Connect with us

Apa Kabar Lampung

Dinas Koprasi dan UKM Tulangbawang Segera Tertibkan Koprasi

Published

on

Tulangbawang : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang melalui Dinas Koperasi dan UKM telah menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Nomor 114/KEP/M.KUKM.2/XXI/2016 tentang Pembubaran Koperasi terhitung dari tanggal 22 Desember 2016.

Pembubaran terhadap koperasi yang sudah tidak aktif, juga dilakukan dalam rangka pendataan dan penataan koperasi yang ada, agar dapat tertib administrasi dan memenuhi ketentuan tentang badan usaha koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tulang Bawang Supriyanti melalui Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Sumantri menjelaskan bahwa, Koperasi di Kabupaten Tulang Bawang yang tidak memenuhi administrasi sebagai Badan Usaha Koperasi akan ditertibkan sesuai Keputusan Menteri Koperasi dan UKM.

“Sebanyak 102 koperasi dinyatakan oleh Menteri Koperasi dan UKM tidak lulus verifikasi. Semua koperasi tersebut tidak menunjukan kondisi koperasi berjalan, seperti notulen hasil Rapat Akhir Tahun (RAT) dan melampirkan hasil rapat lainnya,” terangnya.

Yang namanya koperasi, imbuhnya, selain memiliki badan hukum koperasi juga memiliki administrasi yang transparan, baik terhadap anggota koperasi ataupun terhadap dinas terkait, sehingga koperasi tersebut benar – benar berjalan dalam pengertiannya sesuai dengan administrasinya.

“Sejauh ini pihak dinas yang selalu mengingatkan agar setiap koperasi dapat menunjukan eksistensinya seperti rapat bulanan, rapat akhir tahun, kemudian dinotulenkan hasil dan rapat dihadiri berapa anggota, dimana notulen inilah yang menjadi pembuktian bila koperasi tersebut benar – benar ada dan berjalan,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut Keputusan Menteri tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Tulang Bawang juga tengah melakukan pengumuman, baik melalui media massa atau selebaran yang ditempelkan di tempat – tempat umum, tentang daftar nama koperasi yang dinyatakan tidak aktif lagi dan dibubarkan, berdasarkan surat Nomor :060/171/V.15/KOP-TB/II/ 2017 tentang nama nama koperasi yang tidak aktif dan dinyatakan dibubarkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Dasar pembubaran Koperasi itu juga merujuk pada ketentuan Undang Undang No 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 1994 tentang pembubaran koperasi oleh pemerintah, Surat Edaran Nomor 269gM/IX/1994 tentang petunjuk pelaksanaan pembubaran koperasi oleh pemerintah, serta Peraturan Mentri Koperasi dan UKM Republik Indonesia No 10/Per/M/KUKM/IX/2015 tentang kelembagan Koperasi.

Kemudian, Surat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung nomor 1236/III/11/Kib-2/XI/2016 tanggal 22 November 2016 tentang pembubaran koperasi, dan Surat Deputi bidang kelembagaan Koperasi dan UKM Menteri Negara Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 24.I/Dep.I/II /2016 tanggal 23 Desember 2016 tentang penyampaian surat keputusan koperasi yang tidak aktif dan rencana pembubaran dalam rangka pendataan dan penataan koperasi.

Sementara terhadap pembubaran koperasi ini, jika ada pihak koperasi yang dinyatakan dibubarkan merasa keberatan, masih dapat mengajukan keberatan yang disampaikan dalam enam bulan terhitung sejak keputusan pembubaran koperasi ditetapkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Keputusan pembubaran terhitung sejak tanggal 22 Desember 2016, dalam hal ini bagi koperasi yang memiliki sangkutan baik hutang piutang dalam internal anggota koperasi ataupun pinjaman bank maka pihak koperasi tidak dibubarkan, sebelum menyelesaikan sangkutan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” jelas Sumantri.

Reporter : Arek
Editor : Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Jelang Nataru, Kejari Lampura Jebloskan Pejabat PUPR dan Kontraktor Ke Rutan

Published

on

By

Lampung Utara : Menjelqng Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kejaksaan Negeri Lampung Utara menetapkan dua orang tersangka atas dugaan korupsi dalam proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat Dinas PUPR Lampung Utara Tahun 2019 senilai Rp. 3.995.547.000,-.

Kedua tersangka itu, berinisial Y merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan proyek tersebut dan AA selaku penyedia atau kontraktor. Keduanya langsung dilakukan penahanan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi.

” Tim penyidik Kejaksaan, berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup telah menetapkan dua orang tersangka dengan inisial Y selaku PPK dan inisial AA selaku penyedia atau kontraktor,” Ucap Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, Selasa (21/12/2021) malam.

” Mereka berdua dikenakan pasal dengan sangkaan primair Pasal 2 subsidair pasal 3 UU no. 31 th 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Kedua tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan di rutan kotabumi,” Imbuhnya.

Menurut I kadek, penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat telah berjalan sejak bulan maret 2021. Tim penyidik telah memintai keterangan dari 16 orang saksi mulai dari PA, PPK, PPTK. Pemeriksaan juga, terus dia, dilakukan terhadap tim teknis lainnya yang terlibat secara langsung dalam pengadaan tersebut termasuk juga dari Ahli Teknis dan auditor indenpent.

” Tim penyidik menemukan penyimpangan dalam pekerjaan peningkatan jalan kali balangan – cabang empat tersebut. Berdasarkan penghitungan oleh auditor independent kerugian keuangan negara dari proyek itu sebesar Rp. 794.368.321,-,” Katanya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Gerak Cepat Atasi Banjir

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Daerah Lampung Selatan terus bekerja tanpa henti, apalagi dimusim penghujan seperti sekarang ini. Pemkab Lamsel sedang melakukan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi dampak banjir.
Hari ini, Jumat (17/12/2021), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamsel sudah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) disejumlah wilayah yang terkena bencana. Seperti di Kecamatan Ketibung, TRC dengan menerjunkan alat berat mengeruk saluran air yang membelah Desa Rangai Tritunggal. Tim juga menangani warga yang terutama lansia yang rumahnya terdampak banjir.
Sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes), memeriksa kondisi warga satu persatu, untuk memastikan tak ada dampak lanjutan pasca banjir kemarin, Kamis (16/12/2021).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lamsel Dulkahar menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU untuk menurunkan alat berat. Hal itu untuk mengurai banjir agar cepat surut. Saat ini, alat berat sedang beroperasi di lokasi banjir yang berada di Desa Rangai Tritunggal Kecamatan Katibung.
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, yang berada di wilayah setiap tahun mengalami banjir untuk dapat waspada dan tetap tenang. Sebab pada bulan Desember cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi. “Tentunya kita tetap mengantisipasinya dan waspada selain itu juga harap tetap tenang,” tambahnya.
Kadis Kominfo Lampung Selatan, M. Sefri Masdian memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap hadir melayani masyarakat. Apalagi dimusim pancaroba seperti sekarang ini.
“Pemerintah Daerah tetap hadir, wajib melayani masyarakatnya. Kita lihat saja, di Katibung dan Kecamatan lain yang terkena banjir, Pemkab Lamsel tetap melayani warganya. Tidak betul kalau dikatakan Pemkab berleha-leha dan pergi menghabisi anggaran melupakan warganya. Bapak Bupati Nanang Ermanto tetap bekerja dan melayani rakyatnya,” ungkap Sefri Masdian.
Ibu-ibu warga Rangai Tritunggal mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Lamsel. Seperti terlihat dalam video yang didapat dari Diskominfo Lamsel.
“Kami warga Rangai Tritunggal mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan BPBD Lampung Selatan, TRC, Dinas Kesehatan, Damkar, TNI-Polri yang telah merespon laporan kami, semoga BPBD Lampung Selatan semakin jaya,” pungkasnya. (ril/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Pandu Kesuma Hadiri Wisuda Ke Lima STAI YASBA Kalianda

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP hadiri acara wisuda ke V sekolah tinggi agama islam (STAI) Yayasan Pembangunan (YASBA) Kalianda di Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort, Rabu (15/12/2021).

Kegiatan yang dilakukan dengan penerapan prokes covid-19 tersebut berlangsung hikmat dan meriah dengan harapan tentunya mahasiswa yang telah diwisuda akan menjadi generasi masa depan yang berkualitas dalam mengisi pembangunan di lamsel sesuai dengan bidang keilmuannya.

Turut hadir, Dewan Penyantun Yayasan Pembangunan, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, MM , Ketua STAI Yasba Kalianda Drs. M. Yacub Yuhira, SH, MM.Pd , Kadis Pendidikan Lamsel Yespi Cory, SH , Para Dosen , Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Lamsel Herry Wiono, SE, MM dan para Dosen dan Mahasiswa STAI Yasba Kalianda.

Wabup Pandu Kesuma menyampaikan dalam sambutannya, ucapan selamat dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa yang pada hari ini telah diwisuda.

“Ini yang ke lima kalinya selama STAI Yasba Kalianda telah mewisuda mahasiswanya, Tentunya capaian ini menjadi barometer keberhasilan kampus dalam mendidik mahasiswanya. Sekaligus mencerminkan keberhasilan dalam mengembangkan metode pendidikan yang menyeimbangkan antara agama, iptek dan keterampilan lainnya, yang akan bermanfaat bagi para lulusannya pada saat nanti memasuki dunia kerja,” Ucapnya.

“Saya berharap, adik-adik mahasiswa yang telah resmi menjadi sarjana, akan mampu berdikari, memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dengan demikian adik-adik sekalian telah ikut membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran di negeri ini,” Terangnya.

Pada kesempatan yang sama Dewan Penyantun, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, MM menyampaikan keberhasilan kampus dalam mewisuda mahasiswanya tercermin ketika para mahasiswanya dapat meraih masa depan yang diinginkan.

“Selamat atas diwisudanya adik-adik semua pada hari ini. Semoga kelak adik-adik berhasil dan sukses. Saya berharap jangan jadikan momentum wisuda ini sebagai akhir dari perjuangan dalam menimba ilmu pengetahuan, teruslah belajar untuk menunjang karir adik-adik nanti ketika sudah bekerja,” Ucapnya.

“jadikanlah hal ini sebagai awal perjuangan untuk meraih masa depan yang cerah, sehingga adik-adik dapat meneruskan pembangunan dan bahkan menjadi seorang pemimpin bangsa di masa depan,” harapnya.

Selanjutnya pada kesempatan itu pula, Wabup Pandu Kesuma memberikan tali asih kepada mahasiswa berprestasi baik yang telah berhasil medapat IPK tertinggi Cum Laude / dengan pujian. (Eko/kmf)

 

 

 

 

Continue Reading

Trending