Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Optimis Raih Juara Lomba UKS-TK Tingkat Nasional Tahun 2018

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan optimis raih juara Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Taman Kanak-kanak (TK) tingkat nasional tingkat tahun 2018.

Tahun ini Kabupaten Lamsel yang diwakili TK Ekadyasa Desa Branti Raya, Kecamatan Natar terpilih mewakili Provinsi Lampung dalam Lomba Sekolah Sehat UKS tingkat nasional setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang panjang.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahtertaan Rakyat (Kesra) Pemkab Lamsel, Supriyanto, S.Sos, MM menyatakan, pihaknya optimis TK Ekadyasa terpilih menjadi juara 1 pada Lomba Sekolah Sehat UKS tingkat Nasional.

Sebab menurutnya, kegiatan pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di TK Ekadyasa maupun Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) sudah menjadi kebiasaan anak-anak termasuk para orang tuanya.

Insya Allah, kita optimis bisa menjadi yang terbaik ditingkat nasional. Karena memang kegiatan disini (TK Ekadyasa, red) sudah berjalan dengan baik,” kata Supriyanto,  Jumat (27/7/2018) kemarin.

Selain itu, Supriyanto menilai, lingkungan sekolah TK Ekadyasa cukup baik, dilihat dari segi kesehatan, kebersihan lingkungan, sarana prasarana, maupun aspek lainnya.

“Jadi, kita sifatnya hanya membina dan mensuport saja. Ini semuanya alami, silahkan nanti tim pusat yang akan menilai secara objektif,” katanya menambahkan.

Sementara, Ketua Tim penilai Ahyar, S.Sos dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan RI menyampaikan, Lomba Sekolah Sehat UKS telah dilaksanakan sejak tahun 1990.

Dia menjelaskan, dilaksanakannya lomba tersebut adalah sebagai apresiasi dari kegiatan UKS, yang sangat mendasar bagi kepentingan para peserta didik. Khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Prilaku Hidup Bersih Sehat para peserta didik itu sendiri. Mulai dari lingkungan sekolah, maupun lingkungan rumahnya masing-masing,” ujar Ahyar pada acara penilaian di TK Ekadyasa.

Dia berharap, PHBS sudah terbiasa dan terkondisikan sedini mungkin, hingga peserta didik lulus sampai jenjang SMA kelak. “Mudah-mudahan TK disini akan terbiasa dengan sikap dan prilkau hidup sehat dikemudian hari,” katanya.

Disinggung hasil penilaian, dirinya belum bisa memberikan banyak gambaran. Namun katanya, ia beserta tim penilai lainnya akan melakukan penilaian yang seobjektif mungkin.

“Provinsi Lampung ini tidak pernah absen menjadi juara nasional. Mudah-mudahan tahun ini kembali bisa menjadi juara, kita lihat nanti hasilnya,” pungkasnya.

Reporter : Eko

Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Menyambut Idul Fitri CV ATA Bersama Warga Bersihkan Jalan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Selain sebagai pengaman garis pantai dengan mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai, breakwater juga dibangun untuk memecah ombak/gelombang dengan memecah gelombang dan menyerap sebagian energi gelombang.
Selain itu, breakwater juga berfungsi untuk menenangkan gelombang di pelabuhan, sehingga kapal dapat merapat di pelabuhan dengan lebih mudah dan cepat.
Pemecah gelombang harus didesain sedemikian rupa sehingga arus laut tidak menyebabkan pendangkalan karena pasir yang ikut dalam arus mengendap di kolam pelabuhan. Bila hal ini terjadi maka pelabuhan perlu dikeruk secara reguler.
Salah satu dampak lingkungan yang timbul pada pengerjaan pengaman pantai atau pemecah gelombang (breakwater) di sepanjang garis pantai di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa yakni peningkatan partikel debu. Sumber dampak itu berasal dari hilir mudik angkutan bahan baku ataupun material. Pembangunan breakwater itu sendiri dikerjakan oleh CV. Anugerah Tiara Abadi (ATA).
Guna meminimalisir peningkatan partikel debu dan tanah yang menempel di jalan akibat hilir mudik kendaraan drum truck yang mengangkut material tanah untuk pembangunan breakwater tepatnya di dusun Ujau, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Rajabasa dibantu CV ATA dengan sigap membersihkan jalan lingkungan, Selasa (04/05/2021).
Menurut penanggungjawab lokasi galian tanah Mardian, pembersihan dilakukan pada jam-jam istirahat dan untuk menyambut hari raya idul fitri serta guna mencegah debu yang berterbangan.
“Pembersihan ini setiap hari kami lakukan pada jam-jam istirahat, fungsi nya guna mencegah debu yang bertebangan, dan ini juga di lakukan agar masyarakat sekitar tidak terganggu apalagi mau memasuki hari raya idul fitri serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutupnya
Mardian menambahkan, sebelum melakukan pengambilan tanah yang di lakukan oleh CV ATA, pihaknya selalu koordinasi baik dengan aparat desa rajabasa atau masyarakat setempat.
Disisi lain, pembangunan breakwater juga menimbulkan dampak dampak terhadap peluang kerja dan berusaha serta pendapatan masyarakat. Banyak warga di sekitar lokasi pengerjaan breakwater yang mendapatkan lapangan pekerjaan.
Hal ini diakui oleh Batin Rahman selaku Humas Pokmas di Dusun Ujau. Menurut Batin Rahmat, dengan adanya pembangunan breakwater ini warganya mayoritas mendapatkan lapangan kerja, pasalnya pada sepuluh hari sekali masyarakat desa setempat bergilir untuk bekerja.
“Ya alhamdulillah dengan adanya pekerjaan pembangunan pengaman pantai ini khususnya masyarakat Desa Rajabasa mendapatkan lapangan pekerjaan,” ungkapnya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kada Se-Provinsi Lampung Sepakat Salat Idul Fitri 1442 Hijriah Dilaksanakan di Rumah

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.
Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.
Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.
“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).
Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan. Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (Kmf/Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Dan BPD Tandatangani PKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Cabang Kalianda, Jumat (9/4/2021).
Penandatanganan PKS itu dilakukan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Lampung terkait pengelolaan keuangan kas daerah Pemkab Lampung Selatan, dengan masa waktu 1 tahun.
Kemudian PKS antara BPPRD dan Bank Lampung terkait dengan penunjukan PT. Bank Lampung Cabang Kalianda sebagai bank operasional tempat pembayaran pajak dan retribusi daerah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dengan masa waktu 2 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S.Sos, MM, dan sejumalah pejabat utama setempat.
Nampak hadir pula Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda, Mala Tisno, beserta jajaran.
Supriyanto mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai proses kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2020.
“PKS ini tindak lanjut dari proses rangkaian yang kita lalui sejak Desember dan Januari. Karena kerjasama ini, didalamnya juga memuat beberapa poin-poin yang perlu kita sepakati dan telah disepakati,” ujarnya.
Supriyanto berharap, kedepan akan terjalin kembali PKS lainnya antara Pemkab Lampung Selatan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending