Connect with us

Lampung Timur

6 Orang Oknum PNS Lamtim ‘Terciduk’ BPK Terkait Anggaran Tunjangan Tak Wajar

Published

on

Lampung Timur : Sebanyak 13 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten Lampung Timur sedang menjalani tugas belajar, namun dari jumlah tersebut terdapat 6 PNS yang di duga tetap mendapatkan tunjangan umum.

Hal ini dilihat dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2017 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Lampung yang di temukan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai tidak sesuai dengan ketentuan.

Dari 6 orang PNS yang menjadi temuan BPK ini merupakan pegawai yang tersebar di 5 Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di wilayah Lampung Timur. Masa tugas belajar 6 PNS ini berfariasi, dari tahun 2013, tahun 2014, 2015, 2016 hingga saat ini. Namun anehnya, hingga menjadi temuan BPK keenam PNS ini di duga masih mendapatkan tunjangan umum.

Pada tahun anggaran 2017, pemerintah Kabupaten Lamtim menganggarkan belanja pegawai sebesar Rp 1.048.589.501.238,43 dan telah direalisasikan sebesar Rp 893.744.249.062,00 atau 85,23 persen. Dari realisasi tersebut, diantaranya merupakan realisasi belanja gaji dan tunjangan pegawai sebesar Rp 583.542.193.433,00.

Hasil pemeriksaan atas bukti pertanggungjawaban belanja pegawai menunjukan terdapat enam pegawai yang sedang dalam masa tugas belajar lebih dari enam bulan tetapi masih menerima pembayaran tunjangan umum.

Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Lamtim M. Noer Alsyarif membenarkan jika ada PNS yang sedang menjalani tugas belajar. Dari data di BKD Lamtim terdapat 13 orang PNS yang telah melakukan tugas belajar.

Dikatakannya, biaya tugas belajar dari 13 PNS ini di biayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan di biayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.

“Ada sebanyak 13 PNS yang sedang menjalani tugas belajar, untuk pembiayaannya ada 11 PNS yang di biayai dari APBN dan 2 orang PNS yang di biayai dari APBD,”jelasnya belum lama ini.

Ia berharap terkait temuan BPK terhadap beberapa pegawai yang sedang menjalankan tigas belajar tersebut maka kita harapkan untuk dapat mengembalikan dana tunjangan tersebut ke kas daerah melalui bendahara masing-masing OPD.

Reporter : Mandra Aditama
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Desa Sidorejo Terus Berbenah

Published

on

Lampung Timur : Komtmen Pujiono Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur untuk memaksimalkan pembangunan melalui dana desa patut di contoh dan menjadi percontohan pemimpin desa lainnya.

Pujiono yang di dampingi sekdes dan TPK saat di temui di kantor desanya mengatakan bahwa Desa Sidorejo menerima anggaran dana desa senilai Rp. 1.124.931.000,-. Selain untuk pembangunan dana tersebut di peruntukkan untuk penanggulangan Covid 19 di antaranya penyemprotan cairan disinfektan selama tiga bulan, penyediaan rumah isolasi dan penyaluran Blt DD.

Pujiono menambahkan, dari dana desa yang ada pihaknya juga telah melakukan perbikan dan pembangunan berem jalan sepanjang 980 m yang melintasin dusun 5 ,7 dan dusun 8 dengan total anggaran Rp 139,732,000,- pembangunan balai desa di anggarkan senilai Rp,426,781,000,-

Pujiono berharap kedepan agar bisa lebih ,mengarah ke infrastruktur ,mengingat tahun ini negara masih dalam serangan wabah penyakit pagebeluk ,yaitu covid 19, sehingga anggaran banyak yg di alokasi kan untuk kegiatan penanggulangan corona, yg tentu harus patuh dengan himbauan pemerintah dan perotokol kesihatan imbuh nya,

Di tempat yang sama Suparman Sekdes Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur meyakin kan semua pekerjaan di desa tersebut di kerjakan sesuai dengn petunjuk pelaksaannya. (Desi Maisaroh/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Published

on

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending