Connect with us

Way Kanan

Paripurna HUT RI Ke 73, Ini Pesan Bupati Way Kanan

Avatar

Published

on

Way Kanan : Usai paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Peringatan HUT Ke-73 Republik Indonesia, paripurna Pengesahan KUPA – PPAS.P dan paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018, dan beberapa kegiatan lainnya, Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H..,M.M, Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, M.M beserta rombongan mengadakan Upacara Tabur Bunga dan Ramah Tamah dengan Veteran di Taman Makam Veteran di Kampung Bhakti Negara Kecamatan Baradatu, Kamis (16/08/2018).

Dalam sambutannya Bupati Raden Adipati Surya menyampaikan rasa bahagia karena masih dapat bertemu dan bertatap muka secara langsung dengan para orang tua dan sesepuh yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

“Kesempatan ini kita jadikan sebagai moment untuk saling bersilaturahmi dan berbagi pengalaman, karena beliau-beliau ini telah mempunyai pengalaman yang luas, yang tua membimbing yang muda, dan yang muda bekerja sekuat tenaga bagi Negara. Hal ini amat penting terutama dalam menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan dan kebangsaan di kalangan masyarakat khususnya bagi generasi muda, karena kita ketahui bersama bahwa jiwa dan semangat tersebut sangat dibutuhkan dan merupakan suatu kekuatan dalam melaksanakan pembangunan”, ujar Bupati Raden Adipati Surya.

Selanjutnya, pada acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, M.M, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah beserta istri, Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul,S.Sos.,M.I.P, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, para Kepala Bagian Setdakab, para Camat Se-Kabupaten Way Kanan, Ketua TP PKK Hj. Dessy Afriyanti Adipati, Wakil Ketua TP PKK Hj. Thurismawaty Edward Antony, dan Ketua Dharmawanita Vorian Melita Saipul itu, Bupati muda yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Way Kanan itu juga mengajak generasi muda untuk mampu menterjemahkan semangat dan pengorbanan para pejuang bangsa yang telah gugur di medan tempur, mengorbankan nyawanya demi merebut kemerdekaan bangsa ini.

“Semangat kemerdekaan tidak boleh pupus ditelan waktu, kita harus tetap menggelorakan semangatnya dalam segala ruang dan waktu, mengumandangkannya dalam setiap derap langkah pembangunan di Bumi Ramik ragom yang Kita cintai ini, dan semuanya itu haruslah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Saya mengucapkan Ribuan terimakasih dan Apresiasi yang sangat tinggi atas kehadiran bapak – Bapak Veteran dan ibu-ibu Janda Veteran yang masih bersemangat untuk bisa mengikuti acara pada hari ini. Dan sebagai ungkapan terimakasih, kami Pemerintah Daerah Kabupaten Way kanan memberikan tali Asih kepada Veteran, meskipun nilai yang diberikan tidak sepandan dengan apa yang telah bapak/ibu perjuangkan dan korbankan kepada bangsa dan negara, namun ini adalah bentuk kecintaan kami selaku generasi muda kepada para pejuang yang telah mempertaruhkan segala-galanya sehingga bangsa kita berhasil memproklamasikan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945”, tutup Bupati Raden Adipati Surya

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Way Kanan

Menjadi Pemateri, Raden Adipati Beberkan Tugas dan Fungi Bupati dan Wakil Bupati

Avatar

Published

on

Way Kanan : Bupati dalam hal otonomi daerah adalah sebutan untuk kepala daerah pada kabupaten kabupaten.Kedudukan seorang bupati sejajar dengan seorang walikota yang merupakan kepala daerah untuk wilayah kotamadya. Bupati secara langsung dipilih oleh rakyat di kabupaten Lokal. Bupati merupakan jabatan politik karena diusung oleh partai politik dan bukan Pegawai Negeri Sipil. Dasar-dasar wewenang dan tugas-tugas dalam otonomi adalah pemerintah daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Bupati H. Raden Adipari Surya, SH, MM saat memberikan Materi Pimpinan kepada murid kelas 6 Sekolah Dasar Lazuardi GSC Cinere, Depok Jawa Barat, Senin (03/09/2018).

Pada kesempatan tersebut, Bupati muda berhenti bersama dengan Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, MM itu juga Menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas Bupati dibantu oleh Wakil Bupati yang berkewajiban untuk menghadirkan Bupati jika sedang berhalangan hadir karena sebab-sebab tertentu. Selain itu fungsi Wakil Bupati juga melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan oleh Bupati yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Dan dalam menjalankan tugas tugasnya, maka seorang Wakil Bupati bertanggung jawab langsung kepada Bupati.

“Tugas Bupati yaitu memimpin pemerintahan Urusan Pemerintahan yang menjadi otoritas daerah berdasarkan peraturan dan kebijakan yang mengatur bersama DPRD, menjaga ketenteraman dan menguraikannya, mengatur dan merancang Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibagikan bersama DPRD, RKPD, Rancang Bangun dan Rancang Bangun Perda tentang APBD, Rancangan Perda Bencana, APBD, dan rancangan Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD untuk dibagikan bersama, ”kata Bupati Raden Adipati Surya.

Mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan juga termasuk tugas Bupati, lanjut Bupati muda kelahiran Bumi Baru, 15 September 1978 itu. Selanjutnya, upaya pengangkatan Wakil Bupati dan bekerja sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan juga merupakan tugas dari seorang Bupati.

“Bupati juga memiliki tugas yang lain yang melekat pada jabatannya, yaitu ketua Forkopimda Kabupaten, pemegang hak kelistrikan daerah dan pemerintah daerah dalam kepemilikan daerah yang merupakan bagian dari Komunitas Inteligen Daerah”, lanjut Bupati Raden Adipati.

Diketahui, dari informasi yang didapat dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Bupati Raden Adipati Surya pada waktu itu juga Materi-materi tentang wewenang Bupati, kewajiban Bupati, larangan Bupati, kedudukan dan hak-hak keuangan Bupati dan apa yang disediakan untuk Bupati dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai seorang Bupati.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Way Kanan

Pemkab Waykanan Gelar Rakor Evaluai Capaian Target Retribusi Daerah Triwulan II

Avatar

Published

on

Waykanan : Bertempat di Aula PKK Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, Asisten Bidang Administrasi Umum, Selan, S.Sos memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Target Penerimaan Retribusi Daerah Triwulan II, Senin (03/09/2018).

Didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yunada Atiek, S.E dan Kapala Badan Pendapatan Daerah, Hendri Syahri, S.T.,M.T, Asisten III Selan menyampaikan bahwa terkait laporan masih adanya Satuan Kerja Perangkat Daerah yang belum menyampaika laporan dan setoran restribusi untuk segera diselesaikan dan apabila terdapat kendala dalam pencapaian targetnya agar dapat dikoordinasikan dengan Badan Pendapatan Daerah.

“Kepala unsur SKPD yang hadir pada rapat ini untuk dapat disampaikan kepada kepala SKPD selaku pembuat kebijakan terkait kendala yang dihadapi dalam pencapaia target restribusi yang ditentukan. Dan untuk SKPD yang masih kosong untuk dapat dikoordinasikan kepada Bapenda untuk mempelajarinya agar dapat mencapai target restribusi”, ujar Asisten III, Selan.

Ditempat yang sama, kepala Bapenda, Hendri Syahri memaparkan Satuan Kerja Perangkat Derah yang belum memenuhi target dan masih kosong dalam restribusinya.

“Ada 4 SKPD yang restribusinya masih kosong, dan bahkan ada beberapa SKPD yang belum menyetorkan dan melaporkan restribusinya padahal uangnya telah ada namun terpakai oleh bendara penerima. Ini hal yang harus dihindari karena dapat membuat permasalahan dan kesalahpahaman”, ujar Hendri Syahri.

Selanjutnya, kepala Bapenda, Hendri Syahri juga menegaskan bahwa penyetoran restribusi daerah ke Badan Pendapatan Daerag paling lambat tanggal 6 September 2018 dan berlaku juga untuk SKPD yang ingin melakukan koordinasi terkait kendala yang terjadi.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Way Kanan

Klaim Tanah Adat PT Bumi Madu Mandiri Digugat Warga

Avatar

Published

on

Way Kanan : PT. Bumi Madu Mandiri Dinilai Klaim Tanah adat, Tokoh Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran, Laporkan Masalah Tersebut Ke Bupati Way Kanan

Saat di wawancarai, salah satu tokoh pemuda Kampung Gunung Sangkaran Mengatakan Kemaren kami sudah bertemu Bupati Way Kanan yang di dampingi Asisten 1, Kabag Tata Pemerintahan dan Kabag Hukum di ruangan kantor bupati way kanan. Pemkab waykanan pastikan akan tentukan tapal batas Kampung giham, Gunung sangkaran dan Kelurahan Blambngan umpu bulan ini

“Kemrin saya di damping oleh Kepala Kampung Gunung sangkaran, Juanda beserta tokoh Gunung sangkran temui bupati waykanan, di hadapan bupati kami selaku perwakilan masyarakat mengharapkan agar Pemkab bulan ini segera tetapkan pal batas karena itu keinginan masyarakat Gunung sangkaran mengingat ketiga kampung tersebut sejak jaman belanda sudah memiliki batas Kampung” Ujar Eeng

“Sudah adanya batas alam ketiga kampung tersebut bukan hanya di katakan oleh saya, melainkan juga di benarkan secara tertulis dari 4 tokoh adat Blambngan umpu dan tokoh adat tanjung raja giham dan seluruh dukumen ini sudah kami serahkan kepada Pemkab waykanan melalui Bagian Tapem” Ungkapnya

“kami berharap untuk PT. BMM tidak membngun konflik horizontal karena mereka hanya pengusaha bukan kepala adat atau pemerintah atau penentu wilayah namun mirisnya PT BMM selain kuasai tanah ulayat juga di duga gunakan politik hasut sehingga menimbulkan kegaduhan antar sesama masyarakat adat” Tandasnya

Diketahui sebelumnya dimana Eeng selaku Koordinator aksi dan kawan kawan melakukan aksi longmarc ke PT BMM dan melakukan penutupan akses jalan menuju perusahaan, dan setelah itu pemerintah dan pihak kepolisian melakukan upaya upaya persuasif kepada masyarakat dan melakukan mediasi serta dialog dengan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan, namun upaya tersebut belum juga membuahkan hasil.

Reporter : Riyanda Chaikal
Editor : Putra

Continue Reading

Trending