Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Tutup Sementara Homestay Green Lubuk

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melalui Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) bersama instansi terkait menutup Home Stay Green Lubuk kelurahan Way Lubuk Kecamatan Kalianda.
Penutupan yang dilakukan pada, Senin (12/11/2018) dikawal pihak kepolisian dan TNI dari Kodim 0421 Lampung Selatan.
Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Lamsel Heri Bastian mengatakan, penutupan sementara dilakukan sampai menunggu pihaknya melakukan pengecekan dan dan penelitian pasca aksi penutupan warga setempat yang diduga home stay tersebut disalahgunakan.
“Kami akan segera melaksanakan penelitian/pengecekan Home Stay Green Lubuk bersama Tokoh masyarakat atau perwakilan warga, yang selanjutnya dapat menentukan hasil apakah Home Stay Green Lubuk layak beroperasi atau tidak,” jelas Heri Bastian.
Dijelaskannya, selama proses tersebut berlangsung pihaknya bersama masyarakat akan menjaga kondusifitas bersama pihak home stay Green Lubuk.
“Ya, selama pihak Pol PP Kabupaten Lampung Selatan belum mengeluarkan rekomendasi hasil penelitian atau pengecekan pihak Home Stay Green Lubuk maupun pihak warga akan bersama-sama menjaga situasi yang kondusif,” bebernya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus Ketua MUI kabupaten Lamsel C. Hamim Fadil menjelaskan, sesuai dengan kesepakan awal sebelumnya, bahwa pihak Home Stay akan melibatkan Risma dan pemuda setempat dalam mengawasi pengunjung yang akan menginap di Home Stay Green Lubuk.
“Namun pada kenyataannya hal tersebut tidak pernah terealisasi dan pihak Home Stay terkesan mengabaikan,” kata Hamim Fadil.
“Warga masyarakat sudah geram karena selama ini disinyalir Home Stay Green Lubuk sudah menjadi tempat prostitusi dan sarang peredaran narkoba, hal itu terbukti dengan tertangkapnya salah satu oknum polisi oleh pihak BNN di Home Stay Green Lubuk,” pungkasnya.
Pantauan dilokasi, sekitar Pukul 12.00 WIB, kegiatan penutupan Home Stay Green Lubuk selesai dalam keadaan aman.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Heri Bastian (Kasat Pol PP), Ipda A.Roni (Kanit Binmas Polsek Kalianda), Serma Budi (Batuud Koramil kalianda), Gustaf (Kasi Pemerintahan Kecamatan Kalianda), Bono (Lurah Way Lubuk), Hamim Fadil (Tokoh Masyarakat/Ketua MUI), Wanheri  (pengelola Home Stay).
Reporter : Eko
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Resmi Dibubarkan, Ini Daftar Purna Paskibraka Lampung Selatan 2019

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi membubarkan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019.

Nampak raut muka senang, haru, tangis, sedih dan hahagia terlihat pada setiap anggota Paskibraka. Pasalnya, mereka dinilai sukses bertugas saat upacara detik-detik Proklamasi dan upacara penurunan Bendera Merah Putih saat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019.

Diketahui, anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan berjumlah 34 orang terdiri dari 17 putra dan 17 putri yang merupakan siswa-siswi SMA/SMK dan MA negeri maupun swasta hasil seleksi tingkat Kabupaten Lampung Selatan.

Pembubaran dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang dirangkai dalam acara silaturahmi dan pelepasan yang digelar Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019) malam.

Dalam Sambutannya H. Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pelatih, dan anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan yang telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih dengan baik dan sukses.

“Saya bangga dengan adik-adik sekalian, dan begitupun ini menjadi kebanggaan orang tua kalian. Jadikan apa yang dilaksanakan pada hari ini sebagai tonggak penting dan bersejarah dalam mempersiapkan diri untuk menjadi generasi terbaik guna menyongsong masa depan,” ujar Nanang.

Selain itu, Nanang juga berpesan kepada anggota Paskibraka, untuk terus belajar sebagai generasi yang menguasai ilmu dan teknologi, terus mengembangkan diri dan tetap tidak meninggalkan ibadah agar tetap menjadi perilaku yang relegius serta memiliki budi pekerti luhur.
“Yang harus menjadi catatan bagi adik-adik, bahwa setelah melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, bukan berarti tugas adik-adik telah selesai. Tetapi justru ini harus dijadikan sebagai awal dimulainya langkah baru, semangat baru untuk menggapai cita-cita,” pesannya.

Berikut 34 Purna Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan 2019 :

1. Fajar Maulana (SMK YP Serdang)
2. Dwi Yudha Senggi (SMA Swadhipa)
3. Hycal Asmara Wibowo (SMAN 1 Kalianda)
4. Arpon Rilo Pambudi (SMAN 1 Natar)
5. Bagus Aji Saputra (SMAN 1 Kalianda)
6. M. Galih Vihandika (SMAN 1 Kalianda)
7. Ulil Abror Zahidul Haq (SMAN 1 Kalianda)
8. Muhammad Agung Apriansah (SMKN Tanjung Sari)
9. Muhamad Ramadan Z Z (SMKN 1 Merbau Mataram)
10. Noval Azhar (SMAN 1 Way Sulan)
11. Supli (SMA PGRI Katibung)
12. Shandy Gilang Prayoga (SMKN 1 Ketapang)
13. Enteng Juan Tanamal (SMAN 1 Palas)
14. Fahmi Burhannudin (SMAN 2 Kalianda)
15. Muhammad Rafly Erdian (SMA Kebangsaan)
16. Dodi Jatmiko (SMA IT Babul Hikmah)
17. Irfan Efendi (MA Hidyatul Mubtadiin Jati Agung)
18. Ni Wayan Devi Meidiyana (SMKN 1 Bakauheni)
19. Sephia Wulandari (SMAN 1 Sidomulyo)
20. Reni Istiqomah (SMKN 1 Sragi)
21. Meylinda Hartiana Riadi (SMK Diponegoro)
22. Anita Lestari (SMAN 1 Candipuro)
23. Rosmaini (SMA PGRI Katibung)
24. Helen Pujamiati (SMAN 1 Palas)
25. Akhfitria Vika Sari (SMAN 1 Kalianda)
26. Ratih Murti Dewi (SMK Al-Huda)
27. Vinazah Adha Zanita (SMK Hampar Baiduri)
28. Helma Desti Safitri (SMKN 1 Kalianda)
29. Nindya Azfarina Jamhur (SMAN 1 Kalianda)
30. Eno Ibfainsa Khoirunnisa (SMAN 1 Kalianda)
31. Shelly Sismy (SMAN 2 Kalianda)
32. Olivia Novita Puteri (SMAN 1 Merbau Mataram)
33. Sri Wahyuningsih (MAN 1 Lampung Selatan)
34. Anggi Damayanti (SMA Kebangsaan). (Eko/Kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kajari Lampung Selatan Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Hutamrin, SH, MH, menjadi inspektur upacara penurunan bendera merah putih HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Zainal Abidin Pagaralam, Kalianda, Sabtu (17/8/2019) sore.

Hutamrin yang baru sepekan menjabat Kajari Lampung Selatan ini nampak khidmat menjadi inspektur upacara. Sementara Kapten Infantri Paino yang saat ini bertugas sebagai Pasi Intel Kodim 0421 Lampung Selatan didapuk sebagai komandan upacara.

Selain itu, upacara penurunan bendera tersebut, turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Sekretaris Daerah beserta pejabat utama dilingkungan Pemkab Lampung Selatan serta undangan lainnya.

Setelah tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskiraka) bertugas menaikan bendera merah putih pada peringatan hari kemerdekaan RI ke-74 pagi tadi, tugas penurunan bendera merah putih kembali dilakukan 34 anggota Paskibraka berserta tim dari TNI-Polri.

Sukses menjalankan tugasnya, Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan mendapat aplaus dari tamu undangan, keluarga dan masyarakat yang hadir menyaksikan. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pencipta Mars Lampung Selatan Terima Penghargaan Dari Plt Bupati, Keluarga Haru Dan Bangga

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Nur Munasih (63) tidak bisa menahan haru saat dirinya menerima piagam penghargaan dari Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung H. Nanang Ermanto. Nur Munasih merupakan istri dari almarhum Munatsir Amin sang pencipta lagu Mars Lampung Selatan yang yang menerima penghargaan dari orang nomor satu di Kabupaten Khagom Mufakat.

Piagam penghargaan itu diterima Nur Munasih pada momentum silaturahmi dan ramah tamah Plt Bupati Lampung Selatan dengan para pejuang kemerdekaan seperti Veteran, Pepabri dan Warakauri dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74 tahun 2019, yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019).

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran Pemkab Lampung Selatan. Saya merasa bersyukur sekali, terharu sampai tak bisa menahan air mata ini,” ucap Nur Munasih ditemui tim ini usai penyerahan penghargaan.

Nur Munasih menceritakan, lagu Mars Lampung Selatan itu dibuat almarhum Munatsir Amin bersama dirinya. Mulanya kata dia, inspirasi lagu itu didapat setelah almarhum dan dirinya berkeliling Lampung Selatan dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh yang ada di kabupaten paling Selatan Pulau Sumatera ini.

“Banyak lagu yang almarhum (Munatsir Amin) ciptakan. Bahkan terakhir sebelum bapak meninggal juga terima penghargaan pencipta Mars Lampung Barat. Kabupaten Pesawan dan provinsi bapak juga yang ciptakan,” kenang Nur Munasih.

Sementara, dalam kesempatan itu, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan. Semoga apa yang telah almarhum berikan dapat bermanfaat untuk kita semua,” ujar Nanang.

Menurut Nanang, isi yang terkandung dalam setiap lirik lagu tersebut sangat menyentuh dan mempunyai arti yang mendalam, sehingga mampu membangkitkan semangat dan kecintaan masyarakat kepada Kabupaten Lampung Selatan.

“Itulah kenapa saya mewajibkan menyanyikan lagu ini disetiap kegiatan. Supaya masyarakat, khususnya jajaran Pemkab Lampung Selatan ini menghayati lagu tersebut, sehingga dapat menjadi pelecut semangat jajaran pemerintahan kami,” kata Nanang. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending