Connect with us

Apa Kabar Lampung

Wagub Bachtiar Basri Hadiri Pelantikan Anggota DPRD PAW Indra S. Ismail

Avatar

Published

on

Bandar Lampung : Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Indra S. Ismail sebagai Anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Provinsi Lampung sisa masa jabatan 2014-2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Rabu (7/11/2018). PAW tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.18-8234 Tahun 2018.

Indra Ismail menggantikan Mirzalie yang mundur dari kursi jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung karena pindah ke Partai Gerindra.

Pengunduran diri Mirzalie juga berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.18-8233 Tahun 2018, Tanggal 11 Oktober 2018. “Dengan PAW ini, agar anggota DRPD Provinsi Lampung yang sebelumnya menggundurkan diri karena mungkin sesuatu hal, ada penggantinya,” ujar Wagub Bachtiar usai menghadiri acara tersebut.

Bachtiar mengatakan pengisian jabatan tersebut karena tidak boleh ada kekosongan pada keseluruhan jumlah anggota DPRD Provinsi Lampung yakni 85 orang.

“Dengan jumlah keseluruhan anggota DPRD Provinsi Lampung yakni 85 orang, adanya PAW agar anggota di DPRD itu cukup,” kata Bachtiar Basri.

Menurut Bachtiar, sesuai prosedur dan ketentuan PAW anggota DPRD, bahwa pengganti tersebut adalah calon anggota DPRD yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara dari partai politik yang sama dan pada daerah pemilihan yang sama.

“Jadi selalu bila ada yang keluar digantikan oleh urutan yang di bawahnya,” kata Wagub.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah dan janji serta pemasangan lencana DPRD Provinsi Lampung.(Humas Prov Lampung)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Kementerian PUPR Restui Pembangunan Overpass STA 65 Lambu Kibang

Redaksi LT

Published

on

Setelah melalui sejumlah tahapan, akhirnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) mengakomodir usulan masyarakat yang diketahui Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) untuk dibangun jalan pertanian warga yaitu Overpass STA 65 dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) STA 64 Lambu Kibang di ruas Terbangi Besar-Kayu Agung.

Hal ini berdasarkan surat Notulen Hasil Rapat BPJT yang diterima oleh Edi Setiawan, Perwakilan Masyarakat Tiyuh Kibang Trijaya Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tubaba nomor UM.01.02-PT/262.1 tertanggal 16 Juli 2019 yang melibatkan 11 unsur terkait dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Edi Setiawan mengatakan, dalam surat Notulen Kementerian PUPR melalui BPJT tertuju kepada 11 pihak terkait Sehubungan dengan surat Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tel nomor UM.01.02-P/251 tanggal 11 Juli 2019 perihal Undangan Rapat, telah dilaksan rapat pembehasan usulan Overpass dan Jembatan Peryeberangan Orang (JPO) pada ruas Jalan Tal Terbanggi Besar- Pematang Panggang – Kayu Agung.

Surat Notulen Hasil Rapat BPJT yang ditembuskan kepada Kepala BPJT dan Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Dirjen Bina Marga tersebut, jelas Edi bahwa, rapat dilakukan pada hari Senin, 15 Juli 2019 13.30 WIB Selesai Tempat Ruang Rapat BPJT Gedung Bina Marga Lantai 2 Kepala Bidang Teknik Sekretariat Badan Pengatur Jalan Tol Pembahasan Usulan Overpass dan JPO pada ruas Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang- Kayu Agung.

“Disini tertuang, Telah dilaksanakan rapat pembahasan usulan Overpass dan JPO pada ruas Jalan Tol Terbanggi Besar -Pematang Panggang yang dipimpin oleh Anggota Badan Pengatur Jalan Tol unsur Profesi, yang dihadiri unsur Sekretariat BPJT, unsur Subdit Pelaksanaan dan Pengendalian Jalan Bebas Hambatan Kayu Agung Ditjen Bina Marga, PPK Pengadaan Jalan Tol Terbanggi Besar Pematang Panggang, unsur Badan Usana Jalan Tol PT Hutama Karya (PT HK), PT Jasamarga Japek Selatan (PT JJS), Kontraktor Pelaksana, dan Konsultan Perencana,”urai Edi Setiawan membacakan isi surat tersebut dikediamannya,, Sabtu (20/7/2019).

Edi menuturkan, hasil rapat yang digelar di tingkat pusat itu memutuskan. Usulan Penambahan crossing road berupa Overpass pada STA 65+750 dan JPO pada STA 64+200 Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang.

” Kemudian, Usulan penambahan bangunan pedintasan berupa Overpass dan JPO tersebut, pelaksanaan pembangunannya dlaksanakan oleh PT Jasamarga Japek Selatan (PT JJS) sebagai dukungan pemerintah pada pembangunan jalan tol Terbanggi Besar Pematang Panggang – Kayu Agung dengan Badan Usaha Jalan Tol PT Hutama Karya (PT HK),”jelasnya.

“Bangunan perlintasan dimaksud adalah guna mengakomodasi jalan akses perkebunan yang telah dilalui oleh trase jalan tol.
Dimana sesuai dokumen Rencara Teknik Akhir (RTA) akan akses perkebunan dimaksud belum diakomodir melalui suatu bangunan perlintasan.

Pergerakan warga melintas jalan tol pada lokasi dimaksud saat ini dihubungkan melalu jalan pendekat berupa jalan samping (frontage) yang selanjutnya terhubung melalu Underpass pada STA 62+050 dan STA 67+135,”sambung Edi.

Dimana, lanjut dia, apabia dibangun jalan samping (frontage) akan diperlukan konstruksi jalan sepanjang 4 km untuk mencapai lokasi yang sama serta akan menyulitkan bagi warga yang akan melintas.

“Untuk itu warga masyarakat mengajukan usulan pembangunan bangunan perintasan berupa overpass dan JPO pada lokasi tersebut,”cetusnya.

Edi juga membacakan kesimpulannya, yaitu sesuai dengan hasil evaluasi dan pembahasan adalah yang pertama, Pembangunan konstruksi bangunan perlintasan berupa Overpass dan JPO dimaksud secara prinsip memang diperlukan sehingga direkomendasikan untuk dapat cilaksanakan konstruksinya di lapangan.

“Kemudian, Pelaksanaan kanstruksi dan kebutuhan lahan untuk konstruksi oprit overpass akan diusulkan untuk menjadi bagian dalam lingkup investasi pengusahaan jalan tol oleh PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol, sehingga diharapkan dapat tetap mengikuti mempercepat seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku,”urainya.

Edi berharap agar perusahaan kontraktor maupun pihak terkait dapat segera merealisasikan keputusan Kementerian PUPR melalui BPJT tersebut.

” Agar para petani dapat mengeluarkan hasil bumi yang mereka hasilkan dengan maksimal dan tanpa ada halangan,”harapnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Arinal : HUT RI Tahun Ini Harus Meriah

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Gubernur Arinal Djunaidi minta peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 lebih meriah dan berkesan bagi seluruh elemen masyarakat.

Semua satuan kerja diharapkan bertanggung jawab penuh demi kelancaran dan kesuksesan peringatan hari besar kenegaraan tahun ini.

Demikian disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat memimpin rapat persiapan HUT RI di Ruang Abung, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jum’at (19/07/2019).

Dikatakannya, Pemerintah
Provinsi Lampung siap sukseskan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 dengan berbagai kegiatan.

“Untuk itu diminta agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, lancar dan terkoordinasi.

Terutama dalam berbagai kegiatan yang memeriahkan HUT RI seperti, donor darah, bakti sosial, kegiatan olahraga dan perlombaan tradisional serta ditutup dengan pesta rakyat,” kata Fahrizal.

Selain dilaksanakan kegiatan Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, serta penyampaian remisi dari Menteri Hukum dan HAM.

Pemerintah Provinsi Lampung juga diminta dapat menyelaraskan dengan agenda kenegaraan pemerintah pusat, seperti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan dan Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Korpri Kantor Gubernur pada 17 Agustus 2019.

Pemerintah Provinsi Lampung juga meminta kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan siswa-siswi paduan suara yang terpilih untuk menyanyikan lagu-lagu perjuanagan yang mampu membuat semangat serta ada penampilan pembacaan puisi.

Serta dari jajaran Korem 043 Garuda Hitam Lampung yang menjadi koordinator pelaksanaan pengibaran bendera. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

2019 Pemprov Lampung Targaetkan 14 Ribu Kunjungan Wisata

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan 14 juta kunjungan wisatawan nusantara dan 300 ribu wisatawan mancanegara tahun 2019 ini.

Demi mewujudkan target itu, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Lampung melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Solusi Transportasi Indonesia atau Grab.

MoU ini dimaksudkan melakukan Co-Branding Lampung “The Treasure of Sumatera” dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung.

“MoU ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung,” ujar Pj. Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, dalam acara penandatanganan MoU tersebut, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Jum’at (19/07/2019).

Pada kesempatan tersebut, Fahrizal turut memberikan ide dan masukan kepada Grab Indonesia untuk dapat menjalin kerjasama ke sekolah-sekolah dalam rangka menurunkan tingkat kemacetan pada saat penjemputan anak sekolah.

“Untuk dapat menurunkan tingkat kemacetan, Grab dapat melakukan kerjasama dengan sekolah untuk dapat melakukan penjemputan siswa sekolah. jadi hal ini juga dapat menurunkan tingkat kemacetan pada saat penjemputan sekolah,” jelas Fahrizal.

Tentunya untuk melakukan hal ini, lanjut Fahrizal harus diidentifikasi siswa yang dapat menggunakan Grab.
“Kita harus identifikasi siswa yang selalu dijemput. Nantinya siswa yang memiliki rumah satu arah, maka dapat menggunakan Grab bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Head of Regional Busniess Development – Indonesia Igel Zibriel menjelaskan bahwa Grab Indonesia menjadi partner Co-Branding The Treasure of Sumatera milik Pemprov Lampung, dan Grab Indonesia siap menyuarakannya ke seluruh Indonesia.

“Grab Indonesia akan turut mempromosikan Lampung dalam menarik para wisatawan, terutama pada event-event yang mengundang wisatawan, seperti pada event Lampung Krakatau Festival,” jelas Zibriel.

Pada kesempatan itu, Zibriel juga mengapresiasi inovasi yang diberikan Pj. Sekdaprov Fahrizal Darminto terkait kerjasama dengan sekolah untuk menurunkan tingkat kemacetan.

“Ada ide dari Sekda yang tak terpikirkan yaitu dalam membantu anak sekolah yang searah untuk pulang menggunakan Grab, sehingga kemacetan pada saat jemput anak sekolah dapat menurun,” jelasnya.

Zibriel menuturkan bahwa gagasan Fahrizal itu adalah inovasi yang berefek luar biasa.

“Ini adalah inovasi kecil namun berefek luar biasa. Kecil dalam artian karena kami sudah memiliki teknologinya (grab consiers), dan akan diterapkan di sekolah,” jelas Zabriel.

Zabriel berharap Pemprov Lampung dapat mendukung penuh Grab masuk lingkup sekolah.
“Kami berharap Pemprov Lampung mendukung terkait hal ini,” harapnya. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: