Connect with us

Bandar Lampung

Donald Sihotang Maju ke Legislatif Dari Partai Demokrat

Published

on

Bandar Lampung : Majunya Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Lampung, Donald Harris Sihotang, SE sebagai calon legislatif (Caleg) Provinsi dalam Pileg 2019 mendapat dukungan dari jajaran pengurus Kerabat, baik dari tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota.

Dukungan ini disampaikan Sekretaris Umum Kerabat Lampung, Pdt HM Hutagalung. Menurutnya, Pengurus Kerabat Lampung tentu bangga bila Ketua Umum maju menjadi caleg. Karena selama ini belum ada perwakilan dari masyarakat Batak di Lampung yang duduk di DPRD tingkat Provinsi.

“Pada prinsipnya kita sangat senang dan bangga bilamana Ketum maju menjadi caleg, kenapa? karena memang sudah waktunya masyarakat Batak ada yang mewakili di DPRD, selama ini kan memang belum ada,” kata dia, Kamis (19/7/2018).

“Jadi sebagai pengurus Kerabat kita juga mendorong dan sangat senang bisa beliau bisa duduk di sana menjembatani setiap aspirasi masyarakat Batak yang jumlahnya di Lampung ini cukup besar. Kita harapkan dengan kapabilitas beliau yang selama ini sudah berbuat banyak untuk masyarakat Batak,nanti bisa berbuat lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua III Kerabat Lampung Bidang Seni Budaya, HMP Hutapea. Menurutnya adalah hal yang positif bila ada pengurus maupun anggota Kerabat yang maju sebagai caleg. Begitu juga dari komunitas masyarakat Batak yang ada di Lampung.

“Itu positif sekali, kebetulan yang maju adalah Ketum Kerabat kita pasti mendukung. Ke depan, para calon ini apabila terpilih kita mengharapkan akan menjadi jembatan penghubung aspirasi masyarakat Batak. Sehingga keberadaan kita di Lampung ini bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. Dan ke depan kita juga bisa ikut berperan terhadap program pemerintah, terutama di bidang seni dan budaya,” kata Hutapea.

Donald Harris Sihotang, SE, Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Lampung. Foto: Doc.Kupastuntas.co
Menurutnya, siapa pun yang maju dari Organisasi Kerabat tidak ada masalah, artinya banyak warga Batak yang berlomba-lomba memajukan Provinsi Lampung. Ia juga mengingatkan, bahwa Kerabat bukan sayap politik dari satu partai. Makanya tidak ada batasan ataupun pengaturan terkait hal itu.

“Jadi silakan bagi anggota Kerabat yang ingin maju melalui partai-partai yang ada. Dengan keberagaman itu akan terlihat bahwa kita bisa saling berinergi menyalurkan aspirasi masyarakat. Pada prinsipnya kita tidak mengarah kepada salah satu partai. Kebetulan Ketum kita maju dari Partai Demokrat, tapi kita tidak diarahkan ke sana,” kata dia.

Ia pun mengimbau agar seluruh masyarakat Batak yang ada di Lampung untuk mnggunakan hak pilihnya sebaik baiknya saat Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 mendatang.

“Karena suara kita yang akan menentukan siapa pemimpin dan wakil kita hingga 5 tahun berikutnya, jadi kita imbau agar hak suara digunakan sebaik-baiknya, jangan golput,” tutup Hutapea.

Diminta tanggapannya, Ketua Kerabat Kabupaten Lampung Utara, David Siburian juga mengaku siap mendukung penuh langkah Ketum Kerabat maju sebagai Caleg.

“Intinya dari kami sangat mendukung, waktu itu kan kita belum tahu dapilnya darimana, cuma kemarin kita dapat informasi dia dari Bandar Lampung, berarti kawan di sanalah yang harus lebih maksimal, Kita dari sini tetap dukung melalui doalah, kalau nanti ada kawan-kawan kita disana, tetap kita arahkan,” tuturnya.

Begitu juga dengan Ketua Kerabat Pesawaran, Junjung Purba. Menurut Purba, dengan majunya Ketum Kerabat sebagai Anggota Legislatif bisa meningkatkan program organisasi yang selama ini sudah berjalan, seperti beasiswa pendidikan S1 bagi anak warga yang kurang mampu, pengembangan seni budaya Batak hingga membantu pemerintah dalam memajukan pariwisata seni budaya.

“Kerabat ini kan bukan hanya organisasi wadah berkumpul warga Batak, tetapi lebih dari itu Kerabat harus berdampak bagi lingkungan sekitar, untuk suku lain dan juga Pemda setempat. Dengan majunya Pak Sihotang kita harapkan bisa lebih meningkatkan program yang ada terutama di bidang pendidikan dan kebudayaan,” kata Junjung Purba.

Sementara, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Kerabat Provinsi Lampung, Jhon Sipahutar mengatakan, ormas Kerabat dengan jumlah anggotanya yang cukup besar memang sudah sepantasnya ada wakil di legislatif tingkat provinsi.

“Kita mendukung sepenuhnya. Dari awal saya memang sudah pernah sampaikan Kerabat ini sebagai ormas harus mengikut perkembangan yang ada. Harapan kita ya, mudah-mudahan dengan Pak Ketua maju, dia bisa terpilih dan bisa memajukan ormas Kerabat Lampung. Memang itu perlu, karena Kerabat ini kan organisasi yang besar,” katanya.

Namun ia juga mengingatkan, agar setiap calon legislatif yang maju, kalau nanti terpilih agar tidak lupa dengan janji-janjinya dan tetap fokus menjadi wakil rakyat yang amanah.

“Saat ini, dengan tindakan yang tegas bagi yang melanggar hukum, ke depan kita harapkan praktek yang tidak benar bisa ditekan, sehingga wakil rakyat yang ada di DPRD bisa lebih baik dalam memajukan bangsa dan Negara,” tandasnya.

Sumber : Net
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

IKBL Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Anak – Anak Karyawan

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba untuk anak-anak karyawan di Ruang Serbaguna Bank Lampung, Minggu (17/2/2019).

Ketua panitia Ny. Rizal Effendi mengatakan, dampak negatif dari penggunaan narkoba adalah gangguan kesehatan pada sistem saraf, jantung dan pembuluh darah.

“Kemudian kulit, paru-paru, sakit kepala, kesehatan reproduksi, dan overdosis,” katanya Minggu (17/2/2019).

Ketua IKBL Sylviawati Eria Desomsoni menambahkan cara untuk menghindari narkoba adalah jangan pernah mencobanya. Ia juga meminta anak-anak untuk menguatkan iman, jangan menghindar dari problematika hidup.

“Anak-anak harus memilih pergaulan yang aman dan kegiatan yang sehat. Sehingga generasi bangsa terus sehat tanpa narkoba,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengapresiasi sosialisasi bahaya narkoba yang bertujuan mewujudkan generasi bangsa yang bebas dan bersih dari barang haram tersebut.

“Dengan adanya acara ini, para remaja putra dan putri diharapkan dapat mengetahui dan menghindari bahaya narkoba serta dapat menerapkan ilmu yang didapat dari sosialisasi ini,” ujarnya. (ril).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Lampung Buka “Lampung Hotel Great Sale 2019”

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo membuka secara langsung “Lampung Hotel Great Sale 2019” dan “Lampung Food Festival 2019”, di Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Minggu (17/02/2019) pagi. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur.

Acara ini merupakan langkah strategis Gubernur untuk memulihkan perekonomian masyarakat Lampung yang terkena dampak bencana tsunami yang terjadi akhir 2018 lalu.

Akibat bencana itu, tidak hanya sektor perekonomian, sektor pariwisata yang menjadi salah satu program strategis Provisi Lampung pun turut terkena dampaknya. Di antaranya adalah dengan menurunnya kunjungan wisatawan dan okupansi hotel di Bandar Lampung sekitar 10-20 persen dari biasanya.

Mengatasi hal tersebut, Gubenur Ridho Ficardo bekerja sama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Lampung menggelar Lampung Hotel Great Sale 2019 dan Lampung Food Festival 2019. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 Hotel anggota IHGMA Lampung.

“Saya beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung sangat menyambut baik adanya kegiatan ini, dan memberikan dukungan sepenuhnya agar sektor industri pariwisata Lampung dapat bangkit kembali,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ridho Ficardo juga menyatakan terimakasih kepada IHGMA yang turut berpartisipasi dalam membangun pariwisata di Lampung.
“Bicara pariwisata tidak hanya bicara destinasi tapi tapi juga menyangkut hal lainnya seperti transportasi dan akomodasi, dan yang paling penting adalah konten wisatanya.

Salah satunya adalah kuliner, bagaimana caranya mengangkat wisata kuliner Lampung yang sangat banyak ini menjadi bagian utama dari pariwisata Lampung. Untuk itu saya juga ucapkan terimakasih kepada IHGMA Lampung yang menjadikan kuliner sebagai bagian dari promosi pariwisata Lampung,” papar Gubernur.

Ketua IHGMA Lampung Budi Rahman, mengatakan kegiatan Lampung Hotel Great Sale 2019 ini tidak hanya bertujuan untuk mengangkat kembali geliat pariwisata Lampung paska tsunami, tapi juga sebagai ajang berbagi dengan para korban tsunami melalui donasi.

“Lampung Great Sale ini merupakan bagian dari promosi pariwisata Lampung untuk membangkitkan geliat pariwisata Lampung. Selain itu, melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu masyarakat dan sekaligus mendukung pemerintah dalam proses pemulihan paska tsunami,” ucap Budi Rahman.

Melalui Lampung Hotel Great Sale 2019, beberapa hotel di Lampung akan memberikan potongan harga mulai dari 10% hingga 70% bagi wisatawan yang menginap di 20 Hotel anggota IHGMA Lampung. Adapun persentasi potongan harga tiap hotel berbeda-beda bergantung pada kebijakan masing-masing.

Diantaranya yakni, Hotel Novotel Lampung diskon 40 persen, Emersia Hotel and Resort Bandar Lampung diskon 50 persen, Hotel Kurnia Perdana diskon 42 persen, Hotel Bukit Randu diskon 41 persen, Grand Elty Krakatoa diskon 40 persen.

Selanjutnya, Pelangi Hotel diskon 40 persen, Whiz Prime diskon 40 persen, Kridawisata diskon 10 persen, De Green Hotel diskon 30 persen, Hotel Horison Lampung diskon 62 persen, Yunna Hotel diskon 50 persen, Batiqa Hotel diskon 30 persen, Swiss-Belhotel Lampung diskon 55 persen, Pop Hotel diskon 15 persen, dan Sahid Hotel diskon 50 persen.

Lampung Hotel Great Sale 2019 sendiri akan berlangsung hingga 4 bulan kedepan. Mulai dari 1 februari 2019 sampai dengan 31 mei 2019.

Sementara itu, untuk kegiatan Lampung Food Festival 2019, IHGMA Lampung menyuguhkan kurang Lebih 25 menu khas Lampung berjumlah 1000 porsi dan 1000 cup kopi yang disajikan oleh Chef Hotel yang bisa dinikmati oleh masyarakat Umum dengan donasi mulai dari Rp5000,-.

Dimana semua donasi yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan kemanusian korban tsunami selat sunda di Provinsi Lampung

IHGMA Lampung juga memberikan bantuan berupa alat-alat kebersihan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dipergunakan di Lampung Elephant Park.

Selain itu Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata juga meluncurkan Kalendar Event Lampung tahun 2019. Di dalamnya terdapat daftar jadwal event pariwisata yang akan digelar di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2019. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Resmikan Lampung Elephant Park

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo meresmikan Taman Bermain Anak Elephant Park, di Lampung Elephant Park, Enggal Saburai Pusat Kota Bandar Lampung, Minggu (17/2/2019) Sore. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara.

Gubernur Ridho didampingi sang istri, Yustin Ridho Ficardo dan juga ketiga putra putrinya.
Pada tahun lalu, tepat di bulan Februari 2018, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Elephant Park ini untuk tahap pertama telah diresmikan Gubernur Ridho.

Kini, pada bulan yang sama di tahun 2019, Taman Bermain Anak pun diresmikan.
Ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati di Taman ini. Tidak hanya untuk kaula muda tetapi juga semua kalangan usia.

Fasilitas tersebut di antaranya Lapangan MuItifungsi (basket dan futsal), Lapangan Skateboard, Mushala, Air Mancur, Spot Foto Lukisan 3D, lampu bertuliskan Love dan lainnya.

