Connect with us

Apa Kabar Lampung

Kabag Tapem : Pemecatan Sepihak Oleh Yuzar Jaya Negara Diduga Menyalahi Aturan

Avatar

Published

on

Tanggamus : Pemecatan sepihak yang diduga tidak sesuai Mekanisme Administrasi Perangkat Pekon (Desa), oleh Yuzar Jaya Negara selaku Pj. Kepala Pekon terhadap Nina Zuliana, Kepala Urusan (KAUR) Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus kian meruncing.

Selain pemberhentian yang tidak sesuai mekanisme, apa yang dilakukan PJ. Kepala Pekon Yuzar Jaya Negara juga terindikasi adanya dugaan pemaksaan untuk menandatangani surat pengunduran diri dari beberapa perangkat Pekon, yakni, Sugiasih, S.Pd sebagai Sekdes, Arif Granada, SH sebagai Kasi Kesra dan Bertiati sebagai Bendahara yang dilakukan oleh Pj. Kakon Negeri Agung.

Dalam sambutanya, Camat Talang Padang, Yuninarti, menjelaskan, pemberhentian dan pengunduran diri beberapa Perangkat Pekon tersebut tanpa ada koordinasi dengan pihak kecamatan terlebih dahulu. Menurutnya, pemberhentian tersebut telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No.11 Pasal 2 s/d 29 Tahun 2016.

“Sampai saat ini belum ada koordinasi dari Pihak Pekon ke kami Pihak Kecamatan, dan saya juga belum pernah merekomendasinya, Sebelumnya kami sudah memanggil dan mengarahkan harus sesuai dengan Perbub. Disisi lain kami sudah melayangkan teguran dan arahan bahwa Kaur tidak bisa di berhentikan”, terangnya.

Hal senada juga di akui oleh Ketua BHP Negeri Agung, Ketua BHP mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut dan bahkan belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Pj. Kakon Yuzar Jayanegara atas diberhentikannya Kaur Keuangan.

Dalam hal ini, Nina Selaku Kaur Keuangan merasa kecewa atas tindakan Pj. Pekon terhadapnya yang terkesan semena-mena dan menyalahgunakan wewenang.

“Bagi saya, tidak ada masalah jika saya pribadi masih diamanatkan menjabat Kaur Keuangan atau tidak. Akan tetapi, sistem dan cara yang di berlakukan Pj. Kakon harusnya lebih profesional, Karna menurut saya yang dilakukan Yuzar ini tidak adil dan terkesan menyalahgunakan wewenang”, ungkapnya.

Menyikapi hal ini, Pj. Kakon Negeri Agung, Yuzar Jayanegara, mengakui soal teguran dari Camat. “Ada hanya sekali panggilan, dan itu membahas tentang banyaknya kaur yang mengundurkan diri”.

Soal pemberhentian terhadap Kaur Keuangan atas nama Nina Zaliana, diakuai belum ada koordinasi dengan Camat. Menurut Pj. Kakon, Kaur yang mengundurkan diri ada 3 orang, ketiganya ini di nilai tidak ada kerjasamanya. Soal proses pengunduran diri mereka, itu tidak ada tekanan.

Dalam wawancaranya, Kabag Tapem Suyanto menjelaskan bahwa, hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan akan disandarkan dengan aturan yang ada. Terkait malanggar aturan atau tidak, dia belum bisa berkomentar terhadap itu, karena Dia akan mempelajarinya tebih dahulu.

“Tadikan sudah mendengar semua, bahwa pemberhentian itu tidak ada koordinasi dengan Camat dan jika itu tidak sesuai ya kita akan Anulir, karena jika tidak ada Koordinasi berarti itu tidak pas. Terkait sanksi, kita lebih dulu ke pembinaan, karena di Perbub kan tidak mengatur sanksi”,terangnya.

Reporter : Iyan
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Pemkab Pesibar Bantu Pengobatan Pasien Pengidap Stephen Johnson Syndrome.

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Kesehatan Pesisir Barat menyampaikan bantuan kepada Fitriyani binti Samsi Rahman seorang anak berusia 3 (tiga) tahun warga Pekon Way Napal Kecamatan Krui Selatan yang terkena penyakit Stephen Johnson Syndrome.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat Tedi Zadmiko SKM MM beserta beberapa Kepala UPT Puskesmas diantaranya Puskesmas Krui, Puskesmas Krui Selatan, Puskesmas Biha dan Puskesmas Ngaras pada tanggal 24 Mei 2019 pukul 20.30 wib mengunjungi Fitriyani binti Samsi Rahman yang dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSAM) Provinsi Lampung.

Selain diterima oleh keluarga pasien, rombongan dari Dinas Kesehatan Pesisir Barat juga diterima oleh dr Isura selaku dr jaga RSAM beserta perawat dan petugas ruang ICU yang sedang bertugas.

Secara umum menurut keterangan dokter dan perawat jaga di ruang ICU keadaan Fitriyani telah menunjukan perkembangan yang lebih baik, kesadaran telah membaik dan sudah bisa diajak berbincang, kulit yang sebelumnya membengkak telah berangsur mengempis serta lukanya mulai mengering.

Dalam kesempatan tersebut diatas, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat juga menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk Fitriyani dan Anis Desti kakaknya yang juga telah didaftarkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, dimana kartu tersebut akan aktif per 1 Juni 2019 sehingga hal tersebut akan menjamin kelanjutan biaya pengobatan Fitriyani yang saat ini ditanggung oleh Dinas Sosial.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan tunai senilai Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) kepada keluarga pasien yang merupakan hasil sumbangan dari Dinas Kesehatan Pesisir Barat dan jajarannya yang mudah-mudahan dapat meringankan biaya kebutuhan keluarga selama Fitriyani dalam masa perawatan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengharapkan seluruh masyarakat Pesisir Barat mendoakan untuk kesembuhan Fitriyani.

Reporter : Indra

Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Safari Ramadhan Bupati Istiqlal Beribantuan Masjid

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati pesisir barat DR.Drs.H.Agus Istiqlal,SH.,MH di dampingi Wakil Bupati Erlina,SP.,MH Menghadiri safari ramadhan 1440 H di Masjid Jami’al Wustho.Penggawa V tengah, Kec.Karya Penggawa. Kamis(23/5)

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan terimakasih terhadap seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kecamatan Karya Penggawa atas kehadirannya pada acara safari ramadah ini.

Kemudian, masih dalam sambutan Bupati menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan safari ramadhan ini adalah untuk meningkatkan silaturrahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh lapisan masyarakat kabupaten pesisir barat.

Kemudian sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bulan ramadhan merupakan suatu bulan yang penuh kebarokahan dimana seluruh umat islam pada saat ini sedang melaksanakan ibadah puasa tak terkecuali kita yang berada di kabupaten pesisir barat ini.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan hibah dari pemerintah kabupaten pesisir barat kepada Masjid Jami’al Wustho.Penggawa V tengah,Kec.Karya Penggawa, dengan bentuk sejumlah dana senilai Rp 15.000.000., bantuan untuk marbot masjid senilai Rp 3.000.000/6 bulan dan bantuan pembantu pegawai pencatat nikah Tahun 2019 senilai Rp 1.200.000/6 bulan.

Turut hadir acara tersebut Pj.Sekda Ir.N.Lingga Kusuma,MP, para staf ahli Bupati, para asisten,Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), danramil Pesisir Tengah, kapolsek Pesisir Tengah, camat dan para peratin beserta jajarannya kecamatan karya penggawa dan seluruh lapisan masyarakat setempat.

Reporter : Indra

Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Dorong Pelabuhan Panjang Dongkrak Industri dan Ekspor Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo terus mendukung PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Panjang dalam mendongkrak industri dan perkembangan Provinsi Lampung, sehingga menjadi provinsi terdepan di Pulau Sumatera.

Terlebih Pelabuhan Panjang kini menjadi pelabuhan regional Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan hubport penunjang ekspor.

“Apapun halnya, saya akan sangat cepat bertindak jika berbicara terkait pembangunan di Provinsi Lampung,” kata Gubernur Ridho pada acara silaturahmi bersama PT Pelindo II Cabang Panjang di Ruang Rapat IPC Panjang, Bandar Lampung, Kamis (23/5/2019).

Dukungan Gubernur Ridho dalam mewujudkan hal tersebut yakni dengan memberikan kemudahan terkait seluruh perizinan dan segala bentuk persetujuan serta regulasi dalam perencanaan pembangunan PT Pelindo II Cabang Panjang.

“Saya perintahkan kepada seluruh dinas terkait memberikan kemudahan dalam perizinan dan persetujuan kepada Pelindo. Salah satu perkembangan dan kemajuan Provinsi Lampung bertumpu di sini dan Pelindo menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Ridho.

Ridho juga memberikan apresiasi kepada PT Pelindo II Cabang Panjang yang menyiapkan segala bentuk perencanaan pembangunan yang sangat matang dan terstruktur. Hal ini tentunya sejalan dengan perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Pelabuhan Panjang akan semakin maju dan harus kita banggakan. Pelabuhan Panjang akan menjadi muka Lampung yang membuat Lampung menjadi maju dan terdepan di Pulau Sumatera. Hal itu saya utarakan karena nanti Pelabuhan Panjang akan menjadi titik tumpu keluar masuk logistik yang sangat besar dan memungkinkan untuk membuat Lampung menjadi pusat perindustrian dan agroindustri,” jelas Ridho.

Pada kesempatan itu, GM PT Pelindo II Cabang Panjang Drajat Sulistyo mengatakan dari segi geografis, Lampung tidak ada bandingannya. Itu terbukti pada 26 Maret 2019, Pelabuhan Panjang ditetapkan menjadi pelabuhan internasional.

“Kini Pelabuhan Panjang menjadi tempat bersandar kapal barang bermuatan 1200 sampai 4000 kontainer dan jadwalnya pasti yakni seminggu dua kali. Itu tidak bisa di pelabuhan lain kecuali di Pelabuhan Panjang di Lampung ini, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, selebihnya di seluruh Indonesia ini belum bisa,” ujar Drajat.

Kemudian, acara dilanjutkan buka puasa bersama dan meninjau gedung baru yang menjadi command center Pelabuhan Panjang. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: