Connect with us

Apa Kabar Lampung

Berdalih Untuk Bayar Gaji, Kepsek SMA 1 Raman Utara Minta Uang Setoran Ijazah Rp.1.4 Juta

Avatar

Published

on

Lampung Timur : Upaya pemerintah dalam mensukseskan dunia pendidikan terus dilakukan dengan beragam cara, salah satunya dengan memberikan bantuan kepada siswa-siswi yang kurang mampu. Tujuannya pun sangat jelas, yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa agar mampu bersaing dalam membantu meningkatkan taraf ekonomi keluarga atau memiliki penghasilan (bekerja) sendiri dengan bermodalkan ijazah SMA yang di milikinya.

Namun sayangnya hal itu tidak di dukung oleh salahsatu oknum Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri satu (SMA 1) Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Pasalnya, oknum tersebut di duga telah menahan ijazah milik siswa-siswi yang kurang mampu. Di ketahui sejumlah siswa-siswi ini lulus pada pertengahan tahun 2018 ini.

Menurut penuturan salahsatu siswi alumni SMAN 1 Raman Utara, bahwa untuk mendapatkan Ijazah tersebut, dirinya harus menebus sebesar Rp 1,4 juta. Uang tebusan ijazah itu di berlakukan kepada seluruh siswa yang dinyatakan telah lulus sekolah, termasuk siswa-siswi yang datang dari keluarga tidak mampu.

Saat kelas 1 SMA (kelas 16) hingga kelas 3 SMA dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk meringankan pendidikan SMAnya, bantuan itu di ketahuinya dari pemerintah pusat untuk siswa-siswi yang kurang mampu. Dan dirinya tidak pernah merasa ada tunggakan.

“Kelas satu, saya dapet bantuan satu juta dalam setahun, kelas dua juga sama, kelas tiga lima ratus ribu, katanya bantuan itu untuk siswa yang kurang mampu. Dan semuanya sudah di lunasi tapi kenapa ijazahnya kami di suruh bayar,”ucapnya.

Upaya memohon bantuan dari pihak sekolah sudah dilakukannya, namun sayang pihak sekolah tersebut seakan tidak peduli dengan nasibnya. Padahal dirinya ingin bekerja dan memiliki penghasilan untuk membantu meringankan ekonomi keluarganya.

Ia pun pernah kembali mendatangi sekolahan tersebut, hanya berupaya meminta fotocopy ijazah yang telah di legalisir, namun sang kepala sekolah tidak ada di tempat.

“Saya pengen kerja, tapi bagaimana kalau ga ada ijazah, padahal ada lowongan kerja, fotocopy ijazah yang di legalisir aja belum dapat karena kepala sekolah tidak masuk,”terang siswi yang namanya tidak mau di sebutkan.

Bersama siswi tersebut, tim media ini pun berupaya mendatangi sekolah SMAN 1 Raman Utara tersebut, namun sangat di sayangkan sang kepsek belum juga masuk kerja.

Dalam kesempatan itu, tim media ini bertemu dengan pihak bagian Humas SMAN 1 Raman Utara H. Hairul. Ia pun membenarkan jika siswa-siswi yang telah lulus sekolah harus memberikan uang sebesar Rp 1,4 juta, termasuk siswa-siswi yang kurang mampu.

“Semuanya kebijakan kepala sekolah, kalau saya hanya mengikuti perintah saja. Jadi bagi yang mau ngambil ijazah ya harus memberikan uang yang Rp 1,4 juta ini,”terang Hairul di ruang kerjanya, Senin (05/11/2018).

Saat tim media ini menanyakan kenapa pihak sekolah harus menyuruh siswa-siswi menebus ijazah tersebut. Hairul menjelaskan bahwa uang itu di gunakan untuk membayar gaji guru honor dan bayaran kegiatan. Karena bantuan yang di berikan pemerintah tidak cukup untuk membayar gaji semua guru honor di sekolahan tersebut.

“Uangnya di pake buat bayar guru honor dan bayar kegiatan,”ucap Hairul sembari mengarahkan agar menemui langsung kepsek di kediamannya (di Metro).

Reporter : Mandra
Editor : Red

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Bagikan 39 Ekor Hewan Kurban

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berhasil mengumpulkan 39 ekor hewan kurban berupa sapi dari bupati dan perangkat daerah.

Hal ini terungkap setelah Jajaran Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat persiapan pelaksanaan salat Idul Adha (Id) 1445 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban di ruang kerja Staf Ahli Bupati, Kamis, 13 Juni 2024.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) Anton Carmana, mengatakan hewan kurban yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di distribusikan kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, organisasi, Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) dan masyarakat.

“Ya, makna dari berkurban inikan berbagi, untuk menumbuhkan jiwa sosial. Harapannya, disaat merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat turut merasakan kebahagian,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil, menyatakan dari target 52 ekor sapi yang terkumpul total 39 ekor. Dimana, 32 ekor akan didistribusikan untuk pondok pesantren, lembaga dan organisasi.

“Sisanya, 4 ekor akan diprioritaskan untuk THLS, yang nantinya akan di kelola Satpol-PP Lampung Selatan dan 3 ekor lagi akan diserahkan kepada pihak Masjid Agung, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Gelar Salat Id

Anton Carmana, menjelaskan jika Pemkab Lampung Selatan juga akan menggelar salat Id di dua lokasi saat hari raya kurban yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.yakni di lapangan sepakbola Desa Waygalih, Kecamatan Tanjungbintang dan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan.

“Insya Allah, pak bupati akan melaksanakan salat Id di Desa Waygalih,”jelasnya.

Sementara, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil mengatakan pada pelaksanaan salat Id di Lapangan Desa Way Galih akan di Imami Ustad Pendi dan Khotib Ustad Suparman serta Bilal Ustad Fuad.

“Sedangkan, di pelaksanaan salat Id di Lapangan Korpri depan Kantor Bupati Lampung Selatan akan di imami oleh Ustad Khoriul Ulum dan bilalnya Rian. Untuk Khotib -nya belum final. Sebab, imam khotibnya masih dicari,” katanya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Polwan Polresta Bandar Lampung Jalani Pemeriksaan Gaktiblin

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Sebanyak 98 personel Polisi wanita Polresta Bandar Lampung menjalani pemeriksaan penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktiblin) di Mapolres setempat, Kamis (13/6/2024) pagi.

Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu B. Panggabean, mengatakan bahwa pemeriksaan sendiri meliputi sikap tampang, gampol serta surat surat administrasi pribadi.

“Yang bisa hadir ada 98 personel, sementara 4 orang lainnya sedang cuti melahirkan” jelas Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu B. Panggabean.

Didampingi oleh senior Polwan Polresta Bandar Lampung, pemeriksaan dilakukan di Aula Mapolresta Bandar Lampung.

“Hasil pemeriksaan, Alhamdulillah kita tidak menemukan pelanggaran baik dari segi sikap tampang, gampol maupun terkait surat administrasi pribadi” ungkap Kasi Propam.

Panggabean mengimbau kepada seluruh Polwan untuk menjaga diri baik perfoma maupun tingkah laku baik itu di lingkungan dinas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini rutin kita lakukan sebagai bentuk pengawasan” ungkap Kasi Propam.(*)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Popularitas Kepemimpinan Nanang Ermanto Masih Tinggi

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto terbilang positif dan populer dimata warganya.
Kegiatan tugas pokok fungsi (tufoksi) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, dinilai menyentuh dan disukai serta direspon baik.
Melalui publikasi – publikasi baik dari media cetak, online, elektronik, dan sosial media (sosmed) terekspose meluas dikalangan masyarakat.
Seperti halnya diungkapkan Nadjwa Artha Yaneva (17) warga Kalianda, yang juga seorang putri jurnalis senior.
Dikutip dari web media online newslampung.co, Nadjwa yang duduk dibangku SMA salah satu sekolahan di Lampung Selatan ini mengatakan, berita – berita mengenai kegiatan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang tersebar di sosmed banyak mendapat respon like (suka) para netizen di Lampung Selatan.
“Semalaman Nadjwa, baca berita yang dibuat sama papa di media papa. Dari yang Nadjwa baca dan perhatiin, ternyata berita papa soal Pak Nanang di banding berita lainnya paling banyak disukai pembaca. Rata – rata yang ngelike berita papa soal kegiatan Pak Nanang diatas 100 semua. Gak, ada yang dibawah 100, pa. Itu artinya, nitezen banyak yang suka dengan Pak Nanang mimpin Lamsel lagi,” beber Nadjwa dengan polosnya saat bincang santai dengan orang tuanya diruang keluarga kediamannya, Rabu sore (12/06/2024).
Secara spontan, ucapan Najdwa tersebut ditimpal oleh ibunya, yakni Eva Kontesa, SE. Dirinya membenarkan apa yang dikatakan Najdwa benar adanya tanpa di rekayasa.
“Ya, bener itu apa kata anak mu, pa. Di kantor mama juga, banyak yang suka dengan cara kepemimpinan Pak Nanang, pa,” tukas Eva Kontesa saat itu duduk bersebelahan dengan Nadjwa.
“Apalagi, Nadjwa spontanitas dan gak ada yang suruh bilang begitu. Artinya, Pak Bupati Nanang Ermanto, paling kuat duduk lagi jadi Bupati Lamsel,” tambahnya.
Mendengar ucapan ibunya itu, Nadjwa menyebutkan bahwa kawan kawannya di sekolah pun banyak yang bilang Pak Nanang itu sangat perhatian dengan masyarakat. Termasuk, perhatian sama anak sekolah.
“Buktinya, Pak Nanang kunjungan ke sekolah Nadjwa SMAN 1 Kalianda. Waktu itu, temen temen, termasuk Nadjwa senang, Pak Nanang banyak bagi bagi hadiah,” pungkasnya.
Disisi lain, perbincangan keluarga tersebut mengenai kepemimpinan Bupati Nanang Ermanto dapat dijadikan refrensi para pemilih Pemilukada Lampung Selatan pada November 2024 mendatang.
Sebagai informasi, Nanang Ermanto bakal maju kembali di Pemilukada Lampung Selatan sebagai calon incumbent. (Rls).
Continue Reading

Trending