Connect with us

Advetorial

Agung Ilmu Mangkunegara, Pemimpin Muda Kreatif, Cepat dan Merakyat

Avatar

Published

on

Lampung Utara : Sejak dilantik menjadi Bupati Lampung Utara periode 2014-2019, Agung Ilmu Mangkunegara S.S.T.P, M.H. ditasbihkan menjadi Bupati termuda se Provinsi Lampung dengan usia 32 tahun. Dengan usia yang terbilang muda, banyak yang meragukan kemampuannya dalam mengelola sebuah Kabupaten yang sangat tua di Provinsi Lampung ini.

Seiring berjalannya waktu, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara akhirnya menjawab keraguan semua pihak yang meragukan kepemimpinannya, dengan tindakan nyata membangun Lampung Utara yang lebih baik dengan delapan program prioritas Pemerintahannya yakni tentang keamananan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan hidup, ekonomi, agama, dan Tata Kelola Pemerintahan (ASN).

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara merupakan putra mantan Bupati Way Kanan, Tamanhuri. Tepat pada tanggal 17 Agustus nanti, ia berusia 36 tahun.

Pria kelahiran asli Kotabumi, Lampung Utara, tahun 1982 ini, sebelum terpilih menjadi Bupati, menjabat sebagai Camat Tanjung Senang, Kota Bandarlampung. Masa awal kariernya di pemerintahan adalah sebagai sekretaris lurah Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Dan, ia sebagai salah satu almamater Institut Pemerintahan Dalam Negeri dan Universitas Bandar Lampung.

Penggemar berat Presiden Pertama Republik Indonesia ini selalu menekankan semangat Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas kepada seluruh bawahannya mulai dari tingkat jajaran Pemerintahan di Kabupaten hingga Pemerintahan di Desa. Dengan semangat itu, ia terbukti mampu membawa Lampung Utara ke arah perubahan yang lebih baik dan nyata.

Pembenahan dan penataan pembangunan baik di dalam kota maupun di Desa terus dilakukan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara dan jajarannya, sesuai dengan komitmennya meningkatkan kualitas serta pertumbuhan perekonomian masyarakat Lampung Utara.

Penataan kota dan pembangunan Desa yang menggunakan dana APBD, kini telah dirasakan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari mempercantik tempat-tempat kongkow seperti taman disejumlah titik lokasi yang berada di Tugu Bundaran Payanmas, Tugu Alamsyah Ratu Prawira Negara, sampai di Taman Sahabat (TS) dan taman di prempatan Jalan Pahlawan Kotabumi. Untuk Akses jalan baik di Kota dan di Desa, yang tadinya begitu sulit dilalui, kini dengan mudah dapat dilewati, dengan berbagai peningkatan jalan dari onderlagh ke hotmix dan lain sebagainya.

Dengan semangat jiwa muda nan energik, Bupati Agung tidak suka hanya duduk dibelakang meja sembari menerima laporan ABS (Asal Bapak Senang). Dia tak sungkan-sungkan, terjun langsung ke masyarakat, untuk melihat secara langsung program-program Pemerintahannya, dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat, apa yang dirasa kurang dalam Pemerintahannya. Dan, Bupati Agung tidak suka dengan yang bertele-tele, sesuai dengan semangatnya Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Utara, Sanny Lumi, mengatakan, bahwa berdasarkan data yang dimiliki Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah menyebutkan kalau delapan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah berjalan lebih dari 99 persen. Kedelapan program tersebut, masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.

” Berjalannya delapan program prioritas itu melalui leading sektornya masing-masing seperti dibidang keamananan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan hidup, ekonomi, agama, tatakelola pemerintahan (ASN),” ujarnya.

Di bidang infrastruktur, lanjutnya, masyarakat secara langsung berbicara kepada awak media bahwa dimasa kepemimpinan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Lalu dibidang keamanan bersama masyarakat Pemkab Lampung Utara dengan jajaran Polri dan TNI terus bergandengan tangan dalam menciptakan kenyamanan. Hal itu dapat dilihat dengan berjalannya siskamling dan angka tindak kriminalitas kian tahun semakin menurun berdasarkan data dari BPS, Polres, dan Kejaksaan Negeri Lampung Utara.

Dibidang kesehatan sesuai dengan perkembangan serta perubahan cuaca (pancaroba) kondisi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari berjalan normal. Dibidang lingkungan hidup Pemkab Lampung Utara selain menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada, juga terus berusaha melakukan terobosan untuk menjaga keasrian daerah setempat.

Lebih jauh, dipaparkan Sanny Lumi, delapan program prioritas Pemkab Lampung Utara itu saat ini telah bisa dikatakan berjalan normal dan 99 persen. Hal itu dapat juga dilihat dari salah satu bidang keagamaan, Pemkab juga meluncurkan program wisata rohani dan umroh untuk umat islam.

Lalu di bidang ekonomi, selain mempermudah petani untuk terjangkaunya harga pupuk, bibit juga telah tersalurkannya berbagai bantuan untuk para petani. Hal tersebut diharapakan bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu di bidang tatakelola pemerintahan (ASN) dibawah komando tim GDN juga berjalannya sistem sidak yang dilakukan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, guna mengecek kinerja masing-masing satker dalam menjalankan pungsulinya.

” Untuk ini bupati selalu mengajak seluruh ASN bisa menjalankan tugas dan pungsi masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kata lain delapan program prioritas telah sukses,” tukasnya. ( ADV ) / Alex BW

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Advetorial

Boytenjuri Jadi Penjabat (Pj) Gubernur Lampung

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA : Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri Tjahtjo Kumolo mengukuhkan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri, Boytenjuri sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Lampung.

Pengukuhan dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja Gedung C Kementerian Dalam negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7 Jakarta Pusat, Minggu (2/6/2019) pada pukul 10.00 WIB.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58/P Tahun 2019 tanggal 31 Mei 2019 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur Lampung.

Mendagri Tjahjo Kumolo menuturkan pengukuhan ini dilakukan mengingat akhir masa jabatan Gubernur Lampung periode 2014-2019 M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri berakhir pada 2 Juni 2019.

“Pengukuhan ini dilakukan karena tidak boleh adanya kekosongan Jabatan Gubernur Lampung. Selanjutnya, Pj. Gubernur Lampung akan bertugas terhitung mulai hari ini hingga Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih dikukuhkan,” jelasnya.

Terkait pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Arinal Djunaidi dan Wagub Chusnunia Chalim Tjahjo menjelaskan akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Rencananya pengukuhan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim akan dilaksanakan akan dilaksanakan usai cuti Idul Fitri, tepatnya tanggal 12 Juni 2019,” ujar Tjajo.

Usai Pengukuhan, M. Ridho Ficardo berharap Pj. Gubernur Lampung Boytenjuri dapat segera berkonsolidasi dan bersinergi dengan Forkopimda Provinsi Lampung dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

“Mengingat kita akan menghadapi hari besar berupa mudik lebaran, saya berharap Boytenjuri dapat segera bersinergi dengan Forkopimda Provinsi Lampung dan jajaran OPD dilingkungan Pemprov Lampung, sehingga pelaksanaan tugas dapat dilaksanakan dan dijalankan dengan baik,” harap M. Ridho Ficardo. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Advetorial

Masuki Purnatugas, Gubernur Ridho Minta Jaga dan Teruskan Pembangunan Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang mendukungnya sebagai kepala daerah. Ridho meminta aparatur sipil negara (ASN) dan Forum Komunikasi Antar Pimpinan Daerah (Forkompimda), dan masyarakat Lampung menjaga hasil pembangunan dan meneruskannya agar lebih baik.

“Selama masa pemerintahan saya bersama Wakil Gubernur suka dan duka, kita saling mengisi. Hari ini saya merasakan capaian yang diperoleh karena kerja keras dari seluruh unsur ASN Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mau menerima saya sebagai Gubernur untuk mengikuti dan menjaga saya,” ujar Gubernur Ridho saat acara pelepasan purnatugas periode 2019-2019 bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bachtiar Basri di Ballroom Novotel, Jumat (24/5/2019) Malam.

Turut mendampingi Gubernur Ridho, istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ridho Ficardo, Wagub Bachtiar bersama sang istri yang juga Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Hasiah Bachtiar Basri. Sebagai dedikasi karya bakti Gubernur Ridho dan atas berbagai prestasi yang ditorehkan, pada kesempatan tersebut diluncurkan dua buku Gubernur Ridho selama memimpin Provinsi Lampung.

Kedua buku itu berjudul ‘Lampung : Tinta Emas Karya Bakti Pembangunan, Lompatan Besar Lima Tahun Kepemimpinan M. Ridho Ficardo’ dan ‘Lompatan Besar Ridho Ficardo Untuk Lampung, Gubernur Termuda Indonesia Masa Bakti 2014-2019’. Kedua buku itu mengulas pembangunan yang dilakukan Gubernur Ridho di bidang ekonomi yang mampu menekan inflasi, meningkatkan laju pertumbuhan daerah, memangkas ekonomi biaya tinggi, dan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Begitu juga bidang pembangunan, fisik dan nonfisik, selalu menjaga keseimbangan akselerasi sumber daya manusia dan teknologi yang memicu terjadinya pertumbuhan ekonomi Lampung di atas rata-rata nasional.

Di bidang kesehatan selain pembangunan lnfrastruktur rumah sakit yakni RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) dan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) sejumlah fasilitas dan gedung dibangun setara Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. RSUDAM berhasil meraih tipe A, rumah sakit keliling dan sejumlah Puskesmas mendapatkan predikat ‘Top Pelayanan Publik’.

Di bidang pertanian, selain meningkatkan pengembangan hilirisasi dan transfer teknologi pertanian, ketahanan pangan berhasil mendudukan Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

Tak ketinggalan bidang infrastruktur dan konektivitas, Lampung kini memiliki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia yang pernah diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Lalu Bandara Radin Inten II kini menjadi berstatus internasional, Lanud Gatot Soebroto di Way Kanan menjadi bandara sipil, dan beroperasinya Bandara Taufiq Kiemas di Pesisir Barat.

Pada kesempatan itu, Ridho bersama Wagub menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung bila dalam pengabdiannya tidak semua harapan bisa terpenuhi.

“Tidak semua tujuan bisa tercipta, tetapi saya bersama Pak Wagub dengan segenap kemampuan tanpa mengenal hari dan jam. Apa yang kami lakukan dengan sepenuh hati dan kemampuan dalam masa yang tidak lama ini selama lima tahun.

Bukan masalah berapa lama kami memimpin, tetapi menjadi tantangan apa yang bisa kami lakukan untuk amanah ini, hingga akhirnya kita akan dikenang masyarakat,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, apa yang diperbuat demi memajukan Lampung, kesejahteraan menjadikan tujuan setiap gerak langkah dalam membangun Lampung.

“Tentunya dalam kepemimpinan kami ada salah dan khilaf, maka setulus hati kami memohon maaf untuk masyarakat Lampung, ASN di lingkungan Pemprov Lampung, dan semua stakeholder. Sesunguhnya misi yang kami emban yakni misi kesejahteraan dan keamanan untuk masyarakat Lampung,” kata Ridho.

Ridho mengatakan kemajuan Lampung juga buah kekompakan dan kebersamaan Forkopimda Provinsi Lampung.

“Tidak semua provinsi memiliki sinergi sebaik kita. Saya pernah bersama Anda semua, keluarga besar Forkopimda untuk memberikan yang terbaik dan menjadi bagian dari perjuangan membangun lampung,” ujar dia.

Ridho juga menyampaikan terima kasih kepada para Bupati dan Wali Kota dengan begitu banyak dukungan membangun sinergitas dan arah kebijakan serta dukungan harmoniasi.

“Mungkin pemahaman yang tidak seratus persen, tetapi niatan dan dukungan sinergitas membangun Lampung dan di seluruh leading sektoral. Ini yang terbaik dibanding dengan daerah lain. Saya bersyukur Kabupaten/Kota memberikan dukungan dan mengerti arah kebijakan strategis nasional.

Keberhasilan Lampung hari ini karena besarnya jiwa dan kerja keras kalian sehingga saya merasa terangkat dan terhormat terus menerima penghargaan di tingkat nasional,” kata dia.

Ridho berpesan kepada Kabupaten/Kota untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pada hakekatnya hadirnya Pemerintah Daerah untuk menyejahterakan masyarakat.

“Berikan yang terbaik dalam pelayanan tata kelola pemerintah, tidak ada tugas yang lain selain itu. Terima kasih atas segala dukungan dari waktu ke waktu, rasa bangga pernah bersama Bapak Ibu sekalian. Mudah-mudahan semua perjuangan ini dapat Bapak/Ibu terus lanjutkan,” ujar Ridho.

Dia yakin kemajuan Lampung mampu menjadi bagian dari penggerak Indonesia dan ke depan akan terus maju.

“Lampung harus bisa lebih maju dan hari ini sudah dirasakan. Ini yang bisa saya dan Pak Wagub berikan untuk masyarakat Lampung seiring doa dan dukungan menjadikan Lampung yang lebih baik ke depan, yang kami hantarkan hari ini,” kata Ridho.

Dari sekian capaian yang dilakukan Gubernur Ridho, pada kesempatan tersebut, Gubernur Ridho juga mendapatkan penghargaan berupa Penganugerahan Radar Lampung Award 2019 sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan.

Lalu, mewakili Pemprov Lampung, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis berikan Piagam Penghargaan Kepada Muhammad Ridho Ficardo atas jasanya sebagai Gubernur Lampung.

Hadir pada acara tersebut para Bupati/Walikota, anggota Forkopimda, tokoh agama/tokoh adat/tokoh masyarakat, akademisi serta para mantan pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Acara pelepasan purnatugas Gubernur dan Wagub Lampung turut dimeriahkan penyanyi Ibukota, Judika. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Advetorial

Gubernur Ridho Resmikan Kantor Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meresmikan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, di Halaman Kantor Dinas setempat, Selasa (14/5/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur juga meresmikan Pembangunan Rehabilitasi Infrastruktur penting, di antaranya peresmian Pembangunan teropong bintang, Pembangunan perpustakaan modern (lanjutan), Pembangunan Saranan dan prasarana bumi perkemahan, Peresmian Pembangunan Lapangan Tembak, Pembangunan Lapangan Panahan.

Pembangunan lainnya yaitu rehabilitasi Tugu Ryacudu, pembangunan rumah adat Lampung Barat (lanjutan), Mess perwakilan TNI AU, renovasi GOR Saburai, rehabilitasi Meseum Lampung, Masjid Ornamen Lampung Al-Ridho Babussalam, dan Masjid PKOR Way Halim Darul Ukhuwah.

“Terkait dengan kebijakan Pemerintah yang hari ini semakin progresif, responsif, semakin melayani, dan secara konkrit membangun dan mampu dirasakan masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan percepatan pembangunan yang berdampak baik bagi masyarakat Lampung,” ujar Ridho.

Peresmian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung sendiri, menurut Ridho dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan perizinan dan investasi di Provinsi Lampung.

Gubernur menuturkan bahwa mudah bukan berarti bisa digampangkan, tetapi untuk mempermudah birokrasinya.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, karena ini menjadi pelayanan yang sangat vital karena terkait perizinan, terutama dari pihak ketiga maupun investasi di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Ridho.

Terkait peresmian pembangunan gedung teropong bintang, Gubernur Ridho menjelaskan bahwa pembangunan gedung teropong bintang ini nerupakan tahap 1, dan rencananya akan terdapat 2 tahap. Pembangunan teropong bintang, observatorium dan planetarium ini dalam rangka mendukung kebijakan strategis Provinsi Lampung di Sektor Pariwisata.

Tentunya dalam pengembangan Sektor Pariwisata, lanjut Gubernur, harus ada situs pariwisata yang menjadi batu bangun pariwisata. “Salah satunya pembangunan teropong bintang yang membangun sektor pariwisata dan pendidikan.

Teropong bintang pertama ada di Boscha Bandung, dan planetarium ada di Taman Ismail Marzuki. Dan di Lampung akan dibangun teropong bintang terbaik di asia tenggara, dan planetarium 4D yang terletak di Tahura Wan Abdul Rahman,” ungkapnya.

Sedangkan terkait pembangunan perpustakaan Modern, Gubernur Ridho menjelaskan bahwa pembangunannya dalam rangka membangun SDM Lampung.

“Perpustakaan Modern ini mengacu pada E-Library yang terkoneksi dengan perpustakaan nasional RI. Kita akan buat yang terbaik ditengah-tengah kawasan pendidikan guna meningkatkan SDM masyarakat Lampung,” jelasnya.

Selain pembangunan di atas, Gubernur Ridho menjelaskan Pemprov Lampung juga tengah membangun bumi perkemahan tahap 2 di Kota Baru, Lampung Selatan.

Sejauh ini, Provinsi Lampung akan memiliki bumi perkemahan seluas 60 Ha dan lebih luas dari bumi perkemahan nasional di cibubur yang seluas 50 Ha.

“Bumi perkemahan ini bukan hanya untuk pramuka saja, tetapi juga digunakan untuk seluruh kegiatan lapangan dalam rangka membina generasi muda Lampung,” ungkapnya.

Gubernur Ridho juga menjelaskan Pemprov Lampung juga akan membuat ruang terbuka publik dengan merehabilitasi museum Lampung.

“Kami akan merenovasi tampilan luarnya, halaman depannya yang luas akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka publik di wilayah Rajabasa. Sehingga Lampung akan memiliki 4 ruang terbuka umum,” ungkap Ridho. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: