Connect with us

Lampung Utara

Jelang HUT RI Polres Lampura Gelar Baksos di Makam Pahlawan

Published

on

Lampung Utara : Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesi Ke-73, Polres Lampung Utara bersama Kodim 0412 Lampung Utara dan Kimal Lampung Utara menggelar Bhakti Sosial dengan membersihkan Makam Pahlawan Kotabumi Lampung Utara, Selasa (7/8/18).

Dalam kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Wakapolres Lampung Utara Kompol Yustam Dwi Heno, S.I.K, M.H. dan dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Lampung Utara, personil Polres Lampung Utara, Personil Kodim 0412 Lampung Utara serta personil Kimal Lampung Utara.

Kegiatan dilakukan dengan mengecet nisan makam para Pahlawan, memotong rumput dan membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lokasi makam Pahlawan Kotabumi.

Kapolres Lampung Utara Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K melalui Wakapolres Kompol Yustam Dwi Heno, S.I.K, M.H. mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesi Ke-73 2018.

Lanjut Waka, Bhakti Sosial membersihkan makam pahlawan dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang-pejuang bangsa yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini harus ditanamkan kepada generasi penerus bangsa agar tidak melupakan jasa para Pahlawan.

“Tujuan kegiatan diantaranya untuk mengenang dan menghargai jasa para Pahlawan yang telah gugur mendahuli kita. Dimana para pahlawan tersebut telah berkorban jiwa dan raga, untuk kemerdekaan Indonesia,” kata Wakapolres Lampung Utara Kompol Yustam Dwi Heno, S.I.K, M.H.

Reporter : Alex BeWe
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Jelang Nataru, Kejari Lampura Jebloskan Pejabat PUPR dan Kontraktor Ke Rutan

Published

on

By

Lampung Utara : Menjelqng Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kejaksaan Negeri Lampung Utara menetapkan dua orang tersangka atas dugaan korupsi dalam proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat Dinas PUPR Lampung Utara Tahun 2019 senilai Rp. 3.995.547.000,-.

Kedua tersangka itu, berinisial Y merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan proyek tersebut dan AA selaku penyedia atau kontraktor. Keduanya langsung dilakukan penahanan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi.

” Tim penyidik Kejaksaan, berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup telah menetapkan dua orang tersangka dengan inisial Y selaku PPK dan inisial AA selaku penyedia atau kontraktor,” Ucap Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, Selasa (21/12/2021) malam.

” Mereka berdua dikenakan pasal dengan sangkaan primair Pasal 2 subsidair pasal 3 UU no. 31 th 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Kedua tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan di rutan kotabumi,” Imbuhnya.

Menurut I kadek, penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat telah berjalan sejak bulan maret 2021. Tim penyidik telah memintai keterangan dari 16 orang saksi mulai dari PA, PPK, PPTK. Pemeriksaan juga, terus dia, dilakukan terhadap tim teknis lainnya yang terlibat secara langsung dalam pengadaan tersebut termasuk juga dari Ahli Teknis dan auditor indenpent.

” Tim penyidik menemukan penyimpangan dalam pekerjaan peningkatan jalan kali balangan – cabang empat tersebut. Berdasarkan penghitungan oleh auditor independent kerugian keuangan negara dari proyek itu sebesar Rp. 794.368.321,-,” Katanya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Jaksa Jadi Dosen Tamu, I Kadek : UMKO TOP Bangets

Published

on

By

Lampung Utara : Jaksa masuk sekolah atau Jaksa masuk kampus, istilah tersebut sering didengar dan itu merupakan program rutin korps adhyaksa dalam memberikan edukasi tentang hukum kepada generasi muda.

Jaksa menjadi Dosen Tamu? baru mendengar dan cukup menarik sih. Tujuannya, mungkin sama–sama memberikan edukasi tentang hukum, meski lebih spesifik pemahamannya.

Hari selasa tanggal 14 Desember 2021 merupakan moment paling spesial bagi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja. Bagaimana tidak, Ia didapuk menjadi Dosen tamu pada Fakultas Hukum di Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO).

Dalam kesempatan tersebut, I Kadek memberikan mata kuliah Hukum Acara Pidana kepada mahasiswa/mahasiswi semester 3 dan 5 dalam 3 sesi kelas yaitu sesi kelas pagi, sesi kelas siang dan sesi kelas malam.

” Sangat sangat sangat spesial. Saya menyampaikan mata kuliah Hukum Acara Pidana dari sisi seorang jaksa sebagai Praktisi Hukum. Dimana, di dalamnya dibahas terkait Jaksa sebagai Dominus Litis (pengendali perkara pidana), tahapan-tahapan dalam penanganan perkara pidana sejak Pra Penuntutan, Penuntutan sampai dengan eksekusi,” Ujarnya, di ruang kerjanya, Rabu (15/12/2021).

” Dan mahasiswa-mahasiswi UMKO keren, TOP bangets. Semoga, dapat bermanfaat. Terus berjuang, rajinlah belajar dan tinggalkan kemalasan,” Tambah I Kadek.

Mantan Kasi Pidum Tanggamus ini juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi khususnya Dekan Fakultas Hukum UMKO yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan Kejaksaan dalam memberikan kuliah sebagai Dosen Tamu, yang bertujuan berbagi informasi, berdiskusi serta berkontribusi dalam membangun generasi sadar hukum.

Hal ini, menurut I Kadek, sejalan dengan Komitmen Kejaksaan agar Jaksa kuat secara akademis, kuat dalam penanganan perkara dan berintegritas.

” Melalui kegiatan Jaksa sebagai Dosen Tamu, para Jaksa juga dituntut untuk memperkuat kemampuan akademis dimana pengalaman sebagai Jaksa dikorelasikan dengan Ilmu Hukum,” Tukasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

RDP Lelang Proyek Deadlock, DPRD Lampura Bentuk Pansus?

Published

on

By

Lampung Utara – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Lampung Utara antara Pimpinan DPRD dengan Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ), Dinas PUPR, dan Kontraktor berakhir deadlock.

Rapat yang membahas tentang dugaan kecurangan lelang proyek, berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Lampung Utara, yang di pimpin Wakil Ketua I, Madri Daud di dampingi Wakil Ketua II, Dedi Sumirat dan anggota Komisi III, Emil Kartika Chandra.

‎Mengawali rapat, Madri Daud, mengingatkan pihak BPBJ dan Dinas PUPR untuk bisa bersama-sama memecahkan persoalan lelang proyek yang sudah membuat gaduh Lampung Utara. Tapi, kenyataannya, BPBJ maupun Dinas PUPR malah saling lempar tanggung jawab terkait persoalan ini.

‎” Ketika ditanya soal persyaratan AMP (Asphalt Mixing Plant/pabrik pencampur aspal) 80 KM, keduanya (BPBJ dan Dinas PUPR) tak merasa bersalah,” Ucapnya, Senin (6/12/2021).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lampung Utara, Yulias melalui Efriyanto selaku PPK mengklaim telah membatalkan pers‎yaratan AMP 80 KM tersebut. Sedangkan, Kepala BPBJ Lampung Utara, Chandra keukeuh tidak dapat membatalkannya karena perubahan itu tidak diunggah oleh Dinas PUPR. Dengan demikian, tambahan waktu (addendum) dalam proses lelang tidak dapat dilakukan.

Saling lempar tanggung jawab yang dipertontonkan pihak BPBJ dan Dinas PUPR, membuat pimpinan rapat dan sejumlah kontraktor geleng-geleng kepala.

‎” Persyaratan AMP ini sangat memberatkan pengusaha kecil dan ekonomi mikro. Lalu, dasar dari syarat AMP itu, mereka (Dinas PUPR) tidak bisa menyebutkannya,” Sela Madri Daud.

Akhirnya, Madri Daud beserta koleganya menyimpulkan akan membawa persoalan ini ke Unsur Pimpinan DPRD Lampung Utara untuk menentukan langkah apa yang harus diambil.

” Apakah membentuk Pansus (panitia khusus. Nanti pimpinan DPRD dan fraksi yang menentukannya,” Ujarnya.

Direktur CV Padetu, Iwan Hadi Wijaya, selaku perwakilan kontraktor, bersikap legowo atas hasil rapat di DPRD Lampung Utara.

‎” Kami harus terima ini. Meski, baru ini saya temukan proses lelang yang seperti ini di Lampung Utara,” Tukasnya.

Continue Reading

Trending