Connect with us

Advetorial

Wabup Loekman Kembali Lounching Bus Antar Jemput PNS Lamteng Wilayah Metro

Avatar

Published

on

Lampung Tengah : Setelah melaunching BUS antar jemput pegawai Pemkab Lampung Tengah yang berdomisili di Bandar Lampung, kali ini Plt. Bupati Loekman Djoyosoemarto melaunching BUS antar jemput pegawai nya yang tinggal di Kota Metro.

Launching BUS antar jemput tersebut di awali langsung oleh Plt. Bupati Loekman didampingi Kabag Kesra Muklis dan Kabag Umum Edi Supena, beserta seluruh pegawai Pemkab Lampung Tengah yang berdomisili di Kota Metro, dari Lapangan 22 Metro menuju Gunung Sugih, Jumat (11/05/2018).

Dalam arahannya Loekman mengatakan, kendaraan BUS antar jemput yang diperuntukan untuk pegawai Pemkab  Lampung Tengah yang tinggal di Kota Metro tidak ada bedanya dengan BUS antar jemput yang ada di Bandar Lampung.

“Untuk itu saya minta, para pegawai yang berdomisli di Kota Metro dan Bandar Lampung dapat masuk kerja tepat waktu.

Dan yang paling terpenting kenyaman dan keamanan pegawai dapat terjamin saat berangkat dan pulang kerja,” ungkapnya.

Loekman juga berpesan kepada pegawai Pemkab Lampung Tengah yang tingal di Kota Metro dan Bandar Lampung untuk  memanfaatkan BUS antar jemput tersebut dengan sebaik-baiknya, dan tidak ada lagi kata terlambat masuk kerja bagi pegawai dengan alasan perjalanan menuju tempat kerja lumayan jauh.

“Sekali lagi saya katakan, dengan adanya BUS antar jemput ini tidak ada alasan lagi pegawai Pemkab Lampung Tengah yang tinggal di Bandar Lampung dan Kota Metro bermalas-malasan masuk kerja dengan alasan jauh dan sulitnya angkutan umum,” tegasnya.

Atas bantuan BUS antar jemput tersebut, ungkapan gembira pun disampaikan Ibu Eva, Staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan Ibu Fitri, Kasi Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Tengah.

“Tentunya kami sangat gembira lah, selain tidak was-was terlambat masuk kerja,  kenyamanan dan keamanan kami naik BUS antar jemput ini sangat terjamin keselamatannya. Biar lebih sempurna, kami harap jalan dari Kota Metro ke Pemkab Lampung Tengah segera diperbaiki.” ungkapnya. (ADV)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advetorial

Pembagian BLT DD Tahap ll Kampung Bumi Sari Mulai Di Salurkan Ke Warga

Redaksi LT

Published

on

TULANG BAWANG : Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Di Kampung Bumi Sari Di laksanakan di Balai Kampung Bumi Sari Kecamatan Rawa Pitu Minggu 28/06/2020

Pembagian tersebut di hadiri oleh Bapak Sekcam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPK dan para tokoh lain nya. Pembagian tersebut berjalan lancar Aman dan Kondusif.

Jumlah penerima bantuan tersebut sebanyak 73 KK, yang sudah di data melalui RT dan RK Dan di ketahui oleh BPK. Pendataan tersebut melalui seleksi siapa siapa saja yang wajib menerima bantuan tersebut. Guna mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid 19.

Dan kedepan nya masih ada lagi satu kali jumlah 600rb, Setelah ada keputusan resmi dari pemerintah Daerah dan Pusat akan ada 3 bulan sampai September dengan jumlah yang tidak sama. Dengan 3bulan awal yaitu 300 perbulan. Ujar Bapak Andi Hajar Pranoto selaku Kepala Desa Bumi Sari

Harapan dari Bapak Andi selaku Kepala Kampung Bumi Sari, Bagi warga penerima bantuan tersebut dapat di gunakan sebagai mesti nya untuk keperluan keluwarga. Jangan sampai di pergunakan untuk hal hal yang tidak penting.

Warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai BLT DD tersebut sangat senang, Dan mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah. Yang menyalurkan Bantuan tersebut melalui Dana Desa (DD) Karna dari bantuan tersebut dapat meringankan beban kami yang saat ini terdampak Covid 19. Ujar salah satu warga. (ADV/Agus)

Continue Reading

Advetorial

Arinal Djunaidi : Kinerja Pansus DPRD Lampung OKE

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Paripurna Pembicaraan Tingkat II Laporan Panitia Khusus LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung berlangsung lancar, Rabu (5/6/2020).

Dalalm paripurna tesebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung yang telah mencermati dan menelaah, serta memberikan rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Akhir TA 2019.

Orang nomor satu di Lampung itu mengaku akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai pertimbangan penyusunan program Eksekutif dan Legislatif.

Gubernur juga menuturkan bahwa rekomendasi DPRD merupakan catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan/atau koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi/konkuren, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan. (ADV).

Continue Reading

Advetorial

DPRD Lampung : OTDA Harus Dampingi TIM Pemekaran 3 Kabupaten

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : DPRD Lampung mengimbau Pemerintahan dan Otonomi Daerah (OTDA) Provinsi Lampung mendampingi panitia pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Seputih Timur dan Kabupaten persiapan Lampung Seputih Barat.

“Panitia pemekaran dan penyuluhan hukum secara terpadu pada masyarakat dengan melibatkan aparat hukum terkait yaitu kepolisian dan kejaksaan, ” ujar juru bicara Pansus DPRD Lampung, Siti Rahma, Jumat (5/6/2020).

Menurutnya, produk hukum yang sudah ada seperti pemberian bantuan hukum bagi masyarakat agar peraturan daerah yang telah disahkan sesuai, dengan segera ditindaklanjuti dengan peraturan pembangunan terkait dengan adanya tupoksi.

“Sehingga ke depannya tiga kabupaten pemekaran tersebut dapat terwujud, ” ungkapnya.

Namun, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Nirlan belum bisa memastikan hal itu.

Pihaknya perlu ada pembicaraan dengan DPRD Lampung.

“Terkait pemekaran tiga kabupaten tersebut tidak masalah.
Hanya saja masih terhenti pembahasannya di pusat sejak 2016 lalu,” ujarnya.
Nirlan menegaskan pada intinya semua tergantung pusat. Pemprov Lampung hanya memfasilitasi saja.

“Memang benar ada tiga kabupaten yang sudah masuk pembahasan di pusat. Sementara Kabupaten Natar Agung belum, karena sampai saat ini belum ada pembahasan di DPRD dan pemerintah daerah,” tutur dia. (ADV).

Continue Reading

Trending