Terkadang Lampung Elephant Park ini juga dijadikan tempat penyelenggaraan live musik yang bisa dinikmati oleh seluruh warga kota Bandar Lampung.

Elephant Park digagas Gubernur Ridho Ficardo pada tahun 2017 silam. Ridho berinisiatif merevitalisasi Lapangan Merah dan Pasar Seni Enggal yang merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk dijadikan RTH yang diberi nama Lampung Elephant Park seluas 15 ribu meter persegi.

Ridho menyadari kawasan kota harus memiliki ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota dan tempat aktualisasi diri masyarakat. Saat itu, kondisi Kota Bandar Lampung belum memiliki RTH yang ditata dengan baik.

Lampung Elephant Park bertujuan untuk memberikan rasa nyaman untuk berkumpul bersama keluarga bagi masyarakat dengan berbagai kalangan usia di Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung.

“Kita ketahui bahwa dari penilaian Indeks Kebahagiaan Provinsi Lampung yang diukur melalui kota Bandar Lampung ternyata cenderung kurang bahagia. Nyatanya variablenya adalah kurangnya ruang terbuka publik atau RTH untuk masyarakat Lampung khususnya kota Bandar Lampung,” ujar Ridho saat peresmian.

Ridho mengatakan sebenarnya bukan kewenangan Pemprov Lampung untuk menyediakan area RTH tersebut. Tetapi dengan bentuk kepedulian akan penilaian Indeks Kebahagian yang dinilai kurang, maka Gubernur Ridho menginisiasi pembangunan RTH tersebut.

“Sebenarnya bukan tugas dari Pemprov Lampung untuk menyediakan ini melainkan Kabupaten/Kota, tetapi tidak salah bila Pemprov Lampung membahagiakan warga masyarakat dengan menyediakan RTH ini dari aset Pemprov Lampung.

Kita memiliki lahan untuk memberikan manfaat baik pemerintah dan juga masyarakat baik langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Ridho menyampaikan berangkat dari ide iseng namun untuk bermanfaat, nyatanya antusiasme masyarakat akan hadirnya Lampung Elephant Park sangat tinggi.

“Jadi sekalian saja kita teruskan pembangunannya, karena melihat masyarakat sangat haus akan RTH dan langsung direspon oleh Pemprov Lampung. Ketika Pemprov Lampung membuat suatu kebiajakan harapannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menyiapkan kenyamanan di RTH, Ridho juga menuturkan area tersebut harus juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

“Kita juga harus bisa menjaga warga masyarakat seperti penyediaan layanan kesehatan disini. Untuk itu mari kita jaga sama-sama area ini,” ucapnya.

Tidak hanya itu, dari antusiasme masyarakat terhadap hadirnya RTH di Lampung Elephant Park, Ridho berkeinginan untuk mereplikasi juga ditempat umum lainnya.

“Kita tidak berhenti sampai di taman gajah ini saja tapi masih ada progres lebih lanjut. Taman-taman ruang terbuka publik juga kita akan bangun di halaman Museum Lampung, Perpustakaan Modern, PKOR Way Halim, dan juga Teropong Bintang/Lampung Astronomical Observatory (LAO). Kita akan lakukan modifikasi untuk masyarakat khususnya kota Bandar Lampung untuk bisa digunakan dengan kenyamanan bagi seluruh kalangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Ali Subaidi mengatakan pembangunan Lampung Elephant Park ini sudah berjalan pada tahap ketiga.

“Tahap pertama telah dimulai pembangunan tahun 2017 dengan dibangun yakni taman terbuka, lapangan basket, skateboard, air mancur dan mushala yang mana pada tahun lalu telah diresmikan,” ujarnya.

Masih kata Ali, pada tahap kedua di tahun anggaran 2018, meliputi pembangunan yang saat ini akan diresmikan yakni area permainan anak-anak. “Lalu, di Lampung Elephant Park ini juga akan dibangun panggung terbuka dan untuk penjualan souvenir. Pada tahap ketiga pada tahun anggaran 2019 akan dilaksanakannya pembangunan area parkir, dan taman terbuka hijau,” katanya.

Pada acara peresmian Taman Bermain Anak tersebut, juga dilakukan pemberian hadiah oleh Yustin Ridho Ficardo kepada para pemenang lomba mewarnai taman kanak-kanak. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: