Connect with us

Metro

Buka Sosialisasi Donor Darah, Ini Pesan Walikota Metro Pairin

Published

on

Metro  : Walikota Metro Achmad Pairin yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kota Metro, membuka Sosialisasi Kegiatan Donor Darah Sukarelawan pada Unit Donor Darah PMI Kota Metro, Selasa (07/08).

Plh. PMI Yahya Wilis melaporkan bahwa, sebanyak 45 orang peserta dalam sosialisasi kali ini terdiri dari OPD terkait seperti para Camat dan Lurah. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilakukan pada tingkat SLTA, yang melibatkan Kepala Sekolahnya.

“Dengan kata lain harapan kami dalam kegiatan ini, dapat diterapkan terutama pembentukan kampung donor darah. Dimana pada saat ini Kampung donor darah, hanya ada di Kelurahan Ganjar Agung dan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat,” ungkap Yahya Wilis.

Sementara itu, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, alasan perlunya pengarahan sosialisasi donor darah sukarela yakni, untuk mencapai kekurangan akan kebutuhan darah pada tahun 2017 yang mencapai 891 kantong. Terlebih lagi, karena pada tahun 2017 kebutuhan darah mencapai 14.481 kantong dan pendapatan darah UUD PMI 2017 Kota Metro sebanyak 13.581 kantong.

“Mari kita bersama-sama mensosialisasikan disetiap kecamatan dan kelurahan, dengan cara memasang banner. Dengan begitu masyarakat mengetahui dengan cepat dan dapat melakukan donor darah sukarelawan demi membantu orang yang membutuhkan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Achmad Pairin juga mengapresiasi kepada Kecamatan Metro Barat, karena telah membentuk kampung donor darah. “Dengan harapan Kelurahan lain juga dapat melakukan hal yang sama,” katanya diakhir sambutan.

Reporter : Zuli

Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Muhammad Tito Karnavian Berikan Surat Apresiasi Kepada Walikota Metro

Published

on

METRO  : Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Kota Metro atas pencapaian APBD dalam rangka penanggulangan Covid-19.

Apresiasi tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, di Jakarta, tertanggal 12 Agustus 2021, dengan Nomor 903/4313/SJ, dengan Hal: Pemberian Apresiasi Atas Pencapaian Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam surat apresiasi itu, tertuang bahwa Kota Metro tertinggi kabupaten/kota secara nasional dalam realisasi APBD dan penanganan Covid-19 serta Percepatan Pemulihan Ekonomi di masa Pandemi Covid-19. Dengan capaian realisasi belanja daerah sebesar 45,56 %, di mana kabupaten/kota se Indonesia hanya sebesar 35,88%.

Dengan isi surat tersebut sebagai berikut:

“Berdasarkan data Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta hasil monitoring dan evaluasi Kementerian Dalam Negeri sampai dengan tanggal 1 Agustus 2021, bersama ini disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro atas pencapaian realisasi belanja daerah dengan persentase sebesar 45,56 % (empat puluh lima koma lima puluh enam persen) dari total belanja daerah serta melampaui angka persentase realisasi belanja daerah kabupaten dan kota secara nasional sebesar 35,88% (tiga puluh lima koma delapan puluh delapan persen).”

“Apresiasi ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Metro yang telah mendukung kebijakan Pemerintah terkait percepatan realisasi belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2021, sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3687/SJ tanggal 28 Juni 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan APBD TA 2021 Untuk Penanganan Pandemi COVID-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi. Selanjutnya, Pemerintah Kota Metro diharapkan tetap konsisten dan berkesinambungan dalam mempertahankan laju capaian realisasi pendapatan dan belanja daerah dalam APBD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.”

Di akhir surat apresiasi tersebut, sebagai tembusan adalah: 1. Bapak Presiden Republik Indonesia, 2. Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, 3. Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia, 4. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 5. Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, 6. Menteri Keuangan Republik Indonesia, 7. Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, 8. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, 9. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia, dan 10. Gubernur Lampung.( Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gapeksindo Kota Metro Sepakat Tingkatkan Pembangunan Profesional di Kota Metro

Published

on

METRO : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Metro bersama Pemerintah Kota Metro sepakat bersinergi guna meningkatkan pembangunan di Bumi Sai Wawai.

Menurut Ketua Gapeksindo Kota Metro Andriansyah B Putra didampingi Sekretaris patman, dan Bendahara Ansori Burcik serta anggota lainya yang disambut langsung oleh Walikota Metro Wahdi.

“Adapun kegiatan audensi ini merupakan silahturahmi antara Gapeksindo Kota Metro dengan Walikota Metro Wahdi untuk mempertegas arah pembangunan Pemerintah Kota Metro kedepannya”, kata Andriansyah usai audensi dengan Walikota Metro,Jum’at, (25/06/21).

Lanjutnya, Dengan adanya komitmen Walikota Metro bahwa pembangunan ini harus bersinergi dengan pengusaha- pengusaha lokal.

“Walikota Metro berpesan untuk profesional dalam pekerjaan ini. Dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas demi kepuasan masyarakat Kota Metro untuk pembangunan yang lebih berkelanjutan,” tuturnya.

Ia melanjutkan, Jadi sebenarnya komitmen nya itu dapat kita wujudkan lewat pembangunan- pembangunan infrastruktur yang lebih profesional.

“Artinya paradigma- paradigma yang lalu sudah harus kita lupakan. Bahwa kemajuan dengan waktu kepemimpinan Gapeksindo Kota Metro harus lebih baik lagi dalam meningkatkan pembangunan yang akan mendatang,” pungkasnya.(Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Komisi II DPRD Kota Metro Desak Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung, untuk menunda PPDB SMA dan SMK Tahun 2021

Published

on

METRO  :  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendesak Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung, untuk menunda PPDB SMA dan SMK Tahun 2021, karena sistem aplikasi tidak sesuai dengan pedoman yang ada.

Hal ini disampaikan oleh ketua Komisi II DPRD Kota Metro Fahmi Anwar SE, saat di temui diruang kerjanya, Rabu (16/06/2021).

“Sejak dibukanya pendaftaran PPDB Tahun 2021, pada tanggal 14 kemarin, pihaknya banyak mendapat keluhan dari masyarakat tentang sistem penerimaan,” katanya.

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan bahwa dari empat jalur pendaftaran yang ada dalam PPDB, sistem pendaftaran lewat jalur prestasi dinilai sangat merugikan masyarakat kota metro yang memiliki anak berprestasi.

Baca juga:  PT PLN ULP Kota Metro Gelar Buka Bersama

“Karena dalam mendaftar lewat jalur prestasi, dan lokasi rumahnya masuk kedalam wilayah zonasi sekolah, maka secara sistem pendaftaran masuk ke dalam jalur zonasi, bukan jalur prestasi,” ujarnya.

Dengan begitu kata fahmi sangat merugikan anak yang memiliki prestasi dan berminat untuk bersekolah ditempat favoritnya terkendala dengan adanya sistem PPDB tersebut.

“Jika melihat aturan dari permendikbud nomor 1 tahun 2021, dalam pasal 19 nomor 1, 2, dan Pergub no 16 tahun 2021, dalam pasal 13 nomor 1, 2, untuk benar – benar dengan seksama dalam menerjemahkannya, sehingga tidak gagal paham,” terangnya.

Dirinya juga menjelaskan melihat turunan dari permendikbud, pergub, yakni petunjuk teknisnya maka sistem aplikasi PPDB ini tidak sesuai dengan pedoman yang berlaku.

Baca juga:  Walikota Metro Wahdi hadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Bersama KPK RI

“Dimana dalam sistem aplikasi penerimaan melalui jalur prestasi tidak bisa di akses jika lokasi rumah masuk kedalam zonasi sekolah, sehingga langsung dialihkan ke jalur zonasi,” ucapnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa SMA dan SMK merupakan wewenang provinsi bukan daerah, tetapi berhubung lokasi sekolah masuk ke dalam wilayah Kota Metro, dan banyak warga Metro yang ingin bersekolah disana tetapi terkendala, sehingga pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat, maka kami wajib untuk menindaklanjuti.

“Saya juga sudah berkordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Lampung untuk segera menindaklanjutinya, dengan memanggil pihak terkait, untuk meminta penjelasannya,” tegasnya.

Fahmi juga berharap semoga permasalahan ini cepat memiliki solusi, sehingga tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan aturan sistem yang ada, sehingga kedepan Kota Metro khususnya, dan provinsi lampung umum bisa mencetak siswa yang berprestasi dan bisa membawa nama harum daerahnya.

Reporter : Zuli

Continue Reading

Trending