Connect with us

Apa Kabar Lampung

Polres Lampung Utara Ungkap Pembunuhan Sadis

Avatar

Published

on

Lampung Utara : Pelaku pembunuhan terhadap Diana Saputri Rantika Anggraeni (16) warga Dusun Bangun Sari Desa Labuhan Ratu Pasar, Sungkai Selatan, Lampung Utara (Lampura) diringkus jajajarn Polres setempat.

Sadisnya sebelum dihabisi nyawa korban, terlebih dahulu diperkosa kemudian jasadnya dikubur di Lebung areal perkebunan tebu PTPN VI Rayon 1 Apdeling III petak 086 Desa Negara Tulangbawang, Bungamayang.

Mereka yakni Wagiran alias Giran (35) warga Dusun Purwodadi, Gedung Ketapang, Sungkai Selatan, kemudian Sunarto (64) warga Dusun Umbul Semaran, Negara Tulangbawang, dan istrinya Sugiah (58).

Giran merupakan pelaku yang terlebih dahulu memperkosa kemudian membunuh dan mengubur jasad korban, sementara Sunarto yang berstatus paman Giran, ikut memperkosa Diana, sementara peran Sugiah yakni memindahkan jasad korban dari tempat semula dikuburkan oleh Giran, ketempat lain yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, Selasa (11/12/2018) mengungkapkan jika pembunuhan itu terjadi pada 30 September 2018 sekitar pukul 18.00 WIB.
“Kami menangkap pelaku utama yakni Giran pada pada Jumat (7/12/2018) saat bersembunyi di Dusun Kawatan, Sriminosari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Setelah dilakukan pengembangan, lalu ditangkap Sunarto dan istrinya Sugiah,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan, motif pembunuhan dilatari sakit hati Giran karena cintanya ditolak korban. Saat itu Giran membawa Diana ke lokasi kejadian yang merupakan perkebunan milik pamannya Sunarto.

Disana, korban dicekik. Dalam keadaan tak sadarkan diri, pelaku menyetubuhi Diana. Disaat bersamaan, perbuatan Giran diketahui Sunarto, dan sang keponakan mempersilahkan pamannya itu untuk ‘menggarap’ tubuh korban. Usai keduanya melampiaskan nafsu bejat mereka, korban dalam tak berdaya dicekik kembali oleh Giran hingga akhirnya tewas. Kemudian, jasad gadis ini dikubur di tengah perkebunan itu.

“Awal pengungkapan setelah adanya laporan pihak keluarga tentang hilangnya Diana. Polisi langsung menelusuri dengan meminta keterangan para saksi dirumah korban, hingga akhirnya diketahui siapa pelaku utamanya,” jelas Budiman.

“Wagiran dan Sunarto akan kita jerat dengan Pasal 340 KUHP ancaman hukuman mati, lalu pasal 338 KUHP, Pasal 80 ayat 3 UU No 35 tahun 2014, dan pasal 81 ayat 1,2 UU no 17 tahun 2016. Sementara Sugiah kita jerat Pasal 233, pasal 221 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tukasnya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Gempa Tektonik Guncang Pesisir Barat Lampung

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Gempa bumi tektonik 4,8 Skala Richter mengguncang Kabupaten Pesisir Barat. Gempa terjadi sekitar pukul 00.37 WIB, pada Jum’at (22/11). Guncangan gempa cukup terasa. Terlihat masyarakat di Kecamatan Pesisir Tengah, tepatnya di Pasar Kudan berhamburan keluar rumah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Syaifullah, mengatakan. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi tektonik yang berkekuatan 4,8 SR itu berada pada titik koordinat 5.45 LS – 103.58 BT. Tepatnya berada di Laut pada jarak 48 kilometer (KM) Barat Daya Kabupaten Pesisir Barat Lampung, di kedalaman 27 KM.

Lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal, akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust), dimana Lempeng Indo – Australia menyelusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan, akibat gempa tersebut, ujar Syaifullah.

Hasil monitoring BMKG juga tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Pihaknya menghimbau kepada mayarakat agar tetap tenang, tambanya.

Saya menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat, agar tidak panik saat terjadi gempa bumi. Bisa saling memberikan informasi jika terjadi gempa atau hal – hal yang bisa menimbulkan dampak bencana alam lainnya, tutup Syaifullah.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Nanang Ermanto Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD Lampung Selatan Tahun 2020, Estimasi Anggaran Pendapatan Daerah Sebesar Rp. 2,3 Triliun

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020.
Penyampaian penjelasan Raperda itu disampaikan Nanang Ermanto dalam rapat paripurna DPRD Lampung Selatan yang dilaksanakan di ruang sidang utama DPRD setempat, Jumat (15/11/2019).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi, SH, MH. Dia didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono, Wakil Ketua II Agus Sutanto, dan Wakil Ketua III Darol Kutni. Sementara, rapat paripurna itu dihadiri 45 orang anggota dewan dari 50 anggota DPRD yang ada.
Dalam penyampaiannya Nanang mengungkapkan, total Anggaran Pendapatan Daerah pada Rancangan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020 diproyeksi sebesar Rp.2.330.670.777.561,00.
“Anggaran Pendapatan Daerah itu masih didominasi dari dana transfer Pemerintah Pusat dan dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Nanang.
Nanang menyebut, Anggaran Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2020 terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 334.734.497.799 yang didominasi dari Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, Pajak Penerangan Jalan, serta BPHTB.
Kemudian Penerimaan dari Dana Perimbangan sebesar Rp. 1.481.414.983.400,00 diantaranya bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak atau Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus.
“Lalu penerimaaan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 514.521.296.362,0. Diantaranya bersumber dari Pendapatan Hibah Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bagi Hasil Pajak dari Pemerintah Provinsi, serta Bantuan Keuangan dari Pemerintah Pusat yang diperuntukkan untuk Dana Desa,” ucapnya.
Lebih lanjut Nanang menjelaskan, dalam rangka memantapkan substansi program-program prioritas, maka pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 tersebut dialokasikan Anggaran Belanja sebesar Rp.2.465.440.087.850,00.
“Anggaran Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 tersebut dialokasikan untuk dua kelompok belanja yaitu, kelompok Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1.424.495.976.185,40 dan kelompok Belanja Langsung sebesar Rp. 1.040.944.111.664,00,” beber Nanang.
Turut hadir juga dalam rapat paripurna itu, Sekretaris Daerah Ir. Fredy SM, MM beserta para pejabat utama, Kepala OPD, dan camat dlingkungan Pemkab Lampung Selatan, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan, serta sejumlah elite partai politik. (kmf/eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Nanang Ermanto Lepas Kontingen Pertikawan Tingkat Nasional Tahun 2019

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto selaku Ketua Mabicab melepas Kontingen Kwarcab Lampung Selatan yang akan mengikuti Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) Tingkat Nasional di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur pada tanggal 18-25 November 2019.
Pelepasan itu berlangsung di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Jumat (15/11/2019) pagi.
Turut hadir juga Sekretaris Daerah yang juga sebagai Ketua Kwarcab Lampung Selatan Ir. Fredy SM, MM, para pejabat dilingkungan Pemkab Lampung Selatan, Kwartir Ranting, anggota DKC, dan Ketua dan Wakil Ketua DKR se-Lampung Selatan.
Pimpinan Kontingen Kwarcab (Pinkoncab) Lampung Selatan, Anisatus Sa’adah menyebut, kontingen yang akan mengikuti Pertikawan tingkat nasional tahun 2019 berjumlah 31 orang.
Rinciannya, peserta Kalpataru sebanyak 15 orang terdiri 8 putra dan 7 putri, peserta Saka Wanabakti sebanyak 14 orang terdiri dari 8 putra dan 6 putri. Kemudian Pinkoncab 1 orang dan Pinsaka Cabang 1 orang.
“Moto kegiatan ini adalah Satyaku Kudharmakan, Darmaku Kubaktikan dengan tema Lestarikan Bumi, Sejahterakan Masyarakat,” terangnya.
Sementara, dalam kesempatan itu, Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menitip pesan moral kepada para kontingen untuk selalu menjaga nama baik dan membawa harum nama Kabupaten Lampung Selatan di kancah nasional.
Nanang juga meminta para kontingen senantiasa untuk menjaga kekompakan, kebersamaan dan gotong royong di antara sesama anggota pramuka, baik secara internal sesama kontingen Lampung Selatan maupun dengan kontingen lainnya.
“Selama ini Kabupaten Lampung Selatan selalu menjadi peserta terbaik di tingkat nasional diberbagai event. Seperti kemarin dibidang olahraga ada atlet kita meraih prestasi di tingkat nasional. Dan yang terbaru juga kita berhasil juara III pada Festival Nusantara di Solo, Jawa Tengah. Ini membuktikan bawha Lampung Selatan itu bisa berprestasi di tingkat nasional,” tegas Nanang dalam arahannya.
Diketahui, Satuan Karya Pramuka Kalpataru dan Wanabakti merupakan dua Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega wadah pembinaan IPTEK dan Kewirausahaan dalam pemanfaaan dan pelestarian hutan sumber daya alam dan lingkungan hidup. (eko)

Continue Reading

Trending