Connect with us

Tak Berkategori

Empat Menteri Kabinet Kerja Kunjungi Korban Tsunami di Lampung Selatan

Avatar

Published

on

KALIANDA : Empat Menteri Kabinet Kerja mengunjungi korban terdampak tsunami di Lampung Selatan, Selasa (25/12/2018). Pemerintah pusat memberikan santunan kepada korbang meninggal masing-masing Rp15 juta.

Keempat Menteri itu yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek.

Kunjungan ini didampingi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri. Kedatangan rombongan disambut di Stadion Radin Inten, Kalianda, Lampung Selatan.

Diiringi mendung dan gerimis kunjungan yang juga didampingi Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel Kav Erwin Djatniko, dan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, mendatangi posko bantuan. Kemudian, rumah warga yang roboh di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa.

Rumah tersebut juga bersebelahan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ikut rata dengan tanah karena berada tepat di sebelah pinggir bibir pantai. Hingga Senin (24/12/2018), korban meninggal tercatat sebanyak 108. Peninjauan juga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Bob Bazar Kalianda. Sebanyak 328 pasien dirawat dan sedikitnya 14 masuk UGD.

“Saat ini masih dalam kondisi tanggap darurat, yang penting bagaimana penanganan korban terlebih dahulu. Saat ini juga sedang dilakukan validasi terkait ahli waris yang nantinya akan mendapatkan santunan dari Presiden Joko Widodo,” ujar Puan.

Puan menyampaikan penanganan korban tetap dilakukan. “Seperti penanganan pengungsi, layanan kesehatan, dan melakukan pecatatan atau pendataan terkait sarana dan prasarana atau infrastruktur terkait kerugian rumah. Di antaranya rumah yang rusak sedangdan rusak berat sedang dicatat. Jadi, tolong koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah tetap dilakukan terus menerus,” kata Puan.

Puan menuturkan, bantuan untuk Lampung Selatan, secara terkoordinasi masuk di seluruh wilayah yang terkena bencana. “Seperti untuk warga di Pulau Sebesi, mulai dilakukan peninjauan ke sana secara terkoordinasi. Memang beberapa hari setelah bencana tidak semua tempat bisa langsung dijangkau. Tetapi secara perlahan dan bertahap kita lakukan penanganan. Saya mendapatkan laporan bantuan masuk ke semua wilayah,” ujar Puan.

Pada bagian lain, Menteri Nila Djuwita Anfasa Moeloek mengatakan penyediaan obat cukup. “Kalau kurang, Dinas Kesehatan selalu menyiapkan buffer stock (persediaan). Jadi, tidak perlu khawatir obat cukup, kita punya buffer stock di sini, yang terpenting bagaimana masyarakat lebih sehat,” kata Nila.

Dia meminta Dinas Kesehatan memperhatikan kebersihan lingkungan agar warga tetap sehat. “Bagaimana prilaku budaya hidup sehat atau sanitasi. Tidak peduli terhadap itu juga bisa menyebabkan diare. Kita bisa lihat, masak bersama pun juga bisa risiko terkena diare. Saya usul di sini ada dapur umum berkelompok,” ujar Menteri Kesehatan.

Nila menyampaikan terhadap psikologis anak, di posko bantuan tersebut ada edukasi atau bimbingan untuk menghilangkan sejenak trauma yang dialami anak-anak.

“Mungkin ada trauma pada setiap anak dan coba kita mengajak mereka untuk melupakan dengan seperti story teller kepada anak, bermain, dan sebagainya,” kata dia.

Kunjungan ini, menurut Gubernur Ridho Ficardo untuk koordinasi bersama Kementerian PUPR dalam merekonstruksi pemukiman warga yang rumahnya hancur akibat tsunami. “Begitu banyak warga masyarakat terkena musibah yang rumahnya rata dengan tanah.

Ini yang sesegera mungkin direhabilitasi dan direkonstruksi. Tidak mungkin menampung di rumah sakit sedemikian lama dan penampungan yang disediakan pemda, itu pun tidak bisa terlalu lama,” ujar Gubernur.

Ridho mengatakan bersama juga Plt. Bupati Lampung Selatan menyiapkan pemukiman sesegera mungkin dan digambarkan ada beberapa alternatif lahan. “Kita cari yang terbaik yang aman tetapi juga yang tidak jauh dari mata pencaharian mereka, karena sebagian mereka adalah nelayan. Tetapi kita cari lokasi yang aman dan mudah mengakses ke laut tetapi agak di atas. Jadi, tidak terkena bencana yang seperti kemarin terjadi,” kata Ridho.

Terkait waktu pelayanan tanggap darurat, Ridho mengatakan pelayanan terus dilakukan. “Situasi pelayanan tanggap darurat karena banyak rumah yang rata dengan tanah. Tentu pelayanan tanggap darurat dalam kerangka pelayanan pengungsi sampai dengan dibutuhkan. Rakyat Lampung, Pemerintah Daerah melayani rakyat bukan bicara sampai kapan. Jadi, seterusnya sampai dengan rumah sebagian mereka terbangun, itu masih harus dilayani,” ujar Gubernur.

Bagi warga korban di Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi, Ridho menyebutkan pihak terkait bisa menembus lokasi tersebut dari kemarin.

“Ada Dinas Kelautan dan Perikanan dan lainnya, sudah masuk ke sana bersama dengan tim kesehatan untuk membawa bantuan. Kita terhubung terus, komunikasi dengan Pulau Sebuku dan Sebesi terbilang tidak pernah terputus,” ujar Ridho. (Humaa Prov Lampung)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Tak Berkategori

Wagub Chusninia Hadiri Malam Renungan Suci

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menghadiri acara apel kehormatan dan renungan suci dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (RI) ke-74, di Taman Makam Pahlawan, Bandarlampung, Sabtu (17/8/2019) dini hari.

Pelaksanaan apel kehormatan dan renungan suci tersebut, dilaksanakan tepat pada pukul 00.00 WIB di atas pusara para pahlawan.

Pada upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Wagub Chusnunia menyatakan bahwa acara apel kehormatan dan renungan suci ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang dan gugur dalam mempertahankan kemerdekaan RI. “renungan suci dan ziarah ini juga sebagai refleksi dan evaluasi bagi kita generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dan tongkat estafet para pahlawan untuk memberikan yang terbaik bagi Negeri ini. Dan ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” jelas Wagub Chusnunia.

Dalam kesempatan itu., Danrem 043/Gatam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi selaku inspektur upacara menyampaikan rasa hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa Indonesia.

Upacara apel kehormatan dan renungan suci tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Lampung, pasukan TNI/Polri, KNPI, dan Ormas lainnya. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Fokus Perbaiki Infrastruktur, Dana Desa Tiyuh Tirta Makmur 2019 di Bangun Jalan

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Dana desa (DD) tahun 2019 tiyuh Tirta makmur kecamatan Tulangbawang Tengah, kabupaten Tulangbawang Barat masih Fokus ke pembangunan inspratuktur jalan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepalo Tiyuh Tirta Makmur Sapto di dampingi Juru tulis Tiyuh Ramdon mengatakan.Pembangunan melalui Dana Desa DD Tahun 2019 masih tetap fokus ke pembangunan Inspratuktur jalan dan pemberdayaan masyarakat,sebab pada saat musrembang tingkat tiyuh 2018 lalu masyarakat masih banyak mendorong yang di utamakan melakukan pembangunan insfraktur jalan,fisik dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan pembangunan fisik yang akan di laksanakan pada pencairan dana desa mulai dari tahap pertama Pembuatan lapangan Volli Bal yang terletak di suku 03.,pembuatan galian siring sepanjang 300 meter yang terletak di Suku 01-02dan 03.,Pembuatan balai Rakyat yang terletak di Suku 03.,Pembuatan Sumur Bor 3 titik yang terletak di Suku 01-05dan di suku 06., pembangunan pengerasan jalan Haunderlagh sepanjang 700 Meter yang terletak di Suku 04-02 sampai di suku 06 dan sisa nya akan di gunakan untuk pembcuma lerdayan masyarak sebesar 30 persen”. Kata nya

Ramdon berharap berbagai program pembangunan infrastruktur yang sedang dilangsungkan itu tentunya tidak akan berjalan maksimal jika tidak ada dukungan dari masyarakat.”Kami berharap dukungan dan peran aktif masyarakat, agar seluruh program pembangunan yang telah tersusun ini bisa terlaksana dengan baik,” harapnya. (ADV) Jonsi

Continue Reading

Tak Berkategori

Bupati Pesibar Hadiri Milad dan Peresmian Asrama Tahfitzul Qur’an Nur Islami

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menghadiri Acara Milad dan Peresmian Asrama Tahfitzul Qur’an Nur Islami, Kecamatan Ngaras, Minggu (28/7).

Dalam acara tersebut ketua yayasan Nur Islami Al-Mujaddid Irjen Pol.Purn. Drs.Mustafa menyampaikan terima kasih kepada bupati pesisir barat telah hadir dan mendukung kegiatan di pondok pesantren tahfidzul Qur’an Nur Islami ini. Dalam tahun pertama berdiri pondok pesantren ini, santri dan santriwati cuma ada beberapa orang ,tetapi alhamdulillah sudah mengluluskan 571 murid dari Tahun 2003 sampai sekarang, “ujarnya”.

Selanjutnya Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,S.H.,M.H dalam sambutannya menyampaikan secara pribadi dan Atas Nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Banyak Terimakasih dan sangat mengapresiasi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Tahfitzul Qur’an Nur Islami Atas niat baik membangun pondok Pesantren Pembinaan umat dan tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi untuk pembangunan pondok ini, ” ucapnya.

Masih dalam sambutannya bupati juga menyampaikan harapannya Semoga dengan adanya keberadaan pondok pesantren ini dapat menambah ilmu pengetahuan umat serta dapat menambah keimanan bagi masyarakat tentang ilmu agama dan mudah-mudahan berjalan sesuai dengan keinginan umat Islam khususnya, “harapnya”.

Selanjutnya, Pemerintah daerah sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua santri dan donatur yang turut berpartisipasi dalam pembangunan pondok pesantren ini, semoga Allah SWT membalas segala bantuannya dengan segala keberkahan dan menjadi amal bagi kita semua, “tutupnya”.

Turut hadir Kapolres Lambar, Plh. sekda Edi mukhtar,SP., Ny.Ketua Yayasan Islami Al-Mujaddid, Kepala OPD, Camat Ngaras, Kapolsek Bangkunat, Tenaga Pengasuh Pondok Pesantren dan seluruh Santri dan Santriwati.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Trending