Connect with us

Lampung Timur

Dinilai Mubazir, Anggaran Diskominfo Lampung Timur Jadi Sorotan Dewan

Avatar

Published

on

Lampung Timur : Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Timur mendapat kritikan keras dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur terkait dugaan besarnya anggaran yang telah terpakai namun tidak ada manfaat.

Seperti di tegaskan Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Teguh Suyatman, dengan tegas politisi PKS itu mengatakan’ APBD itu bukan uang warisan yang bisa di belanjakan seenaknya’. Setidaknya begitu yang di sampaikan Teguh Suyatman saat hering komisi III dengan DisKominfo, Selasa (21/08/2018) di ruang komisi.

Menurut pengamatan dari para anggota Legislatif ini, prihal penggunaan, serta realisasi anggaran pada dinas Kominfo saat ini masih sangat jauh dari harapan, sementara Lembaga DPRD yang telah menyetujui usulan anggaran, dengan berbagai pertimbangan, karenanya Dinas Kominfo di harapkan kedepan dapat merealisasikan anggaran secara transparan, efisien dan efektif.

Hering yang di pimpin politisi PAN Mujoko tersebut mengungkapkan adanya anggaran untuk para jurnalis Desa, tepatnya pemerintah daerah menganggarkan uang APBD untuk gajih atau upah kepada dua (2) orang jurnalis desa tiap satu (1) Kecamatan, dengan jumlah total sebanyak 564 orang jurnalis.

Sementara dari hasil pengamatan para wakil rakyat, anggaran tersebut terkesan hanya sia-sia tanpa manfaat, karenanya, Komisi III memberikan rekomendasi agar Dinas terkait menyampaikan nama-nama para jurnalis warga tersebut.

Purwianto anggota Komisi III dari politisi Partai Gerindra itu mengaku kecewa atas kebijakan teesebut, lantaran dampak atas anggaran tidak sesuai harapan, diantaranya, para jurnalis warga selama ini hanya mempublikasikan setiap kegiatan Pemerintah daerah semata.

“Itu yang terjadi selama ini, salah satu contoh, kegiatan Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes). para jurnalis tersebut hanya mempublikasikan pejabat eksekutif, sementara wakil rakyat yang ikut menyampaikan program tidak pernah terpublikasi, selain itu kendala-kendala atau kebutuhan desa saja tidak pernah terexpose oleh jurnalis desa,”ucapnya.

Karenanya Purwianto meminta kepada Diskominfo selaku penanggung jawab penuh mestinya dapat melakukan kontrol.

“anggaran sudah besar tetapi masih timpang, buktinya sebagian media mengeluh, buatlah agar menjadi epektif dan se-efisien mungkin,” ujar Purwianto kepada pihak Diskominfo.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Kominfo Lamtim Hasbi Azka mengaku besarnya anggaran tersebut brada pada sistem IT.

“Anggaran itu yang besar untuk IT, karena kita belum punya tenaga ahli, masih pakai tenaga ahli dari luar,” jawab Hasbi.

Reporter : Mandra Aditama
Editor : Putra

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Desa Sidorejo Terus Berbenah

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur : Komtmen Pujiono Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur untuk memaksimalkan pembangunan melalui dana desa patut di contoh dan menjadi percontohan pemimpin desa lainnya.

Pujiono yang di dampingi sekdes dan TPK saat di temui di kantor desanya mengatakan bahwa Desa Sidorejo menerima anggaran dana desa senilai Rp. 1.124.931.000,-. Selain untuk pembangunan dana tersebut di peruntukkan untuk penanggulangan Covid 19 di antaranya penyemprotan cairan disinfektan selama tiga bulan, penyediaan rumah isolasi dan penyaluran Blt DD.

Pujiono menambahkan, dari dana desa yang ada pihaknya juga telah melakukan perbikan dan pembangunan berem jalan sepanjang 980 m yang melintasin dusun 5 ,7 dan dusun 8 dengan total anggaran Rp 139,732,000,- pembangunan balai desa di anggarkan senilai Rp,426,781,000,-

Pujiono berharap kedepan agar bisa lebih ,mengarah ke infrastruktur ,mengingat tahun ini negara masih dalam serangan wabah penyakit pagebeluk ,yaitu covid 19, sehingga anggaran banyak yg di alokasi kan untuk kegiatan penanggulangan corona, yg tentu harus patuh dengan himbauan pemerintah dan perotokol kesihatan imbuh nya,

Di tempat yang sama Suparman Sekdes Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur meyakin kan semua pekerjaan di desa tersebut di kerjakan sesuai dengn petunjuk pelaksaannya. (Desi Maisaroh/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Redaksi LT

Published

on

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Redaksi LT

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending