Connect with us

Bandar Lampung

KKN Tematik berbasis P2PMI, BNP2TKI dan Unila Lakukan Pembekalan

Published

on

Bandar Lampung : BNP2TKI, Rabu (18/07/2018) – Melalui pola kerjasama dalam kerangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Lampung, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) lakukan pembekalan informasi program Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2PMII) yang dilakukan kepada 115 mahasiswa terpilih pada 18 s/d 19 Juli 2018 di Gedung Rektorat Unila, Bandar Lampung (18/07).

Deputi Penempatan BNP2TKI, Teguh Hendro Cahyono, dalam pembukaan kegiatan menyatakan kerjasama sosialisasi melalui KKN Tematik ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman dengan Kemenristek Dikti dan kerjasama lanjutan menilik keberhasilan program serupa yang digulirkan tahun 2017 lalu dengan Unila dan Perguruan Tinggi lainnya.

“Kenapa kita bekerjasama melalui KKN Tematik, karena kita sadar tidak mempunyai cukup Sumber Daya untuk dapat masuk ke seluruh desa – desa terutama daerah potensial PMI terlebih ke daerah-daerah basis Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) yang sudah dibentuk di Lampung sehingga program yang satu dan lainnya dapat bersinergi. Mahasiswa bisa berinteraksi dengan masyarakat, jika ada masyarakat yang berkeinginan menjadi PMII bisa disampaikan proses dan prosedur bekerja ke Luar Negeri” ujar Deputi Penempatan di ruang rapat Rektorat Unila, Rabu (18/07).

Ia menambahkan kerjasama ini harus dilakukan secara serius mengingat hal ini dapat menjadi bentuk latihan dari mahasiswa untuk masuk ke lingkungan masyarakat dengan potret dan kondisi yang riil.

BNP2TKI berharap mahasiswa mempunya peran yaitu sebagai agen perubahan, sosial kontrol, aset dan teladan dengan berbekal ilmu dan teknologi untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan PMI.

Teguh menjelaskan, BNP2TKI adalah lembaga non-kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Secara sederhana tugas BNP2TKI adalah mengurus PMI mulai dari memberikan informasi kepada calon PMI, memfasilitasi penyiapan dokumen, sampai dengan berangkat ke luar negeri hingga selesai kontrak dan kembali ke Indonesia.

Senada dengan Teguh, Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin, mengungkapkan bahwasanya KKN Tematik merupakan bentuk nyata Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat. Salah satunya lanjut Hasriadi, Unila berkarya dan berinovasi untuk bangsa, membawa misi untuk berkontribusi ditengah-tengah masyarakat menyampaikan informasi tertentu, dalam kesempatan ini mengenai permasalahan PMI, bekerjasama dengan BNP2TKI.

Pada hari pertama kegiatan pembekalan, Direktur Promosi BNP2TKI, Dwi Anto berkesempatan memberikan pembekalan kepada mahasiwa tentang peluang kerja luar negeri dan peningkatan kualitas calon PMI beserta mekanisme keberangkatan..

Dari sisi perlindungan, Direktur Mediasi & Advokasi BNP2TKI, Wisantoro berbagi pengetahuannya tentang Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) secara utuh, sementara itu Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Hariyadi Agah menginformasikan mekanisme, persyaratan dan biaya yang diperlukan dalam penempatan PMI serta Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung, Ahmad Salabi tentang layanan program P2PMI di BP3TKI Lampung yang meliputi layanan informasi, konsultasi dan pendampingan.

Kegiatan di hari pertama ditutup dengan materi Dinamika kelompok dimana mahasiswa mendiskusikan tentang materi – materi hari ini (18/07) serta melakukan simulasi bagaimana cara menyampaikan program P2PMI kepada masyarakat.

Terjun Kekantong PMI

Setelah dilakukan pembekalan P2PMI, 115 mahasiswa pada saat KKN akan diterjunkan ke ke daerah-daerah basis Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) seperti Kec. Bangun Rejo Lampung Tengah, Kec. Sekampung, Kec. Purbolinggo, Kec. Metro Kibang Kab. Lampung Timur, Kec. Kedondong Kab. Pesawaran serta Kec. Palas Kab. Lampung Selatan selama kurang lebih 40 hari.

Selama melakukan KKN, para mahasiswa akan menyampaikan Program Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia kepada masyarakat serta memberikan Layanan Informasi dan Konsultasi terkait penempatan tenaga kerja luar negeri. BNP2TKI melalui BP3TKI Lampung akan melakukan monitoring dan pendampingan dibeberapa lokasi pelaksanaan kegiatan.

Sumber : Humas//BP3TKILampung/ASBG
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

IKBL Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Anak – Anak Karyawan

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba untuk anak-anak karyawan di Ruang Serbaguna Bank Lampung, Minggu (17/2/2019).

Ketua panitia Ny. Rizal Effendi mengatakan, dampak negatif dari penggunaan narkoba adalah gangguan kesehatan pada sistem saraf, jantung dan pembuluh darah.

“Kemudian kulit, paru-paru, sakit kepala, kesehatan reproduksi, dan overdosis,” katanya Minggu (17/2/2019).

Ketua IKBL Sylviawati Eria Desomsoni menambahkan cara untuk menghindari narkoba adalah jangan pernah mencobanya. Ia juga meminta anak-anak untuk menguatkan iman, jangan menghindar dari problematika hidup.

“Anak-anak harus memilih pergaulan yang aman dan kegiatan yang sehat. Sehingga generasi bangsa terus sehat tanpa narkoba,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengapresiasi sosialisasi bahaya narkoba yang bertujuan mewujudkan generasi bangsa yang bebas dan bersih dari barang haram tersebut.

“Dengan adanya acara ini, para remaja putra dan putri diharapkan dapat mengetahui dan menghindari bahaya narkoba serta dapat menerapkan ilmu yang didapat dari sosialisasi ini,” ujarnya. (ril).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Lampung Buka “Lampung Hotel Great Sale 2019”

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo membuka secara langsung “Lampung Hotel Great Sale 2019” dan “Lampung Food Festival 2019”, di Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Minggu (17/02/2019) pagi. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur.

Acara ini merupakan langkah strategis Gubernur untuk memulihkan perekonomian masyarakat Lampung yang terkena dampak bencana tsunami yang terjadi akhir 2018 lalu.

Akibat bencana itu, tidak hanya sektor perekonomian, sektor pariwisata yang menjadi salah satu program strategis Provisi Lampung pun turut terkena dampaknya. Di antaranya adalah dengan menurunnya kunjungan wisatawan dan okupansi hotel di Bandar Lampung sekitar 10-20 persen dari biasanya.

Mengatasi hal tersebut, Gubenur Ridho Ficardo bekerja sama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Lampung menggelar Lampung Hotel Great Sale 2019 dan Lampung Food Festival 2019. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 Hotel anggota IHGMA Lampung.

“Saya beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung sangat menyambut baik adanya kegiatan ini, dan memberikan dukungan sepenuhnya agar sektor industri pariwisata Lampung dapat bangkit kembali,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ridho Ficardo juga menyatakan terimakasih kepada IHGMA yang turut berpartisipasi dalam membangun pariwisata di Lampung.
“Bicara pariwisata tidak hanya bicara destinasi tapi tapi juga menyangkut hal lainnya seperti transportasi dan akomodasi, dan yang paling penting adalah konten wisatanya.

Salah satunya adalah kuliner, bagaimana caranya mengangkat wisata kuliner Lampung yang sangat banyak ini menjadi bagian utama dari pariwisata Lampung. Untuk itu saya juga ucapkan terimakasih kepada IHGMA Lampung yang menjadikan kuliner sebagai bagian dari promosi pariwisata Lampung,” papar Gubernur.

Ketua IHGMA Lampung Budi Rahman, mengatakan kegiatan Lampung Hotel Great Sale 2019 ini tidak hanya bertujuan untuk mengangkat kembali geliat pariwisata Lampung paska tsunami, tapi juga sebagai ajang berbagi dengan para korban tsunami melalui donasi.

“Lampung Great Sale ini merupakan bagian dari promosi pariwisata Lampung untuk membangkitkan geliat pariwisata Lampung. Selain itu, melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu masyarakat dan sekaligus mendukung pemerintah dalam proses pemulihan paska tsunami,” ucap Budi Rahman.

Melalui Lampung Hotel Great Sale 2019, beberapa hotel di Lampung akan memberikan potongan harga mulai dari 10% hingga 70% bagi wisatawan yang menginap di 20 Hotel anggota IHGMA Lampung. Adapun persentasi potongan harga tiap hotel berbeda-beda bergantung pada kebijakan masing-masing.

Diantaranya yakni, Hotel Novotel Lampung diskon 40 persen, Emersia Hotel and Resort Bandar Lampung diskon 50 persen, Hotel Kurnia Perdana diskon 42 persen, Hotel Bukit Randu diskon 41 persen, Grand Elty Krakatoa diskon 40 persen.

Selanjutnya, Pelangi Hotel diskon 40 persen, Whiz Prime diskon 40 persen, Kridawisata diskon 10 persen, De Green Hotel diskon 30 persen, Hotel Horison Lampung diskon 62 persen, Yunna Hotel diskon 50 persen, Batiqa Hotel diskon 30 persen, Swiss-Belhotel Lampung diskon 55 persen, Pop Hotel diskon 15 persen, dan Sahid Hotel diskon 50 persen.

Lampung Hotel Great Sale 2019 sendiri akan berlangsung hingga 4 bulan kedepan. Mulai dari 1 februari 2019 sampai dengan 31 mei 2019.

Sementara itu, untuk kegiatan Lampung Food Festival 2019, IHGMA Lampung menyuguhkan kurang Lebih 25 menu khas Lampung berjumlah 1000 porsi dan 1000 cup kopi yang disajikan oleh Chef Hotel yang bisa dinikmati oleh masyarakat Umum dengan donasi mulai dari Rp5000,-.

Dimana semua donasi yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan kemanusian korban tsunami selat sunda di Provinsi Lampung

IHGMA Lampung juga memberikan bantuan berupa alat-alat kebersihan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dipergunakan di Lampung Elephant Park.

Selain itu Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata juga meluncurkan Kalendar Event Lampung tahun 2019. Di dalamnya terdapat daftar jadwal event pariwisata yang akan digelar di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2019. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Resmikan Lampung Elephant Park

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo meresmikan Taman Bermain Anak Elephant Park, di Lampung Elephant Park, Enggal Saburai Pusat Kota Bandar Lampung, Minggu (17/2/2019) Sore. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara.

Gubernur Ridho didampingi sang istri, Yustin Ridho Ficardo dan juga ketiga putra putrinya.
Pada tahun lalu, tepat di bulan Februari 2018, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Elephant Park ini untuk tahap pertama telah diresmikan Gubernur Ridho.

Kini, pada bulan yang sama di tahun 2019, Taman Bermain Anak pun diresmikan.
Ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati di Taman ini. Tidak hanya untuk kaula muda tetapi juga semua kalangan usia.

Fasilitas tersebut di antaranya Lapangan MuItifungsi (basket dan futsal), Lapangan Skateboard, Mushala, Air Mancur, Spot Foto Lukisan 3D, lampu bertuliskan Love dan lainnya.

Terkadang Lampung Elephant Park ini juga dijadikan tempat penyelenggaraan live musik yang bisa dinikmati oleh seluruh warga kota Bandar Lampung.

Elephant Park digagas Gubernur Ridho Ficardo pada tahun 2017 silam. Ridho berinisiatif merevitalisasi Lapangan Merah dan Pasar Seni Enggal yang merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk dijadikan RTH yang diberi nama Lampung Elephant Park seluas 15 ribu meter persegi.

Ridho menyadari kawasan kota harus memiliki ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota dan tempat aktualisasi diri masyarakat. Saat itu, kondisi Kota Bandar Lampung belum memiliki RTH yang ditata dengan baik.

Lampung Elephant Park bertujuan untuk memberikan rasa nyaman untuk berkumpul bersama keluarga bagi masyarakat dengan berbagai kalangan usia di Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung.

“Kita ketahui bahwa dari penilaian Indeks Kebahagiaan Provinsi Lampung yang diukur melalui kota Bandar Lampung ternyata cenderung kurang bahagia. Nyatanya variablenya adalah kurangnya ruang terbuka publik atau RTH untuk masyarakat Lampung khususnya kota Bandar Lampung,” ujar Ridho saat peresmian.

Ridho mengatakan sebenarnya bukan kewenangan Pemprov Lampung untuk menyediakan area RTH tersebut. Tetapi dengan bentuk kepedulian akan penilaian Indeks Kebahagian yang dinilai kurang, maka Gubernur Ridho menginisiasi pembangunan RTH tersebut.

“Sebenarnya bukan tugas dari Pemprov Lampung untuk menyediakan ini melainkan Kabupaten/Kota, tetapi tidak salah bila Pemprov Lampung membahagiakan warga masyarakat dengan menyediakan RTH ini dari aset Pemprov Lampung.

Kita memiliki lahan untuk memberikan manfaat baik pemerintah dan juga masyarakat baik langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Ridho menyampaikan berangkat dari ide iseng namun untuk bermanfaat, nyatanya antusiasme masyarakat akan hadirnya Lampung Elephant Park sangat tinggi.

“Jadi sekalian saja kita teruskan pembangunannya, karena melihat masyarakat sangat haus akan RTH dan langsung direspon oleh Pemprov Lampung. Ketika Pemprov Lampung membuat suatu kebiajakan harapannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menyiapkan kenyamanan di RTH, Ridho juga menuturkan area tersebut harus juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

“Kita juga harus bisa menjaga warga masyarakat seperti penyediaan layanan kesehatan disini. Untuk itu mari kita jaga sama-sama area ini,” ucapnya.

Tidak hanya itu, dari antusiasme masyarakat terhadap hadirnya RTH di Lampung Elephant Park, Ridho berkeinginan untuk mereplikasi juga ditempat umum lainnya.

“Kita tidak berhenti sampai di taman gajah ini saja tapi masih ada progres lebih lanjut. Taman-taman ruang terbuka publik juga kita akan bangun di halaman Museum Lampung, Perpustakaan Modern, PKOR Way Halim, dan juga Teropong Bintang/Lampung Astronomical Observatory (LAO). Kita akan lakukan modifikasi untuk masyarakat khususnya kota Bandar Lampung untuk bisa digunakan dengan kenyamanan bagi seluruh kalangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Ali Subaidi mengatakan pembangunan Lampung Elephant Park ini sudah berjalan pada tahap ketiga.

“Tahap pertama telah dimulai pembangunan tahun 2017 dengan dibangun yakni taman terbuka, lapangan basket, skateboard, air mancur dan mushala yang mana pada tahun lalu telah diresmikan,” ujarnya.

Masih kata Ali, pada tahap kedua di tahun anggaran 2018, meliputi pembangunan yang saat ini akan diresmikan yakni area permainan anak-anak. “Lalu, di Lampung Elephant Park ini juga akan dibangun panggung terbuka dan untuk penjualan souvenir. Pada tahap ketiga pada tahun anggaran 2019 akan dilaksanakannya pembangunan area parkir, dan taman terbuka hijau,” katanya.

Pada acara peresmian Taman Bermain Anak tersebut, juga dilakukan pemberian hadiah oleh Yustin Ridho Ficardo kepada para pemenang lomba mewarnai taman kanak-kanak. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: