Connect with us

Apa Kabar Lampung

Gas Langka, Pedagang Kuliner di Metro Mengeluh

Published

on

Metro : Sejumlah pedagang kuliner di Kota Metro mengeluhkan sulitnya mendapatkan Gas Elpiji. Kalupun barangnya ada, mereka membeli dengan harga yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Seorang ibu rumah tangga mengaku biasa membeli Gas Elpiji subsidi 3Kg seharga Rp. 23.000, sepekan terakhir ini harus merogoh kocek untuk mendapatkan Gas Elpiji subsidi dengan harga Rp. 26.000 per tabungnya.

“Iya naik, biasanya 23 ribu sekarang sudah 26 ribu, itupun susah cari barangnya. Kadang malah kalo ada tapi harganya itu mahal. Kalo mau beralih ke yang tabung besar takut karena pernah liat berita di Metro yang dioplos itu. Pengennya sih gas ada dan harganya stabil, kalau memang harus naik ya tidak apa, asal mudah dapatnya, jangan seperti sekarang carinya sulit,” ucap Maryati (46) Warga Ganjar Asri, Metro Barat, Selasa (18/12/2018).

Selain para ibu rumah tangga, keluhan juga datang dari para pedagang kuliner. Navisa salah seorang pengusaha kuliner di Kota Metro mengaku sebagai pelaku usaha merasa sangat keberatan atas kenaikan gas Elpiji, terlebih gas adalah media untuk memasak dan setiap hari selalu diperlukan.

“Jujur saja, kami merasa sangat kesulitan dengan harga gas yg mulai naik, sedangkan gas hampir setiap hari ganti dan selalu menjadi pokok dari segala aktivitas,” ujar Navisa.

Akibat naiknya harga dan sulitnya mendapatkan pasokan Gas Elpiji, ia mengaku harus memutar otak agar tetap dapat berdagang dan tidak mengalami kerugian.

“Kalau kondisi harga naik gini, kami harus putar otak untuk mengatasi keuangan supaya omset bisa distabilkan, saat ini harga gas naik sampai Rp. 26.000. Kita harap akan ada kebijakan baru dari pemerintah agar masalah ini bisa teratasi dan usaha yang sudah lama dibangun tetap berdiri kokoh,” ungkapnya.

Selain pengusaha kuliner modern, pemilik warung makan atau warteg juga mengeluhkan hal serupa. Naiknya harga dan sulitnya mendapat pasokan sangat berpengaruh terhadap usaha mereka.

“Untuk mengatasinya tidak mungkin kami menaikan harga sayur matang. Mengatasi hal itu akhirnya kami memperkecil, mengurangi sayur atau makanan. Bukan hanya gas yang naik, bahan makanan lain juga naik, seperti daging dan lain-lain. Jadi ya dikurangi sebisa mungkin, biar tetep dapat keuntungan,” kata Sri Ambarwati (33) pemilik warteg di Metro Barat.

Dari sejumlah data yang dihimpun menyebutkan pekan terakhir harga Gas Elpiji subsidi 3 Kg di Kota Metro mengalami kenaikan, sebelumnya dibandrol Rp 23.000 per tabung kini mencapai Rp 26.000 per tabung.

Kenaikan harga gas subsidi 3 Kg tersebut diduga akibat adanya kelangkaan pasokan. Sementara itu, dugaan lainnya kemungkinan adanya penimbunan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab.

Reporter : Zuli
Editor : Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Bupati Tuba Barat Sambut Kepala Balai Besar POM

Published

on

Tulangbawang Barat : Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad SP menyambut kedatangan kepala Balai besar POM di Lampung Sukriadi Darma, S.Si, Apt di kota budaya Uluan Nughik. Rabu (15/09)

Dalam sambutan Bupati Umar Ahmad.SP mengatakan.Kunjungan Kepala Balai Besar Pengawas Obat Dan makanan di Tubaba dalam rangka audensi dengan seluruh Tim dari Balai Besar POM lampung untuk bisa lebih mensinkronisasi antara pemkab Tulang Bawang Barat dengan BB POM lampung tentang urusan Obat dan makanan khusus nya untuk kantin kantin di sekolah.

“Saya berharap Balai Besar POM lampung untuk bisa membantu pemkab dalam menguji seluruh makanan dan minuman yang ada di kantin dan warung makan khusus nya yang ada dilingkungan sekolah”kata nya

Harapan Umar Ahmad Bupati Tubaba ini disambut baik oleh

Di tempat yang sama.Kepala Balai Besar POM lampung Sukriadi Darma dan Tim yang hadir ke Tubaba langsung menyambut baik saran dan masukan Bupati Umar Ahmad.SP dan menyampaikan memang program Untuk pengawasan makanan dilingkungan sekolah sudah kami jalan kan,

“Tetapi karna saat itu sedang dalam masa pandemi dan peserta didik tidak berada disekolah”kata nya

Seusai berbincang santai dengan Tim Balai Besar POM lampung, Bupati Umar Ahmad mengajak Sukriadi Darma beserta TIM dari Balai Besar POM Lampung untuk berkeliling sambil melihat Uluan Nughik Thermal Terapy yang ada di Rumah panggung ibu desa.jns putra

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Fauzi HadiriSanitasi Total Berbasis Masyarakat

Published

on

Tulangbawang Barat : Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan menghadiri acara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2021 melalui Zoom Meeting.acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati.di hadiri Kadis Kesehatan, Kadis DPMT, Sekretaris Dinas PUPR, Unsur TNI, Bappeda dan Camat Tulang Bawang Tengah.15/09/2021

Wakil Bupati Fauzi Hasan mengatakan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di bentuk melalui UU Nomor 50 Tahun 2008 tanggal 26 November 2008, tentang Pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung, dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI pada tanggal 3 April 2009 di Jakarta.

“untuk jumlah penduduk Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019 sebesar 273.215 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 139.900 jiwa dan perempuan sebesar 133.315 jiwa”.kata nya

Fauzi Hasan menjelaskan.Kegiatan STBM Di Kabupaten Tulang Bawang Barat dimulai pada tahun 2016 di satu tiyuh margakencana, dalam perjalanan Pada Bulan Oktober Tahun 2020 , 96 tiyuh definitif yang terdaftar di Laporan Online Web Smart STBM kementerian kesehatan Sudah Di Deklarasikan Menjadi Tiyuh Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan Secara Virtual Pertama Di Provinsi Lampung Dihadiri Oleh Perwakilan Kementerian Kesehatan .

“Lembaga Koordinasi Sektor Sanitasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terdiri dari.Kelompok Kerja Air Minum Sanitasu Penyehatan Lingkungan (POKJA AMPL). Panitia Kemitraan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS).Kelompok Kerja Perumahan dan Permukiman (POKJA PKP).Tim STBM Tiyuh dan Kecamatan”.ujar nya

Fauzi Hasan menambahkan.Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung dan menerapkan Enabling.Pemicuan oleh Fasilitator STBM di 96 Tiyuh,Pengendalian sampah dengan 3R(Reduce,Reuse,Recycle) di 3 Tiyuh yaitu Candra Mukti, Pulung Kencana, Mulya Asri yang sudah di bina oleh relawan pemerhati sampah.

“TP-PKK dalam mendukung STBM dengan sosialisasi cuci tangan pakai sabun di setiap jenjang baik kecamatan dan tiyuh yang bekerja sama TNI-POLRI dengan gerakan jambanisasi di 9 kecamatan dengan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban.Pembuatan alat cetak jamban oleh anggota Shaka Bhakti Husada di Puskesmas Kartaraharja.Melibatkan peran serta masyarakat dalam STBM yaitu pembuatan jamban keluarga dengan arisan jamban di Tiyuh Tunas Asri, Gilang tunggal Makarta, Tiyuh Mulyo Jadi.Monitoring dan evaluasi terkait keberlanjutan STBM di 16 Puskesmas.Pemantauan dan evaluasi Pokja Sanitasi dalam Q-Kotaku, Pamsimas dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT)”(Advetorial/Jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kepsek SD Duta Yoso Mulyo Sambut Baik Belajar Tatap Muka

Published

on

Tulangbawang Bawang : Kepala Sekolah SD Duta Yoso Mulyo Sarnoto, S.Pd. mengaku mengambut baik dengan telah di mulainya pembelajaran tatap muka untuk seluruh sekolah di Kabupaten Tulangbawang tak terkecuali di sekolah nya.

Iapun mengucakan terimakasih kepada Bupati Tulangbawang Winarti dan Kementrian Pendidikan yang telah mengizinkan sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka meski dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sarnoto pun berjanji, akan menerapkan prokes ketat kepada setiap staf, dewan guru dan murid pada saat melakukan pembelajran tatap muka. Ia optimis dengan menerapkan prokes ketat, pembelajaran tatap muka dapat berjalan lancar.

“Saya ucapkan terimakasih buat ibu bupati Tulangbawang Winarti dan pak menteri Pendidikan yang sudah memberikan kesempatan belajar tatap muka”. ( Agus Susilo / Red )

Continue Reading

Trending