Connect with us

Tak Berkategori

Dari 140 KM, Hanya 14 KM Jalan Tol Lampung Yang Beroperasi

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN (Newskabarindonesia.com) – Sejumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat sedikit kecewa, pasalnya jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) hanya dapat beroperasi sepanjang 14 kilomeyer (KM).

Dari panjang 140 KM JTTS Bakauheni Lampung Selatan – Terbanggi Besar Lampung Tengah Provinsi Lampung hanya mampu 14 KM saja diantaranya dari Bakauheni Selatan – Bakauheni Utara sepanjang 9 KM dan Lematang – Kota Baru sepanjang 5 Kilometer.

“Dari 140 kilometer panjangnya ruas jalan tol JTTS Bakauheni Lampung Selatan – Terbangi Besar, Lampung Tengah, Lampung, yang beroperasi hanya 14 kilometer,” ujar Kepala Cabang JTTS Baliheni – Terbanggi Besar Lampung, Hanung Hanindito kepada media dipintu gerbang tol Bakauheni Lamsel. Minggu (10/6/2018).

Hanung mengatakan, saat ini jalan tol tidak semuanya dapat dilalui pengguna. Namun jika kondisi jalan nasional (Jalinsum) padat.

“Kami hanya menyiapkan infrstruktur untuk dilalui oleh penguna jalan ataupun yang fungsional akan dibuka seandainya jalan nasional sudah dalam keadaan penuh, sehingga bisa di lewatkan situ. Untuk menangulangi informasi yang beredar ke masyarakat, kita akan tetap memberitahukan bahwa yang beroperasi di Bakauheni Selatan-Bakauheni Utata, Lematang Kotar Baru, jadi untuk mengobati kekecewaan pengguna jalan tol itu sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, untuk saat ini tarif jalan tol masih gratis dam belum ada ketetapan harga. Maka kata dia, jika beredar audaj ada tarif itu tidak benar (hoax).

“Sampai saat ini tarif masih nol rupiah, belum ada tariff yang diberlakukan untuk melewati tol kita ini, sampai dengan ada keputusan dari kementerian PUPR,” pungkas Hanung. (imron/Aan).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tak Berkategori

Gelar Rapat Persiapan Idul Adha 1441 H, Pemkab Lamsel Imbau Warga Tidak Datangi Lokasi Penyembelihan Hewan Qurban

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyanto pimpin rapat pembahasan persiapan pelaksanaan sholat idul adha 1441 H dan penyembelihan hewan qurban di aula rajabasa kantor bupati lampung selatan, Rabu (22/7/2020).
Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bidang Keuangan, Akar Wibowo, Staf Ahli Bidang Ekobang, Burhanudin, para Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Lampung Selatan.
Pada rapat tersebut Supriyanto mengatakan agar pelaksanaan sholat idul adha diwajibkan mengikuti Posedur Tetab (Protab) protokol kesehatan mengingat wabah virus corona yang belum berakhir.
“Saya harapkan pada pelaksanaan sholat idul adha dan penyembelihan hewan qurban nanti tata caranya harus disesuaikan dengan protab protokol kesehatan covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun (3M),” Ucapnya.
“Kedisplinan masyarakat harus semakin meningkat dengan menerapkan 3M di berbagai aktivitas. Ini adalah komitmen bersama agar jumlah orang yang terkena virus corona bisa terus berkurang dan wabah bisa segera berakhir,” tegasnya.
Supriyanto juga mengingatkan agar Masyarakat yang berkurban tidak datang ke lokasi penyembelihan dan dalam Pendistribusiannya, daging kurban akan langsung diantar ke rumah mustahik.
Ia juga mengimbau agar panitia kurban tidak lagi menggunakan plastik saat pembagian daging. Sebagai gantinya, petugas panitia kurban menyiapkan wadah lainnya yang ramah lingkungan seperti besek dari bambu.
Pada hasil rapat persiapan pelaksanaan sholat idul adha 1441 H dan tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan qurban diperoleh hasil rapat sebagai berikut :
  1. Kegiatan takbir tetap diselenggarakan di masid/mushola, tetapi tidak diperkenan dilakukan takbir dengan konvoi kendaraan.
  2. Penyelenggaraan sholat idul adha dapat dilaksanakan di masjid atau lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
  3. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan ketentuan, hewan kurban harus memdapatkan surat keterangan sehat dari dinas perternakan dan kesehatan hewan dan memenuhi unsur Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
  4. Pemotongan hewan kurban dihimbau dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) yamg telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Petwrnakan dan Kesehatan Hewan.
  5. Petugas/pantia penyembelihan hewan kurban harus mengikuti rapid test, Selanjutnya daging kurban akan didistribusikan langsung kepada penerima oleh panitia.
  6. Terkait dengan tempat rekreasi, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan izin resmi untuk membuka tempat rekreasi bagi masyarakat yang berniat melakukan liburan hari raya idul adha.
hasil rapat tersebut nantinya akan diterapkan di seluruh wilayah kabupaten lampung selatan. (eko/kmf)

Continue Reading

Tak Berkategori

Gubernur Arinal Dorong Peningkatan Tugas dan Fungsi Inspektorat dalam Pencegahan Korupsi di Daerah

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong optimalisasi tugas dan fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat untuk melakukan pencegahan dan pengawasan korupsi di daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat melaksanakan virtual meeeting Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi se-Provinsi Lampung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Rabu (13/5/2020).

Rakor ini diikuti Kepala Divisi Pencegahan dan Penindakan KPK RI Koordinator Wilayah IV Nana Mulyana yang menyebutkan bahwa upaya pencegahan dan penindakan korupsi di Lampung telah cukup baik.

Dalam rakor ini, Gubernur Arinal mengharapkan agar pengawasan dan pecegahan yang telah dilakukan KPK sepanjang tahun 2019 yang lalu tidak terjadi lagi penyimpangan.

“Virtual Meeting hari ini diharapkan mampu memberikan peran yang penting bagi seluruh kepala daerah yaitu bupati/walikota untuk memperkuat koordinasi yang ada di Provinsi Lampung, serta KPK dapat memberikan bimbingan, pembinaan dan sosialisasi terkait kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2020,” jelas Gubernur.

Gubernur Arinal juga berharap, KPK dapat memberikan masukan dan bimbingan serta pembinaan terkait temuan yang telah didapat, agar tidak terulang kembali pada tahun berikutnya, sehingga dapat mewujudkan good dan clean government di Provinsi Lampung.

“Untuk mewujudkan good dan clean government diperlukan peran aktif semua pihak dalam rangka pencegahan pemberantasan korupsi terintegrasi. Berdasarkan data Indeks Monitoring Center of Preventation (MCP) Provinsi Lampung mencapai 82%. Diharapkan pada tahun 2020 upaya ini dapat dimaksimalkan menuju Lampung Berjaya,” ujar Arinal.

Adapun fokus Koordinasi Pencegahan Tahun 2020 antara lain meliputi Pertama, Perubahan Tata Kelola Pemerintah dalam bentuk Indeks Monitoring Center of Preventation (MCP).

Fokus Area MCP meliputi Tata Kelola Dana Desa, Manajemen Aset, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen ASN, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Peningkatan Kapabilitas APIP.

“Pemprov Lampung akan terus mendorong kepatuhan Bupati/walikta untuk melaporkan LHKPN, mendorong implementasi laporan gratifikasi dan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi,” kata Gubernur Arinal.

Sementara itu, Kepala Divisi Pencegahan dan Penindakan KPK RI Koordinator Wilayah IV Nana Mulyana menyebutkan secara umum upaya pencegahan dan penindakan korupsi di Lampung telah cukup baik mencapai 57 – 90 persen.

“Diharapkan pada tahun 2020 KPK dapat berkoordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Daerah guna menuntaskan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di wilayahnya,” ujar Nana Mulyana.
Nana melanjutkan, hal ini diperlukan mengingat dengan adanya Revisi UU KPK, maka diperlukan mitigasi dan perubahan organisasi, SOP serta pembagian wilayah, termasuk adanya perubahan indikator dan sub indikator korupsi. Selain itu koordinasi mutlak diperlukan di masa pandemi saat ini.

“Tahun 2019 tercatat progres Renaksi di Provinsi Lampung di atas rata-rata capaian Nasional yaitu menduduki peringkat 7 Nasional. Tercatat di peringkat 3 besar yaitu Bandar Lampung (90%), Tulang Bawang (87%) dan Pringsewu (84%). Untuk Bandar Lampung progres maksimal di Perencanaan dan Penganggaran APBD,” tutupnya. (RLS)

Continue Reading

Tak Berkategori

Septi Istiqlal Kunjungi Posko Covid-19 Di Perbatasan Provinsi Lampung – Bengkulu

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj.Septi Istiqlal beserta jajaran PKK membagikan masker dan vitamin kepada para pedagang, pembeli dan masyarakat di pasar Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Jum’at (17/4/2020).

Septi mengatakan bahwa masyarakat perlu mengetahui tentang bahayanya penyebaran virus corona itu. 
    
Septi juga ,menghimbau bahwa upaya penanganan agar ancaman penyebaran Covid-19 terputus, yaitu dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak saat berinteraksi. 

” Covid-19 ini belum ada obatnya, maka salah satu upaya kita harus melakukan pencegahan, ” ujarnya.

Septi Istiqlal beserta jajarannya juga menyambangi posko Covid-19 di Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong atau tepatnya antara perbatasan Provinsi Bengkulu. Kunjungan juga dilanjutkan ke  posko Covid-19 di Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Trending