Connect with us

Lampung Selatan

Desa Rajabasa, Kalianda Tingkatkan Infrastruktur Melalui DD 40 Persen

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Desa Rajabasa Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan realisasikan Dana Desa (DD) tahun 2018.senin siang (23/07/2018).

Kegiatan yang dihelat di desa rajabasa dusun satu kecamatan setempat selain aparatur desa serta jajarannya. Turut pula dihadiri oleh sekretaris kecamatan (Sekcam) Komaruddin, pendamping desa, Juanda serta turut pula dihadiri oleh Kuptd PU Munadi dan para tamu undangan.

Kepala Desa Rajabasa kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lam sel) Samsuddin menjelaskan apa saja resapan DD 40 persen tahun ini dan di tempatkan di lokasi mana saja anggaran yang ada itu.

“Dana desa 40 persen dialokasikan utnuk pembuatan jalan rabat beton di susun satu sepenjang 835 meter dengan lebar 3 meter.selain itu juga untuk 20 persen dialokasikan kepembuatan Talud sepanjang 19 meter masih didusun satu dan pembuatan Drainase sepanjang 250 meter berada didusun dua”.katanya.

Ia juga meminta dukungan masyarakat.untuk bersama sama saling merawat serta menjaga.jangan sampai baru dibuat ada hal hal yg tidak kita inginkan.karna tanpa adanya dukungan serta partisipasi masyarakat tidak dapat berbuat apa apa.

“terima kasih pada seluruh yang hadir pada acara ini yang telah turut menyaksikan . Mudah mudahan kegiatan ini berjalan mulus, tampa adanya kendala sesuai yang kita harapkan.harapnya

Sekretaris camat rajabasa Komaruddin dalam sambutannya menyampaikan jika keterbukaaan informasi ini sengaja dilakukan agar masyarakat luas mengetahui apa saja anggaran tahun ini dan dimana saja ditempatkan titik pembangunanya.

“tujuan acara ini agar kita sama sama dapat menyaksikan,transparansi, keterbukaan jalannya kegiatan dalam penggunaan dana desa yang dikucurkan pemerintah tahun 2018.bahwa dana desa benar benar telah direalisasikan sesuai ketentuannya”.ujarnya.

“Pembangunan ini juga harus dirawat dan dijaga,oleh sebab itu keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan karna ini untuk masyarakat.Kepada pihak TPK jangan sampai pekerja kering keringat terlebih dahulu baru dibayar.pekerjapun sebaliknya jika ada kendala dalam pembayaran harap maklum karna semuanya ada prosesnya.saya bangga dan bersyukur dapat hadir guna menyaksikan kegiatan di desa ini” harapannya.

Masih di tempat yang sama Juanda selaku pendamping desa menyampaikan.

“sebelum memulai kegiatan persiapan harus benar benar selesai seperti kotak buat takaran material karna itu acuan dari unila agar masuk karakter kwalitas standar Rabat Beton K225”.ujarnya

Hal senada juga di sampaikan oleh Munadi Kuptd PUyang menyampaikan, seluruh material yang akan digunakan juga telah masuk standar jadi tidak ada alasan lagi untuk mendapatkan pembangunan yang layak untuk masyarakat.

“Material baik pasir dan batu split harus memenuhi syarat.karena mutu beton bukan acuan saja matrial harus mendukung.karna bila mutu beton tidak baik akan.memengaruhi mutu kwalitas pekerjaan”.katanya

Lebih jauh menjelaskan pihak TPK juga harus memberi arahan kepada pekerja agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

“masyarakat juga harus ikut andil dalam menjaga serta merawat pembangunan yang ada.karna yang akan merasakan manfaatnya tentunya masyarakat sendiri” tutupnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Dibuka Bunda PAUD, Seribuan Anak Usia Dini Meriahkan Gebar PAUD Kecamatan Kalianda

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Ribuan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) beserta wali murid mengikuti kegiatan Gebyar Kreatifitas PAUD Ibu dan Anak (Parenting) yang dipusatan di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, Selasa (9/4/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Kalianda, dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019. Memeriahkan acara itu, IGTKI bekerjasama dengan Faber Castell juga menggelar lomba mewarnai.

Adapun, acara yang dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto, turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amrico, Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, beserta para tenaga pendidik anak usia dini.

Menyampaikan kata sambutannya, Winarni menyambut baik dan sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Karenamenurutnya, Gebyar PAUD merupakan salah satu wahana untuk mendorong pendidikan usai dinidalam membentuk karakter anak yang bermoral, berahlak mulia, kreatif, inovatif dan kompetitif.

Melalui kegiatan Gebyar PAUD tersebut, Winarni juga berharap, para  peserta didik, khususnya anak diusia dini bisa lebih menyalurkan potensinya masing-masing sehingga lebih semangat dan ceria.

“Ikatan emosional antara orang tua, murid dan guru akan semakin dekat dalam suasana kekeluargaan yang terjalin harmonis. Tentu saja, hal itu akan memberikan efek yang positif bagi perkembangan psikologis anak,” ujar Winarni.

Dikesempatan itu, Winarni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru-guru atau tenaga pendidik yang selalu bersemangat dalam mendidik anak-anak PAUD.

Sebab menurutnya, anak didik adalah cikal bakal generasi penerus masa depan yang akan memajukan Kabupaten Lampung Selatan dimasa yang akan datang.

“Mudah-mudahan kehadirannya hari ini bisa menjadi awal kebersamaan kita untuk mendidik anak-anak kita sejak usia dini dengan baik dan benar. Bukan hasil lomba untuk menjadi juara yang kita cari, tetapi juaranya adalah bagaimana kita benar-benar dapat mendampingi anak-anak kita untuk mengikuti lomba dalam kegiatan parenting ini,” imbuhnya. (kmf/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Winarni Buka Pelatihan Kepribadian Bagi Pengurus dan Anggota DWP Lampung Selatan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan membuka pelatihan kepribadian bagi pengurus dan anggota DWP Lampung Selatan.

Acara yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, Selasa (9/4/2019), dihadiri Ketua DWP Lampung Selatan Siti Fatimah Fredy dan diikuti pengurus dan anggota DWP dari lingkungan sekretariat/badan/dinas/bagian dan kecamatan se-Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Winarni menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut. Dirinya berharap melalui kegiatan itu, akan didapatkan peningkatan kemampuan kaum perempuan untuk menjadi pribadi yang optimis sebagai istri Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Winarni juga mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi dan penguatan diri bagi pengurus dan anggota DWP yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Melalui kegiatan pelatihan kepribadian ini, saya berharap dapat memberikan pengembangan efisiensi dan kepercayaan diri. Sehingga dapat meningkatkan kinerja, dan mampu menghasilkan perubahan sikap baik bagi pengurus maupun anggota DWP Lampung Selatan,” ujar Winarni.

Winarni menambahkan, pelatihan kepribadian sangat dibutuhkan bagi ibu-ibu, utamanya istri Pegawai Negeri Sipil. Karena menurutnya, dengan adanya dukungan moral dari kaum ibu kepada para suami, itu mempunyai pengaruh kepada kinerja suami.

“Semakin banyak kita mengikuti kegiatan pelatihan maupun seminar yang berkaitan dengan kepribadian, mudah-mudahan akan semakin banyak wawasan yang akan dimiliki. Dan Insya Allah akan berdampak positif juga kepada kinerja suami kita,” katanya.

Lebih lanjut Winarni mengatakan, melalui kegiatan pelatihan kepribadian itu, kharisma seorang wanita bukan hanya terpancar dari kecantikan luar semata, sebab dengan perilaku yang positif, kecantikan perempuan akan terpancar secara jelas dan menjadi penilaian tersendiri.

Oleh karena itu menurut dia, dibutuhkan tata etika yang baik dalam bergaul dan menempatkan diri dalam setiap kesempatan, salah satunya melalui pengembangan diri kepribadian.

“Semoga melalui pelatihan kepribadian ini, dapat dijadikan suatu titik awal dan modal bagi organisasi kita untuk lebih maju dan berkembang dalam rangka bakti kita terhadap masyarakat Kabupaten Lampung Selatan pada umumnya, dan para pengurus serta anggota DWP khususnya,” tutupnya.

Sementara, Ketua Penyelenggara Kegiatan Reni Samsurizal menjelaskan, maksud dilaksanakannya kegiatan pelatihan itu adalah untuk melaksanakan program kerja DWP Lampung Selatan dibidang pendidikan untuk tahun 2019.

“Tujuan pelatihan kepribadian ini adalah untuk meningkatkan kepribadian dan pengembangan diri pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan,” ujar istri Sekretaris Dewan Lampung Selatan ini.

Adapun katanya, tema kegiatan itu adalah “Melalui Pelatihan Kepribadian, Kita Wujudkan Kepribadian Yang Berkualitas Bagi Pengurus Dan Anngota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan”.

“Kegiatan ini dilaksnakan selama satu hari, dan menghadirkan dua orang narasumber dari Universitas Teknokrat Indonesia,” pungkasnya. (kmf/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Tim International Coconut Community dan Delegasi Papua Nugini Sambangi Lampung Selatan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Tim International Coconut Community (ICC) dan Delegasi Papua Nugini mengungjungi Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/4/2019).

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Uron N. Salum selaku Direktur Eksekutif ICC bersama Kris Magaya sebagai Ketua Delegasi Papua Nugini diterima oleh Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi Pembangunan Syahlani, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat.

Turut hadir juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang membidangi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pangan, perindustrian, usaha kecil menengah, dan pariwisata.

Adapun kunjungan Tim ICC dan Delegasi Pemerintah Papua Nugini tersebut dalam rangka peningkatan pemahaman dan kapasitas pegawai pemerintah di negara anggota ICC dalam pengolahan produk-produk turunan kelapa, khususnya yang ada di Lampung Selatan.

Selain itu, kedatangan Tim ICC itu juga untuk memberikan dukungan, mempromosikan, mengoordinasikan dan menyelaraskan semua kegiatan industri kelapa yang menopang kehidupan petani kecil serta mereka yang terlibat dalam produksi, pengolahan dan pemasaran produk kelapa.

Sementara, dalam kata sambutannya, Syahlani memaparkan gambaran umum Kabupaten Lampung Selatan. Dimana katanya, kabupaten yang terdiri dari 17 kecamatan dengan 256 desa dan4 kelurahan  itu memiliki jumlah penduduk sebanyak1.261.393 jiwa.

Lebih lanjut Syahlani mengungkapkan, komoditas perkebunan yang dapat dikembangkan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan adalah kelapa dalam, kelapa sawit, kakao, karet, cengkeh, tembakau dan kelapa puan (kopyor) yang merupakan komoditas populer di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kabupaten Lampung Selatan juga merupakan penghasil kelapa terbesar di Provinsi Lampung dengan produksi sebanyak 126.618 ton per tahun,” ungkap Syahlani yang menyampaikan sambutan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Syahlani juga mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Lampung Selatan senantiasa menyelenggarakan peringatan Hari Perkelapaan Dunia atau yang dikenal dengan World Coconut Day.

Hal itu menurutnya, sebagai bentuk komitmen pemerintah bersama-sama dengan masyarakat baik pelaku utama atau petani, pengrajin, bersama lapisan masyarakat lainnya untuk membangun kembali komoditas kejayaan Lampung Selatan yaitu kelapa sebagai pohon kehidupan (the tree of life).

“Bagi sebagian masyarakat Lampung Selatan, kelapa masih menjadi komoditas andalan sebagai sumber pendapatan baik dalam bentuk segar maupun olahan dan turunannya. Dengan luas kebun kelapa seluas 23.133 Hektar dan potensi produksi kopra mencapai 126.618 ton pertahun, Lampung Selatan menjadi pemasok kelapa segar untuk Bandar Lampung dan Pulau Jawa serta industri pengolahan kelapa,” kata Syahlani.

Syahlani menambahkan, selain pekebun yang menghasilkan komoditas kelapa segar, di Kabupaten Lampung Selatan juga terdapat sejumlah pelaku utama yang memperoleh pendapatan sebagai pengrajin gula kelapa, nata de coco, pengrajin batok kelapa dan penangkar benih kelapa.

“Pengolahan turunan kelapa di Lampung Selatan dilakukan oleh perorangan, kelompok maupun perusahaan. Diantaranya di Kecamatan Kalianda, Palas, Candipuro, Sidomulyo, dan Natar. Dan hampir disemua kecamatan memiliki industri pengolahan turunan kelapa,” pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun, Tim ICC dan Delegasi Papua Nugini itu akan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah perkebunan kelapa yang dikelola masyarakat. Rencananya tim tersebut akan berada di Kabupaten Lampung Selatan hingga Jumat (12/4/2019) mendatang. (kmf/eko)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: