Connect with us

Apa Kabar Lampung

Di Duga Pj. Kepala Pekon Negeri Agung Langgar Perbub Tahun 2016

Avatar

Published

on

Tanggamus : Dinilai tak sesuai mekanisme adminitrasi dalam organisasi perangkat Desa, Pj Kepala Pekon (Desa) Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Yuzar Jayanegara, dengan sepihak berhentikan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan, atas nama Nina Zaliana. Camat Talang Padang, Yulinarti telah menindaklanjutinya dengan melayangkan surat teguran, jika dalam pelaksanaannya masih ada persoalan, maka ranahnya mengarah pada pribadinya (Pj Kakon) itu sendiri dan memang telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No.11 Tahun 2016. Senin 03 Desember 2018.

Dalam hal ini juga, terindikasi dugaan pemaksaan yang dilakukan Pj Kakon Yuzar Jayanegara, terhadap Nina Zaliana untuk menandatangani surat pemberhentian selaku Kaur Keuangan Pekon setempat, tertanggal 16 November 2018.

Kepada awak media siber/online yang tergabung dalam Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Kabupaten Tanggamus, Minggu 02 Desember 2018 lalu, Nina Zaliana mengungkapkan, surat yang dikeluarkan Pj Kakon itu tidak sesuai dengan mekanisme yang ada dan alasan yang diberikan oleh Pj Kakon juga tidak profesional dan masuk akal.

Hal ini jelas bahwa, Pj Kakon Yuzar Jayanegara telah berlaku tidak adil dan semena-mena atas jabatan yang di amanahkan.

“Bagi saya, tidak ada masalah jika saya pribadi masih diamanatkan menjabat Kaur Keuangan atau tidak. Akan tetapi, sistem dan cara yang di berlakukan Pj Kakon itu tidak adil dan tidak sesuai mekanisme tatanan organisasi kepemerintahan desa. Terlebih unsur pemaksaan kepada saya, untuk mundurkan diri sebagai Kaur Keuangan Pekon, saya sampaikan kalau mau di pecat, ya pecat saja,”ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Camat Talang Padang, Yulinarti mengaku telah memberikan teguran kepada Pj Kakon terkait, termasuk pihak BHP dan Kaur itu sendiri. Teguran itu telah di layangkan Minggu lalu dan telah dilakukan pembinaan.

“Minggu kemarin sudah saya berikan teguran sebelum Pj Kakon itu dilantik, juga telah diberi pengarahan sebagaimana tugas Kecamatan dalam membina, koordinasi dan mengevaluasi. Namun pelaksaan dibawah diluar hal yang semestinya dilaksanakan, maka hal ini kembali ke ranah pribadinya langsung,”ujar Yulinarti saat di konfirmasikan melalui Via Telephon.

Hal yang dilakukan Pj. Kakon, Camat Talang Padang melanjutkan, telah melanggar Perbup Nomor 11 Tahun 2016.  Pj Kepala Pekon itu tidak bisa mengangkat dan memberhentikan aparatur. Masalah ini, BHP-lah yang berkewenangan di Pekon selaku Dewan Pengawas Pekon.

Artinya hal ini sudah urusan pribadi Pj Kakon itu sendiri. Sebab dalam teguran yang dilayangkan sudah jelas, salah satu isi arahan kami bahwa, Kaur tidak bisa diberhentikan.

“Saya tidak pernah membuat Rekomendasi atas hal ini. Saya tahu aturan atas hal ini dengan menerapkan Perbup terkait. Atas hal ini  juga, kami telah konsultasikan ke Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab,”pungkasnya.

Diwaktu berbeda, Ketua BHP Negeri Agung, mengaku tidak mengetahu persoalan tersebut dan dirinya belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Pj Kakon Yuzar Jayanegara atas diberhentikannya Kaur Keuangan.

Sepengetahuan dirinya, jika memang ada aparat Pekon (Desa) yang menyatakan mengundurkan diri, sebaiknya Pj Kakon tidak serta-merta menyetujuinya. Sebaiknya ditanyakan kembali kepada bersangkutan kesuguhan niat mengundurkan diri.

“Jika hal itu telah dilakukan dan melihat dari keputusan bersangkutan, jika benar mundur diri,  maka dilaksanakan rapat. Setelahnya di lakukan pengumuman terbuka guna perekrutan kembali, guna mengisi kekosongan jabatan terkait. Selanjutnya dilakukan penseleksian, yang hasilnya di ajukan kepada pihak Kecamatan,”ujarnya.

Sementara itu, Pj Kakon Negeri Agung, Yuzar Jayanegara, mengaku bahwa soal teguran dari Camat, ada hanya sekali panggilan membahas tentang banyaknya kaur yang mengundurkan diri.

Soal pemberhentian terhadap Kaur Keuangan atas nama Nina Zaliana itu, diakuai belum ada koordinasi dengan Camat. Kaur yang mengundurkan diri ada 3 orang, ketiganya ini di nilai tidak ada kerjasama. Soal proses pengunduran diri mereka, tidak ada tekanan.

“Pada prinsipnya, kita meminta kepada para Kaur lainnya agar dapat kerjasama membangun Pekon Negeri Agung ini,”katanya.

Disisi lain, menanggapi hal ini, Ketua LSM GMBI Distrik Tanggamus, Amroni Abd menyampaikan kritik terhadap sikap Pj Kakon tersebut. Pihaknya menilai, kebijakan atau tindakan yang di ambil Pj Kakon Negeri Agung, terindikasi semena-mena atas jabatan yang di amanatkan dan sesuai mekanisme yang ada, Pj Kakon itu telang mengkesampingkan Perbup No.11 Tahun 2016 serta peraturan pembentukan organisasi perangkat desa.

“Pj Kakon harusnya profesional dalam menjalankan semua program pemerintah. Sekarang ini bukan zamannya lagi main pecat, apa lagi pemecatan dilakukan atas dasar suka tidak suka (like and dislike),”pungkasnya.

Reporter : Iyan
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Pemkab Pesibar Bantu Pengobatan Pasien Pengidap Stephen Johnson Syndrome.

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Kesehatan Pesisir Barat menyampaikan bantuan kepada Fitriyani binti Samsi Rahman seorang anak berusia 3 (tiga) tahun warga Pekon Way Napal Kecamatan Krui Selatan yang terkena penyakit Stephen Johnson Syndrome.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat Tedi Zadmiko SKM MM beserta beberapa Kepala UPT Puskesmas diantaranya Puskesmas Krui, Puskesmas Krui Selatan, Puskesmas Biha dan Puskesmas Ngaras pada tanggal 24 Mei 2019 pukul 20.30 wib mengunjungi Fitriyani binti Samsi Rahman yang dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSAM) Provinsi Lampung.

Selain diterima oleh keluarga pasien, rombongan dari Dinas Kesehatan Pesisir Barat juga diterima oleh dr Isura selaku dr jaga RSAM beserta perawat dan petugas ruang ICU yang sedang bertugas.

Secara umum menurut keterangan dokter dan perawat jaga di ruang ICU keadaan Fitriyani telah menunjukan perkembangan yang lebih baik, kesadaran telah membaik dan sudah bisa diajak berbincang, kulit yang sebelumnya membengkak telah berangsur mengempis serta lukanya mulai mengering.

Dalam kesempatan tersebut diatas, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat juga menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk Fitriyani dan Anis Desti kakaknya yang juga telah didaftarkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, dimana kartu tersebut akan aktif per 1 Juni 2019 sehingga hal tersebut akan menjamin kelanjutan biaya pengobatan Fitriyani yang saat ini ditanggung oleh Dinas Sosial.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan tunai senilai Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) kepada keluarga pasien yang merupakan hasil sumbangan dari Dinas Kesehatan Pesisir Barat dan jajarannya yang mudah-mudahan dapat meringankan biaya kebutuhan keluarga selama Fitriyani dalam masa perawatan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengharapkan seluruh masyarakat Pesisir Barat mendoakan untuk kesembuhan Fitriyani.

Reporter : Indra

Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Safari Ramadhan Bupati Istiqlal Beribantuan Masjid

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati pesisir barat DR.Drs.H.Agus Istiqlal,SH.,MH di dampingi Wakil Bupati Erlina,SP.,MH Menghadiri safari ramadhan 1440 H di Masjid Jami’al Wustho.Penggawa V tengah, Kec.Karya Penggawa. Kamis(23/5)

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan terimakasih terhadap seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kecamatan Karya Penggawa atas kehadirannya pada acara safari ramadah ini.

Kemudian, masih dalam sambutan Bupati menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan safari ramadhan ini adalah untuk meningkatkan silaturrahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh lapisan masyarakat kabupaten pesisir barat.

Kemudian sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bulan ramadhan merupakan suatu bulan yang penuh kebarokahan dimana seluruh umat islam pada saat ini sedang melaksanakan ibadah puasa tak terkecuali kita yang berada di kabupaten pesisir barat ini.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan hibah dari pemerintah kabupaten pesisir barat kepada Masjid Jami’al Wustho.Penggawa V tengah,Kec.Karya Penggawa, dengan bentuk sejumlah dana senilai Rp 15.000.000., bantuan untuk marbot masjid senilai Rp 3.000.000/6 bulan dan bantuan pembantu pegawai pencatat nikah Tahun 2019 senilai Rp 1.200.000/6 bulan.

Turut hadir acara tersebut Pj.Sekda Ir.N.Lingga Kusuma,MP, para staf ahli Bupati, para asisten,Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), danramil Pesisir Tengah, kapolsek Pesisir Tengah, camat dan para peratin beserta jajarannya kecamatan karya penggawa dan seluruh lapisan masyarakat setempat.

Reporter : Indra

Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Dorong Pelabuhan Panjang Dongkrak Industri dan Ekspor Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo terus mendukung PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Panjang dalam mendongkrak industri dan perkembangan Provinsi Lampung, sehingga menjadi provinsi terdepan di Pulau Sumatera.

Terlebih Pelabuhan Panjang kini menjadi pelabuhan regional Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan hubport penunjang ekspor.

“Apapun halnya, saya akan sangat cepat bertindak jika berbicara terkait pembangunan di Provinsi Lampung,” kata Gubernur Ridho pada acara silaturahmi bersama PT Pelindo II Cabang Panjang di Ruang Rapat IPC Panjang, Bandar Lampung, Kamis (23/5/2019).

Dukungan Gubernur Ridho dalam mewujudkan hal tersebut yakni dengan memberikan kemudahan terkait seluruh perizinan dan segala bentuk persetujuan serta regulasi dalam perencanaan pembangunan PT Pelindo II Cabang Panjang.

“Saya perintahkan kepada seluruh dinas terkait memberikan kemudahan dalam perizinan dan persetujuan kepada Pelindo. Salah satu perkembangan dan kemajuan Provinsi Lampung bertumpu di sini dan Pelindo menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Ridho.

Ridho juga memberikan apresiasi kepada PT Pelindo II Cabang Panjang yang menyiapkan segala bentuk perencanaan pembangunan yang sangat matang dan terstruktur. Hal ini tentunya sejalan dengan perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Pelabuhan Panjang akan semakin maju dan harus kita banggakan. Pelabuhan Panjang akan menjadi muka Lampung yang membuat Lampung menjadi maju dan terdepan di Pulau Sumatera. Hal itu saya utarakan karena nanti Pelabuhan Panjang akan menjadi titik tumpu keluar masuk logistik yang sangat besar dan memungkinkan untuk membuat Lampung menjadi pusat perindustrian dan agroindustri,” jelas Ridho.

Pada kesempatan itu, GM PT Pelindo II Cabang Panjang Drajat Sulistyo mengatakan dari segi geografis, Lampung tidak ada bandingannya. Itu terbukti pada 26 Maret 2019, Pelabuhan Panjang ditetapkan menjadi pelabuhan internasional.

“Kini Pelabuhan Panjang menjadi tempat bersandar kapal barang bermuatan 1200 sampai 4000 kontainer dan jadwalnya pasti yakni seminggu dua kali. Itu tidak bisa di pelabuhan lain kecuali di Pelabuhan Panjang di Lampung ini, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, selebihnya di seluruh Indonesia ini belum bisa,” ujar Drajat.

Kemudian, acara dilanjutkan buka puasa bersama dan meninjau gedung baru yang menjadi command center Pelabuhan Panjang. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: