Connect with us

Lampung Timur

Indra Laporkan UU-ITE Pemalsuan Akun Facebook Ke Polisi

Avatar

Published

on

Lampung Timur : Tak terima foto wajahnya di pampang di akun facebook, Indra warga kecamatan Sekampung bersama kedua temannya datangi Polres Lampung Timur untuk melaporkan akun Facebook ‘Lanang Melarat’, Kamis (16/08/2018).

Akun tersebut di duga akun bodong yang di duga memposting setatus berisi hujatan yang di sertai merendahkan polres Lampung Timur.

Indra di dampingi kedua temannya mengaku bahwa dirinya merasa tidak nyaman dengan akun facebook tersebut dan khawatir akan di salahgunakan lebih jauh.

Indra yang foto bersama kedua temannya dimuat pada profile Lanangan Melarat tersebut juga melaporkan hal tersebut pada pusat kontak Siber atau pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (BSSN).

Selain Indra, Pada kesempatan sama, Eri warga setempat pun mengaku merasa dicemarkan namanya atas postingan akun Facebook Lanangan Melarat yang isinya menghujat institusi kepolisian Kabupaten Lampung Timur, dikarenakan postingan akun Lanangan Melarat diduga membuat status ‘lembaga polri kabupaten Lampung Timur itu tidak berani melakukan penangkapan terhadap pelaku tindakan kriminal, lantaran kenal’.

Diketahui, akun facebook tersebut memasang foto profil dengan wajah tiga orang pria, yaitu Indra, eri dan Ibrahim yang berprofesi sebagai jurnalis yang bertugas di wilayah kabupaten Lamtim.

Namun berdasar penelusuran, pada Kamis (16/08 2018), sekitar pukul 13:27 WIB, akun Facebook atas nama Lanangan Melarat sudah tidak dapat lagi dibuka atau telah di blokir oleh si pemilik akun bodong.

“Kami datangi polres Lamtim untuk melaporkan akun facebook atas nama Lanang Melarat karena telah memasang foto profil kami. Dan kami juga meluruskan isi postingan akun atas nama Lanangan Melarat yang diduga telah dengan secara vulgar menghujat institusi Polri tersebut bukan perbuatan dirinya atau kedua temannya,” jelas Indra bersama kedua temannya.

Reporter : Mandra Aditama
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Desa Sidorejo Terus Berbenah

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur : Komtmen Pujiono Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur untuk memaksimalkan pembangunan melalui dana desa patut di contoh dan menjadi percontohan pemimpin desa lainnya.

Pujiono yang di dampingi sekdes dan TPK saat di temui di kantor desanya mengatakan bahwa Desa Sidorejo menerima anggaran dana desa senilai Rp. 1.124.931.000,-. Selain untuk pembangunan dana tersebut di peruntukkan untuk penanggulangan Covid 19 di antaranya penyemprotan cairan disinfektan selama tiga bulan, penyediaan rumah isolasi dan penyaluran Blt DD.

Pujiono menambahkan, dari dana desa yang ada pihaknya juga telah melakukan perbikan dan pembangunan berem jalan sepanjang 980 m yang melintasin dusun 5 ,7 dan dusun 8 dengan total anggaran Rp 139,732,000,- pembangunan balai desa di anggarkan senilai Rp,426,781,000,-

Pujiono berharap kedepan agar bisa lebih ,mengarah ke infrastruktur ,mengingat tahun ini negara masih dalam serangan wabah penyakit pagebeluk ,yaitu covid 19, sehingga anggaran banyak yg di alokasi kan untuk kegiatan penanggulangan corona, yg tentu harus patuh dengan himbauan pemerintah dan perotokol kesihatan imbuh nya,

Di tempat yang sama Suparman Sekdes Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur meyakin kan semua pekerjaan di desa tersebut di kerjakan sesuai dengn petunjuk pelaksaannya. (Desi Maisaroh/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Redaksi LT

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending