhadap penerima bantuan bedah rumah,” ucap Bunda Winarti.

Adapun, program bedah rumah merupakan salah satu dari 25 program ungggulan yang digagas oleh Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, dalam pelaksanaannya, benar-bener bermanfaat bagi masyarakat, seperti yang disampaikan Ibu Nursidah, salah satu penerima bantuan bedah rumah, di Dusun Palembang, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala.

Dirinya mengatakan, bahwa ia dan keluarga merasa sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah.
Karena dengan adanya program bantuan bedah rumah, rumahnya yang dahulu sudah sangat memprihatinkan, kini menjadi nyaman untuk ditempati.

“Dulu reot dan hampir rubuh, namun karena tidak ada uang kami tidak bisa memperbaikinya, alhamdulillah berkat pemberian bantuan ini, rumah kami diperbaiki.

Untuk itu saya ucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Presiden Jokowi dan Ibu Bupati Tulangawang atas bantuan yang telah diberikan kepada saya dan keluarga,” ungkap Ibu Nursidah.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Winarta : IISMEX 2019 Dunia Sudah Berubah

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, menghadiri Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) yang dibuka langsung oleh Wapres Jusuf Kalla, Jakarta, Rabu (17/07/2019).

Indonesia International Smart City Expo & Forum 2019 adalah forum yang tepat untuk belajar dan mencontoh, bahwa dunia sekarang berkembang makin cepat dalam era digital.
Informasi bisa sangat cepat sampai dan bila tidak menikuti perkembangannya, maka akan terisolir.

Saat ini dengan 98 Kota dan 416 Kabupaten yang kini berkembang menjadi kota pintar, Indonesia akan menjadi negara Bangsa Cerdas terbesar di masa depan.

Indonesia International Smart City Expo & Forum 2019 adalah pintu masuk untuk mengambil peluang luas guna menjadi pemain di pasar kota pintar yang menjanjikan di Indonesia.

Kabupaten Tulangbawang dengan Diskominfo Tulang Bawang sebagai pelaksana sudah memulai langkah untuk menjadi bagian dari kota pintar, banyak peluang investasi dan Pemerintahan yang bisa dijual, dengan Smart City segala informasi dari Tulangbawang bisa cepat.

“Kita telah memulai untuk menjadi bagian dari kota dengan sistem Smart City, seluruh OPD dan seluruh potensi kita harus serius untuk membangun ini, karena dunia digital harus mempermudah proses pelayanan,” ujar Bunda Winarti dengan semangat, usai acara.

Disela acara, Bupati Winarti menyempatkan diri secara khusus untuk berdiskusi dengan Bupati Banyuwangi Jawa Timur Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.
Pada kesempatan itu Bupati Hj. Winarti SE MH didampingi Plt. Kadis Kominfo Dedy Palwadi AP MM.

Seperti diketahui Banyuwangi telah menjadi model dalam hal penerapan Smart City, segala pelayanan telah terintegrasi dalam sistem dan manfaatnya adalah mudahnya pelayanan dan murahnya biaya.

Hal ini terungkap dari paparannya dalam Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) di hadapan Wapres Jusuf Kalla.

“Saya dengan Bupati banyuwangi bapak Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si tadi sharing, kita akan belajar dari sana, karena disana dari smart City muncul banyak manfaat dalam mempermudah pelayanan masyarakat, muncul berbagai efisiensi anggaran, ” ujar Pangeran Suri Winarti, panggilan adat Bupati Tulangbawang.

Sementara Wapres Jusuf Kalla dalam amanatnya mengharapkan agar Pemda bisa mempersiapkan diri, SDM supaya disiapkan karena teknologi harus juga diimbangi oleh pengguna, jangan sampai sistem dan prasarana sudah bagus, malahan tidak bisa digunakan.

“Pemda harus menyiapkan infrastruktur, sistem dan SDM, Smart City harus dikelola dengan baik, supaya tujuan bisa memberikan pelayanan cepat, mudah untuk rakyat bisa tercapai,” pesan Wapres.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sekda Tuba Serahkan SK Kenaikan Pangkat Formasi PTT

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, diwakili Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthony MM, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan SK PNS Formasi PTT Kementrian Kesehatan dilingkup Pemkab Tulangbawang, usai upacara bulanan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pemda setempat, Rabu (17/07/2019).

Adapun penyerahan ini dilakukan, berdasarkan Persetujuan Teknis Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil di Lingkup Pemkab Tulangbawang Periode 1 April 2019.

Selanjutnya Bupati Tulangbawang menerbitkan Surat Keputusan tentang Kenaikkan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Periode 1 April 2019, yang mana sebanyak 505 orang, terdiri dari Golongan III sebanyak 371 orang, Golongan II sebanyak 127 orang dan Golongan I sebanyak 7 orang dan SK PNS dari Formasi Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan, dengan rincian Dokter Umum berjumlah 1 orang dan Bidan berjumlah 6 orang.

Dalam amanatnya, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, yang dibacakan Sekdakab Ir. Anthoni MM, menyampaikan bahwa kenaikkan pangkat PNS merupakan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap negara.

“Kenaikan pangkat dan penerimaan SK PNS adalah momen yang ditunggu setiap Pegawai, karena ini akan menjadi dasar saudara dalam meniti karir kejenjang selanjutnya berdasarkan kinerja, untuk itu bagi saudara semua yang mendapatkan SK Kenaikan Pangkat dan SK PNS, saya harapkan bisa menambah semangat kerja, motivasi dalam bekerja mengabdi pada masyarakat” tutur Bunda Winarti.

Selain itu, kepada semua pegawai Pemkab Tulangbawang, Bunda juga berpesan, agar dapat semakin giat, tekun, taat pada aturan dan regulasi.

“Buat inovasi, sampaikan ide pada pimpinan, karena sejatinya tugas kita adalah mengabdi untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Bunda Winarti berpesan.

Sebagai Bupati, sejak awal Bupati Hj. Winarti, SE MH selalu memikirkan kesejahteraan PNS, hal ini tercermin dalam 25 program unggulan, diantaranya mempermudah penyesuaian ijazah, kenaikan pangkat dan kesejahteraan pegawai, dengan harapan semua Pegawai bisa bekerja maksimal.

“Selain itu, PNS Tulangbawang juga selalu dipermudah dalam urusan administrasi pegawai juga kesejahteraan, saya berharap, jangan bekerja tidak sesuai regulasi, karena sebagai PNS kita sudah cukup, hindari perilaku buruk agar terhindar dari masalah hukum,” tandasnya.

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: