Connect with us

Lampung Selatan

Sekda Lamsel Terima Api Obor Asian Games di Menara Siger

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Sektretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Ir. Fredy SM, MM menerima api obor Asian Games 2018, yang tiba di Menara Siger Bakauheni, Lamsel, pukul 08.45 Wib, Kamis (9/8/2018).

Disimpan dalam tinder box (lentera), api abadi Asian Games 2018 diserahkan oleh Permana Sunu Kertalampa selaku Ceremonies Department INASGOC (Ketua Rombongan Kirab Obor) kepada Kapala Dinas Olahraga Provinsi Lampung Hanibal, SH.

Selanjutnya, dari Kapala Dinas Olahraga Provinsi Lampung Hanibal, diserahkan kepada Sektretaris Daerah Kabupaten Lamsel, Fredy SM, disaksikan Anggota Fokorpimda Lamsel beserta sejumlah pejabat setempat.

Dari Menara Siger Bakauheni, kemudian rombongan kirab api obor Asian Games menuju Dermaga II Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

Tiba di Dermaga pukul 08.05 Wib, api obor Asian Games secara estafet kembali diserahkan Ketua Rombongan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel, yang selanjutnya diterima GM PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Anton Murdianto.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel, Fredy menyampaikan, serah terima api abadi Asian Games tersebut merupakan momen bersejarah yang langka dan tidak mungkin akan terulang kembali.

“Kami (Pemkab Lamsel, red) berharap, semoga Asian Games 2018 ini bisa suskes, dan Indonesia masuk dalam 10 besar,” imbuh Fredy usai prosesi serah terima api abadi Asian Games 2018.

Pantauan dilapangan, api obor Asian Games dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel beserta rombongan menaiki Kapal Batu Mandi Khusus ASDP di Dermaga II, selanjutnya akan dibawa menuju Pelabuhan Merak, Provinsi Banten.

Reporter : Eko
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Lampung Selatan Terapkan New Normal, 14 Hari Kedepan Tahap Sosialisasi

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menerapkan tatanan normal baru alias new normal ditengah masa pandemi Covid-19.
Kebijakan new normal dilakukan setelah Pemkab Lampung Selatan bersama Gugus Tugas Covid-19 serta jajaran TNI-Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Lapangan Korpri setempat, Selasa pagi (2/6/2020).
Saat ini, Pemkab Lampung Selatan tengah melakukan sosialisasi sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar tatanan baru tersebut bisa dipatuhi masyarakat. Termasuk pelibatan TNI-Polri dan intansi terkait lainnya.
Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi new normal ditengah pandemi sesuai anjuran pemerintah.
Protokol kesehatan itu kata Nanang, selalu menjaga jarak aman antar manusia dan menghindari kerumunan atau physical distancing, rajin mencuci tangan setelah berkativitas dan selalu mamakai masker.
Ia mengatakan, sebagai pelaksana Gugus Tugas di daerah, tim Gugus Tugas harus melaksanakan secara optimal semua kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19.
Sebab menurutnya, virus korona merupakan bencana nasional non alam yang perlu ditangani secara bersama-sama yang melibatkan berbagai lintas sektoral. Untuk itu semua pihak terkait harus mampu mengarahkan masyarakat mematuhi skenario yang ditetapkan pemerintah.
“Sebab tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif tetapi humanis agar kebijakan ini bisa dipahami masyarakat,” ujar Nanang dalam arahannya pada Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.
Sementara, usai mengikuti apel tersebut, dalam arahannya, Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie mengatakan, kebijakan new normal diterapkan supaya masyarakat bisa hidup normal kembali.
Kegiatan itu kata dia, mengedukasi masyarakat dan pengelola ruang publik agar memahami tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Seperti mengimbau masyarakat yang belum patuh, mengingatkan dan menertibkan prosedur kesehatan di ruang publik.
“14 hari kedepan mulai dari sekarang, kita masih bersifat melakukan sosialisasi dan imbauan. Kemudian akan kita evaluasi sekitar pertengahan bulan ini, selanjutnya kita akan lakukan patroli lanjutan dengan melihat bagaimanan kedisipilnan warga di lapangan,” kata Robinson dihadapan Danramil, Kapolsek dan Camat se-Lampung Selatan.
Robinson juga meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk mulai merancang konsep pemberian hukuman atau sanksi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Sehingga, setelah upaya penegakan kedisiplinan dilakukan, dan masih ada warga yang tidak patuh, akan ada efek jera dalam rangka mendidk warga menjadi tertib.
“Apabila semua sudah dilakukan, langkah terakhirnya adalah represif, kita lakukan secara humanis. Tapi perlu diingat, yang kita lakukan ini bukan semau kita, jangan sampai kontraproduktif, nanti malah kita di viralkan, aparat bertindak diluar batas. Nah ini juga salah,” katanya.
Disamping itu, ia pun menekankan peran pengelola publik dan pusat-pusat keramaian untuk memberdayakan pengamanan internal. Meskipun nantinya ada aparat TNI-Polri yang berjaga, ia meminta pengelola publik tidak bergantung dengan aparat.
“Berdayakan pengamanan internal yang ada disitu dulu. Misal di pasar, pengelola pasar harus punya penanganan sendiri. Dia yang harus melarang warga masuk pasar tanpa masker. Ini kita laksanakan dan awasi 14 hari kedepan. Kalau tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, baru kita ambil langkah hukum,” tegas Dandim muda ini.
Disisi lain, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo meminta aparat dalam hal ini TNI-Polri untuk dapat memahami new normal itu sendiri.
Sebagai aparat, ia berharap petugas di lapangan dapat memberikan tauladan kepada masyarakat. Jangan sampai petugas yang melakukan penegakan disiplin justru melakukan pelanggran dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.
“Intinya new normal ini adalah kita mengembalikan aktivitas seperti biasa tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan operasi pendisiplinan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak. Mendisiplinkan protokol kesehatan, ini yang harus kita pahami dulu,” tegas Kapolres.
Senada disampaikan Dandim, Kapolres Eddie Purnomo pun meminta pihak pemerintah daerah bisa membuat peraturan bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Seperti diberikan sanksi yang dirumuskan secara bersama-sama. Namun ia berharap, masyarakat sudah sadar sebelum sanksi dan peraturan tersebut diberlakukan.
“Misalnya penjual dan pembeli tidak memakai masker, kita tutup seminggu dan dijaga Pol PP. Begitu masih ngeyel lagi ditutup satu bulan atau dicabut izinnya. Begitu juga rumah makan, pembeli yang makan ditempat tidak boleh melebihi kasapsitas yang ditentukan,” ucapnya.
Untuk itu, dirinya berharap semua pihak harus bisa menyamakan persepsi, bahwa new normal ini bukanlah membiarkan masyarakat beraktivitas begitu saja. Akan tetapi bagaimana membuat aktivitas yang ada seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan. (Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Terapkan New Normal, Pemkab Lampung Selatan Gelar Apel Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Gugus Tugas Tugas Covid-19 di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, pada Selasa pagi (2/6/2020).
Apel yang dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto itu dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan pada masyarakat menuju tatanan kehidupan baru atau new normal di wilayah Kabupaten Lampung Selatan ditengah pandemi Covid-19.
Dalam apel itu, Bupati Lampung Selatan didampingi Kapolres, AKBP Eddie Purnomo dan Dandim 0421/LS Lektol Kav Robinson Oktovianus Bessie. Selain diikuti Tim Gugus Tugas Covid-19, apel juga diikuti jajaran TNI dan Polri serta dinas intansi terkait lainnya.
Dalam arahannya, Nanang Ermanto mengatakan, keberhasilan negara yang sukses menekan penyebaran Covid-19 atau virus korona, adalah negara yang mampu mengarahkan masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Protokol kesehatan itu kata Nanang, seperti tidak keluar rumah atau berpergian apabila tidak mendesak, menjaga jarak aman antar manusia dan menghindari kerumunan atau physical distancing, rajin mencuci tangan setelah berkativitas dan selalu mamakai masker.
Lebih lanjut mengatakan, sebagai pelaksana Gugus Tugas di daerah, tim Gugus Tugas harus melaksanakan secara optimal semua kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19.
Sebab menurutnya, virus korona merupakan bencana nasional non alam yang perlu ditangani secara bersama-sama yang melibatkan berbagai lintas sektoral.
“Untuk itu kita harus mampu mengarahkan masyarakat mematuhi strategi ini. Sebab tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif tetapi humanis agar kebijakan ini bisa dipahami masyarakat,” ujar Nanang.
Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Nanang meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua instansi vertikal serta lembaga-lembaga mulai dari desa sampai tingkat kabupaten, untuk dapat menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat serta penanggungjawab tempat keramaian seperti, pasar, mini market, lembaga keuangan atau Bank, dapat menyediakan temat cuci tangan yang mudah dijangkau. Agar penularan virus korona bisa kita cegah sedini mungkin,” imbuh Nanang.
Meski tugas Gugus Tugas adalah melakukan proses perubahan nilai, sikap dan prilaku masyarakat menuju new normal, dirinya mengingatkan bahwa kegiatan melawan Covid-19 belum berakhir. Walaupun pemerintah pusat telah melonggarkan PSBB dibeberapa daerah.
“Saya percaya kita semua dapat melaksanakan kebijakan ini secara optimal. Untuk itu saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 yang telah bekerja dengan baik, mengutamakan keselamatan masyarakat tana mengabaikan keselamatan diri,” pungkas Nanang. (Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Muktamar NU, Nanang Ermanto Dukung Penggalangan Coin

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mendukung kegiatan penggalangan koin NU Provinsi Lampung dalam rangka mensukseskan muktamar NU ke-34 pada Oktober 2020 mendatang.
Menurut Nanang, dukungan tersebut akan dilakukakan dalam bentuk aksi langsung bersama seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan aparatur kecamatan hingga desa.
“Segera akan kita lakukan sosialisasi dan aksi terhadap kegiatan penggalangan koin NU ini dalam setiap kegiatan pemerintah baik dikabupaten maupun di desa,” kata Nanang saat menerima kunjungan Direktur Penggalangan dana koin NU propinai Lampung, Andi Warisno, dirumah dinas bupati setempat, Jumat (29/05/2020).
Selain itu, Nanang juga merasa tergerak untuk ikut serta mensukseskan kegiatan tersebut, karena Provinsi Lampung menjadi tuan rumah pada kegiatan itu.
“Lampung sebagai tuan rumah membuat saya merasa terpanggil untuk turut mensukseakan acara muktamar tingkat nasional ini,” jelas Nanang.
Sementara itu, Direktur Penggalangan dana koin NU Provinsi Lampung, Andi Warisno, mengucapkan rasa terima kasih atas undangan dan dukungan penuh yang disampaikan oleh Bupati Lampung Selatan itu.
“Dukungan yang disampaikan pak bupati kepada kami, seakan-akan menambah ringan pekerjaan NU Propinsi Lampung dalam mensukseskan Muktamar NU ke- 34 Oktober mendatang,” ujarnya.
Dijelaskannya, pada kegiatan puncakbmuktamar NU ke-34 nanti, diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
“Diperkirakan ada 6.500 peserta, belum ditambah undangan dari organisasi Islam tingkat internasional,” jelasnya.
Dirinya berharap, semoga apa yang dilakukan oleh Bupati Lampung Selatab itu, bisa menjadi contoh kepala daerah lainnya di Provinsi Lampung.
“Semoga langkah pak bupati Nanang diikuti juga oleh kepala daerah lainnya,” tambah Andi yang juga Rektor An-Nur ini. (eko)

Continue Reading

Trending