Connect with us

Lampung Selatan

Penyelundupan 70.950 Ekor Baby Lobster Berhasil di Gagalkan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan : Jajaran Satuan Reskrim Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan 70.950 ekor Baby Lobster yang dikemas dalam 486 plastik yang dibawa pada 18 Polipom senilai Rp10 Milyar lebih.
Puluhan ribu ekor Lobster diamankan petugas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (12/11/2018).
Selain Lobster petugas juga berhasil mengamankan satu orang pelaku. Untuk harga diperkirakan satu ekor Baby Lobster mencapai Rp100 – 150 ribu.
Penggagalan ini ketika petugas Satreskrim sedang melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan diwilayah hukum Polres Lampung Selatan.
“Tadi malam Baby Lobster diamankan Satuan Reskrim, sekitar pukul 18.00 WIB dijalinsum Penengahan. Barang ini dibawa dari Pulau Jawa hendak dibawa ke Pulau Sumatera,” ungkap Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan, SIK saat gelar ungkap kasus bersama Balai Karantina Perwakilan Bandar Lampung di Mapolres, Selasa (13/11/2018).
Kapolres menjelaskan, Satu kendaraan yang patut diduga dan dicurigai sehingga petugas menghentikan dan memeriksa mobil Avanza nopol T 1454 AF terdapat 18 Box polipom yang berisikan 27 kantong plastik didalamnya ada baby Lobster.
“Baby Lobster ini dari pulau Jawa hendak dibawa kepulau Sumatera yang disimpan dalam 486 plastik,” jelasnya.
Selanjutnya kata Mantan Kapolres Pesawaran ini, dalam kasus ini pihaknya mengamankan satu orang tersangka dan saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan.
“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan guna mengungkap peredaran babylobster ini. Kami terus melakukan upaya pencegahan dan bekerjasama dengan balai karantina untuk mengungkap peredaran Babylobster ini. Alhamdulillah ini yang kedua kalinya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Karantina Balai Bandarlampung Rusnanto mengatakan, dalam hal ini pihak karantina terus melakukan pengawasan terhadap sumberdaya ikan sesuai peraturan menteri Kelauatan.
Kemudian kata dia, pihak Balai Karantin sudah bekerjasama dengan tim Polres Lampung Selatan melakukan pemeriksaan dan pengawasan terpadu dijalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
“Sumberdaya ikan, baby lobster ini kekayaan alam Indonesia, jika ini terus menerus dijual, dengan tujuan vietnam, suatu saat ini akan habis. Sebab yang bisa dilakukan seberat 200 gram dengan panjang 8 cm perkilonya mencapai Rp500-700 ribu perkilo,” katanya.
Kemudian kata dia, baby lobster hasil tangkapan ini rencanya akan dilepaskan dilaut Pesawaran.
“Lobster ini sesuai Permen ini akan dilepaskan liarkan ditempat yang sesuai, rencananya dipantai Mutun, yang insya Allah segera dilepaskan,” pungkasnya.
Reporter : Eko
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Giliran PT BBJ Salurkan Bantuan 10 Ton Beras Untuk Penanggulangan Covid-19

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Kepedulian para pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi virus korona (Covid-19) kian tumbuh. Itu terlihat dengan terus bertambahnya perusahaan yang menyerahkan bantuan untuk penanganan wabah Covid-19.
Kali ini, giliran PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) menyerahkan bantuan ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan yang berada di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat.
Bantuan berupa 10 ton beras itu diserahkan secara simbolis oleh Manager PT BBJ, Tatang Rohadi kepada Koordinator Logistik Gugus Tugas Covid-19, M. Darmawan disaksikan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, dan Penjabat Sekretaris Daerah, Thamrin, pada Kamis (14/5/2020).
Manager PT BBJ, Tatang Rohadi mengatakan, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 secara merata.
“Ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai perusahaan yang berivestasi di Lampung Selatan. Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Tatang usai penyerahan bantuan.
Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi sebesar-besarnya atas kepedulian segenap elemen masyarakat maupun para pelaku usaha.
Menurut Nanang, untuk menanggulangi pandemi Covid-19, tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah saja. Namun harus dilakukan secara terpadu oleh segenap elemen masyarakat, mulai dari kalangan dunia usaha, swasta maupun komunitas-komunitas lainnya.
“Saya sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap perusahaan yang telah mengambil peran dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Semoga apa yang kita lakukan ini dapat membantu bagi masyarakat dan menjadi amal yang baik bagi kita semua,” kata Nanang. (eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Minta Segera Disalurkan, Nanang Tegaskan Tak Akan Salah Gunakan Bantuan Covid-19 Untuk Kepentingan Pilkada

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menegaskan tidak akan menggunakan bantuan Covid-19 yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat maupun pelaku usaha guna kepentingan pilkada.
Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam rapat koordinasi terbatas dengan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait percepatan penanganan Covid-19. Rapat itu digelar di rumah dinas bupati setempat, Rabu (13/5/2020).
“Saya minta setiap OPD selalu melakukan koordinasi dalam melaksanakan kegiatan. Utamanya dalam penanganan Covid-19,” ucap Nanang dalam arahannya.
Nanang juga mengingatkan, agar setiap bantuan yang diberikan oleh masyarakat maupun pelaku usaha didata dan dicatat dengan baik. Sebab katanya, semua bantuan yang diterima maupun yang telah disalurkan harus dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya minta kepada OPD yang melakukan pendataan, harus dilakukan pendataan secara akurat. Ini untuk meminimalisir persoalan dilapangan,” imbuh Nanang.
Nanang juga meminta untuk segera menyalurkan bantuan yang sifatnya tidak tahan lama. Termasuk bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit atau puskesmas, maupun petugas yang berada di lapangan.
“Bantuan seperti telur, APD atau bantuan lain yang sifatnya tidak tahan lama, segera disalurkan,” kata Nanang.
Disamping itu, Nanang juga meminta kepada Koordinator Logistik Tim Gugus Tugas Covid-19 yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD untuk segera mendata keluarga yang terdampak Covid-19 yang tidak tercover oleh Dinas Sosial maupun Dana Desa.
“Segera salurkan bantuan dari Posko Gugus Tugas atau dana refocusing Covid-19 yang telah dianggarkan. Lakukan koordinasi bersama seluruh camat,” ujarnya.
Tak lupa, Nanang juga meminta kepada Dinas Sosial dan Dinas PMD untuk selalu berkoordinasi. Sehingga data Kepala Keluarga yang berhak menerima bantuan dapat segera di finalkan. Dengan demikian dapat segera dilakukan penyerapan anggaran penanganan Covid-19.
“Dulkahar (Kepala Dinas Sosial) dan Pak Rohadian (Kepala Dinas PMD) selalu berkoordinasi. Segera finalkan datanya, agar tidak tumpang tindih bantuan,” tegasnya.
Sementara, terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan, Nanang meminta kepada Dinas Kesehatan untuk lebih berkonsentrasi terhadap tiga wilayah, yakni Kecamatan Kalianda, Kecamatan Natar dan Kecamatan Jati Agung.
“Tiga kecamatan ini sudah ada yang positif korona. Kita harus mengambil langkah pencegahan penularan virus ini ke orang lain, untuk memberikan perlindungan dan rasa aman ke masyarakat,” kata Nanang.
Menanggapi apa yang disampaikan Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, dr. Jimmy Banggas Hutapea, MARS menjelaskan, ketiga wilayah tersebut menjadi prioritas pihaknya dalam memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Jimmy menyatakan, pihaknya telah melakukan tracking terhadap masyarakat yang melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif korona. Hasilnya, dari rapid test terhadap 66 orang, didapati reaktif 3 orang dan non reaktif 63 orang.
“Hari ini tim Dinas Kesehatan bersama Puskesmas melakukan contact tracing dan rapid test di Desa Hajimena dan Branti Raya Kecamatan Natar. Untuk 3 orang yang reaktif akan ditindak lanjuti dengan pemeriksaan swab. Sementara ini, mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” terang Jimmy.
Jimmy menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas untuk memberikan bantuan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.
“Kami juga telah memberikan bantuan sembako sebanyak 28 paket untuk warga yang melakukan isolasi mandiri karena kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif 07, 08, 09 dan 10. Rinciannya di Kecamatan Kalianda 11 paket dan Kecamatan Natar 17 paket,” pungkasnya. (eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Usai Dilantik Gubernur, Nanang Ermanto Resmi Definitif Bupati Lampung Selatan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi melantik H. Nanang Ermanto sebagai Bupati Lampung Selatan sisa masa jabatan 2016-2021, di Balai Keratun, Lantai III, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (12/5/2020).
Nanang Ermanto yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Lampung Selatan ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati selama sekitar satu tahun delapan bulan sejak menerima SK pada 3 Agustus 2018.
Pelantikan Nanang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-766 tanggal 30 April tahun 2020, tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Lampung Selatan di Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung, Arinal Djunadi menyebut, pelantikan tersebut dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
“Baru saja kita saksikan bersama pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati Lampung Selatan dalam suasana Covid-19,” ujar Arinal mengawali sambutannya.
Dalam sambutannya, Arinal juga berpesan kepada Nanang agar menjadi pemimpin yang amanah sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan.
“Saya berharap saudara Bupati Lampung Selatan dapat menjalankan wewenang dengan baik dan menyelesaikan dengan penuh tanggungjawab,” kata Arinal.
Selain itu, Arinal juga menitipkan wilayah Lampung Selatan yang merupakan pintu gerbang Pulau Jawa dan Sumatera sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai Covid-19.
“Saat ini pemudik luar biasa, walaupun sudah ada larangan tetapi tetap berjalan terus. Untuk itu saya berharap kerja keras saudara bupati dalam mencegah Covid-19 demi Provinsi Lampung dan Indonesia,” pungkasnya.
Sementara, acara pelantikan tersebut dilakukan sesuai protokol pencegahan Covid-19. Tamu yang diundang pun terbatas. Dari pantauan tamu undangan provinsi hanya dihadiri anggota Forkopimda dan Sekretaris Daerah serta Ketua TP PKK Provinsi Lampung.
Sedangkan, dari Kabupaten Lampung Selatan, turut hadir Ketua DPRD H. Hendry Rosyadi, SH, MH, Kapolres AKBP Eddie Purnomo, Dandim 0421 Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie, Kajari Hutamrin, SH, MH, Ketua PA Dra. Hj. Jubaidah, SH, MH serta Kalapas Dr. Tetra Desorie Imantoro. (Adv)

Continue Reading

Trending