Connect with us

Lampung Timur

Kejari Lamtim Dalami Kasus Pelatihan Jurnalistik Kades Oleh DPMPD

Published

on

Lampung Timur : Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur terus mendalami kasus dugaan penyalah gunaan Dana Desa (DD) yang berkedok pelatihan Jurnalistik kepala desa se-Kabupaten Lampung Timur dengan memanggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Lampung Timur beserta pihak-pihak yang bersangkutan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Kepala Kejari Lamtim Syahrir Harahap mengatakan, pemanggilan sejumlah pihak yang terlibat dalam acara pelatihan jurnalistik kepala desa sekabupaten Lamtim untuk di mintai keterangan perihal kegiatan acara tersebut.

“Kadisnya (DPMPD Lamtim) dan pihak-pihak penyelenggara acara pelatihan jurnalistik kepala desa sudah kami panggil. Ya, Kurang lebih satu minggu yang lewat mereka datang ke sini (Kejari) untuk di mintai keterangan,”singkat Syahrir, Rabu (01/08/2018).

Pemberitaan sebelumnya, kasus pelatihan jurnalistik kepala desa Sekabupaten Lamtim yang di duga di koordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Lamtim kini memasuki babak baru. Pihak kejaksaan Negeri Sukadana Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) saat ini sedang pengumpulan data untuk memperkuat laporan terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang digunakan dalam pelatihan jurnalistik tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukadana Syharir Harahap mengatakan bahwa pengumpulan data kasus tersebut saat ini sedang berjalan, bahkan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan dan mengali lebih dalam data-data laporan terkait persoalan pelatihan jurnalistik.

“Masih dalam pengumpulan data, dan bukan hanya itu saja termasuk biaya operasional dari pihak yang menjadi tempat kegiatan sudah kita mintai keterangan terkait persoalan pelatihan jurnalistik ini,”terangnya, Rabu (25/07/2018).

Dikatakan Syahrir, pihaknya akan terus berupaya mengungkap dan memperoses persoalan tersebut, namun sesuai dengan perosedur hukum yang berlaku.

Pada pemberitaan sebelumnya, Dana Desa (DD) yang sejatinya di peruntukan pembangunan di tingkat desa diduga di salah gunakan oleh salah satu oknum kepala Dinas di Lampung Timur.

Ramainya pemberitaan di sejumlah media online beberapa waktu lalu yang memberitakan kepala dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Lampung Timur yang di duga melakukan pungutan liar (pungli) dana desa dengan dalil pelatihan jurnalistik kepala desa (kades) sekabupaten Lamtim beberapa waktu lalu di Hotel Horison Bandar Lampung.

Pelatihan jurnalistik untuk kepala desa ini sendiri terkesan di paksakan, pasalnya kegiatan tersebut tak tampak ada kaitannya dengan upaya memajukan pemerintahan di tingkat desa.

Melihat kondisi inilah akhirnya Lebaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tegakkan Aspirasi Rakyat (TEGAR) Lampung Timur melaporkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Lamtim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukadana pada Senin 21 Mei 2018 yang lalu.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pelatihan jurnalis bagi perangkat desa yang diduga dikordinir oleh Kepala DPMPD Lamtim pada 25 April yang lewat di hotel Horison Bandar Lampung.

Ketua LSM TEGAR Lamtim Azhari Nisar mengatakan, kedatangan LSM TEGAR ke Kejaksaan Negeri Sukadana ini adalah untuk menyampaikan laporan pengaduan terkait kegiatan pelatihan jurnalis bagi perangkat desa yang diduga dikordinir oleh DPMPD Lamtim pada 25 April yang lewat di hotel Horison Bandar Lampung, yang anggarannya dibebankan dari dana desa.

Menurutnya, Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hal yang kurang tepat, dengan membebankan biaya dari dana desa. Biaya dana pelatihan tersebut dibebankan melalui dana desa yang ada di 264 desa yang ada di kabupaten Lampung Timur.

“Kalau dari investigasi yang kami lakukan, setiap desa dipungut dana sebesar Rp 2.910.000,00 untuk pelaksanaan pelatihan jurnalis desa di hotel Horison Bandar Lampung tersebut. Bagaimana mungkin, dana desa dipergunakan untuk pelatihan jurnalis bagi kepala desa, yang kami anggap bukan hal yang penting dan tidak masuk dalam aturan penggunaan dana desa,”jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, kami dari LSM TEGAR berharap kepada Kejaksaan Negeri Sukadana dapat segera memanggil dan memeriksan Kepala DPMPD Lamtim terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan jurnalis bagi perangkat desa yang ada di Lamtim

Reporter : Mandra Aditama
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Desa Sidorejo Terus Berbenah

Published

on

Lampung Timur : Komtmen Pujiono Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur untuk memaksimalkan pembangunan melalui dana desa patut di contoh dan menjadi percontohan pemimpin desa lainnya.

Pujiono yang di dampingi sekdes dan TPK saat di temui di kantor desanya mengatakan bahwa Desa Sidorejo menerima anggaran dana desa senilai Rp. 1.124.931.000,-. Selain untuk pembangunan dana tersebut di peruntukkan untuk penanggulangan Covid 19 di antaranya penyemprotan cairan disinfektan selama tiga bulan, penyediaan rumah isolasi dan penyaluran Blt DD.

Pujiono menambahkan, dari dana desa yang ada pihaknya juga telah melakukan perbikan dan pembangunan berem jalan sepanjang 980 m yang melintasin dusun 5 ,7 dan dusun 8 dengan total anggaran Rp 139,732,000,- pembangunan balai desa di anggarkan senilai Rp,426,781,000,-

Pujiono berharap kedepan agar bisa lebih ,mengarah ke infrastruktur ,mengingat tahun ini negara masih dalam serangan wabah penyakit pagebeluk ,yaitu covid 19, sehingga anggaran banyak yg di alokasi kan untuk kegiatan penanggulangan corona, yg tentu harus patuh dengan himbauan pemerintah dan perotokol kesihatan imbuh nya,

Di tempat yang sama Suparman Sekdes Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur meyakin kan semua pekerjaan di desa tersebut di kerjakan sesuai dengn petunjuk pelaksaannya. (Desi Maisaroh/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Published

on

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending