Connect with us

Apa Kabar Lampung

Dinilai Melanggar HAM, PBHI Lampung Keluarkan Pernyataan Sikap

Avatar

Published

on

PERNYATAAN SIKAP BERSAMA
MENGECAM TINDAKAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN TINDAKAN DISKRIMINASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
KABUPATEN PESISIR BARAT

Bandar Lampung : A.Kronologi kejadian
Pada hari Sabtu, tanggal 2 November 2018 sekitar pukul 02.00 WIB di Pantai Labuhan Jukung Krui, ketiga orang ditangkap lalu dipaksa naik ke dalam mobil dan dibawa ke kantor Satpol PP Pesisir Barat dan kantor Pemadam Kebakaran Pesisir Barat dimandikan dengan alat semprot air pemadam kebakaran dan dilakukan foto bersama dengan maksud untuk mempermalukan dan merendahkan martabat manusia Ketiga korban disuruh bernyanyi satu persatu baru kemudian disuruh pulang dengan maksud agar mereka jera perbuatan tersebut dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut adalah :
1.Yogi Pranata alias Melodi, usia 26 tahun
2.Julius alias Juve, usia 28 tahun
3.Robiansyah, usia 26 tahun

B.JAMINAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM).

Atas perlakuan dan perbuatan oknum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung merupakan tindakan pelanggaran hukum dan pelanggaran HAM diatur dalam ketentuan sebagai berikut :

1.UUD 1945.
Pasal 28I ayat (2) mengatur bahwa:
“Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapat perlindungan terhadapperlakuan yang bersifat diskriminatif itu.”

2.UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Pasal 33 mengatur bahwa:“Setiap orang berhak bebas untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman atauperlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya.”

3.UU No. 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Hak Sipil dan Politik

Pasal 17 mengatur bahwa:
“Tidakboleh seorang pun yang dapat secara sewenang-wenang atau secara tidak sah dicampuri masalah-masalah pribadinya, keluarganya, rumah atau hubungan surat-menyuratnya, atau secara tidak sah diserang kehormatan dan nama baiknya.”

4.UU No. 5 Tahun 1998 tentang Pengesahan Kovenan Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat Manusia

Pasal 28 G ayat (1) mengatur bahwa:
“setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawa kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.”

5.Kitab Undang-Undang hukum Pidana

Pasal 170 mengatur bahwa:
“barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.”

C.PERNYATAAN SIKAP BERSAMA
Pernyataan sikap bersama Gabungan Aliansi YLBHI LBH Bandar Lampung, PBHI Lampung, Lembaga DAMAR LAMPUNG, Women’s March Lampung, Solidaritas Perempuan Sebay Lampung, SERUNI, dan GAYLAM Lampung:

1.Mengecam tindakan pelanggaran HAM dan diskriminasi yang dilakukan oleh OKNUM SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PESISIR BARAT terhadap KE TIGA korban.

2.Menindak tegas pelaku tindakan kekerasan terhadap KE TIGA korban pelanggaran HAM.

3.Mengusut tuntas semua yang terlibat dab bertanggung jawab atas tindakan kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PESISIR BARAT terhadap KE TIGA korban.

Hidup Rakyat!Panjang Umur Perjuangan!

NARAHUBUNG :ANUGRAH PRIMA. UPJ 081379562142

Sumber : PBHI Wilayah Lampung : Aswan Abdulrachman

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Seolah Tak Takut Aparat, Jambret hingga Curanmor Melakukan Aksi dengan Leluasa di Kota Metro

Zuli Ardiansyah

Published

on

Metro :  Aksi jambret di Kota Metro semakin merajalela, aksinya pun bisa dilakukan kapan saja baik itu siang maupun malam hari, korban incarannya adalah orang yang lemah yakni perempuan hingga ibu-ibu yang sudah lanjut usia. Selain jambret aksi curanmor juga kerap terjadi di Kota Metro dengan leluasanya.

Hal ini yang dialami oleh Lili Suryani, Warga Iringmulyo, Metro Timur, yang hingga saat ini masih mengalami perawatan intensif di Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung, usai mendapat kekerasan dari aksi jambret pada, Minggu 28 Februari 2021, sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Terong, 15 A, Iringmulyo, Metro Timur.

Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini mendapat aksi jambret ketika berada di jalan depan rumahnya tepatnya di Jalan Terong, 15A Iringmulyo, Metro Timur. Korban tak sempat meminta tolong ketika aksi jambret berlangsung, dikarenakan korban mengalami kekerasan dan terjatuh hingga tak sadarkan diri.

Menurut adik ipar korban, korban dirawat sejak hari Minggu dan sampai hari Kamis mengalami lupa ingatan di ruang perawatan rumah sakit. Diketahui korban membawa harta benda berikut uang di dalam tas yang dijambret kurang lebih Rp 40 juta. “Cici saya lagi dipinggir jalan kemudian dia keluar dari mobil, tidak lama dari itu dijambret dia tarik-tarikan jatuh, terus kebentur kepala,” kata Voni selaku adik ipar korban.

“Hari Senin saya bikin laporan BAP dan hari Senin juga ada yang laporan ke toko menyerahkan dompet kartu di daerah PD (Lampung Tengah), kita kesana melihat TKP, terus ke tempat yang menemukan orang PB, isinya KTP, Kartu ATM, Kartu Kredit, Kartu Flash,” katanya.

Adik ipar korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Timur dengan nomor laporan (LP): B / 06 / III / Reskrim. Menurutnya, pelaku yang berjumlah 1 orang tersebut melakukan aksi dengan leluasa, terlihat dari sejumlah rekaman CCTV yang berada di sekitaran tempat kejadian perkara pelaku seolah mempersiapkan aksinya dengan matang.

Dalam rekaman cctv orang yang diduga jambret tersebut terlihat profesional, karena menggunakan helm fullface, masker, jaket, dan kendaraan bermotor tak diberi plat nomor. Dia berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang berlaku. “Semoga ditindaklanjuti oleh pihak keamanan, karena kami khawatir di sini banyak cewek-cewek, anak-anak kami khawatir, dikhawatirkan selain penjambretan, perampokan saja berani, saya khawatir nanti sampai terjadi penculikan,” ujarnya.

Aksi jambret hingga curanmor di Kota Metro memang kerap terjadi, dari data yang dihimpun media ini, pelaku seolah tak takut dengan keberadaan aparat penegak hukum hingga melakukan aksinya dengan santai meskipun terekam kamera CCTV. Diketahui, aksi kejahatan juga pernah terjadi sebelumnya di sepanjang Jalan Terong, 15A, Iringmulyo, Metro Timur tersebut. Diharapkan aparat penegak hukum meningkatkan keamanan di wilayah hukum setempat guna menciptakan rasa aman masyarakat.

Pewarta Mery

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Walikota dan Wakil Walikota Tinjau Korban Angin Puting Beliung Di Tejo Agung

Zuli Ardiansyah

Published

on

Metro :  Walikota Metro Wahdi bersama Wakil Walikota Qomaru Zaman meninjau secara langsung rumah korban puting beliung di RT 21/RW 08, Kelurahan Tejo Agung Kecamatan Metro Timur, Kamis (4/3/2021).

Dalam kunjungannya, Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi kemarin mengakibatkan atap rumah salah satu warga mengalami kerusakan kecil ,namun kaena kesigapan warga disekitarnya dengan bergotong royong bersama-sama diperbaiki .

“Saya bersama pak Wakil, turut prihatin atas musibah ini, dan tidak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat, RT, RW, dan pak Lurah,camat dan BNPB  yang telah membantu keluarga korban sehingga rumahnya telah diperbaiki dan dapat ditempati kembali,” ucap Wahdi.

Selanjutnya, Wahdi juga mengatakan bahwa semua terlaksana dengan cepat dikarenakan budaya gotong royong masyarakat di Kota Metro masih besar.

“Inilah salah satu tugas kita, melihat kebawah bagaimana keadaan masyarakat. Alhamdulillah, berkat gotong royong kerusakan kecil telah selesai. Disinilah dapat kita lihat bahwa nilai-nilai gotong royong harus dipertahankan. Musibah kapan pun bisa terjadi. jadi, kita harus melihat kaedah-kaedah dalam membangun. Dan bantuan yang kita berikan mudah-mudahan dapat meringankan beban keluarga korban,” pungkas Wahdi.

Sementara itu, Warsiyem mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan Walikota dan Wakil Walikota ke rumahnya.

“Terimakasih pak Wali dan pak Wakil atas kunjungan dan perhatiannya kepada kami. Alhamdulillah, rumah kami sudah diperbaiki dan dapat ditempati kembali. Dan terimakasih juga kepada warga sekitar yang telah ikut membantu kami. Semoga Allah yang membalas semua kebaikannya. Amin,” tutur Warsiyem. (*)

Pewarta: Mery

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bupati Umar Ahma Launching Pusat Oleh-Oleh Khas Tubaba

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, SP .Launching Pusat oleh-oleh hasil kerajinan Kabupaten Tubaba di Rest Area Km 215, Kecamatan Way Kenanga. Selasa (02/03).

Turut adir Wakil Bupati Fauzi Hasan, Sekdakab Novriwan Jaya, Ketua Dekranasda Kabupaten, Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten, Ketua Dharma Wanita, pimpinan PT. Hutama Karya, Kadis Koperindag, Kadis Kominfo serta Camat Way Kenanga.

Bupati Umar Ahmad mengatakan.Berdirinya stan Dekranasda tersebut diawali pertemuan ketua Dekranasda Kabupaten Tubaba dengan pimpinan PT. Hutama Karya dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat sehingga di berikan tempat di Rest Area 215.

“Stand Dekranasda ini merupakan Etalase Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk menampilkan produk – produk unggulan ciri khas Kabupaten Tubaba”.katanya

Lanjut Bupati umar Ahmad.Di sisi lain kita juga bisa mempromosikan destinasi wisata dan kebudayan.” yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat agar dapat dikenal oleh daerah lain, khususnya oleh pengguna jalan tol Trans Sumatra”pungkas nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Trending