100 % Indonesia
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Pengamanan Malam Tahun Baru

JAKARTA : Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis memimpin langsung apel kesiapan personel untuk pengamanan malam Tahun Baru 2019 di Monas, Jakarta Pusat pada Senin (31/12).
Pengamanan ini, kata Idham, dibagi ke beberapa titik yang merupakan tempat-tempat keramaian dan akan dituju masyarakat DKI Jakarta maupun dari luar daerah yang akan merayakan pesta pergantian tahun 2019 malam ini.
“Pembagian konsentrasi massa yang kita perkirakan seperti tahun-tahun lalu ada di Ancol, tadi pagi kita ambil apel konsolidasi disana, kemudian saat ini di Monas terus di Bundaran HI, Taman Mini tadi sudah diambil Karoops Polda Metro Jaya jam 11 kemudian Ragunan dan di ICE BSD,” ujar Idham.
Idham berterima kasih kepada semua personel baik dari Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta yang tetap semangat untuk melaksanakan pengamanan malam Tahun Baru ini dibawah guyuran hujan.
“Saya berharap kepada masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun ini marilah kita rayakan dengan baik, tertib karena dibalik perayaan itu kita juga masih ada daerah-daerah sedang berduka seperti korban tsunami di Banten dan Lampung serta daerah lain,” ucapnya.
Dalam pengamanan ini, Idham mengungkapkan terdapat 20 ribu personel gabungan yakni Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta yang akan dikerahkan agar pelaksanaan pergantian tahun bisa berjalan tanpa ada kendala yang tidak diinginkan.
“Pelaksanaan pengamanan tahun baru di jajaran Polda Metro Jaya kami bersama Kodam Jaya dan Pemda DKI telah menyiapkan personel kurang lebih 20 ribu personel,” jelasnya.
Reporter : Ivan
Editor : Red
100 % Indonesia
Penumpang Rosalia Indah di Minta Pindah Mobil

Solo : Usai menunggu berjam-jam, akhirnya 36 penumpang dengan berbagai jurusan menuju Sumatra salah satunya tujuan Lampung di berangkatkan oleh pengurus Bus Rosalia Indah.
Penumpang dengan berbagai tujuan ke Pulau Sumatera itu di pindahkan ke mobil lain ke kelas Ekseutip dengan nomor lambung 196 dari yang sebelumnya kelas Eksekutip Plus dengan nomor lambung 159.
Dari pantauan wartawan lampungtoday.com di Kantor Pusat Bus AKAP Rosalia Indah yang beralamat di Jalan Raya Solo-Sragen, Palur Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah, semua penumpang yang sebelumnya berada di bus Rosalia Indah Kelas Eksekutip Plus di paksa pindah ke Kelas Eksekutip dengan nomor lambung 196.
Dihadapan puluhan penungmpang, petugas bus Rosalia Indah meminta maaf dan meminta seluruh penumpang pindah mobil ke kelas Eksekutip dengan nomor lampung 196.
“Bapak-bapak ibu-ibu mohon maaf karena kapasitas penumpang di mobil ini (Kelas Eksekutip Plus) tidak mememadai jadi semua pindah ke bus sebelah. (Kelas Eksekutip nomor lambung 196). Ayo buruan pindah.” Ucap petugas kepada Penumpang.
Bus akhirnya berangkat selitar pukul 17.48 wib dari Solo menuju Sumatera
Arek Adhitiya
100 % Indonesia
Bus Rosalia Indah Terlambat Berangkat Penungpang Kecewa

Solo : Terlambatnya keberangkatan Bus AKAP Rosalia Indah dari Blitar Tujuan Solo – Lampung – Belitang dengan nomor lambung HDD 159 sontak membuat hampir semua penumpang kecewa. Rabu (24/05/2023).
Kekecewaan tersebut lantaran bus yang seharunya berangkat pada pukul 16.00 wib hingga pukul 17.00 wib lebih belum juga di berangkatkan.
Penumoang dengan mayoritas tujuan Lampung dan Pelmbang itu mengaku kesal dengan sistim pelayanan managemen PT. Rosalia Indah Transport sebagai perusahaan oto bus Rosalia Indah.
“Harusnya jam 16.00 wib udah jalan kom sampe sekarang belum berangkat jam berapa mau sampe Lampung, sementara saya besok siang ada janji dengan orang.” Ucap Salah satu penumpang tujuan Bandar Lampung.
Untuk mengetahui penyebab keterlambatan keberangkatan, wartawan lampungtoday.com yang kebetulan ada di lokasi pun mencoba mengkonfirmasi.
Sopir bus Rosalia Indah nomor lambung HDD 159 yang di konfirmasi mengatakan bahwa ada kesalahan penempatan penumpang bus kelas Eksekutip Plus dengan Eksekutp.
“Ada kesalahan mas petugas salah menempatkan penumpang sesuai tiket. Harusnya penumpang.” Tegas Sang Sopir
Dimana jumlah penumpang untuk kelas Eksekutip Plus sebanyak 28 penumpang dan jumlah penumpang untuk lelas Ekselutip 36 penumpang.
Arek Adhitiya
100 % Indonesia
Pasca Viral Video Pungli, Polres Lamsel Amankan Dua Orang Tersangka

Lampung Selatan, Lampungtoday : Jajaran Polres Lampung Selatan mengamankan Dua orang oknum pelaku pungli (Pungutan liar) saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat di Pelabuhan penyebrangan Bakauheni – Merak.
Kedua pelaku diamankan atas laporan dari masyarakat tentang adanya aksi pungli yang dilakukan oleh B, warga desa Sumur Kecamatan Ketapang Lamsel, dan A (oknum PNS) diwilayah pelabuhan Bakauheni.
” Kami mengamankan dua orang pelaku ini, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya Pungli, saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021) di Area Pelabuhan Bakauheni ” Kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Jumat (16/7/2021) saat melakukan Pers Release.
Kedua pelaku B dan A (oknum PNS) ditangkap bersama barang buktinya berupa satu lembar Surat Tugas yang dikeluarkan oleh Kantor BPBD Lampung Selatan, uang tunai pecahan seratus ribu rupiah, senilai Rp 400 ribu, dan satu lembar uang pecahan sepuluh ribu rupiah, satu lembar foto Copy petikan surat keputusan yang ditanda tangani bupati Lampung Selatan, Nomor : 821.12 / 192 / IV.04 / X / 2008, tentang Pengangkatan calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah, atas nama A, NIP 460034558, tanggal 20 Oktober 2008.
Adapun modus yang digunakan oleh tersangka B, yang diduga bekerjasama dengan A (oknum PNS) yakni dengan melakukan pungli kepada para penumpang bus yang tidak memiliki surat keterangan Antigen sebesar Rp. 100 ribu/orang, dan menyatakan menjamin bisa menyeberang di Pelabuhan Bakauheni,” kata dia.
Atas aksi yang dilakukannya, akhirnya B dan A ditangkap, Selasa (13/7/2021) karena telah melakukan tindak pidana dalam kasus pemerasan dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular dalam oprasi penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali.
“Kepada kedua tersangka, dijerat dengan pasal 368 KUH pidana, dan atau pasal 14 ayat (1) UURI Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” imbuhnya.
Sebelum menutup keteranganya, Kapolres Lamsel AKBP Edwin, menegaskan bahwa pihaknya bersama Kodim 0421/LS dan Bupati Lampung Selatan, mengingatkan kepada siapapun agar tidak bermimpi, apalagi melakukan tindak pidana Pungli diwilayah hukum Polres Lampung Selatan, karena pihaknya tidak segan-segan untuk menangkapnya.
“Saya ingatkan kepada siapapun, agar jangan sekali kali bermimpi apalagi melakukan tindak pidana pungli, kami bersama Forkompinda akan segera menangkapnya,” pungkasnya. (Rls/Eko)
-
Lampung Selatan3 minggu ago
Gasssspoll…Satreskrim Lampung Selatan Sikat Pengecor BBM Jenis Solar Di SPBU Kaliasin
-
Lampung Selatan2 minggu ago
GAK BAHAYA TAH!!!? Beredar Kabar Di Duga Pelaku Pengecoran Solar di Tanjung Bintang Dibebaskan
-
Today Criminal3 minggu ago
Sat Res Narkoba Polresta Bandar Lampung Lakukan Patroli di Kampung Tangguh Bebas Narkoba Kelurahan Sukaraja
-
Bandar Lampung5 hari ago
Di duga Kepala Sekolah Sidak Kepala sekolah!Tugas Dewan Pengawas Disdik Di Kota Bandar Lampung di Pertanyakan???
-
Lampung Utara2 minggu ago
Tinjau Kampung Bebas Narkoba, Kapolda Lampung: Masyarakat Jangan Ragu Untuk Lapo
-
Today Criminal4 minggu ago
Tiga Oknum Anggota Paspampres Culik dan Siksa Pemuda Asal Aceh Imam Masykur Hingga Tewas
-
Bandar Lampung3 minggu ago
Perda Usang dan Lembek, Penunggak Pajak Reklame di Bandarlampung Hanya Diancam Stiker
-
Today Criminal3 minggu ago
Krimum Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Mayat Ibu-Anak Tinggal Kerangka di Cinere