Connect with us

Apa Kabar Lampung

Bantu Korban Tsunami, Gubernur Minta Kabupaten Kota Sisihkan Dana APBD

Avatar

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo segera menerbitkan Surat Edaran yang meminta seluruh pemerintah daerah agar menyisihkan dana APBD yang diperoleh dari pos BelanjaTidak Terduga untuk dialihkan menjadi kegiatan bantuan khusus penanganan bencana Tsunami Selat Sunda wilayah pesisir Lampung Selatan.

Hal itu diungkapkan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat memimpin rapat Pembahasan Bantuan Bencana Tsunami, Senin (31/12/2018) di Ruang Rapat Badan Keuangan Provinsi Lampung.

“Bantuan keuangan tersebut sebagai bentuk solidaritas untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Anggarannya dibebankan kepada APBD dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Besaran dananya tidak ditentukan, akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah,” ujar Hamartoni.

Dasar hukum penggunaan anggaran di APBD untuk penanganan bencana sudah tersedia di Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Aturan lain yang memayungi anggaran tersebut yakni Permendagri nomor 21 tahun 2011 dan Permendagri 134/2017 yang mengatur teknis penggunaan anggaran untuk penanganan bencana.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto mengungkapkan hingga 5 Januari 2019, kondisi Gunung Anak Krakatau (GAK) masih dalam status tanggap darurat tsunami Lampung. Hingga saat ini, korban meninggal akibat tsunami di Lampung sebanyak 118, 8 orang hilang dan 5.269 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 710 rumah mengalami kerusakan, 544 rumah rusak berat, 70 rumah rusak sedang dan 96 rumah rusak ringan, ujarnya.

Pemkab Lampung Selatan membutuhkan dana sekitar Rp10 miliar lebih untuk pembangunan Huntara (Hunian Sementara) bagi 544 rumah yang mengalami rusak berat. Lokasi nya disekitar eks Hotel 56. “Estimasi biayanya Rp10 miliar dengam dana Rp20 juta per unit,” ujar Supriyanto.

Ia menyarankan, agar bantuan yang disalurkan dalam bentuk dana uang karena untuk bantuan logistic jumlahnya sudah tercukupi. “Alhamdulilah bantuan terus mengalir dari berbagai pihak khususnya dalm bentuk kebutuhan pokok, sandang pangan dan obat-obatan,” tuturnya.

Supriyanto menambahkan bahwa kondisi korban bencana tsunami Selat Sunda khususnya di Lampung Selatan masih mengalami trauma berat. Para korban memilih tinggal di dataran tinggi meskipun harus tidur di bawah tenda sederhana yang terbuat dari terpal seadanya.

“Mereka masih trauma, sulit untuk memberikan pengertian kepada masyarakat kondisi sudah aman, karena masyarakat taunya jika sebelum tsunami datang akan terjadi gempa, namun ini tidak demikian, “ ujarnya.

Saat ini, guna memperlancar lalu lintas penyaluran bantuan sejumlah pihak membersihkan puing-puing. Jalur akan dibuat satu arah, masuk Kalianda keluar di Gayam. Waktunya pukul 08.00-11.00 WIB seluruh kendaraan tidak ada yang boleh masuk kecuali para pekerja. Jalur akan kembali dibuka normal pada pukul 11.00-14.00. dan akan ditutup kembali pada pukul 14.00-17.00. Jam 17.00 ke atas akan dibuka kembali. Semuanya dalam satu arah.

“Bantuan ini akan dihimpun pos utama di Rumah Dinas Bupati untuk kemudian didistribusikan kembali kepada masyarakat. Logistik yang dikiirim ke dapur-dapur umum akan diberangkan sebelum jam 8 atau jam 11 sebelum dibuka, “ ujar Supriyanto. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Apa Kabar Lampung

Anggota DPRD Provinsi Lampung Pemprov Minta Pemprov Segera Perbiki Jalan Way Tuba – Bahuga Yang Rusak Parah

Redaksi LT

Published

on

Way Tuba — Sudah sekian tahun jalan Provinsi yang melalui Kecamatan Way Tuba – Bumi Agung – Buay Bahuga dan Bahuga mengalami rusak parah sehingga masyrakat yanf melalui jalan ini menjerit .

Lubang yang mengangan besar ditambah dengan aliran air hujan membuat jalan berkubang , sehingga supir harus hati-hati melewati ruas jalan lintas Provinsi yang ini.

Perjalan yang hanya puluhan kilometer ini bisa di tempuh sampai berjam-jam lama nya karena harus menghindar lobang yang hampir rata di jalan provinsi ruas Way Tuba – Bahuga.

Pengakuan Fitria salah satu mahasiswa STIT Al Hikmah yang ada di Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung yang sehari-hari melintas ruas jalan provinsi ini mengalami kesulitan karena banyaknya jalan berlubang .

” saya bersama rekan-rekan yang kuliah di STIT Al.Hikmah Pisang Baru mengaku sangat kesulitan untuk lewat karena jalan yang berlubang.” Ujarnya.

Seharus perjalan hanya 20 menit dari Way Tuba ke kampus menakai motor , saat ini kami menghabiskan waktu sampai 50 menit .” Pungkas Fitria.

Hal serupa dialami oleh Bambang warga Nuar Maju untuk perjalanan keluar dari kampungnya menuju jalan Lintas Sumatera Way Tubamembutuhkan waktu sampai sejam perjalan memakai kendaraan roda empat.

” kita harus ektra hati- hati jalan melewati ruas jalan provinsi ini karena banyak nya lubang , apa lagi dimusin penghujan seperti ini, sehingga kendaraan kami enggak cepat rusak karena masuk lobang .” Pungkasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Lampung Sahdana meminta agar Dinas PU Provinsi Lampung agar segera menperbaiki jalan ruas provinsi ini yang berlubang sepanjang jalannya.

” keluhan masyrakat sudah banyak kesaya supaya jalan Provinsi Way Tuba – Bahuga segera di perbaiki.” Ujar Sahdana.

Lebih lanjut Anggota DPRD Provinsi Lampung ini menambahkan ” kasihan aktivitas warga terganggu dan banyak kendaraan masyrakat yang rusak di akibatkan jalan yang berlubang ini.” Ujarnya.

Sahdana mengharapkan kepada Bapak Gubernur melalui Kadis PU Provinsi Lampung agar segerakan perbaikan ruas jalan provinsi agar jalan ini tidak lebih parah lagi kondisinya nanti.(

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wakil Walikota Qomaru Hadiri Lauching Aplikasi SIM Nasional Presisi

Zuli Ardiansyah

Published

on

METRO : Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dan Kapolres Metro Retno Prihawati mengikuti Launching Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) secara virtual, di Aula Polres setempat, Selasa (13/04/2021).

Polri launchingkan Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) untuk memudahkan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di manapun berada. Aplikasi ini dikhususkan untuk pembuatan dan perpanjangan SIM secara online.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa aplikasi Sinar ini berlaku serentak secara Nasional. Aplikasi tersebut juga nantinya bisa diunduh secara langsung oleh para pengguna smartphone di Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

“Tak hanya itu, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ujian teori, pemeriksaan psikologi melalui aplikasi E-PPsi. Dan layanan pemeriksaan kesehatan melalui E-Rikkes, hingga melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C lewat aplikasi Sinar,” ujar Listyo.

Lanjutnya, Listyo mngatakan dengan aplikasi tersebut, kepengurusan akan di lakukan secara online, dan pemohon tidak perlu hadir ke Satpas.

“Tapi khusus untuk pembuatan SIM baru pemohon tetap harus datang ke Satpas untuk melakukan ujian praktik, khusus perpanjangan SIM A (mobil) dan SIM C (motor) akan di lakukan secara online, pemohon tidak perlu hadir ke Satpas,” terangnya.

Selain itu, Kapolri Listyo menekankan akan tujuan pe-launchingan aplikasi SINAR untuk mempermudah pelayanan masyarakat dimana saja dan kapan saja, masyarakat akan dapat mudah terlayani. Untuk pengiriman dokumen kepada masyarakat akan dikirim secara langsung oleh jasa pos indonesia.

“Terkait dengan pelayanan Polri kepada masyarakat, akan berkurang interaksi dengan masyarakat. Sehingga dengan me-launchingkan aplikasi SINAR ini, kita bisa mengurangi kebiasaan penyalahgunaan wewenang para petugas di lapangan,” tutupnya.(Zuli)

Berikut langkah pembuatan SIM baru via aplikasi Sinar:

Download aplikasi

Registrasi (NIK)

Face recognition

Pilih jenis SIM

Pembayaran PNBP SIM baru

Ujian teori online yang didahului simulasi contoh soal

Lulus dan mendapat QR Code

Pilih Satpas

Pilih jadwal ujian praktik.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Baznas Tubaba Bantu Rehab Rumah Korban Puting Beliung

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Kasmuri (31) warga Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)merupakan salah saru korban puting beliung yang mendapatkan bantuan rehap rumah oleh Baznas Tubaba. Penyerahan tersebut langsung diserahkan pihak Baznas melalui aparatur Tiyuh, Senin 12/4.

Kegitan sosial tersebut di hadiri oleh perangkat Tiyuh Penumangan Baru dan warga sekitar serta dari unsur pimpinan Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang di wakili Sekcam Tulang Bawang Tengahl

Dalam s3ambutannya, pengurus Baznas Tubaba yang di wakili oleh H. Purwanto mengungkapkan bahwa Baznas akan selalu ada dan hadir membantu masyarakat yang membutukan. “kami sifatnya hanya menyalurkan apa yang menjadi kewajiban kami selaku pengurus untuk selalu mendampingi masyarakat rentan” ujar H. Purwanto.

Sementara itu Aris Sutopo Juru Tulis Tiyuh Penumangan menyampaikan terimakasih atas kepedulian Baznas pada salah seorang warga nya yang terkena puting beliung. “saya berharap ada manfaat dan menjadi keberkahan bagi para muzakki dan penerima nya “ujar Aris Sutopo.

Mewakil Camat Tulang Bawang Tengah memberikan apresiasi yang tinggi atas gerak cepat Baznas dalam bekerja membantu warga yang terkena musibah. “semoga ini menjadi penguat kepedulian sosial di antara kita dan menjadi inspirasi bagi warga untuk saling membatu antar sesama ” ujar Sekcam Samsul Hadi. (Jonsi Putra).

Continue Reading

Trending