Connect with us

Apa Kabar Lampung

Parah, Diduga Gelapkan Dana BOS, SDN Satu Atap Tuba Tanpa Listrik dan MCK

Avatar

Published

on

Tulangbawang : Niat baik Bupati Winarti untuk meningkatan mutu pendidikan di kabupaten berjuluk Say Bumi Nengah Nyapur nampaknya tidak berlaku di SDN Satu Atap Kabupaten Tulangbawang.

Pasalnya sekolah yang berada di Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulangbawang tersebut tidak memiliki aliran listrik dan parahnya lagi fasilitas MCK yang ada di sekolah tersebut tidak berfungsi.

Menurut keterangan penjaga sekolah Suyadi mengatakan, ia tidak mengetahui pasal pemutusan aliran listrik oleh PLN dan tidak berfungsinya MCK disekolah tersebut. Selasa (13/11/2018).

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari Kepala Sekolah SDN Satu Pintu Tulangbawang. Sebab yang bersangkutan enggan dikonfirmasi.

Berdasarkan data yang disampaikan penjaga sekolah, total jumlah siswa SDN Satu Atap sebanyak 379 siswa.

Reporter : Arek
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho : Lampung Masuk 3 Besar Peningkatan Pariwisata Nasional

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA : Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang berhasil membawa Provinsi Lampung masuk tiga besar perkembangan pariwisata di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menpar Arief pada acara Jakarta Marketing Week Tahun 2019 yang diselenggarakan di Now Stage-Atrium Mall Kota Casablanca, Jakarta Selatan, Kamis (25/04/19) malam.

Menurut Menpar, Lampung di bawah Gubernur Ridho merupakan provinsi yang sangat berkomitmen dalam mengembangkan industri pariwisatanya.

“Provinsi Lampung Top 3 di Indonesia dalam perkembangan pariwisatanya,” tutur Arief Yahya.

Pada kesempatan itu, Menpar Arief memberikan penghargaan berupa Calender of Event Wonderfull 2018 untuk Lampung karena dinilai berprestasi dalam memajukan dan mengembangkan berbagai event pariwisata di Provinsi Lampung, salah satunya yakni Lampung Krakatau Festival yang telah berhasil menarik wisatawan baik dari mancanegara maupun lokal.

Menurut Arief, pemberian penghargaan tersebut harus sudah memenuhi beberapa kriteria yakni creative value, commercil value dan yang ketiga adalah communication value.

“Dan untuk kategori creative value sesuai arahan Bapak Presiden agar semua koreografernya, arasemen dan desain bajunya harus bertaraf internasional, jadi saya mohon untuk dapat dipertahankan akan hal itu,” jelas Arief.

Lebih lanjut, Menpar menjelaskan bahwa hal yang terpenting adalah komitmen dalam menjalankannya. “Jadi kalau gubernur, bupati/walikotanya komitmen maka semuanya akan mudah,” paparnya.

Sementara itu, Hermawan Kartajaya selaku Founder and Chairman MarkPlus mengajak Gubernur Ridho untuk dapat memaparkan langkah-langkah strategis yang dilakukan agar dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Gubernur Ridho pun menjelaskan bahwa seluruh langkah-langkah yang diambil berasal dari setiap pemaparan Menpar Arief.

“Sebetulnya saya tidak ada backround terkait pariwisata, akan tetapi saya belajar dari setiap pidato-pidato bapak menteri semuanya saya jalankan dan yang terpenting yakni akses infrastruktur menuju destinasi pariwisata tersebut saya benahi dan perbaiki yang kemudian saya jadikan priority, dan ternyata dengan hal tersebut pariwisata di Lampung berkembang pesat,” jelas Ridho. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Jakarta Marketing Week 2019″, Gubernur Ridho Promosikan Beragam Pesona Wisata Lampung

Redaksi LT

Published

on

JAKARTA : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo membeberkan seluruh pesona Pariwisata Lampung pada ajang Jakarta Marketing Week Tahun 2019 yang diselenggarakan di Now Stage-Atrium Mall Kota Casablanca, Jakarta Selatan, Kamis (25/04/19).

Pada ajang tersebut, Gubernur Ridho menyebutkan beragam pesona pariwisata yang sangat bergengsi dan banyak menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Mulai dari Krui World Surfing League yang terletak di Pantai Tanjung Setia Kabupaten Pesisir Barat yang juga telah masuk dalam daftar Calender Of Event 2019.

“Dengan banyaknya pesona pariwisata yang ada di Provinsi Lampung yang telah banyak menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, akhirnya Provinsi Lampung dinobatkan pada posisi 3 besar peningkatan pariwisata terbesar di Indonesia,” ujar Gubernur Ridho dalam paparannya di acara tersebut.

Pernyataan Gubernur Ridho sejalan dengan data tahun 2015 tentang wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk Lampung mencapai 114.907 dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 5,53 juta.

Kemudian, pada 2016, wisman 155.053 dan wisnus meroket menjadi 7,29 juta. Sedangkan pada 2017 kunjungan wisman mencapai 245 ribu dan wisnus mencapai 8,8 juta. Melihat peningkatan tersebut menjadikan Pariwisata di Provinsi Lampung menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Gubernur juga menuturkan selain pariwisata bahari, Lampung juga memiliki kekayaan kuliner yang sangat luar biasa sehingga dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para wisatawannya.

Misalnya, pempek yang notabene asli dari Palembang. ) Namun pempek Lampung lebih enak rasanya dikarenakan ikan untuk mengolah pempek tersebut berasal dari 3 muka pantai yang ada di Provinsi Lampung.

“Jadi saya sarankan kalau mau pergi ke Lampung jangan sampai diet, karena nanti dietnya pasti gagal,” guraunya.

Di lain hal, Bakso Sony juga menjadi produk kuliner unggulan di Provinsi Lampung sehingga dapat menarik kembali wisman maupun wisnus untuk berkunjung kembali ke Provinsi Lampung.

“Kalau di Jakarta ini, Bakso Lapangan Tembak sangat terkenal akan kenikmatannya, akan tetapi di Provinsi Lampung, Bakso Lapangan Tembak kalah saing sangat jauh dengan yang namanya Bakso Sony, karena itu mari berkunjung ke Lampung kunjungi pesona pariwisatanya, dan nikmati citarasa kulinernya,” tutur Gubernur Ridho.

Semua hal yang dibeberkan oleh Ridho tidak lain untuk memanfaatkan momentum konektivitas jalur darat, laut dan udara menuju Provinsi Lampung sudah berangsur optimal dan cepat, sehingga dapat menarik wisman dan wisnus untuk berkunjung.

“Kini perjalanan Jakarta menuju Lampung lebih cepat dibandingkan Jakarta menuju Yogyakarta, karena jika kita lihat jalur darat sudah tersambung dengan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS),” ujar Ridho.

JTTS ini merupakan ruas terpanjang yang ada di Indonesia, yang juga ditunjang oleh Dermaga Eksekutif yang ada di Pelabuhan Bakauheni, sehingga jam tempuh penyebrangan dari Merak ke Bakauheni hanya ditempuh dengan waktu 1 jam.

Selain itu juga Bandara Raden Inten II yang sudah berstatus Internasional. Ini akan dapat dengan mudah menarik wisman untuk berkunjung ke Lampung.

Selain itu, juga terdapat Bandara Gatot Subroto yang berada di Kabupaten Way Kanan dan Bandara Taufik Kiemas yang dalam waktu dekat akan segera beroperasional juga akan mempermudah konektivitas udara menuju destinasi wisata pesisir pantai barat di Kabupaten Pesisir Barat.

Acara Jakarta Marketing Week Tahun 2019 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Hermawan Kartajaya selaku Founder and Chairman MarkPlus.

Acara tersebut diselenggarakan selama 2 minggu dan menghadirkan berbagai penampilan baik dari pihak Pemerintah Daerah ataupun Swasta dengan berbagai latar belakang tujuannya. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Konsisten Kampanyekan Gerakan Makan Ikan

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Demi memenuhi kebutuhan protein masyarakat, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus mengajak masyarakat Lampung untuk gemar mengkonsumsi ikan.

Ajakan Gubernur tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Irwan S. Marpaung saat membuka lomba masak ikan, yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung, Kamis (25/4/2019) di Halaman Kantor Gubernur.

Menurut Gubernur Ridho, seperti disampaikan Irwan S. Marpaung capaian angka konsumsi ikan Provinsi Lampung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan pertumbuhan sebesar 7,82 persen.

Di tahun 2018 angka konsumsi ikan Provinsi Lampung mencapai angka 33,05kg/kapita namun demikian angka tersebut masih rendah dibandingkan target nasional sebesar 54,49kg/kapita.

“Untuk itu, berbagai upaya strategis terus dilakukan oleh Pemprov Lampung, termasuk mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Germarikan) secara intensif agar dapat mendorong peningkatkan konsumsi ikan di Provinsi Lampung,” ujar Irwan.

Menurut Irwan, produksi perikanan tangkap didominasi oleh ikan hasil tangkapan perikanan laut (95,75%) dan sisanya dari perairan umum.

Sementara produksi perikanan tangkap sebesar 2018 mencapai 142.543 ton (perairan umum sebesar 6.054 ton dan produksi laut sebesar 136.489 ton).

Sedangkan untuk potensi lahan budidaya di Provinsi Lampung sebesar 325.330,27 hektar. Tercatat produksi perikanan budiaya tahun 2018 sebesar 160.582 ton. “Dengan sumberdaya yang melimpah tersebut, Lampung diharapkan dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Lampung,“ jelas Irwan.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Yustin Aprilani Ficardo yang diwakili Sekretaris PKK Provinsi Lampung Yunia Harun berharap kegiatan ini dapat meningkatkan angka konsumsi ikan sekaligus membangun kesadaran masyarakat Lampung untuk memilih ikan sebagai sumber protein utama dalam menu makanan keluarga.

“Saya berharap lembaga terkait dapat mendukung serta memprogramkan kegiatan yang berdampak pada konsumsi ikan. Sebab, tanggung jawab peningkatan konsumsi ikan masyarakat Lampung menjadi tugas kita bersama,” ungkapnya.

Yunia Harun berharap keberhasilan TP PKK Provinsi Lampung meraih Juara I pada Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional Tahun 2018 I untuk Kategori Menu Kudapan dapat diperoleh kembali tahun ini.

Adapun jenis olahan makanan ikan yang dilombakan terbagi dalam tiga kategori yakni menu keluarga, menu balita juga menju kudapan. Peserta lomba berasal dari TP PKK Kab/Kota se Provinsi Lampung, Hotel, Restoran, Perguruan Tinggi, juga SMK. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: