Connect with us

Lampung Timur

Lagi, Elemen Soroti Lemahnya Kinerja Kejari Lamtim

Avatar

Published

on

Lampung Timur : Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Lampung Timur kembali merasakan kekecewaan terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur, kali ini kekecewaan itu datang dari LSM Informasi Sosial (Infosos) Indonesia perwakilan Lamtim dan LSM Lembaga Pengawasan Informasi Publik Republik Indonesia (LP3RI).

Kedua LSM tersebut kecewa lantaran kasus yang di adukan kepihak Kejari Lamtim tidak ada kepastian hingga berbulan-bulan lamanya.

Ketua Infosos Indonesia wilayah Lamtim Raja Bandar mengatakan, pihaknya telah berulang kali mempertanyakan terkait laporan yang telah di adukan ke pihak Kejari, namun sayangnya dari pihak Kejari sendiri di duga belum ada tindak lanjut. Soalnya, lanjut Raja, jawaban dari pihak Kejari Lamtim selalu tak ada kepastian.

“Sudah berulangkali kami pertanyakan laporan yang telah masuk ke Kejari, namun tidak pernah ada kepastian, pihak kejari selalu memberikan jawaban yang bertele-tele,”ucapnya.

Lanjutnya, belum lama ini dirinya pernah melakukan komunikasi dengan Kajari Lamtim Syahrir Harahab melalui sambungan telefon pribadi. Dalam percakapan itu, kata Raja, Kajari malah memberikan solusi agar persoalan dilakukan mediasi antara pelapor dengan salah satu dinas (terlapor).

“Ada rekaman obrolan antara saya dengan Kajari, saat berkomunikasi melalui HP (Hand Phone), namun Kajari mengulur waktu terus dan mengatakan akan melakukan mediasi antara saya (pelapor) dengan dinas,”tegasnya.

Dilanjutnya, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Lampung Timur, LSM Infosos bersama dengan LSM LP3-RI siap membawa laporan ke KPK dan Kejakgung, dalam waktu dekat.
Niat ini dikarenakan rasa ketidak percayaan kedua lembaga swadaya masyarakat ini terhadap kinerja Kejari Lampung Timur yang diduga mengulur waktu dalam menindak lanjuti laporan yang telah berbulan-bulan tanpa ada kejelasan.

Kecurigaan ini bukan tidak beralasan, yang menjadi pertanyaan adalah ketika lembaga LSM mempertanyakan laporan-laporan yang telah di berikan kepada pihak Kejari beberapa waktu lalu melalui Kasi Intel, pihak intel selalu mengatakan tanya langsung ke BOS (Kajari), karena pengakuan dari Intel, bahwa laporan tersebut telah naik dan tidak turun lagi ataupun ada perintah untuk menindaklanjutinya.

“Yang membuat dua lembaga swadaya masyarakat ini siap membawanya ke Kejaksaan Agung dan KPK, karna di khawatirkan beberapa laporan yang masuk ke Kejaksaan Negeri Lampung Timur akan di peti eskan, dan ada pula dugaan Jika pihak kejaksaan ada main mata dengan pihak rekanan atau dinas, atas pekerjaan yang di temukan dua lembaga swadaya masyarakat ini dan diduga menyimpang dari aturan,”tegasnya, Senin (27/08/2018).

Senada juga di sampaikan pihak LSM LP3-RI, Sekretaris LP3RI Johan Abidin mengatakan bahwa pihaknya akan pertanyakan laporan-laporan yang sudah masuk di Kejari Lampung Timur secara tertulis dan secara terbuka, bahkan bila perlu akan di lakukan aksi unjuk rasa.

“Kami akan tetap pertanyakan laporan yang telah masuk, bila tidak ada kejalasan juga mungkin akan di sertai aksi unjuk rasa,”tandasnya.

Reporter : Mandra Aditama
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Gawat, Soal Izin dan Investasi, Wakil Bupati Lamtim Meradang

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur : Wakil Bupati Lampung Timur bakal copot pejabat yang menghambat izin atau terbukti melakukan pemungutan terhadap para investor yang akan berinvestasi di Lamtim sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hal itu di sampaikan Zaiful lantaran banyaknya keluhan dari para investor yang sulit mendapatkan izin di Lamtim.

Menurut Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari salah satu penghambat persoalan dengan beberapa izin investasi di Lampung Timur yang sampai saat ini belum berjalan dengan baik ada di Tim Kordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD).

“Menurut laporan yang saya terima salah satu penyebab susahnya perijinan di Lamtim ini terkait pelaksanaan Tim Kordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD). Oleh karena itu saya akan meninjau ulang para pejabat yang masuk dalam Tim Kordinasi Penataan Ruang Daerah yang ada saat ini,”ujarnya.

Dikatakannya, Presiden Republik Indonesia telah menginstruksikan agar mempermudah proses perijinan investasi yang ada, namun kenyataatannya proses perijinan investasi di Lamtim saat ini masih berbelit-belit.

“Bahkan untuk satu perijinan investasi membutuhkan waktu berbulan-bulan karena menunggu rekomendasi dari TKPRD.
Dengan adanya persoalan ini maka saya sudah perintah Aisten I agar gelar rapat koordinasi dengan TKPRD guna membahas terhambatnya sejumlah ijin investasi yang ada di Lamtim,” ungkap Zaiful, Senin (08/04/2019).

Masih dikatakan, kalau memang tidak ada niat baik dari para pejabat terkait perijinan terutama TKPRD tersebut, maka saya akan memberikan teguran keras terhadap pejabat yang ada di TKPRD itu.

“Apa lagi kalau ada pejabat yang nekat menarik pungutan dalam proses perijinan maka itu pelanggaran hukum dan harus diproses sesuai undang-undang yang berlaku,”ucap Wabup yang akrab di sapa bang Ipul ini.

Ia menambahkan, Masa untuk membuat ijin investasi sudah ada yang berbulan-bulan tapi tidak selesai-selesai, persoalannya pun tidak jelas apa penyebabnya.

“Persoalan ini sudah lama terjadi, maka saya minta kepada pejabat yang terkait dalam hal ini untuk segera diselesaikan. Karena slogan kita ini kan melayani masyarakat, sementara orang mau berinvestasi di Lampung Timur dibuat susah mendapatkan izin. Persoalan terkait dengan izin ini harus segera selesai tidak boleh berbelit-belit.

Pengaduan yang saya terima, izin ini mati di Sekda, berarti ini enggak jelas dan dapat kita simpulkan bahwa tidak ada keinginan pejabat kita untuk menyelesaikan tugas dengan baik terkait dengan investasi. Mungkin harus dengan teguran untuk menyelesaikan ini, sudah tidak bisa lagi dengan perkataan yang baik,” tandasnya.

Reporter : Mandra
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Belum Kembalikan Insentif LMP Minta Kejari Lamtim Tegas

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur : Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur hingga saat ini belum juga mengembalikan uang tunjangan atau insentif Tahun 2017 silam, Laskar Merah Putih (LMP) minta agar Kejaksaan Negri Sukadana segera melakukan tindakan hukum.

Amir Faisol Ketua LMP Markas Cabang Kabupaten Lampung Timur Kamis 04/04/19 kepada sejumlah awak media menyampaikan rasa kekecewaanya terhadap sikap dan informasi bohong yang telah disampaikan pihak Sekretariat Daerah Pemkab Lampung Timur pada lembaga Kejaksaan Negri Sukadana, beberapa waktu silam.

,”Saat kita minta konfirmasi Kejaksaan Negri Sukadana beberapa waktu yang lalu, Kasi Pidsus, Median Suwardi mengatakan, bahwa telah melakukan pemeriksaan, termasuk pihak Sekretariat Pemda, dari pemeriksaan menyebutkan, Sekretairiat, dalam hal ini adalah Sekda telah nengembalikan uang kelebihan anggaran, sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), faktanya, sampai dengan hari ini uang tersebut belum juga dikembalikan, itu sama sama saja memberikan informasi palsu,” ungkap Amir Faisol.

Menurutnya, ada beberapa item terkait kebijakan Sekda diduga syarat kecurangan, dan ormas yang dipimpinya saat ini telah melakukan aksi demo dan laporan secara resmi kepada Kejaksaan Negri Sukadana, termasuk salahsatunya adalah hasil audit dan temuan BPK atas penggelontoran anggaran untuk Insdntif Sekda, karenanya dimina segera mengembalikan uang insentif Tahun Anggaran 2017 tersebut.

Setelah hasil dari penelusuran tim dari Ormas LMP Cabang Kabupaten Lampung Timur mendapatkan informasi, bahwa hingga saat ini Sekda belum juga mengembalikan uang yang dimaksutkan, sebagaimana Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2018 silam.

Atas dasar hal tersebut, LMP tegas meminta ada tibdakan tegas dari institusu Kejaksaan Negri Sukadana terhadap para pelaku Koruptor dikabuoaten itu.

,”Kami minta agar Kejaksaan Negri Sukadana segera mengambil langkah tegas, lembaga resmi seperti Kejaksaan saja berani mereka bohongi, lalu bagaimana dengan kami yang hanya sebagai masyarakat biasa,” tandas Amir.

Demi menguatkan keterangan LMP, melalui OPD Badan Pendapatan Daerah, para awak media mendapatkan informasi serupa dengan LMP, dimana uang tersebut tidak di kembalikan, karena pemerintah daerah telah menganggap penganggaran uang yang meskipun menjadi temuan BPK adalah benar dan telah sesuai posedur dan perundang-undangan.

Seperti diketahui Kabupaten Lampung Timur atas laporan hasil pemeriksaan BPK perwakilan Lampung, terdapat pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada sekda Lampung timur sebesar Rp.76.775.017, – sesuai dengan hasil laporan tersebut, diketahui sekda memperoleh insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah tahun 2017 sebesar Rp 76.775.017,-(setelah dikurangi pajak) yang diterima melalui empat kali pembayaran.

Selain itu, sekda juga menerima tambahan penghasilan PNS yang pembayarannya didasarkan pada perbup nomor 4 tahun 2017 tanggal 1 februari 2017 tentang penambahan penghasilan kepada pengelola keuangan daerah kabupaten lampung timur sebesar Rp. 25.000.000/bulan (setelah dikurangi pajak) atau Rp.306.000.000-/tahun (Rp.25.000.000×12 bulan).

Pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada sekda tersebut tidak tepat karena sekda telah menerima tambahan penghasilan setiap bulan.
Atas tumpang tindih pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah dan tambahan penghasilan sebesar Rp.76.775.017.

Reporter : Mandra
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Lamtim Minta BPBD Siaga Hadapi Bencana

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur : Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lamtim untuk bersiap mengantisipasi segala bencana yang kemungkinan terjadi, hal itu di sampaikannya saat memimpin apel rutin di lingkungan Pemerintah setempat , Senin (01/04/2019).

Menurut Zaiful, antisipasi datangnya bencana harus sesegera mungkin di lakukan karena kita tidak tahu kapan bencana akan datang, namun persiapan matang harus di lakukan lebih awal.

“Saya menghimbau kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk siap mengantisipasi bencana banjir dan angin puting beliung di seluruh daerah Kabupaten Lampung Timur”ucap Zaiful.

Lanjutnya, memasuki musim penghujan saat ini adalah salah satu hal yang harus kita waspadai bersama, karena dikhawatirkan akan terjadi bencana banjir di beberapa titik di wilayah Lamtim. Namun kita semua berharap bencana banjir tidak ada lagi di wilayah Lamtim.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini sedang musim penghujan, sebagai langkah antisipasi penanggulangan bencana maka perlu ditingkatkan upaya preventif seperti menyiapkan SDM satgas kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang telah dibentuk dan menyiapkan peralatan yang memadai,”terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, tak lupa pula pemilik sapaan akrab Bang Ipul itupun menghimbau masyarakat Lampung Timur untuk selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim saat ini.

“Kepada seluruh masyarakat Lampung Timur agar waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim pancaroba dari musim penghujan sesuai dengan analisis dan perkiraan cuaca BMKG Provinsi Lampung”jelasnya lagi.

Usai dilaksanakannya apel mingguan yang diikuti oleh seluruh elemen dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur itu, dilaksanakan pula peluncuran Mobil Tangki Air sekaligus Alat Penyemprot/Pemadaman.

“Pagi hari ini Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah meluncurkan mobil untuk pemadam kebakaran, untuk pertamanan juga bisa kita gunakan jadi mobil ini multifungsi bisa digunakan untuk banyak hal, untuk bencana alam dan lain sebagainya,”sebutnya

Ia menambahkan, Namun pada kali ini baru ada satu yang kita lakukan pengadaan namun insyallah kedepan karena ada kebutuhan 4 kendaraan lagi seperti ini maka insyallah tahun yang akan datang ini akan kita anggarkan untuk menjaga situasi di Lampung Timur ini.

Dalam kesempatan itu pula, Wakil Bupati Lamtim ini mencoba menaiki mobil tangki air yang baru saja di terima oleh pemerintah setempat.

Reporter : Mandra
Editor : Red

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: