Connect with us

Way Kanan

Raden Adipati Surya : PKK Harus Mampu Ciptakan Perubahan

Avatar

Published

on

Way Kanan : Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M membuka Kegiatan Pembinaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan Kabupaten Way Kanan Tahun 2018 bagi Ketua TP PKK Kecamatan dan Ketua TP PKK Keluarahan/Kampung di Gedung Serba Guna Pemkab setempat, Rabu (01/08/2018).

Pada acara tersebut Bupati alumni kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu mengatakan bahwa tingkat keberhasilan dari program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah akan sangat ditunjang oleh adanya jalinan kerjasama yang harmonis dan keterpaduan gerak antara unsur-unsur di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kampung/Kelurahan di era demokrasi dan otonomi daerah yang sedang berlangsung saat ini. Sejalan dengan perkembangan sistem politik, Pemerintahan dan fenomena sosial yang terjadi maka eksistensi Gerakan PKK tidak diragukan lagi kontribusinya dalam membantu Pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan melalui Tim Penggerak PKK sebagai motor penggerak.

“PKK sebagai suatu Gerakan sekaligus pilar keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan, harus mampu menciptakan perubahan yang mengarah pada tata pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap tuntunan dan kebutuhan masyarakat. Gerakan PKK sebagai mitra pemerintah selama ini telah cukup banyak berbuat serta diakui peran serta dan keberhasilannya dalam mendukung proses pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah. Untuk itu, selaku Dewan Pembina TP PKK, Saya memiliki kompetensi, kepentingan dan perhatian yang sangat besar dalam memfasilitasi dan mendorong Gerakan PKK agar dapat terus tumbuh dan berkembangn serta mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan misi utamanya yaitu bersama Pemerintah mensukseskan program-program pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat”, ujar Bupati Raden Adipati Surya.

Pada kesempatan tersebut Bupati peraih penghargaan Top Regent dari Seven Media itu juga berharap agar PKK dapat terus melahirkan ide atau pemikiran yang kreatif dan membangun antara lain melalui pemberdayaan masyarakat, sehingga dapat memberikan peningkatan terhadap ekonomi keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, sehingga keluarga-keluarga di Way Kanan menjadi lebih mampu, maju dan mandiri.

“Keberadaan peran serta dan tanggung jawab kelembagaan PKK sungguh sangat dibutuhkan saat ini, ketika pemerintah dihadapkan pada dinamika masalah dan kebutuhan masyarakat yang harus diatasi dan dipenuhi secara simultan dan sistematis. Karena itu diharapkan, dimasa yang akan datang Gerakan PKK dapat meningkatkan perannya dalam pembangunan dan berhasil dalam memposisikan dirinya sebagai mitra kerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Selanjutnya, melalui Pembinaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, diharapkan agar Tim Penggerak PKK Kabupaten bersama-sama dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kelurahan dan Kampung, semakin mempererat harmonisasi dalam menjalin kerjasama, menyamakan persepsi dan misi dalam mewujudkan 10 Program Pokok PKK, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam melakukan perubahan kepada masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Pada kesempatan ini juga saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam pelaksanaan pembangunan yang sedang kita lakukan untuk kesejahteraan masyarkat dan mewujudkan Way Kanan Maju dan Berdaya Saing. Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PKK, baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Kampung, beserta para kader PKK yang telah dengan semangat kerelawanan mendharma bhaktikan diri untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat Way Kanan”, tutup Bupati Raden Adipati Surya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Ixuan Ahmadi mengatakan bahwa pada kegiatan tersebut diikuti oleh 301 peserta yang terdiri dari 60 orang TP PKK Kabupaten, 14 orang TP PKK Kecamatan, 6 orang TP PKK Kelurahan dan 221 orang TP PKK Kampung

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program atau kegiatan PKK Tahun 2016/2017, persamaan visi dan misi TP PKK Kabupaten Way Kanan sekaligus sinkronisasi perencanaan program untuk tahun 2019 dengan memperhatikan hasil rakor PKK Kabupaten Way Kanan tahun 2018 serta menumbuh kembangkan peran PKK sebagai motivator, fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat bahagia, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan”, ujar Ixuan Ahmadi.

Selanjutnya, anggota Tim Penggerak PKK juga merupakan para relawan, yang tidak menerima gaji, baik perempuan maupun laki-laki, yang menyediakan sebagian dari waktunya untuk PKK. Walaupun Sasaran PKK adalah keluarga, khususnya ibu rumahtangga, perempuan, sebagai sosok sentral dalam keluarga. Ia tidak hanya mengurus soal kehidupan rumahtangganya dan mengasuh anak saja. Banyak diantara ibu rumahtangga yang membantu suami disawah, bahkan berusaha menambah pendapatan keluarga dengan berjualan.

“Khusus kepada SKPD terkait, kami menghimbau dukungannya untuk mensinergikan program kegiatan di Instansi masing-masing dengan program – program PKK Kabupaten, mengingat betapa besarnya peran PKK untuk mensejahterakan keluarga”, tutup Ixuan.

Diketahui pada acara tersebut juga dilakukan pemberian hibah kepada masyarakat, lembaga, organisasi sosial Tahun Anggaran 2018 yaitu kepada usaha Nurul Iman atas nama Siti Khoiriyah beralamat di Kampung Suka Agung Kecamatan Buay Bahuga berupa 1 unit mesin obras, Usaha Karya Muda Printing atas nama M. Marsito beralamat di Kampung Serdang Kuring Kecamatan Bahuga berupa 1 buah mesin stempel, Usaha Sadar Usaha atas nama Arisman Tanjung beralamat di Kampung Tanjung Raya Kecamatan Rebang Tangkas berupa 1 paket kunci, Usaha Mandiri Makmur atas nama Abdul Rani beralamat di Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu berupa 1 unit mesin kompresor, dan usaha Rusunawa atas nama Ida beralamat di Kelurahan Blambangan Umpu berupa 2 buah mesin press minuman dingin / panas.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Way Kanan

Menjadi Pemateri, Raden Adipati Beberkan Tugas dan Fungi Bupati dan Wakil Bupati

Avatar

Published

on

Way Kanan : Bupati dalam hal otonomi daerah adalah sebutan untuk kepala daerah pada kabupaten kabupaten.Kedudukan seorang bupati sejajar dengan seorang walikota yang merupakan kepala daerah untuk wilayah kotamadya. Bupati secara langsung dipilih oleh rakyat di kabupaten Lokal. Bupati merupakan jabatan politik karena diusung oleh partai politik dan bukan Pegawai Negeri Sipil. Dasar-dasar wewenang dan tugas-tugas dalam otonomi adalah pemerintah daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Bupati H. Raden Adipari Surya, SH, MM saat memberikan Materi Pimpinan kepada murid kelas 6 Sekolah Dasar Lazuardi GSC Cinere, Depok Jawa Barat, Senin (03/09/2018).

Pada kesempatan tersebut, Bupati muda berhenti bersama dengan Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, MM itu juga Menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas Bupati dibantu oleh Wakil Bupati yang berkewajiban untuk menghadirkan Bupati jika sedang berhalangan hadir karena sebab-sebab tertentu. Selain itu fungsi Wakil Bupati juga melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan oleh Bupati yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Dan dalam menjalankan tugas tugasnya, maka seorang Wakil Bupati bertanggung jawab langsung kepada Bupati.

“Tugas Bupati yaitu memimpin pemerintahan Urusan Pemerintahan yang menjadi otoritas daerah berdasarkan peraturan dan kebijakan yang mengatur bersama DPRD, menjaga ketenteraman dan menguraikannya, mengatur dan merancang Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibagikan bersama DPRD, RKPD, Rancang Bangun dan Rancang Bangun Perda tentang APBD, Rancangan Perda Bencana, APBD, dan rancangan Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD untuk dibagikan bersama, ”kata Bupati Raden Adipati Surya.

Mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan juga termasuk tugas Bupati, lanjut Bupati muda kelahiran Bumi Baru, 15 September 1978 itu. Selanjutnya, upaya pengangkatan Wakil Bupati dan bekerja sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan juga merupakan tugas dari seorang Bupati.

“Bupati juga memiliki tugas yang lain yang melekat pada jabatannya, yaitu ketua Forkopimda Kabupaten, pemegang hak kelistrikan daerah dan pemerintah daerah dalam kepemilikan daerah yang merupakan bagian dari Komunitas Inteligen Daerah”, lanjut Bupati Raden Adipati.

Diketahui, dari informasi yang didapat dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Bupati Raden Adipati Surya pada waktu itu juga Materi-materi tentang wewenang Bupati, kewajiban Bupati, larangan Bupati, kedudukan dan hak-hak keuangan Bupati dan apa yang disediakan untuk Bupati dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai seorang Bupati.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Way Kanan

Pemkab Waykanan Gelar Rakor Evaluai Capaian Target Retribusi Daerah Triwulan II

Avatar

Published

on

Waykanan : Bertempat di Aula PKK Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, Asisten Bidang Administrasi Umum, Selan, S.Sos memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Target Penerimaan Retribusi Daerah Triwulan II, Senin (03/09/2018).

Didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yunada Atiek, S.E dan Kapala Badan Pendapatan Daerah, Hendri Syahri, S.T.,M.T, Asisten III Selan menyampaikan bahwa terkait laporan masih adanya Satuan Kerja Perangkat Daerah yang belum menyampaika laporan dan setoran restribusi untuk segera diselesaikan dan apabila terdapat kendala dalam pencapaian targetnya agar dapat dikoordinasikan dengan Badan Pendapatan Daerah.

“Kepala unsur SKPD yang hadir pada rapat ini untuk dapat disampaikan kepada kepala SKPD selaku pembuat kebijakan terkait kendala yang dihadapi dalam pencapaia target restribusi yang ditentukan. Dan untuk SKPD yang masih kosong untuk dapat dikoordinasikan kepada Bapenda untuk mempelajarinya agar dapat mencapai target restribusi”, ujar Asisten III, Selan.

Ditempat yang sama, kepala Bapenda, Hendri Syahri memaparkan Satuan Kerja Perangkat Derah yang belum memenuhi target dan masih kosong dalam restribusinya.

“Ada 4 SKPD yang restribusinya masih kosong, dan bahkan ada beberapa SKPD yang belum menyetorkan dan melaporkan restribusinya padahal uangnya telah ada namun terpakai oleh bendara penerima. Ini hal yang harus dihindari karena dapat membuat permasalahan dan kesalahpahaman”, ujar Hendri Syahri.

Selanjutnya, kepala Bapenda, Hendri Syahri juga menegaskan bahwa penyetoran restribusi daerah ke Badan Pendapatan Daerag paling lambat tanggal 6 September 2018 dan berlaku juga untuk SKPD yang ingin melakukan koordinasi terkait kendala yang terjadi.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Way Kanan

Klaim Tanah Adat PT Bumi Madu Mandiri Digugat Warga

Avatar

Published

on

Way Kanan : PT. Bumi Madu Mandiri Dinilai Klaim Tanah adat, Tokoh Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran, Laporkan Masalah Tersebut Ke Bupati Way Kanan

Saat di wawancarai, salah satu tokoh pemuda Kampung Gunung Sangkaran Mengatakan Kemaren kami sudah bertemu Bupati Way Kanan yang di dampingi Asisten 1, Kabag Tata Pemerintahan dan Kabag Hukum di ruangan kantor bupati way kanan. Pemkab waykanan pastikan akan tentukan tapal batas Kampung giham, Gunung sangkaran dan Kelurahan Blambngan umpu bulan ini

“Kemrin saya di damping oleh Kepala Kampung Gunung sangkaran, Juanda beserta tokoh Gunung sangkran temui bupati waykanan, di hadapan bupati kami selaku perwakilan masyarakat mengharapkan agar Pemkab bulan ini segera tetapkan pal batas karena itu keinginan masyarakat Gunung sangkaran mengingat ketiga kampung tersebut sejak jaman belanda sudah memiliki batas Kampung” Ujar Eeng

“Sudah adanya batas alam ketiga kampung tersebut bukan hanya di katakan oleh saya, melainkan juga di benarkan secara tertulis dari 4 tokoh adat Blambngan umpu dan tokoh adat tanjung raja giham dan seluruh dukumen ini sudah kami serahkan kepada Pemkab waykanan melalui Bagian Tapem” Ungkapnya

“kami berharap untuk PT. BMM tidak membngun konflik horizontal karena mereka hanya pengusaha bukan kepala adat atau pemerintah atau penentu wilayah namun mirisnya PT BMM selain kuasai tanah ulayat juga di duga gunakan politik hasut sehingga menimbulkan kegaduhan antar sesama masyarakat adat” Tandasnya

Diketahui sebelumnya dimana Eeng selaku Koordinator aksi dan kawan kawan melakukan aksi longmarc ke PT BMM dan melakukan penutupan akses jalan menuju perusahaan, dan setelah itu pemerintah dan pihak kepolisian melakukan upaya upaya persuasif kepada masyarakat dan melakukan mediasi serta dialog dengan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan, namun upaya tersebut belum juga membuahkan hasil.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: