Connect with us

Lampung Timur

Datangi Kejari Sukadana, LSM GMBI Pertanyajan Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Rajabasa Lama

Published

on

Lampung Timur : Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik Lampung Timur kembali datangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur untuk mempertanyakan kembali laporan terkait dugaan korupsi pembangunan pasar Rakyat Rajabasa Lama. Kedatangan LSM GMBI Lamtim ke Kejari Setempat pada Selasa (24/07/2018).

Namun kedatangan GMBI Lamtim di kantor Kejari Lamtim tidak membuahkan hasil, di karenakan Kepala Kejaksaan Negeri Lamtim beserta sejumlah bawahannya sedang berada di luar daerah Lamtim.

Ketua LSM GMBI distrik Lamtim Burhanudin mengatakan, tujuan dari kedatangan pihaknya ke Kejari untuk menanyakan tidak lanjut dari hasil laporan yang telah di sampaikan oleh pihaknya.

Dikatakannya, berkas laporan adanya indikasi korupsi ini sudah lama mengendap di tangan pihak Kejari Lamtim tanpa ada penanganan yang serius, kendati pihaknya beberapa pekan lalu telah menggelar aksi di depan kantor Kejari Lamtim menuntut jawaban dari kasus tersebut.

Burhan meminta supaya pihak Kejari Lamtim dapat menangani kasus tersebut dengan serius, agar permasalahan ini dapat segera terungkap. Lanjutnya, jika pihak kejari Lamtim tidak serius untuk menangani permasalahan ini, maka pihaknya akan meneruskan temuannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Bila pihak kejari Lamtim tidak sanggup atau tidak mampu menangani kasus yang di duga sarat akan tindak pidana korupsi ini maka secepatnya kami akan lanjutkan ke KPK,”tegas Burhan.

Pemberitaan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Gerakan Masyrakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Lampung Timur bersama masyrakat Lamtim melakukan aksi Demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sukadana Lamtim, Kamis (05/07/2018).

Kedatangan GMBI bersama Masyarakat Lamtim ke Kejari Lamtim ini bertujuan untuk menyampaikan sejumlah tuntutan. Adapun tuntutan yang di sampaikan pihak GMBI tersebut perihal peninjauan kembali proyek pembangunan pasar rakyat Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu Lamtim yang di menangkan oleh PT. Tiga Jaya Kencana, Mengkaji ulang surat jawaban Kejari yang di tunjukan kepada LSM GMBI yang membenarkan dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat Rajabasa Lama.

Ketua GMBI Distrik Lamtim Burhanudin mengatakan, Sebelumnya laporan tersebut telah masuk pada tanggal 26 Maret 2018 dengan nomor surat:021/LSM-GMBI/DLT/XIII/2018 perihal pembanguan pasar rakyat Rajabasa Lama yang di menangkan oleh PT. Tiga Jaya Kencana dengan nilai Rp 5.676.003.132,00 (lima milyar enam ratus tujuh puluh enam juta tiga ribu seratus tiga puluh dua rupiah) yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBN) Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 yang di duga syarat dengan korupsi.

“Kami sebelumnya telah menerima surat jawaban dari kejari Sukadana Lamtim dengan nomor surat : B-15/N.8.17/Dek.3/04/2018,”ucapnya.

Adapun pekerjaan yang berkurang yang dilakukan Contract Change Order (CCO) sebagai berikut, tiang pancang dengan nilai Rp 56.010.000,00, Rumah potong hewan senilai Rp 163.113.743,84, armatur (rumah) lampu senilai Rp 36.940.000,00, keramik dinding meja los Rp 8.018.608,00 serta keramik dinding sekat antar los Rp 19.026.657,89, dengan total Rp 283.109.009,73.

“Hal ini jelas bertentangan dengan pasal 87 ayat 1 perpres 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah,”jelasnya.

Ia menegaskan, Apabila kejari Lamtim tidak mampu dan tidak mau untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait sesuai dengan aturan hukum yang berlaku maka pihaknya akan melaporkan permasalahan ini kepada komisi pemberantasan korupsi (kpk).

“Maka dari surat jawaban yang kami terima dari kejari Lamtim di duga kejari Lamtim sudah bekerjasama dengan perusahaan pemenang lelang untuk melakukan tindak pidana korupsi, bila hal ini masih di biarkan dan tidak ada tindak lanjutnya dari pihak kejari Lamtim, kami akan melanjutkan masalah ini ke KPK,”tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kajari Sukadana Lamtim Sahril Harahab menyambut langsung kedatangan rombongan GMBI Lamtim. Sahril sendiri menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman surat yang di laporkan oleh pihak GMBI.

“Akan kita pelajari terlebih dahulu isi surat dari pihak GMBI,”singkatnya

Reporter : Mandra

Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Desa Sidorejo Terus Berbenah

Published

on

Lampung Timur : Komtmen Pujiono Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur untuk memaksimalkan pembangunan melalui dana desa patut di contoh dan menjadi percontohan pemimpin desa lainnya.

Pujiono yang di dampingi sekdes dan TPK saat di temui di kantor desanya mengatakan bahwa Desa Sidorejo menerima anggaran dana desa senilai Rp. 1.124.931.000,-. Selain untuk pembangunan dana tersebut di peruntukkan untuk penanggulangan Covid 19 di antaranya penyemprotan cairan disinfektan selama tiga bulan, penyediaan rumah isolasi dan penyaluran Blt DD.

Pujiono menambahkan, dari dana desa yang ada pihaknya juga telah melakukan perbikan dan pembangunan berem jalan sepanjang 980 m yang melintasin dusun 5 ,7 dan dusun 8 dengan total anggaran Rp 139,732,000,- pembangunan balai desa di anggarkan senilai Rp,426,781,000,-

Pujiono berharap kedepan agar bisa lebih ,mengarah ke infrastruktur ,mengingat tahun ini negara masih dalam serangan wabah penyakit pagebeluk ,yaitu covid 19, sehingga anggaran banyak yg di alokasi kan untuk kegiatan penanggulangan corona, yg tentu harus patuh dengan himbauan pemerintah dan perotokol kesihatan imbuh nya,

Di tempat yang sama Suparman Sekdes Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur meyakin kan semua pekerjaan di desa tersebut di kerjakan sesuai dengn petunjuk pelaksaannya. (Desi Maisaroh/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Published

on

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending