Lampung Utara

Antisipasi Kebakaran dan Asap, Polres Lampura Gelar Patroli Hutan

Lampung Utara : Hari ini, Kepolisian Lampung Utara lakukan Patroli Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari asap pembakaran yang sewaktu-waktu berubah menjadi monster yang merusak kehidupan.

Dalam patroli Karhutla kali ini, Polisi menemukan lahan milik masyarakat yang kondisinya sudah ditebas, dan mengering, bahkan siap untuk dibakar.

Kapolres Lampung Utara, Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana, S.Ik. mengungkapkan Polisi tidak serta merta melakukan tindakan, akan tetapi dalam Patroli Karhutla ini, Polisi melakukan pendataan serta memberikan himbauan agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

” Kita (polisi) juga melaksanakan sosialisasi tentang karhutla dan sanksi yang akan diterima bagi masyarakat yang masih melakukan pembakaran hutan dan lahan,” kata Eka Mulyana, Kamis (26/7/2018).

” Patroli pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan akan terus dilaksanakan guna mengurangi resiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Lampung Utara,” tambahnya.

Eka Mulyana pun merinci tiga undang-undang yang mengatur tentang Karhutla. Pertama, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pasal 78 ayat (3) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. Adapun, pada Pasal 78 ayat (4) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dam denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.

Kedua, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat (1) menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Ketiga, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar.

” Pembakaran hutan atau lahan merupakan kejahatan yang harus diperangi secara komprehensif oleh semua pihak, agar tidak berdampak luas,” ditegaskan orang nomor satu di Kepolisian Resort Lampung Utara.

Ket. Fhoto : Polisi Patroli Karhutla Lampung Utara ketika memberikan pemahaman tentang dampak dari terbakarnya Hutan dan Lahan kepada masyarakat di wilayah hukumnya, kamis (26/7/2018).

Reporter : Alex BW
Editor : Putra

Facebook Comments

Categories
Lampung Utara

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: