Connect with us

Apa Kabar Lampung

Terkesan Tak Ada, SMSI Lampung Tak Dapat Undangan Rakernis Bawaslu

Avatar

Published

on

Bandarlampung : Senin (01/10/2018) pukul 09:00 pagi, dijadwalkan Bawaslu Lampung akan menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) bersama jajaran pimpinan media cetak, elektronik dan dalam jaringan (Daring).

Sebagai fungsi pengawasan terhadap kampanye pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Dari undangan yang beredar di grup WhatsApp, terlampir beberapa organisasi pers dan puluhan media cetak dan online pun diundang dalam kegiatan tersebut.

Namun anehnya, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi media siber (online) yang saat ini terbesar di Lampung dengan memiliki anggota hampir 90 media siber tidak diundang. Ada apa SMSI Lampung? Apa dasar Bawaslu mengkotak-kotakan media?

Ketua SMSI Lampung Donny Irawan mempertanyakan sikap Bawaslu Lampung yang diduga mengkotak-kotakan media.

“Apa maksudnya Bawaslu Lampung? Enggak kenal apa enggak mau kenal sama SMSI?,” ujar Donny, Jumat (28/09/2019).

Mantan Anggota DPRD Lampung inipun mempertanyakan acuan Bawaslu Lampung dalam mengundang media.

“Apa dasarnya? Kan itu kegiatan buat media dan informasi yang penting bagi publik,” paparnya.

Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu di Bawaslu Lampung, Ricky Ardian mengaku hanya mengundang 70 undangan, baik organisasi pers dan media.

“Kami berdasarkan RKA (rencana kerja anggaran) Bawaslu,” kata dia.

Saat disinggung apakah tahu SMSI Lampung?

“Enggak. Saya malah baru tahu,” kilahnya.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengaku, belum mengetahui keberadaan SMSI Lampung. Pun saat disinggung acuan Bawaslu Lampung dalam mengundang organisasi pers dan media yang diundang?.

“SMSI itu apa? Kan media-media yang kita undang,” kata Khoir sapaan akrab Fatikhatul Khoiriyah dengan nada tinggi.

Khoir mengaku tidak ada maksud untuk mengkotak-kotakan media di Lampung.

“Mungkin staf kita belum tahu ada SMSI. Silahkan datang aja. Kita undang banyak media, itu teknis aja. Kita kenal belum. Kita sudah coba akomodir semua. Enggak ada niatan (mengkotak-kotakan media). Kita juga belum tahu ada SMSI,” ucapnya.

Disinggung ihwal SMSI Lampung pada Kamis (20/09/2017) menggelar rapat kerja daerah (Rakerda II), pun mengundang pemangku kebijakan, pemangku kepentingan, BUMN, BUMD, OPD di Lampung termasuk Bawaslu Lampung. Namun Bawaslu Lampung tak hadir.

“Mungkin saya enggak ada. Kalo saya ada pasti saya hadir,” kilahnya.

Lantas apakah undangan Rakerda II SMSI Lampung sampai di mejanya?.

“Belum liat (undangan). Mungkin di sekretariat. Belum saya cek,” kata Khoir.

Sumber : Rilis SMSI Lampung

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Pastikan Pelayanan Kelurahan Berjalan Lancar Walikota Metro Datangi Kelurahan Yosomulyo

Zuli Ardiansyah

Published

on

Lampungtoday.com

Metro — Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG (K) mendatangi Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Senin 8 Maret 2021, pukul 08.30 WIB untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan sesuai standar operasional prosedur.

Walikota Metro mengecek kehadiran pegawai di kelurahan tersebut serta mengecek pelayanan berjalan maksimal. Walikota Metro dalam kesempatan tersebut juga meminta aparat kelurahan untuk responsif terhadap kondisi alam saat ini, karena di tengah musim penghujan disertai angin rawan akan terjadi banjir.

“Dalam bekerja tentunya harus dengan nilai-nilai kedisiplinan, saya berharap kepada pihak kelurahan agar tetap menjaga kedisiplinan serta responsif terhadap keluhan masyarakat, karena sifat dari kelurahan adalah pelayanan, berikan pelayanan yang terbaik untuk menciptakan Good Clean Governance,” pesan Walikota Metro, dalam kunjungannya.

Walikota Metro juga menegaskan, dalam setiap pelayanan harus menciptakan keceriaan sehingga masyarakat senang dan puas terhadap pelayanan. Walikota juga berpesan agar apararatur kelurahan sering berkoordinasi dengan masyarakat untuk mendengar segala masukan masyarakat.(*)

Pewarta : Mery

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Seolah Tak Takut Aparat, Jambret hingga Curanmor Melakukan Aksi dengan Leluasa di Kota Metro

Zuli Ardiansyah

Published

on

Metro :  Aksi jambret di Kota Metro semakin merajalela, aksinya pun bisa dilakukan kapan saja baik itu siang maupun malam hari, korban incarannya adalah orang yang lemah yakni perempuan hingga ibu-ibu yang sudah lanjut usia. Selain jambret aksi curanmor juga kerap terjadi di Kota Metro dengan leluasanya.

Hal ini yang dialami oleh Lili Suryani, Warga Iringmulyo, Metro Timur, yang hingga saat ini masih mengalami perawatan intensif di Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung, usai mendapat kekerasan dari aksi jambret pada, Minggu 28 Februari 2021, sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Terong, 15 A, Iringmulyo, Metro Timur.

Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini mendapat aksi jambret ketika berada di jalan depan rumahnya tepatnya di Jalan Terong, 15A Iringmulyo, Metro Timur. Korban tak sempat meminta tolong ketika aksi jambret berlangsung, dikarenakan korban mengalami kekerasan dan terjatuh hingga tak sadarkan diri.

Menurut adik ipar korban, korban dirawat sejak hari Minggu dan sampai hari Kamis mengalami lupa ingatan di ruang perawatan rumah sakit. Diketahui korban membawa harta benda berikut uang di dalam tas yang dijambret kurang lebih Rp 40 juta. “Cici saya lagi dipinggir jalan kemudian dia keluar dari mobil, tidak lama dari itu dijambret dia tarik-tarikan jatuh, terus kebentur kepala,” kata Voni selaku adik ipar korban.

“Hari Senin saya bikin laporan BAP dan hari Senin juga ada yang laporan ke toko menyerahkan dompet kartu di daerah PD (Lampung Tengah), kita kesana melihat TKP, terus ke tempat yang menemukan orang PB, isinya KTP, Kartu ATM, Kartu Kredit, Kartu Flash,” katanya.

Adik ipar korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Timur dengan nomor laporan (LP): B / 06 / III / Reskrim. Menurutnya, pelaku yang berjumlah 1 orang tersebut melakukan aksi dengan leluasa, terlihat dari sejumlah rekaman CCTV yang berada di sekitaran tempat kejadian perkara pelaku seolah mempersiapkan aksinya dengan matang.

Dalam rekaman cctv orang yang diduga jambret tersebut terlihat profesional, karena menggunakan helm fullface, masker, jaket, dan kendaraan bermotor tak diberi plat nomor. Dia berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang berlaku. “Semoga ditindaklanjuti oleh pihak keamanan, karena kami khawatir di sini banyak cewek-cewek, anak-anak kami khawatir, dikhawatirkan selain penjambretan, perampokan saja berani, saya khawatir nanti sampai terjadi penculikan,” ujarnya.

Aksi jambret hingga curanmor di Kota Metro memang kerap terjadi, dari data yang dihimpun media ini, pelaku seolah tak takut dengan keberadaan aparat penegak hukum hingga melakukan aksinya dengan santai meskipun terekam kamera CCTV. Diketahui, aksi kejahatan juga pernah terjadi sebelumnya di sepanjang Jalan Terong, 15A, Iringmulyo, Metro Timur tersebut. Diharapkan aparat penegak hukum meningkatkan keamanan di wilayah hukum setempat guna menciptakan rasa aman masyarakat.

Pewarta Mery

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Walikota dan Wakil Walikota Tinjau Korban Angin Puting Beliung Di Tejo Agung

Zuli Ardiansyah

Published

on

Metro :  Walikota Metro Wahdi bersama Wakil Walikota Qomaru Zaman meninjau secara langsung rumah korban puting beliung di RT 21/RW 08, Kelurahan Tejo Agung Kecamatan Metro Timur, Kamis (4/3/2021).

Dalam kunjungannya, Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi kemarin mengakibatkan atap rumah salah satu warga mengalami kerusakan kecil ,namun kaena kesigapan warga disekitarnya dengan bergotong royong bersama-sama diperbaiki .

“Saya bersama pak Wakil, turut prihatin atas musibah ini, dan tidak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat, RT, RW, dan pak Lurah,camat dan BNPB  yang telah membantu keluarga korban sehingga rumahnya telah diperbaiki dan dapat ditempati kembali,” ucap Wahdi.

Selanjutnya, Wahdi juga mengatakan bahwa semua terlaksana dengan cepat dikarenakan budaya gotong royong masyarakat di Kota Metro masih besar.

“Inilah salah satu tugas kita, melihat kebawah bagaimana keadaan masyarakat. Alhamdulillah, berkat gotong royong kerusakan kecil telah selesai. Disinilah dapat kita lihat bahwa nilai-nilai gotong royong harus dipertahankan. Musibah kapan pun bisa terjadi. jadi, kita harus melihat kaedah-kaedah dalam membangun. Dan bantuan yang kita berikan mudah-mudahan dapat meringankan beban keluarga korban,” pungkas Wahdi.

Sementara itu, Warsiyem mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan Walikota dan Wakil Walikota ke rumahnya.

“Terimakasih pak Wali dan pak Wakil atas kunjungan dan perhatiannya kepada kami. Alhamdulillah, rumah kami sudah diperbaiki dan dapat ditempati kembali. Dan terimakasih juga kepada warga sekitar yang telah ikut membantu kami. Semoga Allah yang membalas semua kebaikannya. Amin,” tutur Warsiyem. (*)

Pewarta: Mery

Continue Reading

Trending