Connect with us

Lampung Utara

6 Orang Anggota DPRD Lampura Pindah Partai

Published

on

Lampung Utara : Sejumlah anggota DPRD di Lampung Utara diketahui pindah partai dari partai lamanya sebagai Calon Legislatif (Caleg) menjelang Pemilu 2019 mendatang. Pindah partai bukanlah hal yang tabu dalam dunia perpolitikan.

Komisioner KPU Lampung Utara, Aprizal Ria, SE., mengungkapkan, tercatat ada 6 (enam) anggota DPRD Lampung Utara yang pindah Partai, dari Partai lamanya ke partai baru sebagai Caleg. Berikut keenam anggota Dewan tersebut, Guntur Laksana Putra yang sebelumnya di Partai Nasdem kini maju sebagai Caleg dari Perindo.

Lalu, Samsu nurman sebelumnya PKB ke PKPI, Ria Kori dari demokrat ke PKS, Buyung dari Hanura ke Gerindra, Raples dari PBB ke PKS dan Yunizar dari PAN ke Nasdem.

” Bagi mereka yang pindah partai harus mengundurkan diri dari keanggotaannya di dewan,” katanya, Kamis, (2/8/2018).

Aprizal lalu menjelaskan, bagi bakal calon legislatif yang berstatus sebagai anggota DPRD yang dicalonkan oleh parpol yang berbeda dengan parpol yang diwakilinya pada pemilu sebelumnya, wajib mengundurkan diri dengan melampirkan dokumen pembuktian, antara lain mengisi data melalui formuli model BB-1, menunjukkan surat pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPRD.

” Mereka (Anggota DPRD) juga harus menyertakan tanda terima dari pejabat yang berwenang atas penyerahan surat pengajuan pengunduran diri, dan menunjukkan surat keterangan bahwa pengajuan pengunduran diri sedang diproses,” jelasnya.

Selain itu, terus Aprizal, dalam verifikasi berkas para Caleg, KPU tidak menemukan Caleg yang eks napi koruptor . ” Namun, ada sejumlah caleg yang mendaftar ke KPU yang merupakan eks napi narkoba. Tapi, statusnya hanya pemakai. Kalau yang bersangkutan (Caleg) sebagai pengedar berdasarkan inkrah (keputusan pengadilan), itu masuk dalam TMS (Tidak Memenuhi Syarat),” tukasnya.

Reporter : Alex BeWe
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

PAW DPRD Lampura, Tarsono Gantikan Guntur Laksana

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Tarsono akhirnya resmi menggantikan posisi Guntur Laksana sebagai anggota DPRD Lampura periode 2014-2019. Tarsono sendiri merupakan kader Partai Nasdem Lampung Utara.

‎Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Tarsono dilakukan oleh Wakil Ketua I, Nurdin Habim dalam‎ sidang paripurna DPRD Lampung Utara di gedung DPRD, Senin (18/2/2019) sekitar puku 10.30 WIB.

Diketahui, Partai Nasdem Lampung Utara melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Guntur Laksana, lantaran yang bersangkutan tidak lagi menjadi kader Partai Nasdem. Guntur diketahui kembali ikut dalam Pemilihan Legislatif pada April mendatang melalui Partai ‎Perindo.

“Selamat kepada pak Tarsono. Semoga dapat mengemban amanah dengan baik,” kata Nurdin Habim dalam sidang paripurna.

‎Mengingat pentingnya tugas pokok dan fungsi lembaga legislatif, ia menyarankan Tarsono segera beradaptasi dan mempelajari pelbagai peraturan yang berkaitan dengan tupoksi DPRD.

“Kepada pak Guntur‎, terima kasih atas semua dedikasinya selama ini,” tambah Nurdin.

Asisten I Sekretaris Kabupaten‎, Yuzar yang mewakili Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, berharap, kinerja DPRD Lampura akan semakin lebih baik dengan kehadiran Tarsono.

“Kami juga ucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Pak Guntur Laksana,” katanya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sekda Lampura : Semua Randis Pemkab Lampura OK

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Penjabat Sekretaris Daerah Lampung Utara, Sofyan, lakukan pengecekan sejumlah kendaraan dinas roda empat, di pelataran parkir Stadion Sukung, Kotabumi, Jumat (15/2/2019).

Pengecekan kendaraan dinas ini turut didampingi para pejabat pemerintahan Lampung Utara, diantaranya, Kepala BPKAD, Desyadi, Kepala Satpol PP, Firmansyah, Kepala Bidang Aset BPKAD, Riskal, Kepala Bagian Hukum, Hendri dan lainnya.

“ Dari total 84 kendaraan yang akan dicek hari ini, hanya ada 50 kendaraan dinas,” terang Sofyan usai melakukan pengecekan beberapa kendaraan dinas.

Sofyan mengklaim, berdasarkan pengecekan yang dilakukan, kondisi seluruh kendaraan dinas dinyatakan cukup baik. ” Alhamdulillah, (kendaraan dinas) semuanya baik,” katanya.

Lalu, ketika disinggung keberadaan lima mobil dinas wakil bupati ? Sofyan menjelaskan, yang terlihat dari kelima mobil itu, hanya mobil Toyota Fortuner plat BE 1009 JZ yang nampak.

” Untuk keempat mobil dinas Wabup lainnya, kemungkinan senin lusa bisa dihadirkan dan dilakukan pengecekan,” tandasnya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Dana Ratusan Juta Disdukcapil Lampura Masih Misteri

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Penyelenggaraan promosi pembangunan‎ Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil tahun 2017 ‎lalu menelan dana hingga ratusan juta rupiah.

Tentu, dana ini cukuplah fantastis untuk kegiatan yang sifatnya hanya promosi.
Lalu, kemana sajakah dana itu mengalir.

Dugaan penggembosan keuangan negara pun menyeruak di Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil) Lampung Utara.

Besarnya anggaran yang dihabiskan dalam program yang sifatnya hanya promosi juga ada dalam program Sosialisasi Peraturan Daerah Tentang Kebijakan Kependudukan dan Catatan Sipil dan program publikasi kebijakan administrasi kependudukan dan catatan sipil tahun 2017.

Hal ini pun, menambah daftar panjang kegiatan-kegiatan di Admindukcapil Lampung Utara yang diduga bermasalah.

Kepala Dinas Admindukcapil Lampung Utara, Maspardan, yang baru saja dilantik menjadi orang nomor satu di Admindukcapil, belum bisa menjelaskan secara rinci untuk apa saja anggaran dalam program itu digelontorkan.

“Saya belum bisa menjawab soal kegiatan itu. Saya sendiri baru efektif bekerja pekan ini. Jadi, ya belum dapat laporan dari Sekretaris,” kata dia, di ruang kerjanya, Selasa (12/2/2019).

‎Maspardan langsung menyarankan untuk menemui pejabat sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Admindukcapil, yang dijabat Sekretaris Dinas Admindukcapil.

Ia beralasan, para pejabat lamalah yang lebih mengerti detil program yang telah dijalankan. Dengan demikian, informasi yang didapat akan benar – benar akurat sehingga tidak terjadi kesalahan informasi.

” Saya rasa yang lebih tahu, mungkin langsung ke yang bersangkutan (Sekretaris). Tapi, beliau saat ini sedang ijin karena kepentingan keluarga,” ucapnya.

Saat disinggung, kebijakan apa yang akan diambilnya jika seandainya ditemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut, mantan Camat Muarasungkai itu belum mau bicara ke arah tersebut.

” Kita enggak bisa katakan menyimpang kalau belum ada indikasi ke arah itu,” tandasnya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: