Connect with us

Lampung Utara

165 Personil Polres Lampura Ikuti Tes Psikologi

Avatar

Published

on

Lampung Utara : Guna mencegah penyalahgunaan senpi dalam bertugas,165 personil Polres Lampung Utara mengikuti test Psikologi yang digelar di Gor Sukung Kotabumi Lampung Utara, rangkaian test tersebut dipimpi oleh AKP Alen Widyawati, S.Psi dan 4 rekan nya dari Bag Psikologi Ro SDM Polda Lampung, Kamis(6/9/2018).

Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K yang diwakili oleh Kabag Sumda Kompol A. Holil, S.pd mengatakan Tes ini merupakan bentuk dari penerapan Peraturan Kapolri no 1 tahun 2009 dan prosedur tetap (protap) 1 tahun 2010 tentang penggunaan senjata api dalam penanggulangan aksi anarkis.

Tes ini untuk membekali anggota tentang pedoman dasar dan pemahaman tentang standar operasional penggunaan senjata ini. “Tes ini juga dimaksudkan untuk pencerahan kembali anggota yang memegang senpi. Seperti pisau yang selalu diasah agar tetap tajam,” katanya.

Selebihnya, dengan tes ini setiap anggota diharapkan tidak ragu-ragu atau takut tetapi tetap menggunakan senjata sesuai peraturan yang ada dan pengguannya dapat dipertanggungjawabkan di mata hukum. “Saat menyelamatkan diri dan orang lain, maka setiap anggota tidak ragu-ragu lagi dalam menggunakan senpi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kompol A. Holil juga menekankan bahwa tidak semua anggota diperbolehkan menggunakan senjata api. Setiap anggota harus memenuhi syarat-syarat tertentu seperti tes psikologi, kesehatan, orientasi kerja si anggota apakah harus memegang senpi atau tidak, dan rekomendasi dari pimpinan.

Pertimbangan rekomendasi tersebut berupa tingkat emosional anggota, kepatuhan, kedisiplinan, dan keseharian anggota. Setelah diperbolehkan menggunakan senpi, maka setiap anggota harus memperbaharui kartu pas senpi setiap enam bulan sekali.

Agar tidak disalahgunakan oleh orang lain, setiap anggota harus memperlakukan senjatanya dengan pengamanan ekstra. “Senjata itu seperti istri pertama, di manapun harus diperlakukan secara baik.

Dijaga betul. Pengamanannyapun disesuaikan tingkat kerawanan di lingkungan masing-masing si pemegang senpi. Jauhkan dari jangkauan dari orang lain,” papar Kabag Sumda Polres Lampung Utara Kompo, Holil , Spd.

Reporter : Alex BW
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Ternyata Oknum PNS Lampura Nggak Disiplin…Ni Buktinya

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Soal kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, tidak bosan-bosannya selalu mengingatkan jajarannya untuk bekerja disiplin dan bekerja sesuai tupoksinya. Bahkan, ia tidak sungkan-sungkan bakal bertindak lebih tegas, jika ada oknum ASN yang kedapatan tidak disiplin dalam bekerja dan menjalankan tupoksinya.

” Saya selalu berbicara tegakkanlah disiplin. Kita sama-sama sudah tua, jadi kita sudah dapat mengetahui mana hak dan kewajiban, tegakkanlah aturan jangan melanggar aturan,” kata Agung kepada awak media saat diwawancarai doorstop, di Kantor BPKA, Rabu (10/4/2019).

Orang nomor satu di Kabupaten Lampung Utara ini selalu mengingatkan dalam berbagai kesempatan untuk mengajak dan memberikan himbauan kepada seluruh ASN agar meningkatkan kedisiplinan dalam rangka mewujudkan pengabdian diri sebagai abdi negara untuk masyarakat.

Menurut Agung, sanksi bagi ASN yang melalaikan tugas dari tanggungjawabnya sudah siap menanti, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP 53).

“Sanksi tegas tentunya, kita mengacu pada PP, jika dalam waktu 45 hari tidak masuk atau menjalankan tugasnya kita serahkan dengan PP saja, saya sudah printahkan inspektorat untuk menindaklanjutinya sesuai aturan,” tandasnya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

323 CPNSD Lampung UTara Terima SK

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Sebanyak 323 calon pegawai negeri sipil Kabupaten Lampung Utara formasi tahun 2018, menerima petikan SK CPNS, Senin (1/04/2019).

Pembagian dilakukan oleh Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di aula tapis Pemkab Lampung Utara.

Kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia Lampung Utara, Abdurrahman, mengatakan, 323 orang akan menerima SK CPNS dengan rincian199 guru, teknis 22 orang, honor K2 40 orang, dan 62 orang tenaga kesehatan.

“Kabupaten Lampung Utara dapat tambahan formasi K2, dari 14 menjadi 40 orang,” ujarnya.

Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara dalam arahannya mengatakan, untuk para CPNS hendaknya disiplin dalam bekerja, bukan hanya sekadar datang duduk di tempat kerja.

Dia juga menekankan agar para pegawai yang baru diangkat ini harus bersyukur, karena sudah menjadi CPNS dari ribuan warga yang mendaftar pada rekrutan tahun 2018. ” Bekerja keras, cerdas, iklas dan tuntas. Pegawai sebagai vitamin bukan sebagai virus. Sebagai Pegawai hendaklah melayani masyarakat,” kata Agung.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Oknum Pegawai Honorer Disdukcapil Lampura Diduga Pungli E-KTP

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Oknum pegawai honorer di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara (Lampura) yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) dalam pembuatan administasi kependudukan baru-baru ini, hanya diberikan sanksi ringan berupa surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Menurut Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, Maspardan, oknum pegawainya yang berstatus honorer melakukan pemungutan dalam pembuatan dokumen administrasi sebesar Rp 200 ribu.

” Saya sudah panggil pegawai honorer itu untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ucapnya, di kantor Pemerintah Lampung Utara, (1/4/2019).
.
Tetapi, lanjut Maspardan, berdasarkan instruksi Bupati, karena beliau telah mendengar persoalan itu, meminta agar yang bersangkutan untuk diberhentikan.

” (Soal pemberhentian) Saya akan membuat laporan terlebih dahulu ke Inspektorat. Karena nanti Inspektur yang memutuskan,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang kembali, Maspardan acap kali menginstruksikan jajarannya untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Bahkan, pihaknya memghimbau kepada masyarakat yang merasa dimintai uang oleh oknum saat membuat administrasi kependudukan, agar segera melapor dan akan dibei imbalan Rp 1 juta.

”Saya selalu tegaskan kepada pegawai saya untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun,” tandasnya.

Meski telah menerima instruksi Bupati agar memberhentikan pegawai honorer yang melakukan pungli, nampaknya Kepala Disdukcapil Lampung Utara, masih terkesan tarik ulur dan bersikap lunak. Padahal, kasus pungutan liar sudah mendapat perhatian serius dari Pemerintah dengan membentuk Tim Saber Pungli, yang terdiri dari unsur Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat Daerah.

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: