Connect with us

Lampung Selatan

Andi Surya dan WFS Sambangi Warga Pinggir Rel di Natar

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Masyarakat Desa Merakbatin, Kecamatan Natar sampaikan aspirasi saat Senator Lampung Bapak Andi Surya menggelar kunjungan silaturahmi dan sosialisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah, Senin (13/08/2018).

Salah seorang Tokoh masyarakat yang tergabung dalam Panitia Daerah Otonomi Baru (DOB) Natar Agung, Suhairul, menerangkan pihaknya sengaja mengundang Andi Surya untuk menerima aspirasi mereka terkait DOB Natar Agung.

“Kami mengundang Pak Andi Surya sebagai Anggota DPD RI agar dapat menjelaskan kebijakan pemerintah terkait daerah otonomi baru khususnya aspirasi DOB Natar Agung,”katanya, Semim (13/08/2018).

Sementara itu perwakilan warga lainya yakni Kadus Citeureup, Suhardi yang hadir dalam pertemuan itu juga menyampaikan aspirasi tentang dilema groundkaart bagi masyarakat tepi rel.

“Kami meminta Bapak Andi Surya Anggota DPD RI yang selama ini membela hak-hak masyarakat pinggir rel KA untuk menjelaskan status lahan groundkaart kepada kami,”Ucapnya dihadapan Andi Surya.

Sedangkan untuk masalah DOB Natar Agung, Andi Surya menjawab langsung dengan menyatakan bahwa Panitia DOB Natar Agung masih harus bekerja maksimal untuk meyakinkan Pemda Kaupaten Lamsel dan Provinsi Lampung agar Bupati maupun Gubernur setuju untuk menerbitkan rekomendasi DOB Natar Agung.

“Saat ini meskipun pemerintah masih menetapkan kebijakan moratorium atau penghentian DOB baru, namun suatu saat akan dibuka, maka kami DPD RI akan segera memperjuangkan di tingkatan pemerintahan pusat,”Tutup Andi Surya.

Dalam momen itu Andi Surya juga mengikut-sertakan Wahrul Fauzi sebagai pengacara Forum Rakyat Bersatu Lampung. Dirinya merespon langsung dan menjelaskan kepada ratusan warga yang hadir di Bali Dusun Citeureup saat itu.

“Masalah lahan pinggir rel KA yang ditempati rakyat sudah dilindungi oleh UU Pokok Agraria no. 5/1960, sementara UU Perkeretaapian no. 23/2007 juga menjelaskan lahan operasional Pt. KAI adalah sebatas 6 (enam) meter kiri dan kanan rel. Jadi hak-hak rakyat dilindungi oleh kedua undang-undang tsb, sekaligus juga masalah ini telah kami sampaikan kepada Menteri ATR/BPN agar menjadi prioritas penyelesaian,”Kata Wahrul Fauzi Silalahi.

Sementara itu, Wahrul Fauzi juga menambahkan keterangannya terkait DOB Natar Agung, Ia menyebut DOB dirasa perlu karena selain alasan kemandirian, Bila nanti terwujud maka warga Natar tak lagi susah payah dan jauh-jauh hanya untuk mengurusi dokumen dan keperluan lainya ke Kalianda.

“DOB Natar Agung perlu diperjuangkan agar pembangunan bisa lebih merata dan yang paling penting warga masyarakat tidak lagi mengurus keperluan administrasi dan surat menyurat jauh-jauh ke Kalianda, cukup di Natar ini saja,”Tutup Politisi Nasden Ini.

Rep/Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Silaturahmi Dengan KUPT Lingkup Peternakan, Pertanian, dan Perikanan, Ini Harapan Plt Bupati Nanang Ermanto

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melakukan silaturahmi dengan para Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) dilingkup pertanian, peternakan, dan perikanan se-Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (24/4/2019).

Pertemuan yang digelar di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, turut dihadiri Sekretaris Daerah Lampung Selatan Fredy SM, Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Syahlani, Kepala Dinas Peternakan Arsyad, dan Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Zailani Bura.

Mengawali acara itu, Fredy mengatakan, pertemuan tersebut digelar dalam rangka memperkuat jalinan silaturahmi dan sinergitas antara Plt Bupati Lampung Selatan dengan para KUPT yang menjadi ujung tombak sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Intinya kita silaturahmi, jangan sampai nanti ketemu dengan Pak Bupati di jalan tidak kenal, kan terlau. Dan yang kedua, kita juga ingin melakukan evaluasi terhadap kinerja bapak ibu sekalian, karena kita tahu pertanian ini merupakan prioritas di Lampung Selatan,” ujar Fredy.

Sementara, dalam pertemuan itu, Nanang menyampaikan, perlu adanya perubahan pola pikir, sikap dan mental para KUPT maupun penyuluh sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Mari kita refleksikan diri, revolusi mental, bagaimana disini kita sama-sama berdiskusi membangun dan memajukan daerah yang kita cintai ini,” kata Nanang dlam arahannya.

Menurutnya, sebagai daerah yang memiliki lokasi yang strategis, Kabupaten Lampung Selatan memiliki berbagai potensi dan peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik.

Sebab itu, sebagai ujung tombak pemerintah di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, KUPT harus mempunyai suatu terobosan dan ivonasi memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Nanang mencontohkan, seperti memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki pemerintah daerah setempat untuk dijadikan sebagai destinasi wisata berbasis pertanian atau agrowisata yang dapat berkontribusi mendukung pendapatan asli daerah (PAD).

“Sebagai pintu gerbang Jawa-Sumatera, kita harus bisa mengambil peluang itu. Misalnya, kita tanam duren, begitu panen nanti mereka (wisatawan, red) silahan masuk sekian, dan boleh makan sepuasnya. Nah ini kan bisa mendapatkan pemasukan untuk daerah,” kata Nanang.

Untuk itu, Nanang juga berharap keberadaan KUPT dan penyuluh dapat menjadi motor penggerak agrowisata dengan memanfaatkan lahan kosong menjadi sumber pendapatan masyarakat melalui agrowisata dalam pemberdayaan masyarakat petani di desanya masing-masing.

“Lokasi kita (Lampung Selatan) ini bagus, jangan sampai sebagai daerah perlintasan, daerah kita cuma jadi tempat lewat-lewat saja. Tetapi dengan adanya kreasi dan inovasi ini, insya Allah, nanti manfaatnya bisa sama-sama kita rasakan,” imbuhnya. (Kmf/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Tampil di Inacraft 2019 Jakarta, Dekranasda Lamse Andalkan Produk Kreatif Hasil Kreasi Pengrajin Lokal

Avatar

Published

on

Lampung Selatan  – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Selatan menampilkan berbagai produk unggulan hasil kreasi pengrajin lokal dalam pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019, di Jakarta Convenction Center (JCC).

Acara yang berlangsung mulai tanggal 24 Aprl-28 April 2019 itu, dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), di Assembly Hall JCC, Jakarta, pada Rabu (24/4/2019) pagi. Nampak hadir juga ibu negara Iriana Jokowi, Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Airlangga Hartato, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua Dekranasda Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto mengatakan, keikutsertaan Lampung Selatan dalam ajang itu sebagai upaya strategi promosi produk-produk lokal yang ada di daerah, sehingga lebih dikenal publik dan bisa go internasional.

“Dengan membawa batik tenun Inuh sebagai ciri khas Lampung Selatan, mudah-mudahan dapat menjadi daya tarik dan ramai dikunjungi oleh pembeli dari dalam maupun luar negeri,” ujar Winarni ditemui di stand Dekranasda kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, di Inacraft Jakarta.

Winarni menyebutkan, produk yang ditampilan Dekranasda Lampung Selatan dalam pameran tersebut berupa produk kreatif bidang fashion dan kain tenun, seperti kain inuh, aksesoris perpaduan kain tapis dan manik-manik, sandar tapis, sepatu tapis, hingga tukkus.

Produk-produk yang dipamerkan tersebut katanya, merupakan kreatifitas pengrajin-pengrajin lokal yang ada di Lampung Selatan.

“Fokus orientasi kami adalah untuk terus mempromosikan produk-produk unggulan Lampung Selatan yang variatif, inovatif, dan fungsional. Tanpa meninggalkan sisi edukatif dan tetap memperhatikan trend yang berkembang di masyarakat serta memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global,” katanya.

Sementara, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo yang hadir meninjau stand Dekranasda Lampung Selatan berharap, selain bisa dikenal luas publik, kreatifitas para pengrajin di Lampung dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha kerajinan tangan di daeranya.

“Kami berharap keikutsertaan Dekranasda melalui Inacraft ini, dapat berdampak positif bagi para pengrajin dan pelaku usaha mikro kecil menengah,” kata istri Gubernur Lampung itu.

Sedangkan, usai membuka acara itu, Presiden RI Jokowi beserta ibu negara Iriana nampak berkeliling menghampiri beberapa stand dan membeli sejumlah barang.

Jokowi mengatakan, setiap datang ke Inacraft, ia melihat pameran produk kerajinan tangan tersebut naik kelas dari tahun ke tahun. Menurutnta, kualitas produk-produknya pun semakin baik.

“Inilah yang kita inginkan, agar produk-produk kerajinan Indonesia terus naik kelas, kualitas dan kapasitas produksinya juga naik. Begitu juga daya saing dan pamornya, utamanya naik untuk kualitas ekspornya,” kata Jokowi. (kmf/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lampung Selatan Gelar Sosialisasi Peningkatan Kualitas Tim Pembina UKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Bagian Bina Mental Spiritual dan Kemasyarakatan menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS/M) tahun 2019.

Acara yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Pemkab Lampung Selatan Syahlani. Turut hadir dalam acara itu, Direktur UKS/M Provinsi Lampung Jauhari.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Bina Mental Spiritual dan Kemasyaraktan Pemkab Lampung Selatan, Drs. A. Kholil menjelaskan, kegiatan yang diikuti peserta sebanyak 100 orang itu, bertujuanuntuk meningkatkan kualitas Tim Pembina UKS/M di Lampung Selatan.

“Pesertanya ini adalah para pembina UKS dari sekolah atau madrash kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan,” kata Kholil.

Sementara, menyampaikan sambutan Plt Bupati Lampung Selatan, Syalani menyambut baik dilaksanakannya kegiatan tersebut. Dia berharap, melalui kegiatan itu dapat menciptakan kesehatan dan terpeliharanya kesehatan seluruh siswa di sekolah.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat menjadi upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit, serta pemulihan melalui kesehatan masyarakat sekolah,” ujar Syahlani.

Menurut Syahlani, optimaliasi fungsi dan peran tim pembina UKS/M merupakan salah satu bentuk upaya yang diharapkan bisa membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, baik dilingkungan sekolah, rumah tangga, dan masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan juga dapat meningkatkan prestasi belajar seluruh siswa melalui peningkatan derajat kesehatan, dan untuk meningkatkan peran dan fungsi tim pembina UKS pada semua tingkatan,” katanya.

Lebih lanjut Syahlani mengatakan, untuk mewujudkan dampak signifikan UKS terhadap peningkatan sumber daya kesehatan, dibutuhkan upaya koordinasi yang lebih efektif, pengembang program kerja UKS, serta kerja keras berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan UKS.

Hal itu menurutnya, sangat diharapkan demi tercapainya visi Usaha Kesehatan Sekolah yaitu, “Anak Didik Sehat Berkualitas”.

“Keberadaan UKS tidak boleh dianggap hanya sebagai kegiatan sampingan saja, tetapi harus ditangani secara serius dan profesional. Mengingat, dampak dari pelaksanaan program UKS, yaitu pembentukan karakter perilaku hidup bersih dan sehat sangatlah penting,” imbuhnya. (kmf/eko)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: