Connect with us

Tak Berkategori

Anggaran Belanja Materai Diskominfo Tulang Bawang Diduga Fiktif

Published

on

Tulang Bawang (Kabar Indonesia) –Diduga anggaran pembelanjaan Atk (materai) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulang Bawang disinyalir fiktif.

Betapa tidak, informasi yang didapat newskabarindonesia.com, bahwa anggaran belanja Atk atau materai sebesar Rp.6.000.000 yaitu dengan Rincian 1 materai sebesar Rp.6000, jadi dari Rp 6.000.000 ÷ 6.000 = 1.000 materai didalam anggaran Dinas Kominfo dibidang kemitraan dan publikasi.

Sedangkan setiap media yang akan melakukan Pencarian Adventorial Kabiro dari media masing masing harus membawa martai sendiri sebanyak 3 buah matrai, Pelanggaran ini sudah terjadi bertahun tahun lamanya.

Berdasarkan keterangan salah satu Kabiro yakni AS mengatakan bahwa setiap akan melakukan pencairan pihak Diskominfo selalu minta materai terlebih dahulu untuk Spj.

“Dari tahun ke tahun sampai tahun 2018 kami selalu diminta pihak Kominfo membawakan matrai setiap pencarian Adventorial (ADV). Kami tidak tau bahwa ada anggaran untuk pembelanjaan ATK atau matrai di Kominfo di spj kan, kami tidak tahu berati selama ini kami di bohongi oleh pihak Kominfo,” akunya kepada media News kabar Indonesia.com.

Sememtara itu ketika dikonfirmasi ke Diskominfo terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Kominfo Gunawan dan Rizalman selaku Kasi kemitraan dan publikasi, tidak bisa menjawab perihal tersebut dan mereka terdiam merunduk saja. Selanjutnya Rizalman pun keluar ruangan sampai membanting pintu ruangan.

Dalam hal ini diharapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulang Bawang, Kepada Inspektorat Tulang Bawang, Kejari Kabupaten Tulang Bawang untuk memberikan sangsi yang tegas yang menimbulkan efek jera, kepada Aparat Sipil Negara (ASN).

Sebab, pelanggaran tersebut termasuk salah satu tindak pidana Korupsi (KKN) dan melanggar Undang Undang Tipikor NO 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana Korupsi yang telah diubah menjadi Undang Undang NO 21 pasal 8, pegawai negeri yang menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus atau untuk sementara waktu dengan sengaja menggelapkan (fiktif) uang di pidana dengan penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.150.000.000,00 dan paling banyak Rp.750.000.000,00.

Lalu, bab II pasal 3 ,setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, sempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan dan kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara ,dipidana dengan penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 1 (satu) tahun dan atau denda paling sedikit Rp . 50.000.000,00  dan paling banyak 1.000.000.000,00, Pasal 4. Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tidak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan 3.

Hal ini guna memberi efek jera kepada Aparat Negeri Sipil dan membangun citra kabupaten Tulang Bawang sebagai kabupaten yang bebas dari tindak pindana Korupsi. (Ade/Tobi/Aan).

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Tak Berkategori

Tes Artikel

Redaksi LT

Published

on

Tes artikel

Continue Reading

Tak Berkategori

Provinsi Lampung Dipercaya Pemerintah Pusat Gandeng Investor Taiwan Bangun Pabrik Gula

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Provinsi Lampung dipercaya pemerintah pusat untuk menggandeng investor Taiwan membangun industri gula. Tim survey dari Taiwan akan mengunjungi Lampung, Selasa (15/1/2019).

“Kami melakukan persiapan kedatangan investor Taiwan yang akan melakukan survey di Lampung. Diharapkan mereka nantinya bisa berinvestasi di sektor perkebunan tebu dalam membangun industri gula,” ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat saat memimpin rapat di Ruang Kerja Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (10/1/2019).

Tim dari Taiwan adalah Council of Agriculture Executive Yuan, Taiwan atau Badan Pemerintah Republik Tiongkok yang melakukan pengawasan salah satunya bidang pertanian. Tim ini akan didampingi dua orang dari Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Setjen Kementan).

Setjen Kementan mempercayakan Lampung karena Lampung dinilai merupakan penghasil komoditas tebu terbesar nomor dua di Indonesia. Dengan memproduksi tebu sebanyak 768 ribu ton/tahun, Provinsi Lampung mampu memberikan kontribusi sebesar 29,81 persen terhadap produksi tebu nasional.

“Ini juga nanti akan dikawal oleh pihak Setjen Kementan. Kita diskusikan untuk bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan dan tentang area wilayah mana yang cocok untuk ditawarkan kepada investor,” kata Taufik.

Taufik menuturkan Kabupaten Way Kanan menjadi salah satu alternatif untuk lahan investasi. Pertimbangannya, di Kabupaten Way Kanan akan ada pembangunan Dry Port, di mana hasil-hasil industri yang ada di Wilayah Kabupaten Way Kanan dan sekitarnya akan diangkut menggunakan Kereta Api langsung menuju Pelabuhan Panjang.

Tetapi untuk lokasi persisnya, Taufik mengatakan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
“Peluang yang paling memungkinkan ada di kawasan Kabupaten Way Kanan, nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan,” ujarnya. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Tak Berkategori

Kodim 0501/JP BS Tunjau Lokasi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran

Published

on

JAKARTA : Kodim 0501/JP BS melaksanakan peninjauan kepada para korban kebakaran yang terjadi pada hari Selasa (25/12/18) yang lalu di RT.06/06 Kelurahah Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat yang mengakibatkan sebanyak 33 Kepala Keluarga atau sekitar 204 jiwa kehilangan tempat tinggal, Jakarta, Rabu (02/01/2019).

Hadir dalam peninjauan kepada warga korban kebakaran hari ini diantaranya Danramil 07/Kemayoran (KMY) Mayor Arh Didik Wahyudi mewakili Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana, Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif, Ketua RW.06 Supriyadi dan Ketua RT.06 Sudarmaji.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 07/KMY Mayor Arh Didik Wahyudi menyampaikan permohonan maafnya dikarenakan Dandim tidak dapat hadir langsung menyerahkan bantuan karena ada tugas yang tidak dapat ditinggalkan dan memerintahkan dirinya untuk mewakili.

Dalam pelaksanaan peninjauan, Danramil 07/Kemayoran di sambut antusias dan penuh kebahagiaan oleh warga yang terkena musibah kebakaran.

Tidak saja melakukan peninjauan namun Kodim 0501/JP BS pun juga memberikan bantuan. Adapun bantuan yang diberikan berupa antara lain Kasur gulung, Sajadah, Sarung, perlengkapan alat mandi dan makanan instan lainnya.

“Bantuan dari Komandan Kodim 0501/JP BS hari ini semoga dapat bermanfaat bagi para korban kebakaran,” ucapnya.

Danramil juga mengingatkan kepada warga RT.06/RW.06 agar dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan alat-alat listrik karena dapat terjadi kebakaran tidak hanya merugikan diri sendiri dan dapat berdampak kepada warga lainnya.

Sementara itu Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0501/JP BS atas bantuannya terhadap warga RT.06/06 Kelurahan Kebon Kosong.

Di penghujung kegiatan Lurah Kebon Kosong juga kembali menghimbau warga agar lebih waspada terhadapbdalam penggunaan listrik.

Reporter : Ivan
Editor : Red

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: