Connect with us

Tak Berkategori

Jokowi Tambah Utang Negara Sebesar Rp 1.600 Triliun

Avatar

Published

on

Jakarta : Selama hampir empat tahun memimpin Indonesia, total utang pemerintahan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bertambah hingga ribuan triliun.

Utang yang diambil itu, diklaim pemerintah lebih banyak untuk kegiatan-kegiatan produktif, seperti banyak dialokasikan kepada pembangunan infrastruktur.

Adpun, sejak empat tahun atau pada periode 2014-2018 jumlah utang pemerintah bertambah dari Rp 2.608,8 triliun menjadi Rp 4.253,02 triliun per Juli.

Berikut rincian kenaikannya :

Dilansir dari laman Detyik.com Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah pusat periode Juli 2018 tercatat Rp 4.253,02 triliun atau tumbuh 12,51% secara year on year (yoy).

Komposisi utang tersebut terdiri dari pinjaman bilateral sebesar Rp 323,79 triliun yang tumbuh 6,8% atau dengan persentase sebesar 7,61% dari keseluruhan pinjaman. Kemudian pinjaman multilateral tercatat Rp 411,19 triliun tumbuh 10,77% atau sebanyak 9,67% dari total pinjaman.

Selanjutnya pinjaman komersial sebesar Rp 43,32 triliun minus 0,87% atau sebesar 1,02% dari total pinjaman. Lalu ada pinjaman suppliers sebesar Rp 1,04 triliun atau tumbuh 56,32% dengan persentase 0,03%.

Lebih jauh juga ada pinjaman dalam negeri sebesar Rp 5,79 triliun atau tumbuh 48,28% atau sebesar 0,03%.

“Rasio utang pemerintah per Juli 2018 29,75% terhadap PDB,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman, dalam konferensi pers APBN KiTA di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Pinjaman dari surat berharga negara yang berdenominasi rupiah seperti surat utang negara (SUN) tercatat Rp 2.155,85 triliun tumbuh 10,58% atau sebanyak 50,69% dari total pinjaman. Selanjutnya surat berharga syariah negara yang sebesar Rp 518,67 triliun yang tumbuh 24,88% atau sebesar 12,20%.

Sedangkan untuk surat berharga negara berdenominasi valas atau SUN valas tercatat Rp 692,11 triliun tumbuh 17,95% atau sebanyak 16,27% dari total pinjaman. Kemudian SBSN denominasi valas tercatat Rp 100,89 triliun atau tumbuh 8,18% yoy atau sebesar 2,37% dari keseluruhan pinjaman.(Net/Detik/Red)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Tak Berkategori

Siap Maju Pilkada Lampung Selatan, Nanang Ermanto Ikuti Tes Kelayakan PDIP Lampung

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung Selatan, Nanang Ermanto siap ikuti kontestasi Pilkada Lampung Selatan November 2024 mendatang.
Kesiapan atau keseriusan Nanang Ermanto yang juga saat ini sebagai Bupati Lampung Selatan, dibuktikan dengan pengembalian berkas penjaringan beberapa waktu lalu serta mengikuti fit and proper tes dan kelayakan di DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Rabu (29/5/2024) yang berada di Jl. Soekarno Hatta No.109, Labuhan Dalam, Kec. Tj. Senang, Kota Bandar Lampung.
Diketahui, Fit and proper test dilakukan oleh tim penjaringan dan penyaringan DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yakni Ketua Watoni Noerdin, Sekretaris Apriliati, dan anggota, DOnald Harris Sihotang, Siska, dan Cik Raden.
Nanang Ermanto mengatakan, menjalani fit and proper tes ditanyai mengenai apa yang akan dilakukan kedepan serta yang telah dijalankan progres saat menjabat Bupati Lampung Selatan.
“Selain itu, ditanyai mengenai visi dan misi serta program-program kerja,” kata dia.
Sebagai informasi, mengenakan pakaian kemeja putih bercelana hitam Nanang Ermanto tiba di sekretariat DPD PDIP Lampung sekitar pukul 16.00 wib, 1 jam lebih awal dari jadwal tes yang ditentukan.
Selanjutnya, tes tersebut merupakan salah satu syarat dari DPD PDIP Lampung untuk calon yang maju dalam pilkada melalui partai PDI-P. Kemudian, juga akan ada tahapan lainnya seperti sekolah partai yang di peruntukan bagi calon kada yang akan di usung oleh partai PDI-P. (Rls)
Continue Reading

Tak Berkategori

Menjadi Destinasi Wisata Utama, 2024 Target 1 Juta Wisatawan Kunjungi Lampung Selatan

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Sebagai daerah yang dikenal memiliki potensi alam yang indah dan juga kompleks, Kabupaten Lampung Selatan nampaknya terus mulai berbenah mempercantik diri. Bahkan belakangan ini, mulai berani menampakan bahwa Bumi Khagom Mufakat memang telah layak disebut sebagai salah satu destinasi wisata utama di Provinsi Lampung, bahkan di Pulau Sumatera.

Betapa tidak, hingga Mei 2024 ini saja, sudah tercatat sebanyak 941.667 orang wisatawan telah mengunjungi Bumi Khagom Mufakat bertamsya ke sejumlah objek wisata yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan di Lampung Selatan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani, S.Sos, M.M mengatakan, angka kunjungan wisatawan tersebut masih didominasi wisatawan domestik.

“Paling banyak dari Sumatera Selatan seperti Palembang, lalu ada dari Medan. Kemudian dari Pulau Jawa seperti Jakarta, Banten dan Tangerang sekitarnya,” ujar Kurnia Oktaviani, Selasa Mei 2024.

Bahkan, wanita berhijab ini berani menargetkan, pada tahun 2024 ini merupakan kali pertamanya kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan dapat menembus angka 1 juta orang. Yang mengukuhkan Lamsel memang telah pantas disebut sebagai daerah tujuan utama wisata.

“Insya Allah tahun 2024 ini akan menjadi tonggak sejarah, dimana kunjungan wisatawan ke daerah kita dapat menembus 1 juta orang untuk pertama kalinya,” imbuh Kurnia Oktaviani.

Kurnia Oktaviani menjelaskan, optimisme tersebut dia ungkapkan atas dasar grafik angka kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan setiap tahunnya terus menunjukkan trend positif. Selalu mengalami peningkatan yang signifikan, yang hingga kini telah tercatat nyaris 1 juta orang.

Menurut Kurnia Oktaviani, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan kunjungan, seperti tersedianya infrastruktur jalan tol, peningkatan dan pengembangan kualitas objek wisata, pilihan objek wisata yang beragam hingga pemasaran yang aktif, baik melalui promo antar wisatawan yang bertukar informasi dan pengalaman maupun promo secara massif oleh stakeholder.

“Pada 2020 kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan tercatat hanya sekitar 236.173 orang. Kemudian 2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meningkat lebih dari 100% yang mencapai 449.479 orang. Begitu juga dengan 2022, mengalami lonjakan hingga 200 ribu pengunjung hingga mencapai 616.792 orang dan pada 2023 tetap terus mengalami kenaikan dengan angka 743.228 orang” imbuh Kurnia Oktaviani.

Kurnia Oktaviani mengungkapkan, Dinas Pariwisata setidaknya telah menginventarisir sebanyak 82 objek wisata yang ada di Lampung Selatan. Ke-82 objek wisata itu, terus Kurnia Oktaviani, terbagi pada 4 jenis wisata, seperti objek wisata bahari sebanyak 42, wisata alam 23 objek, wisata budaya sejarah 8 objek dan wisata terpadu dengan 9 objek.

Kurnia Oktaviani mengungkapkan, capaian-capaian tersebut tak lepas dari sosok seorang Nanang Ermanto, Bupati Lampung Selatan. Dimana, kata Kurnia Oktaviani, sesuai dengan arahannya, Bupati Nanang mengungkapkan bahwa masa depan Lampung Selatan ada di pariwisata.

Untuk itu, terus dia, Dinas Pariwisata diminta oleh bupati selaku atasannya untuk dapat memaksimalkan potensi tersebut, dengan melakukan pembinaan dan pengembangan pariwisata yang meliputi pemasaran dengan melakukan branding dan promosi.

Kemudian secara kontinyu atau berkelanjutan melakukan pemantauan hingga evaluasi dan juga menjalin kerja sama dengan stakeholder atau pihak terkait.

“Pak bupati, pak Nanang Ermanto berpesan, bahwa daerah Lampung Selatan memiliki potensi yang belum tentu dimiliki oleh daerah lain. Yakni salah satu daerah yang dianugerahi alam yang indah. Maksimalkan potensi tersebut sesuai dengan tupoksi untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Erdiansyah SH MM seperti tak ingin kalah mengungkapkan, jika DPMD kini bersama pemerintah desa telah mengembangkan konsep desa wisata.

Dimana, menurut Erdiansyah, pemerintah desa diminta untuk mendata potensi-potensi pariwisata yang ada di desanya masing-masing untuk dikembangkan menjadi objek wisata yang mumpuni.

“Desa wisata merupakan desa yang dapat memaksimalkan potensi desanya dengan pesona wisata yang telah dikembangkan untuk menarik minat calon wisatawan yang akan berkunjung,” ucap Erdiansyah.

Dikatakan Erdiansyah, sejumlah desa wisata telah berhasil mengembangkan potensi wisatanya untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan. Bahkan menurut Erdiansyah perkembangan tersebut bahkan telah diakui secara nasional dengan ganjaran penghargaan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.

“Seperti desa wisata Kelawi dan desa wisata Totoharjo di Kecamatan Bakauheni, Desa wisata Kunjir dan desa wisata Sukaraja di Kecamatan Rajabasa. Kemudian ada juga desa wisata Waykalam dan desa wisata Tamanbaru di Kecamatan Penengahan. Kemudian berlanjut desa wisata Kecapi di Kecamatan Kalianda dan Desa wisata Srikaton di Kecamatan Tanjungbintang. Bahkan untuk desa wisata Kelawi, pada 2023 lalu berhasil meraih Juara II Nasional untuk Kategori Desa Wisata Maju oleh Kementerian Parekraf RI,” pungkasnya.

(Rls)

 

Continue Reading

100 % Indonesia

BERITA KEHILANGAN!!!

Alex BW

Published

on

By

Lampung : Ahmad Yopi warga perum jenganan sikep blok B 2 No. 19 RT/RW : 006/001 Kotabumi Selatan Lampung Utara

Telah kehilangan sebuah surat berharga berupa BPKB mobil Toyota Rush dengan Nopol BE 2230 JZ , BPKB tersebut diperkirakan terjatuh pada tanggal 10 Mei 2024 di seputaran Jalan Jendral Sudirman, Kota Gapura Kota Bumi, Lampung Utara.

Bagi saudara-saudara yang menemukan surat BPKB tersebut diatas, segera hubungi Ahmad Yopi di Nomor telepon : 081369089913 atau hubungi redaksi lampungtoday.com

Continue Reading

Trending