Connect with us

Apa Kabar Lampung

Gubernur Serahkan Nota Keuangan Raperda ABPD Lampung 2019

Published

on

BANDAR LAMPUNG–Gubernur Lampung diwakili Pj. Sekretaris Daerah, Hamartoni Ahadis menyerahkan nota keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran (TA) 2019 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal.

Penyerahan tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Pembicaraan Tingkat I dalam rangka Penyampaian Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (19/11/2018).

“Penyusunan Raperda APBD TA 2019 melalui proses dan mekanisme yang diawali dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi yang melibatkan peran serta aktif masyarakat serta pemangku kepentingan pembangunan lainnya,” ujar Hamartoni pada rapat yang juga dihadiri Forkopimda dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung itu.

Penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut penandanganan Nota Kesepakatan antara eksekutif dan legislatif tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disepakati pada Rapat Paripurna, Kamis (15/11/2018).

“Kesepakatan tersebut dicapai melalui kajian dan pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan OPD, yang dilanjutkan oleh TAPD dengan Badan Anggaran DPRD Provinsi Lampung,” kata Hamartoni.

Dalam menyusun rancangan APBD TA 2019, kata Hamartoni, memperhatikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2019.

“Penyusunan ini dilakukan dengan memperhatikan perkiraan kapasitas dan kondisi keuangan daerah dan perkiraan besaran dana transfer ke daerah yang akan dicapai dengan tetap dalam koridor peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar dia.

Pada sisi belanja daerah, disusun dengan pendekatan kinerja money follow program priority yang mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja dari perencanaan alokasi biaya yang ditetapkan secara efektif dan efisien.

Hamartoni menyampaikan adanya rancangan struktur APBD Provinsi Lampung TA 2019 dengan memperhatikan potensi kapasitas fiskal daerah yang tercantum dalam kesepakatan KUA dan PPAS TA 2019 antara Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Lampung.

Disebutkan Hamartoni yakni pada rencana target pendapatan daerah sebesar Rp7,7 triliun dengan proyeksi penerimaan pendapatan daerah tersebut bersumber dari PAD sebesar Rp3,4 triliun dan dana perimbangan Rp4,2 triliun dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp58,8 miliar.

Kemudian, pada belanja daerah dianggarkan Rp7,6 triliun yang terdiri atas belanja tidak langsung Rp4,6 triliun dan belanja langsung Rp2,9 triliun. “Berdasarkan kondisi pendapatan daerah dan belanja daerah sebagaimana tersebut, Rancangan APBD Provinsi Lampung TA 2019 mengalami surplus Rp115 miliar,” kata Hamartoni.

Selain itu, rancangan struktur APBD Provinsi Lampung TA 2019 juga pada penerimaan pembiayaan daerah yang diperkirakan Rp35 Miliar yang bersumber dari sisa lebih penggunaan anggara (SILPA) 2018.

“Sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp150 miliar, digunakan untuk penyertaan modal dan pembayaran pokok utang. Dengan demikian terdapat defisit sebesar Rp115 Miliar yang ditutupi dari surplus pendapatan belanja,” ujar dia.

Hamartoni berharap APBD TA 2019 mampu menjawab tantangan, hambatan, dan kendala sekaligus kebutuhan masyarakat Lampung selama satu tahun kedepan dengan tetap memperhatikan kondisi realitas serta potensi lokal yang kita miliki.

“Kita melakukan penyusunan Rancangan APBD dengan mengedapankan skala prioritas dan urgensi belanja,” kata Hamartoni. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Jelang Nataru, Kejari Lampura Jebloskan Pejabat PUPR dan Kontraktor Ke Rutan

Published

on

By

Lampung Utara : Menjelqng Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kejaksaan Negeri Lampung Utara menetapkan dua orang tersangka atas dugaan korupsi dalam proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat Dinas PUPR Lampung Utara Tahun 2019 senilai Rp. 3.995.547.000,-.

Kedua tersangka itu, berinisial Y merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan proyek tersebut dan AA selaku penyedia atau kontraktor. Keduanya langsung dilakukan penahanan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi.

” Tim penyidik Kejaksaan, berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup telah menetapkan dua orang tersangka dengan inisial Y selaku PPK dan inisial AA selaku penyedia atau kontraktor,” Ucap Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, Selasa (21/12/2021) malam.

” Mereka berdua dikenakan pasal dengan sangkaan primair Pasal 2 subsidair pasal 3 UU no. 31 th 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Kedua tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan di rutan kotabumi,” Imbuhnya.

Menurut I kadek, penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat telah berjalan sejak bulan maret 2021. Tim penyidik telah memintai keterangan dari 16 orang saksi mulai dari PA, PPK, PPTK. Pemeriksaan juga, terus dia, dilakukan terhadap tim teknis lainnya yang terlibat secara langsung dalam pengadaan tersebut termasuk juga dari Ahli Teknis dan auditor indenpent.

” Tim penyidik menemukan penyimpangan dalam pekerjaan peningkatan jalan kali balangan – cabang empat tersebut. Berdasarkan penghitungan oleh auditor independent kerugian keuangan negara dari proyek itu sebesar Rp. 794.368.321,-,” Katanya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Gerak Cepat Atasi Banjir

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Daerah Lampung Selatan terus bekerja tanpa henti, apalagi dimusim penghujan seperti sekarang ini. Pemkab Lamsel sedang melakukan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi dampak banjir.
Hari ini, Jumat (17/12/2021), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamsel sudah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) disejumlah wilayah yang terkena bencana. Seperti di Kecamatan Ketibung, TRC dengan menerjunkan alat berat mengeruk saluran air yang membelah Desa Rangai Tritunggal. Tim juga menangani warga yang terutama lansia yang rumahnya terdampak banjir.
Sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes), memeriksa kondisi warga satu persatu, untuk memastikan tak ada dampak lanjutan pasca banjir kemarin, Kamis (16/12/2021).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lamsel Dulkahar menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU untuk menurunkan alat berat. Hal itu untuk mengurai banjir agar cepat surut. Saat ini, alat berat sedang beroperasi di lokasi banjir yang berada di Desa Rangai Tritunggal Kecamatan Katibung.
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, yang berada di wilayah setiap tahun mengalami banjir untuk dapat waspada dan tetap tenang. Sebab pada bulan Desember cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi. “Tentunya kita tetap mengantisipasinya dan waspada selain itu juga harap tetap tenang,” tambahnya.
Kadis Kominfo Lampung Selatan, M. Sefri Masdian memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap hadir melayani masyarakat. Apalagi dimusim pancaroba seperti sekarang ini.
“Pemerintah Daerah tetap hadir, wajib melayani masyarakatnya. Kita lihat saja, di Katibung dan Kecamatan lain yang terkena banjir, Pemkab Lamsel tetap melayani warganya. Tidak betul kalau dikatakan Pemkab berleha-leha dan pergi menghabisi anggaran melupakan warganya. Bapak Bupati Nanang Ermanto tetap bekerja dan melayani rakyatnya,” ungkap Sefri Masdian.
Ibu-ibu warga Rangai Tritunggal mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Lamsel. Seperti terlihat dalam video yang didapat dari Diskominfo Lamsel.
“Kami warga Rangai Tritunggal mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan BPBD Lampung Selatan, TRC, Dinas Kesehatan, Damkar, TNI-Polri yang telah merespon laporan kami, semoga BPBD Lampung Selatan semakin jaya,” pungkasnya. (ril/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Pandu Kesuma Hadiri Wisuda Ke Lima STAI YASBA Kalianda

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP hadiri acara wisuda ke V sekolah tinggi agama islam (STAI) Yayasan Pembangunan (YASBA) Kalianda di Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort, Rabu (15/12/2021).

Kegiatan yang dilakukan dengan penerapan prokes covid-19 tersebut berlangsung hikmat dan meriah dengan harapan tentunya mahasiswa yang telah diwisuda akan menjadi generasi masa depan yang berkualitas dalam mengisi pembangunan di lamsel sesuai dengan bidang keilmuannya.

Turut hadir, Dewan Penyantun Yayasan Pembangunan, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, MM , Ketua STAI Yasba Kalianda Drs. M. Yacub Yuhira, SH, MM.Pd , Kadis Pendidikan Lamsel Yespi Cory, SH , Para Dosen , Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Lamsel Herry Wiono, SE, MM dan para Dosen dan Mahasiswa STAI Yasba Kalianda.

Wabup Pandu Kesuma menyampaikan dalam sambutannya, ucapan selamat dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa yang pada hari ini telah diwisuda.

“Ini yang ke lima kalinya selama STAI Yasba Kalianda telah mewisuda mahasiswanya, Tentunya capaian ini menjadi barometer keberhasilan kampus dalam mendidik mahasiswanya. Sekaligus mencerminkan keberhasilan dalam mengembangkan metode pendidikan yang menyeimbangkan antara agama, iptek dan keterampilan lainnya, yang akan bermanfaat bagi para lulusannya pada saat nanti memasuki dunia kerja,” Ucapnya.

“Saya berharap, adik-adik mahasiswa yang telah resmi menjadi sarjana, akan mampu berdikari, memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dengan demikian adik-adik sekalian telah ikut membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran di negeri ini,” Terangnya.

Pada kesempatan yang sama Dewan Penyantun, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, MM menyampaikan keberhasilan kampus dalam mewisuda mahasiswanya tercermin ketika para mahasiswanya dapat meraih masa depan yang diinginkan.

“Selamat atas diwisudanya adik-adik semua pada hari ini. Semoga kelak adik-adik berhasil dan sukses. Saya berharap jangan jadikan momentum wisuda ini sebagai akhir dari perjuangan dalam menimba ilmu pengetahuan, teruslah belajar untuk menunjang karir adik-adik nanti ketika sudah bekerja,” Ucapnya.

“jadikanlah hal ini sebagai awal perjuangan untuk meraih masa depan yang cerah, sehingga adik-adik dapat meneruskan pembangunan dan bahkan menjadi seorang pemimpin bangsa di masa depan,” harapnya.

Selanjutnya pada kesempatan itu pula, Wabup Pandu Kesuma memberikan tali asih kepada mahasiswa berprestasi baik yang telah berhasil medapat IPK tertinggi Cum Laude / dengan pujian. (Eko/kmf)

 

 

 

 

Continue Reading

Trending