Connect with us

Apa Kabar Lampung

Pilkati Serentak Tuba Barat, Polres Tuba Siapkan Ratusan Personil

Avatar

Published

on

Tulang Bawang Barat : Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang telah menyiapkan ratusan personel untuk pengamanan Pilkati (pemilihan kepala tiyuh) secara serentak di Kabupaten Tulang Bawang Barat, yang akan dilaksanakan Rabu (10/10/2018) mendatang.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Edy Syafnur mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengatakan, sebanyak 135 personel dilibatkan untuk melakukan pengamanan di TPS (tempat pemungutan suara) pada Pilkati serentak.

“Ada 19 Tiyuh/Kampung yang melaksanakan Pilkati serentak yang terdapat pada 7 Kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Kompol Edy.

Lanjutnya, di Kecamatan Tumijajar terdapat 5 Tiyuh yaitu Makarti, Sumber Rejo, Gunung Menanti, Daya Asri dan Daya Sakti. Di Kecamatan Tulang Bawang Tengah terdapat 3 Tiyuh yaitu Menggala Mas, Pulung Kencana dan Bandar Dewa. Di Kecamatan Lambu Kibang terdapat 2 Tiyuh yaitu Pagar Jaya dan Gunung Sari. Di Kecamatan Way Kenanga terdapat 2 Tiyuh yaitu Indraloka I dan Indraloka II. Di Kecamatan Gunung Agung terdapat 1 Tiyuh yaitu Jaya Murni. Di Kecamatan Gunung Terang terdapat 1 Tiyuh yaitu Setia Bumi dan di Kecamatan Batu Putih terdapat 5 Tiyuh yaitu Toto Katon, Marga Sari, Sakti Jaya, Wono Dadi dan Margo Mulyo.

“Para personel yang terlibat dalam pengamanan di TPS, nantinya akan berada di Tiyuh tersebut pada H-1 sampai selesai penghitungan surat suara,” tegas Kompol Edy.

Petugas yang telah ditunjuk untuk melaksanakan pengamanan di TPS, jangan pernah underestimate terhadap segala bentuk gejolak pada Pilkati serentak nanti.

“Saya mengharapkan, agar masing-masing Calon Kepalo Tiyuh, TS (tim sukses) maupun pendukungnya dapat menerima apapun hasil dari Pilkati serentak nanti. Tetap junjung tinggi sportivitas dan tetap jaga situasi yang kondusif, aman dan sejuk pada saat dan pasca berlangsungnya Pilkati.” Tutup Kompol Edy.

Reporter : Jonsi
Editor : Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Agus Istiqlal Minta UMKM Berikan Manfaat Untuk Masyarakat

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal,  yang diwakili oleh Asisten II Bidang ekonomi, Pembangunan Kehumasan, Syamsu Hilal, hadiri dalam acara sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kabupaten Pesisir Barat tahun 2019, di Gsg Selalaw Labuhan Jukung, Selasa ( 12/11 )

Dalam sambutannya yang disampaiikan oleh Asisten II. Atas nama jajaran Pemkab Pesibar menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas  terselenggarannya acara sosialisasi  kredit usaha rakyat (KUR) ini. 

Acara ini akan sangat membantu, khususnya untuk mempermudah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Pesibar. 

Keberadaan  koperasi dalam pembangunan perekonomian untuk menopang kemajuan usaha serta memiliki peranan yang amat penting, jelas Asisten II. 

Hal tersebut mengingat sebagian besar masyarakat memiliki latar belakang pendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern. tambah Asisten II. 

Agar pelaku usaha kecil tumbuh subur di daerah, diperlukan adanya program permodalan usaha bagi peningkatan akses pasar, jelasnya.

Saya berharap kredit usaha rakyat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dapat dirasakan kiprahnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Selain itu juga untuk pengembangan perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat, tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Dirjen perbendaharaan Provinsi Lampung, Bank Lampung (sebagaii Pemateri) para Camat,  Peratin, Lurah, pelaku usah UMKM, petani,  nelayan dan peternak.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Abrasi Pantai Jalinbar Pesisir Barat Terancam Putus

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Kondisi pantai Jalan Lintas Pantai Barat (Jalinpanbar), tepatnya di Pekon Mandiri Sejati Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), terlihat sangat memprihatinkan. 

Kondisi jalan penghubung yang hanya satu-satunya tersebut, jika dibiarkan akan terancam terputus, akibat gelombang tinggi yang menyebabkan abrasi pantai ini, ujar Nurkholis yang juga merupakan Peratin (Kepala Desa) setempat, Selasa (12/11).  

Kondisi ini telah terjadi sejak dua pekan terakhir ini, Ironisnya, akibat abrasi pantai ini juga telah menggerus sebagian bangunan salah satu penginapan  yang ada di wilayah tersebut, tambah Nurkholis.

Mulai bulan September lalu, kondisi gelombang laut di wilayah itu cukup tinggi, tetapi yang agak memprihatinkan pada bulan ini. Kondisi abrasi di sepanjang garis pantai, yang ada di Pekon ini kian hari semakin tambah parah dan memprihatinkan, jelasnya.

Garis pantai di Pekon ini, kurang lebih sekitar sepanjang  empat kilometer , ironisnya semua telah tergerus abrasi,  kondisi yang cukup  parah, kurang lebih sekitar 200 meter, jelasnya.

Selain telah menggerus sebagian bangunan penginapan, abrasi pantai ini juga dikhawatirkan akan  mengancam Jalinpanbar. Karena kurang lebih  sekitar tiga meter lagi, jalan Nasional itu akan terancam tergerus abrasi, jika kondisi gelombang tinggi masih terus terjadi,  jelasnya.

Jika kondisi abrasi ini tidak segera ditanggulangi, dikhawatirkan  Jalinpanbar akan tergerus dan terputus. Saya berharap kepada instansi terkait, agar sesegera mungkin menanggulangi persoalan abrasi diwilayah ini, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, tegasnya.

Kami juga telah melaporkan masalah abrasi pantau inii ke Kecamatan setempat, dan Pemkab Pesbar. Harpan kami, khususnya mengenai kondisi Jalinpanbar ini, diharapkan segera mungkin  ditangani, apalagi saat ini gelombang tinggi masih terus terjadi, tegasnya lagi.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

APBD 2020 menyusut, Kegiatan Fisik Dinas PU ditiadakan?

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lampung Utara Tahun 2020 mendatang, bakal mengalami penyusuta!n. Dibandingkan APBD 2019 yang mencapai Rp. 1,9 triliunan, kedepan APBD Lampung Utara diperkirakan hanya mencapai Rp. 1,8 triliun.

” Ya penyesuain, kalau APBD 2019 mencapai Rp. 1,9 triliun dan untuk APBD 2020 sekitar Rp. 1,8 triliunan. Konsekuensinya pengurangan, tapi, inikan belum final,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lampung Utara, Sofyan, usai Rapat bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan kalangan Legislatif, di ruang rapat Sekretariat DPRD, baru-baru ini.

Sofyan menegaskan berkurangnya APBD 2020 bukan dikarenakan pemangkasan, tapi penyesuain. Menurutnya, ini sesuai dengan rencana penerimaan (pendapatan), dan berusaha penerimaan itu teralisasi. Kalau penerimaan beresiko terlalu tinggi dan tidak terealisasi, maka nantinya akan muncul masalah lagi.

” Jadi bukan pemangkasan. Anggaran belanja langsung sangat terbatas, kita membagi yang ada. Bukan pemangkasan, disesuaikan, karena semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pagu anggarannya berkurang,” tegasnya.

” Kita (Eksekutif dan Legislatif) menyepakati, ( APBD 2020) untuk kegiatan fisik di Dinas PU (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang/PUPR) yang bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) ditiadakan, ” imbuhnya.

Disinggung rencana pinjaman Rp. 325 Miliyar kepada Bank Jawa Barat dan Banten (Bank Jabar Banten), Sofyan mengatakan, berdasarkan kesepakatan Pemerintah dan DPRD Lampung Utara, bahwa pinjaman ke Bank BJB dibatalkan. Diketahui, jika pinjaman itu terealisasi, maka akan dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, Pasar danRSU H.M. Ryacudu Kotabumi. Namun, rencana itu kini hanya sebatas mimpi Bupati nonaktif Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunefara.

Alasan, pembatalan ini, kata Sofyan yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian Lampung Utara, karena dinilai oleh pihak legislatif belum terlalu penting. Keputusan pembatalan pinjaman ke Bank BJB ini merupakan hasil rapat bersama dengan kalangan legislatif.

Reporter : Alex
Editor : Red

Continue Reading

Trending