Connect with us

Bandar Lampung

Resmi Diberhentikan, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Lampung Tengah Minta Mendagri Segera Lantik Loekman Djoyosoemarto

Avatar

Published

on

Lampung Tengah : Salah satu tokoh pemuda yang juga masyarakat Lampung Tengah MA Muhammad Ersad mengatakan, mengingat bahwa Plt Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah tidak memiliki kewenangan penuh dalam memutuskan kebijakan pemerintah selaku kepala daerah.

Kemendagri semestinya segera mendefinitifkan Plt. Wakil Bupati dalam hal ini Loekman Djoyosoemarto menjadi Bupati definitif agar pembangunan di kabupaten tersebut tidak terhambat dan bisa berjalan secara maksimal dan efektif.

Mantan gubernur BEM Fisip Unila yang juga mantan ketua umum HMI cabang Bandar Lampung, MA Muhammad Ersad mengatakan, kewenangan Loekman Djoyosoemarto sebagai Plt. wakil bupati sangat terbatas.

Untuk itu ia meminta kepada Mendagri untuk secepatnya mendefinitifkan Loekman Djoyosoemarto, apalagi alasanya juga kan jelas dan mendasar. artinya untuk sama-sama kita ketahui bahwa putusan hukum atas mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa yang sudah incrach, bahkan yang terbaru beberapa hari kemarin Mustafa resmi diberhentikan dari jabatanya sebagai Bupati.

Menurut Ersad sapaan akrabnya, pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah harus terus berjalan dengan baik dan maksimal serta jangan sampai terhambat karena peristiwa beberapa waktu yang lalu oleh KPK terhadap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, artinya ini merupakan satu ujian juga buat Loekman Djoyosoemarto untuk kedepanya.

Kemudian bila nanti pak Loekman Djoyosoemarto sudah ditetapkan sebagai bupati definitif, kita sebagai masyarakat Lampung Tengah mengusulkan agar kekosongan kursi wakil bupati di isi oleh tokoh asli Lampung Tengah yang mempunyai kemampuan, teruji, berpengalaman, santun, berani serta memiliki kualitas, kapasitas dan kompetensi yang tinggi agar kabupaten lampung tengah kedepan menjadi kabupaten yang lebih-lebih baik, papar sekretaris DPD KNPI kabupaten lampung tengah ini yang juga aktif di HIPMI provinsi lampung.

 

Red/Arek

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Lampung Memanas, Foto Dang Ike di Sandingkan Dengan Raja Keraton Agung Sejagad

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Postingan foto Ike Edwin yang di sandingkan dengan foto Raja Kraton Agung Sejagad di Media Sosial Facebook membuat warga Lampung emosi dan meminta kepada pemilik akun bernama Pokrol Bamboe meminta maaf dan mencabut postingan tersebut.

Nitizen menilai postingan tersebut tidak pantas dan menghina Irjen. Pol. Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M. dimana dalam postingan tersebut menyebutkan bahawa salah satu tokoh berpengaruh di Bumi Lampung itu mirip dengan Raja Kraton Agung Sejagad R.Toto Santoso.

Selain itu warganet juga menilai postingan yang akun bernama Pokrol Bamboe dinilai menyesatkan dan membuat opini negatip di masyarakat Lampung dan Indonesia.

“Kami minta anda segera mencabut postingan anda” Ujar salah satu warga net di komentar facaebook Pokrol Bamboe

Sumber : Akun Facebook POKROL BAMBOE
EDITOR : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Arinal dan Wagub Chusnunia Lepas Marching Band Gita Praja Saburai Ikuti Kejuaraan di Kota Bandung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik) melepas Kontingen Marching Band Gita Praja Saburai untuk mengikuti kejuaraan Bandung Marching Band Championship ke- X tahun 2019 di Kota Bandung, Jawa Barat pada 10 – 13 Oktober 2019 mendatang. Pelepasan dilakukan di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (8/10/2019).

Kontingen yang dilepas sebanyak 70 orang pemain terdiri dari siswa siswi SMA/SMK di Bandar Lampung, 4 orang pelatih, 21 orang Official dan pendukung lainnya yang akan berangkat pada ajang kejuaraan tersebut.

Wagub Nunik dalam sambutannya mengatakan Marching Band Gita Praja Saburai merupakan kebanggaan seluruh warga Lampung. Dia berharap Marching Band ini bisa mengikuti ajang kejuaraan tersebut dengan baik.

“Harapan kita, Gita Praja Saburai bisa menjadi kebanggan bagi masyarakat Lampung untuk menjadi yang terbaik. Insha Allah ini yang mau berangkat wajah-wajah siap dan optimistis juara,” ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan diperlukan perjuangan dan pengorbanan serta disiplin yang tinggi untuk menggapai prestasi yang diharapkan. “Kita berharap agar semua nantinya menjalankan kekompakkannya,” katanya.

Apalagi disebutkan Nunik, bahwa kehadiran dirinya bersama Gubernur Arinal menunjukkan komitmen akan keberlangsungan dan kemajuan Marching Band di Provinsi Lampung.

“Hari ini bapak Gubernur hadir langsung, Insha Allah tanda komitmen beliau untuk memajukan dan mengapresiasi marching band di Provinsi Lampung,” ujarnya

Menurutnya, para anggota Marching Band yang terdiri atas gabungan dari pada siswa siswi SMA/SMK, merupakan kegiatan positif, sehat dan terarah.
“Sebagai generasi penerus bangsa kegiatan ini dapat menumbukan rasa cinta Tanah Air, rasa saling memiliki antar sesama, dan semangat berprestasi serta senantiasa menjunjung tinggi Sportivitas dalam berkompetisi,” katanya.

Dengan intensitas latihan yang rutin, Nunik meyakini dengan kerja keras yang dilakukan akan membuahkan hasil yang terbaik.

“Panas-panas bersama, kaki pegal bersama, deg-degan bersama dan warna kulit menjadi hitam pun bersama, ini semua akan menciptakan rasa kebersamaan, toleransi yang tinggi, serta saling memberikan motivasi dan semangat antar teman untuk mengejar prestasi. Semuanya itu akan terbayar ketika nanti kalian sudah tampil,” ujarnya.

Acara pelepasan ini dihadiri juga oleh para orang tua peserta Marching Band Gita Praja Saburai itu. Nunik mengatakan bahwa rasa bangga karena memiliki anak-anak penerus bangsa yang berprestasi.

“Kepada orang tua, berbanggalah memiliki putra putri generasi penerus bangsa yang luar biasa ini karena ini adalah anak-anak istimewa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Marching Band Gita Praja Saburai Minhairin mengatakan bahwa ajang Bandung Marching Band Championship ke- X tahun 2019 ini diselenggarakan dalam rangka Hari jadi Kota Bandung ke- 209, lalu Hari Jadi Provinsi Jawa Barat dan menyambut Hari Pahlawan.

Kegiatan ini atas kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung, Yayasan Grand Prix Marching Band, Marching Band Indonesia (MBI) dan Andalan Indonesia Jaya.

“Marching Band Gita Praja Saburai di bawah binaan Gubernur Lampung. Pelepasan ini dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta lomba, sekaligus unjuk gelar sebagai persiapan terakhir dalam mengikuti kompetisi dimaksud,” ujar Minhairin.

Minhairin menyebutkan tujuan diikutinya kejuaraan tersebut yakni untuk memberikan motivasi kepada para atlit, pelatih, dan official agar tetap semangat dan percaya diri untuk mengikuti lomba.

“Ini juga untuk memupuk rasa kekeluargaan, kebersamaan, tanggung jawab, sportivitas dan kreatifitas anggota marching band serta memberikan wawasan dan pengalaman pada peserta lomba sehingga dapat meningkatkan kualitas penampilannya dimasa-masa yang akan datang,” katanya.

Minhairin juga menuturkan untuk pelatih Marching Band Gita Praja Saburai sendiri adalah pelatih yang dihadirkan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

“Pelatih ini berpengalaman dalam melatih Marching Band baik dalam acara-acara seremonial maupun untuk persiapan lomba tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.(Humas Prov Lampung

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wagub Chusnunia Dorong Pesawaran Kembangkan Konsep Wisata “One Village One Destination”

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendorong pengembangan pariwisata Kabupaten Pesawaran menerapkan konsep One Village One Destination (OVOD). Dengan konsep ini, desa-desa di Pesawaran dapat menjadi destinasi pariwisata.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Nunik saat menerima audiensi Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, di Ruang Kerjanya, Selasa (8/201/2019).

“Prioritaskan 1-10 desa yang berdaya saing dan memiliki keunggulan masing-masing sehingga nantinya bisa kita dijadiakan sebagai desa wisata,” ujar Wagub.

Wagub menilai potensi wisata Pesawaran dapat maju dan berkembang dengan baik sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan baik mancanegara dan domestik. “Salah satu nya adalah dengan memperkuat promosi digital melalui media sosial, khususnya untuk menarik wisatawan nusantara kita harus sering memposting kegiatan pariwisata di media-media sosial,” ujar Wagub.

Wagub Chusnunia meminta Pemerintah Kabupaten Pesawaran meningkatkan kualitas amenitas di daerah destinasi wisata. Fasilitas pariwisata seperti rumah makan, restoran, toko, aksesbilitas dan segala fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi harus tingkatkan. “Semua dimaksudkan agar dapat membuat wisatawan merasa aman dan nyaman,” kata Nunik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsyafri Fahrizal mengatakan tujuan beraudiensi salah satunya mensinergikan antara kebiajakan pusat, provinsi dan kabupaten khususnya dalam bidang pariwisata. “Sehingga apa yang kita lakukan baik on progress maupun tahun mendatang menjadi lebih bersinergi,” katanya.

Lebih lanjut Elsyafri mengungkapkan akan menyiapkan satu data detail mengenai destinasi wisata dan membuat skala prioritas untuk pengembangan wisatanya. Hal ini sesuai pesan Wagub Nunik.

Saat ini, kata Elsyafri, Pemkab Pesawaran sudah menetapkan beberapa desa sebagai destinasi wisata. Di antaranya, Desa Sungai Langka, Desa Bantu Menyan dan Desa Wiyono. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending