Connect with us

Metro

Pemko Metro Gelar Rakor Bulanan

Avatar

Published

on

Metro : Pemerintah Kota Metro melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulan Agustus yang berlangsung di Aula Kantor Pemerintah setempat, Senin (06/08)

Rakor bulanan tersebut dihadiri oleh Walikota, Wakil Walikota, Sekda, Asisten Sekda, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat dan Lurah se- Kota Metro.

Walikota Metro A. Pairin yang memimpin Rakor tersebut langsung meminta kepada para Lurah untuk menyampaikan sisi permasalahan apa saja yang tengah ramai di kalangan Masyarakat. Salah satu pembahasan dalam Rakor yakni terjadinya musibah kebakaran rumah yang menimpa salah satu Warga Metro Pusat atas nama Bapak Suyono, dengan taksiran kerugian material hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Secara tegas Walikota mengimbau kepada seluruh Peserta Rakor untuk turut berpartisipasi memberikan bantuan seikhlasnya kepada Korban kebakaran, dan bantuan yang diberikan tersebut bisa diserahkan melalui Kepala Bagian Tapem (Pemerintahan dan Pembangunan) Sekretariat Daerah Kota Metro.

“Bantuan ikhlas dari Saudara sekalian, sangatlah membantu meringankan beban Korban agar bisa kembali bersemangat dalam melanjutkan kehidupannya. Meskipun bantuan Saudara hanya sebatas Kayu atau Paku yang sudah pasti sangat dibutuhkan untuk membangun kembali tempat tinggalnya, dan pembangunan Rumah tetap diatas Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau dilokasi yang sama,” tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Maryati menjelaskan mengenai Vaksin Campak Rubella yang banyak dipertanyakan oleh Masyarakat terkait kehalalan serta dampak yang ditimbulkannya. Adanya pro kontra tersebut maka masih ditunggu hasil uji coba Lab, yang nantinya Kementerian Kesehatan dan MUI akan bersepakat untuk mempercepat ketetapan sertifikasi halal atau tidaknya Vaksin tersebut.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kementerian Kesehatan mengenai Vaksin tersebut, karena notabene nya Vaksin yang diberikan adalah untuk mencegah Penyakit atau Penyebaran Virus,” papar Maryati.

Wakil Walikota Metro Djohan turut menambahkan, bahwa para Lurah diminta untuk mengimbau Masyarakatnya agar memasang umbul-umbul serta turut membersihkan Lingkungan Kelurahan, sehingga semarak 17-an bisa terlihat meriah dan mengesankan.

“Perjuangan Kita dalam mempertahankan Kemerdekaan harus terus berlanjut, dengan cara memberikan sumbangsih terbaik melalui bidang yang Kita tekuni, demi kemajuan Bangsa dan pemerataan kesejahteraan Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara dari lintas Vertikal BPJS Kesehatan Kota Metro menegaskan, terkait berita Hoax mengenai pelayanan Operasi Katarak dan Kelahiran Bayi yang dihapuskan. Pihak BPJS tetap memberikan pergantian Operasi Katarak dengan standar Operasi, dan Bayi juga tetap mendapatkan pelayanan jaminan kesehatan melalui Ibunya, dengan catatan Bayi tersebut sehat dan tidak mengalami kelainan.

Reporter : Zuli Ardiansyah
Editor : Putra

Continue Reading
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Kota Metro Raih Rekord MURI

Zuli Ardiansyah Zuli

Published

on

METRO   :    Untuk yang kedua kalinya Rekord MURI diraih Kota Metro. Kali ini Kota Metro berhasil mencatat pemecahan rekord dengan sebanyak 6964 anak terdiri dari 61 kelompok bermain, dan 64 TK menabung di celengan secara serempak. Jumlah itu merupakan jumlah terbanyak melampaui dari yang ditrgetkan sebanyak 6914 peserta. Penyerahan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yang dilaksanakan di Lapangan Stadion Tejosari 24, Metro Timur, Kamis (8/08).

Acara tersebut langsung dihadiri Bunda PAUD Provinsi Riana Sari Arinal. Juga turut hadir Wakil Walikota Metro Djohan, Forkopimda Kota Metro, Sekda A.Nasir, Bunda PAUD Kota Metro Heriyati Pairin, dan Ketua GOW Sirti Aisyah Djohan, Tim Penilai Rekor MURI  Andre Purwandono beserta rombongan serta Kepala OPD se-Kota Metro.

Berdasarkan laporan dari Bunda Paud Kota Metro, pemecahan rekor MURI ini tercatat sebanyak 6.964 anak  yang terdiri dari 64 Taman kanak-kanak (TK) dan 61 Kelompok Bermain (Kober) Se-Kota Metro yang melebihi target yang pada sebelumnya hanya berjumlah 6.914 orang peserta dengan cara memasukkan uang ke celengan secara serempak.

Celengan yang dipakai untuk kegiatan tersebut merupakan hasil karya anak-anak yang dibantu oleh wali kelas dan wali murid yang terbuat dari botol bekas yang dikreasikan menjadi bentuk yang unik. Adapun tema  kegiatan tersebut yakni “Menabung Sejak Dini Bahagia Setelah Dewasa”.

“Saya mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik Pemerintah Kota Metro, sponsor, seluruh panitia pelaksana, tenaga pendidik, wali murid PAUD se-Kota Metro.” ucap Heriyati Achmad Pairin.

Sementara Walikota Metro Metro, yang disampaikan oleh Wakil Walikota Metro Djohan, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Gerakan Menabung Masal ini, dengan harapan dapat memberikan edukasi kepada anak usia dini dan penanaman karakter agar dapat berhemat.

“Menabung merupakan kebiasaan yang wajib ditanamkan sejak dini. Dengan menabung, anak-anak dengan sendirinya mulai belajar berhemat dan bertanggung jawab dengan memegang uang. Selain itu, menabung juga dapat mendidik anak memahami rencana masa depannya, membiasakan anak menghargai pemberian orang lain, dan tentu saja untuk mewujudkan masyarakat Kota Metro agar gemar menabung”, ucapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyatakan, dalam gerakan menabung masal sejak usia dini, anak-anak diajarkan untuk menanamkan kebiasaan menyimpan uang sejak dini, dan kelak anak-anak siap untuk mengelola keuangannya sendiri.

“Gerakan menabung masal sejak usia dini, anak-anak PAUD se-Kota Metro ini mengkampanyekan gemar menabung, semoga kegiatan menabung masal ini bisa menjadi percontohan nasional,”tuturBunda  Riana Sari Arinal.

Lanjutnya, Tim Penilai Rekor MURI, Andre Puwandono mengatakan, acara pemecahan rekor MURI menabung dicelengan yang mana tercatat sejumlah 6000 anak ini merupakan suatu indikator kami untuk memecahkan rekor sebelumnya yang hanya tercatat berjumlah 3.121 anak.

Reporter : Zuli

 

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Buronan Viral Tewas Dengan Luka Tembak Didada

Zuli Ardiansyah Zuli

Published

on

METRO :   Abdul Lahab DPO kasus Pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sebelumnya sempat viral lantaran aksi baku tembak dengan Polisi di Wilayah Terbanggi Besar Kab. Lampung Tengah dan berujung pelarian membawa kabur mobil aparat itu akhirnya tewas.

Abdul Lahab tewas setelah baku tembak dengan tim gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah di sebuah rumah yang terdapat di Jalan Cemara, Kelurahan Marogorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kamis (8/8/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Pelaku tewas dengan dua luka tembak yang menerjang dadanya, dan ditemukan barang bukti dilokasi penangkapan berupa, satu unit senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver, senjata tajam, ponsel dan beberapa barang lainnya.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma menuturkan, petugas berhasil mengendus dan melumpuhkan pelaku setelah sempat kabur usai terlibat baku tembak dengan polisi di Jl. Lintas Tengah Sumatera tepatnya di depan Polsek Terbanggi Besar.

“Kami mendapatkan informasi akurat, bahwa pelaku berada di Metro, sekitar pukul 15.00 WIB petugas berhasil melumpuhkan pelaku,” ujarnya usai memantau Kamar Jenazah RSUD A Yani Metro, Kamis (8/8/2019).

Kapolres mengungkapkan, saat akan ditangkap pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menembak kearah petugas sehingga terjadi baku tembak.

“Pelaku pun tewas dengan dua luka tembak dibagian dada dan meninggal diperjalanan ke RSUD. Karena kita ketahui juga pelaku masih pegang senpi,” ungkapnya.

Sebelum ditangkap, pelaku sempat berpindah-pindah, salah satunya sempat berada di daerah Negara Ratu sebelum akhirnya ditemukan di Kota Metro.

“Kita masih selidiki untuk lokasi di Metro, karena rumah yang menjadi persembunyian itu merupakan rumah kosong,” ungkapnya.

Terpantau di Kamar Jenazah selain Kapolres Lampung Tengah turut mendampingi Wakapolres Lampung Tengah Kompol Harto Agung Cahyono dan jajaran Dirkrimum Polda Lampung Kombes M. Barly Ramadany.

Hingga berita ini ditertibkan, jenazah tersangka Abdul Lahab masih berada di kamar jenazah RSUD A Yani Metro.

Reporter  : Zuli

 

 

 

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bunda Paud Lampung : Menabung Itu Baik

Redaksi LT

Published

on

METRO … Bunda PAUD Provinsi Lampung mengatakan menabung adalah kebiasaan postif yang perlu diajarkan kepada anak. Diharapkan anak terhindar prilaku boros dan kelak siap untuk mengelola keuangannya sendiri.

“Selain berguna untuk simpanan masa depan, kebiasaan menabung juga bisa untuk membentuk kepribadian anak, dengan mendidik dan mengenalkan anak cara mengelola keuangan yang baik, maka si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih menghargai uang,” ujarnya ketika menghadiri pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) 6.964 orang anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Metro menabung di celengan dengan peserta terbanyak, di Stadion Tejosari, Metro pada Kamis (8/8/2019) Pagi.

Kegiatan dengan tema “Menabung Sejak Dini Bahagia Setelah Dewasa” ini selanjutnya mencatat rekor dan diganjar penghargaan MURI.
Pemberian penghargaan disaksikan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal.

Bunda PAUD yang juga merupakan Ketua TP PKK Provinsi Lampung ini mengatakan, bahwa anak kecil biasanya suka sesuatu yang menarik bentuknya.

Celengan hasil kreasi anak tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk menabung tapi juga pengenalan ke anak soal bagaimana memanfaatkan barang bekas menjadi lebih bermanfaat dan mengurangi sampah.

Riana menerangkan bahwa anak PAUD adalah investasi bangsa indonesia di masa depan. “Anak PAUD ini merupakan penentu masa depan kita bangsa Indonesia.

Mereka tidak hanya dikenalkan pendidikan di sekolah saja namun juga soal kreatifitas dan penguatan pendidikan karakter,” ujarnya.

Sementara Wakil Walikota Metro, Djohan menyampaikan bahwa diraihnya Rekor Muri oleh Pemkot Metro ini sekaligus menyambut Hari Anak Nasional dan kado untuk hari jadi Kota Metro ke 82 tahun, yang melibatkan anak PAUD se-Kota Metro dengan memanfaatkan botol bekas sebagai celengan.

“Botol bekas tersebut dibuat celengan yang berfungsi untuk menabung atau menyimpan uang para siswa.
Celengan dikreasikan sesuai ide kreatif para siswa PAUD seperti mainan bus, pesawat, kapal, bunga, rumah dan lainnya,” ujarnya

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro berharap dengan melibatkan siswa PAUD dalam berkreasi membuat celengan dari barang bekas salah satunya untuk menanamkan pendidikan karakter.

Sebab bahan yang dipakai membuat celengan merupakan barang tidak terpakai dan bisa dimanfaatkan lagi. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Trending