Connect with us

Tulang Bawang

Bupati Winarti Lepas 291 Calhaj Tulangbawang

Avatar

Published

on

Tulangbawang : Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti SE MH, secara resmi melepas jamaah calon haji asal Kabupaten Tulangbawang, 1439 Hijriah, Tahun 2018, Selasa (31/7/18).

Hadir pada pelepasan, para Anggota Forkopimda Kabupaten Tulangbawang, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional dilingkup Pemkab Tulangbawang, Kepala Kantor Kementerian Agama Tulangbawang, para Tokoh Masyarakat dan para Jamaah Calon Haji.

“Alhamdulillahirrabilalamin, wassalatu wassalamu ala asrafil ambiyai wamursalim, syaidina wa maulana Muhammadin, waala alahi, wasabbihi ajmain, ama badu. Labbaika Allahumma Labbaika. Labbaika La Syarika Laka Labbaika. Innal Hamda Wannimata Laka Wal Mulka.

Laa Syarika Laka,” ucap Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH saat memberikan sambutan.

“Dalam balutan nuansa iman dan Islam, segala puji dan rasa syukur yang mendalam, marilah kita persembahkan kehadirat Allah SWT Karena atas rahmat, ridho dan karunia-Nya, alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan, sehingga kita dapat hadir dan bersilaturahmi sekaligus melepas para jamaah calon haji,” ungkap Bunda Winarti.

“Pada hari ini, Insya Allah para calon jamaah haji Kabupaten Tulangbawang Tahun 2018 adalaj sebanyak 291 orang, dengan rincian laki-laki sebanyak 145 orang dan perempuan sebanyak 146 orang, akan segera berangkat menuju ke Tanah Suci,” imbuh Bupati Gotong Royong.

Dijelaskannya, ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, dan bilamana sebagai hamba-Nya Allah yang mampu, mampu dalam artian bukan hanya mampu secara material, tetapi mampu secara mental spiritual, sekaligus sehat jasmani dan rohani untuk berhaji. Maka kemampuan itu merupakan modal dasar dalam menunaikan ibadah haji agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

“Selamat dan dapat kembali pulang dengan menyandang predikat haji mabrur. Saya mengharapkan agar berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh para calon jamaah haji, seperti pengetahuan tata cara menunaikan ibadah haji dari pelatihan manasik haji dan buku-buku petunjuk, serta kesehatan jasmani dan rohani yang dimiliki, hendaknya dapat dijadikan sebagai bekal yang baik, dalam pelaksanaan ibadah haji, selaras dengan niat dan tekad yang tulus, serta iman dan taqwa terhadap Allah SWT,” pesannya.

“Mudah-mudahan selama dalam perjalanan maupun saat berada di Tanah Suci Mekkah nanti, saudara-saudara tidak dihadapkan dengan berbagai kendala yang berarti, termasuk mampu menyesuaikan diri dengan alam dan lingkungan Tanah Arafah, sehingga seluruh rangkaian dan rukun haji, baik wajib maupun sunnah dapat dilaksanakan dengan benar, khusyu’ dan tawadhu,” harap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang tersebut.

Selain itu, tidak lupa Bunda Winarti juga menghimbau kepada Ketua Rombongan dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Tim Kesehatan
Haji serta Ketua Regu yang telah dipercaya, agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga dapat membantu para jamaah calon jaji untuk melaksanakan ibadah haji dengan baik dan khusuk.

“Saya berpesan ketika di tanah Suci Makkah nanti, saudara-saudara dapat menjadi duta-duta Bangsa Indonesia yang baik. Karena sebagai tamu di negeri orang, saudara-saudara juga membawa nama dan citra bangsa kita, termasuk citra Kabupaten Tulangbawang, maka tunjukanlah rasa budaya gotong royong kita, jaga kesehatan, dan jangan lupa yang muda bantu yang tua,” tutupnya.

Adapun pada pelepasan jamaah guna penyempurnaan rukun islam ke lima ini, Ketua rombongan yang menerima Pataka adalah Irpan Toni, sementara jamaah calon haji asal Kabupaten Tulangbawang tertua adalah Parno Potaslim Mustopo umur 86 Tahun dan Rosminah Rusni Karjo umur 89 Tahun.

Selanjutnya jamaah calon haji asal Kabupaten Tulangbawang termuda adalah M. Ilham Rianda Irawadi umur 19 Tahun asal Menggala dan Tria Monika Safri umur 21 Tahun asal Menggala.

Jamaah calon haji asal Kabupaten Tulangbawang terbagi dalam 2 Kloter, pertama Kloter 33 bersama dengan jamaah calon haji asal Kabupaten Lampung Utara dan kedua Kloter 57 berjumlah 4 orang, bersama dengan jamaah calon haji asal Kabupaten Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Metro, Pringsewu, Pesisir Barat, Way Kanan dan Lampung Utara.

Reporter : Arek
Editor : PutraTulamhbawang :

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Program Bedah Rumah di Tulangbawang Kembali Bangun 400 Rumah

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang : Sebanyak 400 unit pembangunan bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang, yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu, ditargetkan 100 persen selesai diakhir bulan Juli ini, Jum’at (19/07/2019).

Adapun sebanyak 300 unit, merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, yakni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp.5,25 milliar, dengan satuan sebesar Rp.17,5 Juta.

Sementara 100 unit, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulangbawang yang dikucurkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), sebesar Rp.1,5 milliar, dengan satuan sebesar Rp.15 Juta.

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, menjelaskan, bahwa BSPS dan bedah rumah, merupakan program unggulan Pemerintahan WIN-HEN guna membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat memiliki rumah yang layak huni.

Diharapkan dengan adanya program bedah rumah, masyarakat yang rumahnya masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat benar-benar menerima manfaatnya, sehingga salah satu dari 25 program unggulan pro-rakyat ini tepat sasaran.

Untuk mewujudkan hal tersebut, orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, sejak awal telah menegaskan instruksi kepada
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tulangbawang, untuk memantau proses tahap pembangunan hingga selesai, sehingga program Pemerintah dalam membantu masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Tahapan dan proses pelaksaan program bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang saya minta terus dipantau perkembangannya, hal ini agar program kerakyatan ini dapat benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh penerima bantuan, bila Pemerintahan dulu banyak membangun gedung, karena memang gedung kantor belum ada, bila dulu membangun jalan karena memang jalan belum terlalu bagus, Pemerintahan saya harus bisa memanfaatkan yang ada dan memaksimalkan kebutuhan dasar masyarakat,” tutur Bupati Winarti.

Secara intens, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, juga terus menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tulangbawang, Ir. Meilan Aziz MM beserta jajarannya, agar melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan bedah rumah bersama Fasilitator (KORFAS), Tim Fasilitator Lapangan (TFL).

“Alhamdulillah, banyak yang mengkritik hampir dua tahun Pemerintahan belum berbuat apa-apa, tetapi sejauh ini masyarakat bahagia dengan program bedah rumah, karena yang merasakan adalah rakyat, bukan segelintir masyarakat yang memang telah hidup layak, kontrol terus perkembangan kegiatan bedah rumah ini, pastikan bebas dari pungutan liar (pungli) terhadap penerima bantuan bedah rumah,” ucap Bunda Winarti.

Adapun, program bedah rumah merupakan salah satu dari 25 program ungggulan yang digagas oleh Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, dalam pelaksanaannya, benar-bener bermanfaat bagi masyarakat, seperti yang disampaikan Ibu Nursidah, salah satu penerima bantuan bedah rumah, di Dusun Palembang, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala.

Dirinya mengatakan, bahwa ia dan keluarga merasa sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah.
Karena dengan adanya program bantuan bedah rumah, rumahnya yang dahulu sudah sangat memprihatinkan, kini menjadi nyaman untuk ditempati.

“Dulu reot dan hampir rubuh, namun karena tidak ada uang kami tidak bisa memperbaikinya, alhamdulillah berkat pemberian bantuan ini, rumah kami diperbaiki.

Untuk itu saya ucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Presiden Jokowi dan Ibu Bupati Tulangawang atas bantuan yang telah diberikan kepada saya dan keluarga,” ungkap Ibu Nursidah.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Winarta : IISMEX 2019 Dunia Sudah Berubah

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, menghadiri Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) yang dibuka langsung oleh Wapres Jusuf Kalla, Jakarta, Rabu (17/07/2019).

Indonesia International Smart City Expo & Forum 2019 adalah forum yang tepat untuk belajar dan mencontoh, bahwa dunia sekarang berkembang makin cepat dalam era digital.
Informasi bisa sangat cepat sampai dan bila tidak menikuti perkembangannya, maka akan terisolir.

Saat ini dengan 98 Kota dan 416 Kabupaten yang kini berkembang menjadi kota pintar, Indonesia akan menjadi negara Bangsa Cerdas terbesar di masa depan.

Indonesia International Smart City Expo & Forum 2019 adalah pintu masuk untuk mengambil peluang luas guna menjadi pemain di pasar kota pintar yang menjanjikan di Indonesia.

Kabupaten Tulangbawang dengan Diskominfo Tulang Bawang sebagai pelaksana sudah memulai langkah untuk menjadi bagian dari kota pintar, banyak peluang investasi dan Pemerintahan yang bisa dijual, dengan Smart City segala informasi dari Tulangbawang bisa cepat.

“Kita telah memulai untuk menjadi bagian dari kota dengan sistem Smart City, seluruh OPD dan seluruh potensi kita harus serius untuk membangun ini, karena dunia digital harus mempermudah proses pelayanan,” ujar Bunda Winarti dengan semangat, usai acara.

Disela acara, Bupati Winarti menyempatkan diri secara khusus untuk berdiskusi dengan Bupati Banyuwangi Jawa Timur Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.
Pada kesempatan itu Bupati Hj. Winarti SE MH didampingi Plt. Kadis Kominfo Dedy Palwadi AP MM.

Seperti diketahui Banyuwangi telah menjadi model dalam hal penerapan Smart City, segala pelayanan telah terintegrasi dalam sistem dan manfaatnya adalah mudahnya pelayanan dan murahnya biaya.

Hal ini terungkap dari paparannya dalam Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) di hadapan Wapres Jusuf Kalla.

“Saya dengan Bupati banyuwangi bapak Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si tadi sharing, kita akan belajar dari sana, karena disana dari smart City muncul banyak manfaat dalam mempermudah pelayanan masyarakat, muncul berbagai efisiensi anggaran, ” ujar Pangeran Suri Winarti, panggilan adat Bupati Tulangbawang.

Sementara Wapres Jusuf Kalla dalam amanatnya mengharapkan agar Pemda bisa mempersiapkan diri, SDM supaya disiapkan karena teknologi harus juga diimbangi oleh pengguna, jangan sampai sistem dan prasarana sudah bagus, malahan tidak bisa digunakan.

“Pemda harus menyiapkan infrastruktur, sistem dan SDM, Smart City harus dikelola dengan baik, supaya tujuan bisa memberikan pelayanan cepat, mudah untuk rakyat bisa tercapai,” pesan Wapres.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sekda Tuba Serahkan SK Kenaikan Pangkat Formasi PTT

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, diwakili Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthony MM, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan SK PNS Formasi PTT Kementrian Kesehatan dilingkup Pemkab Tulangbawang, usai upacara bulanan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pemda setempat, Rabu (17/07/2019).

Adapun penyerahan ini dilakukan, berdasarkan Persetujuan Teknis Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil di Lingkup Pemkab Tulangbawang Periode 1 April 2019.

Selanjutnya Bupati Tulangbawang menerbitkan Surat Keputusan tentang Kenaikkan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Periode 1 April 2019, yang mana sebanyak 505 orang, terdiri dari Golongan III sebanyak 371 orang, Golongan II sebanyak 127 orang dan Golongan I sebanyak 7 orang dan SK PNS dari Formasi Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan, dengan rincian Dokter Umum berjumlah 1 orang dan Bidan berjumlah 6 orang.

Dalam amanatnya, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, yang dibacakan Sekdakab Ir. Anthoni MM, menyampaikan bahwa kenaikkan pangkat PNS merupakan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap negara.

“Kenaikan pangkat dan penerimaan SK PNS adalah momen yang ditunggu setiap Pegawai, karena ini akan menjadi dasar saudara dalam meniti karir kejenjang selanjutnya berdasarkan kinerja, untuk itu bagi saudara semua yang mendapatkan SK Kenaikan Pangkat dan SK PNS, saya harapkan bisa menambah semangat kerja, motivasi dalam bekerja mengabdi pada masyarakat” tutur Bunda Winarti.

Selain itu, kepada semua pegawai Pemkab Tulangbawang, Bunda juga berpesan, agar dapat semakin giat, tekun, taat pada aturan dan regulasi.

“Buat inovasi, sampaikan ide pada pimpinan, karena sejatinya tugas kita adalah mengabdi untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Bunda Winarti berpesan.

Sebagai Bupati, sejak awal Bupati Hj. Winarti, SE MH selalu memikirkan kesejahteraan PNS, hal ini tercermin dalam 25 program unggulan, diantaranya mempermudah penyesuaian ijazah, kenaikan pangkat dan kesejahteraan pegawai, dengan harapan semua Pegawai bisa bekerja maksimal.

“Selain itu, PNS Tulangbawang juga selalu dipermudah dalam urusan administrasi pegawai juga kesejahteraan, saya berharap, jangan bekerja tidak sesuai regulasi, karena sebagai PNS kita sudah cukup, hindari perilaku buruk agar terhindar dari masalah hukum,” tandasnya.

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: