Connect with us

Tak Berkategori

Fraksi Gerindra DPRD Metro, Kritisi Pembangunan Pasar Terpadu

Avatar

Published

on

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Kada Se-Provinsi Lampung Sepakat Salat Idul Fitri 1442 Hijriah Dilaksanakan di Rumah

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.
Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.
Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.
“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).
Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan. Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (Kmf/Eko)

Continue Reading

Tak Berkategori

Arinal Launching Pusat Inkubasi Tanaman Nusantara di Tahura Wan Abdul Rachman

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan launching Pusat Inkubasi Tanaman Nusantara di Tahura Wan Abdul Rachman, Kamis (25/3).

Launching ditandai dengan penanaman Bambu Panda Bali Kuning (Schyzostachyum Brachycladum) oleh Gubernur Arinal. Pelaksanaan launching ini dilaksanakan usai Acara Launching Program Smart Village.
Di Tahura Wan Abdul Rachman, Gubernur Arinal beserta rombongan meninjau produk-produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang berasal dari Tahura Wan Abdul Rachman. Dilanjutkan dengan peninjauan stand perlebahan dan mencicipi madu langsung dati stumpnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Arinal juga melihat langsung pohon merbau (Latsia Palembanica) yang telah ditanam Gubernur Arinal pada tahun 2006 saat menjabat sebagai Kadis Kehutanan Provinsi Lampung.Dalam sambutannya, Gubernur Arinal mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kawasan dan fungsi hutan.
Banyak Provinsi yang mengalami hal yang tidak diinginkan seperti banjir dan longsor akibat tidak menjaga kawasan hutan. “Dan alhamdulillah Lampung bisa mempertahankan itu,” ujarnya.

Continue Reading

Tak Berkategori

Puluhan Wartawan di Suntik Vaksin Dosis Kedua

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Puluhan jurnalis di Lampung Selatan, mendapatkam vaksinasi covid-19 dosis kedua di Puskemas Way Urang, Kalianda, Selasa (16/03/2021).
Menurut wartawan Hanggumpost, Ujang Irawan, usai menerima vaksin dosis yang kedua, dirinya tidak merasakan efek yang berlebih seperti yang vaksin pertama 14 hari lalu.
“Kalau vaksin yang pertama setelah disuntik itu bawaannya ngantuk dan kepala agak sakit,” kata dia.
Hal sama diungkapkan Supradianto wartawan Infomerakyat menurutnya, tidak ada efek usai mendapatkan vaksinasi dosis kedua ini.
“Biasa saja, badan juga enak. Ya semoga setelah vaksin ini, kita semua bisa terhindar dari covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Wayurang, Saiful Anwar menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan vaksinasi kepada 350 orang, meliputi tenaga kesehatan, pendidik, jurnalis dan para tokoh.
“Dosis pertama 350, dosis kedua yang sudah divaksin 175 orang. Untuk sasarannya paling banyak akan diberikan kepada tenaga pendidik yaitu sekitar 243 orang,” katanya.
Dirinya melanjutkan, untuk vaksinasi bagi lansia (lanjut usia), akan dilakukan usai seluruh target vaksin tahap kedua selesai dilakukan.
“Target seluruhnya 20ribu vaksin, untuk lansia sasarannya 10ribu, mulai dari usia 55 tahun. Untuk yang 60 tahun keatas target 5ribu. Hari ini selesai vaksinasi tahap kedua, besok dilanjutkan guru dan tokoh agama,” ungkapnya.
Dirinya mengimbau bagi masyarakat yang telah divaksin, agar selalu menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Prokes harus tetap dilakukan, karena virus ini belum hilang. Vaksin ini untuk mencegah, kalau terkena Insyaallah tidak akan parah,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Trending