Mesuji

PWI Mesuji Gelar Dialog Pencegahan Konflik Wilayah Perbatasan

Mesuji-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mesuji menggelar dialog publik bertema pencegahan konflik komunal wilayah perbatasan di Mesuji.

Bertempat di Balai Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way serdang Kabupaten Mesuji acara dimulai 14:00 wib sampai selesai, dan dihadiri sekitar 300 orang, materi dialog diberikan oleh Kasubag Humas Polres Mesuji AKP Pujiyono, Dewan Penasehat PWI Mesuji Juan Santoso Situmeang, Kasubag Otonomi dan Pengembangan Daerah Kabupaten Mesuji, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Mesuji, Ahmad Ahmadi, Kamis (26/7/2018).

Kasubag Humas Polres Mesuji AKP Pujiyono, mengatakan jika cara Polisi menyelasaikan konflik agraria tidaklah banyak, namun berupaya semaksimal mungkin agar semua konflik dapat diredam dan terselesaikan.

“Jika ada potensi konflik, mari duduk bersama. Perbatasan memang rawan konflik, namun bukan berarti tidak bisa diselesaikan,” kata Pujiono.

Dalam kesempatannya, Dewan Penasehat PWI Mesuji yang bekerja di Media Harian Lampung Post, Juan Santoso Situmeang mengatakan jika konflik terjadi karena adanya persaingan. Selain itu, adanya dorongan untuk mendapat pengakuan dari suatu wilayah.

“Perbedaan dalam mencapai tujuan tertentu, itu juga penyebab konflik. Konflik terjadi ketika ada dua atau lebih kelompok yang memiliki power minimal sama. Jika ada mayoritas dan minoritas, minim terjadi konflik,” kata Juan.

Terkadang, lanjut dia, komunikasi dua kelompok yang berkonflik selalu terputus, diposisi itulah peran Media hadir untuk menjadi jembatan penyelesaian konflik.

“Dalam penyelesaian konflik, wartawan harus mengambil peran sebagai juru damai. Kami dalam sebuah konflik tidak melihat konfliknya, namun kami melihat akar permasalahannya,” ungkapnya.

Acara dilanjut diskusi tanya jawab,berjalan dengan aman dan tertib.

Reporter : Dedi
Editor : Putra

Spread the love
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares
Categories
Mesuji

Leave a Reply

*

*