Connect with us

Today Criminal

Polsek TbT Amankan Seorang Pelaku Narkoba Sekaligus Curanmor

Avatar

Published

on

Tulangbawang Barat : Kepolisian Sektor (Polsek) Tulang Bawang Tengah berhasil menangkap MT (30), yang merupakan pelaku penyalahguna narkotika dan pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol Leksan Ariyanto, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengatakan, pelaku ditangkap Polsek Tulang Bawang Tengah hari Jumat (13/7) sekira pukul 00.25 WIB, di salah satu rumah kosong yang berada di Tiyuh/Kampung Mulya Jaya.

“MT yang berprofesi wiraswasta, warga Tiyuh Menggala Mas, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Kompol Leksan.

Lanjutnya, pelaku ditangkap saat sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu dan melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur pada paha sebelah kiri.

“Dari hasil pengembangan, pelaku telah melakukan tindak pidana curanmor pada Jumat (29/6) di rumah Suprianto yang berada di Tiyuh Tirta Kencana. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 98 / VII / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek TBT, tanggal 3 Juli 2018. Kerugian dua unit sepeda motor,” urai Kompol Leksan.

Kapolsek menambahkan, dari tangan pelaku berhasil diamankan BB (barang bukti) berupa Bong (alat hisap sabu), paket kecil berisi sabu sisa pakai, korek api gas, gunting, kunci letter T, linggis kecil, dompet berwarna coklat dan hitam merk LOIS dan sepeda motor Suzuki Smash warna hitam tanpa plat nomor milik korban Suprianto.

“Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan di Mapolsek Tulang Bawang Tengah,akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHPidana tentang pencurian.” Pungkasnya.

Reporter : Jonsi
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Polisi Tangkap Oknum PNS Pembunuh Wanita Berambut Pirang

Redaksi LT

Published

on

Lambar : Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat (Lambar) dalam waktu kurang dari 12 jam berhasil mengamankan tiga orang tersangka yakni, Gidion Meldina (GM) bin Suardi (31) warga Sipatuhu Kecamatan Banding Agung Kabupaten Oku Selatan, Badriansyah (BS) (35) tahun yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Agung Kabupaten Oku Selatan.

Kemudian dan Asrul Mubarik (AM) bin Baharudin, warga Desa Suka Maju Kecamatan Banding Agung Kabupaten Oku Selatan.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Dilokasi penemuan mayat wanita berambut pirang yang teridentifikasi atas nama Beti bin Bairun (45) warga desa Sepatuhu Kecamatan Banding Agung,Kecamatan OKU Selatan Sumatera Selatan (Sumsel) yang ditemukan di buang di jurang Pekon Rata Agung,Kecamatan Lemong Pesisir Barat.

https://lampungtoday.com/2019/02/28/penemuan-mayat-di-kawasan-tnbbs-gemparkan-warga/

Pada press rilis yang dipusatkan di Mapolres setempat, Jumat (1/3), Waka Polres Kompol M. Riza Fahlevi, M.H., didampingi Kasatreskrim AKP Faria Arista, S.Ik., bersama Kanit Jatantras Ipda Eflan, mewakili Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik.,  mengungkapakan, total empat orang tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut, dengan tersangka utama Gidion Meldina sedangkan satu tersangka OR sedang dalam pengejaran anggota.

“Alhamdulillah anggota kami sudah menangkap tiga orang dari empat orang tersangka, sementara satu tersangka OR masih dalam pengejaran anggota,” kata Waka Polres seraya menambahkan dua tersangka Badriansyah dan Asrul Mubarik dihadiahi timah panas di bagian kaki karena mencoba melarikan diri,” kata Riza.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka kata Riza, pembunuhan tersebut bermotif dendam, dimana tersangka utama GM memiliki hutang Rp200 juta kepada tersangka, dan sering dimarahi oleh korban. Atas dasar itu GM bersama Bardiansyah merencanakan pembunuhan dengan mengajak dua tersangka lainnya.

“Antara GM dan BS ada hubungan asmara, keduanya diduga merencanakan pembunuhan tersebut, sementara kedua tersangka lain, yakni AM dijanjikan akan diberikan uang imbalan Rp5 juta, sementara OR (DPO) yang diakui GM dan BS sebagai eksekutor dijanjikan imbalan Rp20 kita,” kata Riza.

Sementara Kronologis pembunuhan tersebut dijelaskan Waka Polres,Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 16.00 Wib, ketiga pelaku membawa korban ke jalan dengan alasan akan memberikan obat untuk kesembuhan korban dengan memberikan ramuan minuman yang telah diberikan racun,  namun setelah korban meminum ramuan tersebut, hanya menyebabkan korban lemas saja.

Selanjutnya, para pelaku membawa korban kearah Kabupaten Pesisir Barat dan ditengah perjalan pelaku BS memberhentikan kendaraan, kemudian saudara Orizon (OR) dan BS mencekik dan membekap korban dengan bantal, sedangkan AM memegang kaki korban sehingga korban meninggal dunia.

“Setelah memastikan korban meninggal , para tersangka membuang ke jurang sedalam 5 meter di Pekon Rata Agung Kecamatan Lemong Pesisir Barat, sementara kendaraan R4 jenis Mitsubishi Pajero ditinggalkan di dekat lapangan kijang Pekon Kampung Jawa kecamatan Pesisir Tengah kabupaten Pesisir Barat,” terangnya.

Dan ternyata kata Riza Fahlevi, setelah dilakukan tes urine terhadap tiga tersangka, dapat dipastikan dua tersangka GM dan BS positif dalam pengaruh penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Juga telah dilakukan visum at repertum terhadap mayat korban.

“Cek urine terhadap tiga tersangka sudah dilakukan,dipastikan dua tersangka GM dan BS dalam pengaruh narkoba jenis sabu, sementara hasil visum at repertum terhadap mayat korban untuk memastikan penyebab kematiannya dilakukan oleh dokter forensik RS Bhayangkara, dan masih dalam pemeriksaan laboratorium,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka kata Riza Fahlevi dijerat dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati.

Sementara Barang Bukti (BB) yang diamankan, satu unit mobil merk PAJERO Nopol BG 1462 YG. NOSIN  4D56UCDY0347, NOKA MMBGRKG40DD001166,  dua buah bantal dan satu  buah jilbab warna merah yang digunakan korban.

“Saat ini tiga tersangka yang diamankan di wilayah Lampung Barat saat akan kembali dari Pesisir Barat menuju OKU Selatan Sumsel, sudah diamankan di Mapolres bersama barang bukti,” katanya (tim/Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Awal Tahun 2019, Kasus Peredaran Narkoba Di Mesuji Meningkat

Redaksi LT

Published

on

MESUJI : Dalam kurun waktu 1 bulan mengawali tahun 2019, di bulan januari kemarin, Satuan Reserse Narkoba Polres Mesuji berhasil mengungkap 6 kasus penyalahgunaan narkotika, jauh meningkat dari periode yang sama di tahun 2018 lalu yang hanya 2 kasus.

Hal itu disampaikan Kasat Reserse Narkoba Polres Mesuji, AKP Gigih Andri Putranto, jum’at (1/2), menuturkan, dari 6 kasus yang diungkap itu, diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 2 gram.

“Dari 6 kasus tersebut, Tim Operasional Satres Narkoba menangkap 7 orang tersangka laki-laki yang keseluruhannya kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Mesuji, dan mengikuti penyelidikan lebih lanjut sebelum berkas nya diserahkan ke Kejaksaan Negeri,” katanya saat konferensi pers.

Menurut Gigih, dengan meningkatnya jumlah kasus narkotika di awal tahun 2019 ini, Polres Mesuji semakin berkomitmen untuk lebih mengoptimalkan pengungkapan. Mengingat Mesuji sudah dikategorikan lokasi peredaran narkotika, bukan lagi lokasi perlintasan.

“Cara efektif untuk memutus peredaran narkotika harus dimulai dari ruang lingkup keluarga, berupa bimbingan dari orang tua terhadap anak, kemudian melalui peran aktif dari tokoh agama atau tokoh masyarakat,” terangnya.

Orang tua harus membentengi anak dengan aktivitas positif sejak dini, dan bagi masyarakat juga dihimbau agar segera melapor, apabila menemukan ada aktivitas mencurigakan berupa transaksi narkotika di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Tanpa peran aktif masyarakat, pihak kepolisian akan kesulitan memutus rantai peredaran narkotika, karena dalam hal itu pencegahan lebih baik dilakukan berupa peran aktif masyarakat untuk saling mengingatkan dan menginformasikan,” sebutnya.

Selama tahun 2018 lalu sambung Gigih andri putranto, Polres Mesuji mengungkap 41 kasus narkotika. Dari kasus itu polisi mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 50, 93 gram dengan 48 tersangka, ganja seberat 384 kg ganja.

“Maka dari itu kami ingatkan lagi peran keluarga agar membentengi anak. Kami juga harapkan peran tokoh masyarakat yang cukup dikenal di lingkungan masyarakat dalam menyebarkan informasi bahaya penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Sementara Kapolres Mesuji Akbp Edi Purnomo S.H., S.I.K., M.M mengatakan, narkotika adalah musuh kita bersama. Butuh kerjasama semua instrumen masyarakat dalam memeranginya, karena proses peredarannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Mulailah dari lingkungan terkecil kita yaitu keluarga, untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, agar jangan sampai menjadi hamba narkotika, dikendalikan oleh barang haram yang sangat membahayakan bagi anak kita khususnya di Kabupaten mesuji itu,” tuturnya.

Reporter : Erwan EP
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Polisi Tangkap Sindikat Jambret Di Tanggamus

Avatar

Published

on

Tanggamus : Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus melakukan Penangkapan terhadap Empat orang yang diduga sebagai sindikat kejahatan jambret. Hal itu terungkap usai Polisi mengamankan Mujiman yang melakukan transaksi hasil kejahatan melalui Cash Order Delivery (COD).

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas menyampaikan, Kronologis penangkapan para pelaku berawal dari upaya paksa penangkapan terhadap terduga pelaku Mujiman. Kemudian Polisi melakukan pengembangan penyelidikan dimana Mujiman mengaku mendapatkan barang curian berupa Handphone tersebut dari membeli melalui COD jaringan online.

“Mujiman mengaku beli secara online dari seorang laki-laki bernama M. Yusron Fadli (16). Kemudian dari hasil penyelidikan dilakukan penangkapan terhadap Yusron pada hari kamis tanggal 17 Januari 2019, jam 14.30 WIB, di pekon Banjar Negeri kec. Gunung Alip Kab. Tanggamus. Kemudian dari keterangannya Yusron mengaku mendapatkan HP merk OPPO G9 tersebut dari temannya bernama Yolan Ade Putra (21), dan Tekab 308 langsung melakukan penangkapan terhadap Yolan di pekon Banjar Negeri Kec. Gunung Alip kab. Tanggamus,” ucapnya.

Selanjutnya, dari hasil interogasi terhadap Yolan, dirinya mengaku mendapatkan HP tersebut dari membeli dengan seorang pria bernama Subangkit (25).

“Setelah mendapatkan keterangan, Tekab 308 langsung melakukan penangkapan terhadap Subangkit pada hari kamis tanggal 17 Januari 2019, jam 17.00 WIB di Way Halom Pekon Banjar Manis Kec. Gisting. Dari pengakuannya, ia mendapatkan HP tersebut dengan cara membeli secara langsung ke Prayitno (35),” beber Kasat.

Setelah mengetahui keberadaan Prayitno, Team Tekab 308 langsung melakukan penangkapan pada hari kamis tgl 17 januari 2019 jam 19.30 WIB di Gisting Nawah Kec. Gisting kab. Tanggamus.

Polisi menjelaskan, rentetan penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan atas laporan Polisi Nomor : LP / B – 76/ XII / 2018 / POLDA LPG / RES TGMS / SEK GELAR , Tanggal 3 Desember 2018. Tentang tindak pidana Curas.

Kejadian bermula saat korban berinisial CR (17) warga Dsn. Panutan III Rt.001/003 pkn. Panutan Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu melaporkan insiden penjambretan yang dialaminya.

“Pada Hari Senin Tanggal 03 Desember 2018 sekira pukul 19.40 telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Kekerasan di pekon Panutan Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu. Kejadian Berawal Pelapor dan anaknya sedang berjalan kaki di jalan raya pekon Panutan menuju arah Gereja Santa Maria setempat.

Tiba-tiba dari arah belakang pelapor datang menggunakan motor Bebek yang dikendarai oleh tersangka Prayitno. Lalu merebut tas kresek Hp Samsung warna biru yang berisikan Satu unit HP OPPO F9 warna Unggu Galaksi dengan dan Satu buah buku yang berjudul Puji Syukur warna Hitam,” terang AKP Edi.

Setelah mengambil tas pelapor, terlapor lari menggunakan motor menuju arah Pringsewu. Atas kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah,Red) kemudian Pelapor mengadukan perkara tersebut Ke Mapolsek Pagelaran untuk di tindak lanjuti.

Kini para tersangka berhasil tangkap, dan guna penyidikan lebih lanjut para tersangka diamankan di Mapolres Tanggamus. (Red)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: